Share

Bab 51

Author: Yessa
Carles mengeringkan rambutnya dengan cepat, lalu berjalan mendekat, mengangkat selimut, dan berbaring. Lengan panjangnya melingkari pinggang lembut Clarin, menariknya masuk ke dalam pelukan.

Tubuh Clarin langsung menegang. Sarafnya kencang seperti tali, kedua tangannya menggenggam erat, bahkan napas pun ditahan olehnya.

Carles menarik sedikit selimut agar wajah kecil Clarin yang memerah terpaksa terekspos keluar.

“Kenapa kamu begitu tegang? Aku nggak akan berbuat macam-macam.”

Suara Carles renda
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 392

    “Terakhir kali Keluarga Lowui mengadakan pernikahan itu lebih dari 30 tahun lalu,” kenang Nenek Vivian sambil tersenyum. “Aku bahkan sempat berpikir nggak akan berkesempatan melihat Carles menikah. Siapa sangka, dia diam-diam menikah kilat. Sekarang anaknya sudah mau lahir dan kalian juga akan mengadakan pernikahan. Ini benar-benar sangat membahagiakan ….”Nenek Vivian mengusap pipinya sendiri. “Aduh, pipiku sampai pegal karena terlalu lama tersenyum, hahaha ….”“Nek, soal pernikahan kami bisa ditunda sampai tahun depan saja, setelah aku melahirkan,” ujar Clarin lembut sambil tersenyum tipis.Di samping, Mira ikut menimpali, “Aku juga berpikir begitu. Clarin sudah capek karena hamil. Kalau dipaksakan sebelum melahirkan, selain persiapannya kurang maksimal, dia juga pasti akan kelelahan. Tahun depan sangat pas.”Melihat sang nenek dan ibu mertua begitu bahagia dan bersemangat, Clarin menggenggam jemarinya erat-erat, merasa bersalah.Dia pun bertanya pelan, “Ayah setuju?”“Pendapatnya ng

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 391

    Carles terdiam sejenak, tenggelam dalam pikirannya.“Boleh,” jawabnya, lalu melanjutkan, “Kamu mau mengadakan pernikahan sebelum melahirkan atau setelah melahirkan? Kalau sebelum melahirkan, kebanyakan barang hanya bisa beli yang sudah jadi, nggak bisa kustom. Kalau setelah melahirkan, kita jadwalkan sementara di pertengahan tahun depan. Waktu persiapannya cukup.”Melihat Carles begitu serius, Clarin justru agak mengecut.“Aku pikirkan baik-baik dulu, nanti aku beri jawaban,” katanya.“Baik.”“…”Seluruh percakapan ini membuat Clarin tiba-tiba merasa seolah mereka saling mengenal, tetapi tidak benar-benar dekat.Keheningan menyelimuti atmosfer di antara keduanya.Sampai Kirana selesai memasak dan berseru dari dapur, “Clarin, ambil nasi!”“Iya, Bu!” Clarin bangkit dan masuk ke dapur.Kirana menghidangkan tiga lauk dan satu sup ke meja makan.Tak lama, Clarin juga membawa dua piring nasi ke meja, lalu duduk berhadapan dengan Carles sekaligus berdampingan dengan ibunya.“Carles, mau makan

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 390

    Setelah makan dua suap, baru Clarin bertanya dengan sungkan, “Kamu mau?”“Nggak,” tolak Carles.Clarin menghabiskan semua tiramisu itu, lalu menuangkan segelas teh buah yang segar ingin menghilangkan rasa enek.Dia pun bertanya lagi, “Kamu mau minum?”“Boleh,” jawab Carles.“…”Sebenarnya Clarin hanya bermaksud basa-basi.Karena malas mengambil gelas baru, dia menghabiskan teh buah di gelasnya, lalu langsung menuangkan yang baru untuk Carles dengan memakai gelas yang sama.Carles menunggu sampai suhunya cukup hangat untuk diminum, baru mengangkat gelasnya.Karena tidak diberi gula, rasa teh buah rebusan buah kering itu terasa lebih asam dibanding manis.Begitu masuk ke mulut, rasa asam beraroma buah membuat wajah tampan Carles yang tegas itu berkedut tak terkendali.Dia memang tidak suka manis, tapi juga tidak suka asam.Melihat reaksinya, Clarin bertanya, “Nggak enak?”Teh buah ini diraciknya sendiri dengan cukup serius.“Asam.”Carles menelan dengan agak susah payah. Air liurnya teru

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 389

    Carles seketika menegang. Wajahnya kaku, tanpa mengucapkan sepatah kata pun dia keluar rumah bersama para pengawal.Dia pergi menjemput Clarin di kompleks tempat tinggal Kirana.Di dalam mobil, Clarin bertanya dengan bingung, “Aku sebenarnya sakit apa?”Dia sama sekali tidak merasa memiliki masalah psikologis.“Lakukan pemeriksaannya dulu baru kita bicarakan,” jawab Carles dingin.Mendengar itu, Clarin tidak lagi mengejar penjelasan.Mereka pergi ke rumah sakit lain. Kali ini di bagian psikiatri yang lebih khusus, yaitu klinik psikologi. Clarin menjalani serangkaian pemeriksaan yang hampir sama seperti kemarin.Menjelang tengah hari, hasil pemeriksaan akhirnya keluar.Kali ini, Carles dan Clarin bersama-sama masuk ke ruang dokter untuk mengambil laporan hasil pemeriksaan.Clarin menatap laporan itu, sambil mendengarkan penjelasan dokter.Barulah dia tahu bahwa dirinya menderita depresi ringan hingga sedang.Beberapa hari terakhir memang dia sering merasa tidak enak badan, kehilangan na

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 388

    Jacky marah sekaligus panik. “Bentar, bukankah Carles sudah lama rujuk dan menikah lagi dengan Clarin? Masa ini juga salahku?”Nenek Vivian mendengus marah. “Waktu itu ayahnya Clarin baru saja meninggal, tapi kamu sudah memaksanya bercerai. Kalau bukan salahmu, salah siapa lagi?” Dadanya naik turun karena emosi. “Sekarang aku benar-benar curiga kamu ini bukan anakku. Mungkin waktu melahirkan dulu, perawatnya salah tukar bayi. Kalau tidak, bagaimana mungkin Keluarga Lowui melahirkan anak pemberontak sepertimu!”Jacky Lowui, “?”Baru kemarin dia pulang dari Kota Haima ke Kota A, berniat menemani orang tuanya.Siapa sangka ibunya malah menyuruh istrinya menceraikannya lagi.Bahkan sekarang meragukan apakah dia anak kandung?Saat ini, apa pun yang dilakukan Jacky terlihat menjengkelkan di mata Nenek Vivian. Dia membentak, “Pergi dari sini! Jangan menghalangi pandanganku di rumah!”“Bu … kalau dia pergi, besok kita masih jadi ke kantor catatan sipil buat cerai?” tanya Mira dengan suara pela

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 387

    Clarin berkedip pelan, lalu menundukkan bulu matanya. Pandangannya jatuh ke perutnya sendiri.Carles, “…”Dengan tenang dan tetap dingin, dia menarik kembali telapak tangannya dan duduk tegak seolah tidak terjadi apa-apa.Clarin menutup mulutnya sambil menguap, memecah suasana canggung.“Pantas saja aku tidur tidak nyenyak. Ternyata kalian berdua yang mengganggu tidurku.”“Sebentar lagi sampai,” ujar Carles.Clarin melirik ke luar jendela, lalu mengeluarkan ponsel dari tasnya dan mengirim pesan lewat WhatsApp kepada ibunya, memberi tahu bahwa dia akan pulang ke rumahnya.Begitu melihat pesan itu, Kirana langsung bertanya ingin makan apa untuk makan malam. Dia sekalian membeli bahan saat pulang kerja.Clarin menyebutkan dua hidangan yang ingin dia makan.Mobil berhenti di depan gerbang kompleks. Clarin turun dan hendak masuk, tetapi melihat Carles juga turun, dia pun berhenti.“Kamu mau ikut makan malam di rumahku?” tanyanya.“Hanya mengantarmu sampai rumah,” jelas Carles.Clarin mengan

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 15

    Juan sengaja melontarkan kalimat ambigu.“Kalau kamu tidak berjanji akan menyelamatkan ayahku, aku tidak akan berlutut padamu,” kata Clarin tegas.“Bagus! Bagus sekali!” kata Juan sambil tertawa sinis. Wajahnya yang bengkak mulai menunjukkan ekspresi bengis. “Kamu nggak mau minta maaf, ‘kan? Aku aka

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 8

    Carles menatap Clarin sekilas dengan mata dingin. “Memangnya aneh?”“Bukan.” Clarin cepat-cepat menggeleng. “Justru bagus. Pria yang bisa jaga diri dan tahu batas, patut diacungi jempol.”Mulutnya bilang begitu, tapi dalam hati justru berputar lebih liar. 'Walau sifat Carles agak cuek, penampilannya

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 21

    “Kalau bukan karena novel karya Kucing Gunardi tiba-tiba viral dan buat aku penasaran untuk membacanya, aku nggak akan mendapati gaya tulisannya yang sama persis dengan gaya tulisan Dewa Bulan dan pada akhirnya menemukan semuanya. Ternyata selama ini aku dibodohi kalian berdua!”“Sekarang semua bukt

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 14

    Para tamu undangan yang haus gosip langsung menegakkan kepala, ingin tahu hadiah apa yang dibawa Clarin untuk pertunangan adik sepupunya sendiri.Di bawah sorotan mata para tamu, Clarin membuka tas kecilnya dan mengeluarkan sebuah kotak hadiah mungil berdesain sederhana tapi elegan.Belinda sontak m

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status