Share

Bab 82

Penulis: Yessa
“Nggak mungkin!”

Meski Tomi berkata begitu, hatinya tidak tenang juga.

Dia sendiri yang mengantarkan undangan langsung kepada Carles.

Carles sama sekali tidak mengatakan apakah dia akan hadir malam ini… atau mungkin tidak bisa hadir.

...

Di luar hotel.

Carles menghentikan mobil tepat di depan karpet merah. Dia menoleh kepada Clarin dan berkata, “Setelah kamu selesai dari acara ini, telepon aku. Kita pulang bareng.”

Clarin mengangguk. “Iya. Kamu makan di restoran sekitar sini saja dulu. Kalau aku
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 397

    Clarin mendekat ke telinganya dan berbisik pelan, “Nanti aku ceritakan.”Carles memutar bola mata hitam legamnya ke sudut mata, melirik Clarin dengan sorot miring.Setelah terdiam sejenak, dia memasukkan ponselnya ke saku.Sesampainya di restoran shabu-shabu, Clarin memesan kuah dua rasa dan banyak sekali lauk.Siang tadi dia muntah sampai perutnya kosong. Sekarang dia lapar sampai merasa bisa menghabiskan seekor sapi.Tak lama kemudian, pelayan mengantarkan kuah dan tiga mangkuk es cincau, lalu menuangkan air panas ke dalam cangkir teh bertutup.Clarin duduk di kursi dekat dinding. Sambil menyendok es cincau, dia berkata pada Carles, “Perutku sudah besar, keluar-masuk agak susah. Bisa bantu aku racik saus cocolan?”“Hm.” Carles berdiri dan berjalan ke area bumbu.Dia masih ingat resep saus kesukaan Clarin. Cincangan bawang putih, daun bawang, daun ketumbar, seledri kecil, wijen, saus tiram, kecap asin, minyak wijen yang banyak, cabai rawit kecil, sedikit gula, dan setengah buah jeruk

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 396

    Kirana menepuk-nepuk punggung Clarin dengan lembut, lalu menasihatinya dengan nada pelan, “Manusia itu makhluk yang punya perasaan. Kamu mengetahui dirimu dikhianati teman. Wajar banget kamu merasa sakit hati. Jadi, menangislah. Luapkan semua emosimu. Setelah itu, kamu akan merasa lebih enak. Kamu mengenal sifat aslinya sekarang jauh lebih baik daripada mengetahuinya nanti ketika dia menimbulkan kerugian yang lebih besar padamu ….”Setelah capek menangis, barulah emosi Clarin perlahan mereda.Tiba-tiba terdengar bunyi keroncongan dari perutnya yang memecah suasana sendu.“Bu, kita makan di luar saja,” kata Clarin.“Baik. Kamu mau makan apa?” Kirana mengusap air mata di wajah putrinya dengan telapak tangan.“Kita makan shabu-shabu saja. Cuaca sedang dingin, enak makan yang hangat-hangat.”“Kalau begitu, kamu cuci muka dulu.”Clarin pun turun dari ranjang, mengenakan sandal rumah berbulu, lalu masuk ke kamar mandi.Setelah mencuci wajah dan berganti pakaian, dia keluar kamar dan mendapat

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 395

    Dokter baru mulai praktik pukul dua siang.Saat Clarin tiba di rumah sakit, waktu masih menunjukkan pukul satu. Dia duduk diam di ruang tunggu. Pikirannya kosong.Entah berlalu berapa lama, seseorang memanggil namanya.Dia pun tersadar. Seorang perawat berdiri di sampingnya sambil sedikit membungkuk dan tersenyum.“Nyonya Muda Lowui, Dokter Hermawan sudah mulai praktik. Saya antar Anda ke ruang konsultasi.”Clarin mengangguk pelan, lalu bangkit mengikuti perawat itu.Begitu melihat psikolog tersebut, dia tiba-tiba teringat pengkhianatan Valen.Keluarga Herni sangat berkuasa. Mereka bahkan bisa diam-diam membeli kesetiaan Valen. Bagaimana kalau psikolog ini juga sudah disuap?Clarin takut sisi rapuhnya diketahui Herni, lalu dijadikan bahan ejekan.Alhasil, dia mengatupkan bibir rapat-rapat tanpa berkata sepatah kata pun. Dia menolak berkomunikasi, menolak bekerja sama dalam proses pemeriksaan.Setelah keluar dari ruang konsultasi, dia langsung menyuruh sopir untuk mengantarnya pulang ke

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 394

    Riwayat perubahan pemegang saham menunjukkan bahwa Valen menjadi salah satu pemegang saham Novelindo sejak lebih dari setengah bulan yang lalu.Artinya, itu terjadi sebelum Clarin mengundangnya menjadi rekan bisnis.Clarin langsung menelepon Valen. Panggilan segera tersambung.“Clarin, ada apa?” Suara Valen terdengar sedikit ceria seolah senang menerima telepon dari Clarin.Clarin berusaha keras untuk berpura-pura terkejut.“Valen, tadi aku tiba-tiba melihat kamu sudah jadi pemegang saham Novelindo. Apa itu benar?”Valen terdiam sejenak sebelum akhirnya mengaku, “Iya.”“Waktu aku mengajakmu jadi rekan di perusahaanku, kenapa kamu nggak langsung beri tahu aku? Kenapa kamu harus berbohong dengan mengatakan bahwa kamu nggak punya modal untuk bisnis?” tanya Clarin dengan emosi yang mulai naik. “Valen, kamu benar-benar menunjukkan semua percakapan kita kepada Herni?”Kali ini, Valen terdiam lebih lama.Clarin mendengar suara langkah di seberang sana.Dia menduga Valen sedang pindah tempat u

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 393

    Clarin menolak. “Aku terima untuk diterapi. Tapi, kamu nggak perlu sengaja pulang hanya untuk menjemputku. Suruh sopir dan pengawal yang menemaniku saja.”Carles tidak berkomentar banyak, berkata dengan nada datar, “Kamu tidur siang saja dulu.”Setelah itu, dia keluar dari kamar.Clarin mengganti pakaian dengan piyama, berbaring di tempat tidur, meletakkan tangannya di atas perut dengan lembut, tenggelam dalam pikiran ….Dia berbaring lama sekali. Rasa kantuk ada, tetapi tak bisa benar-benar tertidur. Kepalanya terasa berat dan mengambang.Entah bagaimana Carles menjelaskan kepada Nenek Vivian dan Mira.Selama dua hari Clarin tinggal di Imperial Resort, mereka tidak lagi menyinggung soal pernikahan.Hari Senin, Clarin bangun siang dan Carles sudah pergi ke kantor.Dia pun turun untuk sarapan, menyapa Nenek Vivian dan Mira, lalu keluar bersama pengawal dan sopir.Di pusat perbelanjaan dekat rumah sakit, dia berjalan-jalan sebentar. Setelah lelah, dia memilih sebuah restoran kue, memesan

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 392

    “Terakhir kali Keluarga Lowui mengadakan pernikahan itu lebih dari 30 tahun lalu,” kenang Nenek Vivian sambil tersenyum. “Aku bahkan sempat berpikir nggak akan berkesempatan melihat Carles menikah. Siapa sangka, dia diam-diam menikah kilat. Sekarang anaknya sudah mau lahir dan kalian juga akan mengadakan pernikahan. Ini benar-benar sangat membahagiakan ….”Nenek Vivian mengusap pipinya sendiri. “Aduh, pipiku sampai pegal karena terlalu lama tersenyum, hahaha ….”“Nek, soal pernikahan kami bisa ditunda sampai tahun depan saja, setelah aku melahirkan,” ujar Clarin lembut sambil tersenyum tipis.Di samping, Mira ikut menimpali, “Aku juga berpikir begitu. Clarin sudah capek karena hamil. Kalau dipaksakan sebelum melahirkan, selain persiapannya kurang maksimal, dia juga pasti akan kelelahan. Tahun depan sangat pas.”Melihat sang nenek dan ibu mertua begitu bahagia dan bersemangat, Clarin menggenggam jemarinya erat-erat, merasa bersalah.Dia pun bertanya pelan, “Ayah setuju?”“Pendapatnya ng

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 21

    “Kalau bukan karena novel karya Kucing Gunardi tiba-tiba viral dan buat aku penasaran untuk membacanya, aku nggak akan mendapati gaya tulisannya yang sama persis dengan gaya tulisan Dewa Bulan dan pada akhirnya menemukan semuanya. Ternyata selama ini aku dibodohi kalian berdua!”“Sekarang semua bukt

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 15

    Juan sengaja melontarkan kalimat ambigu.“Kalau kamu tidak berjanji akan menyelamatkan ayahku, aku tidak akan berlutut padamu,” kata Clarin tegas.“Bagus! Bagus sekali!” kata Juan sambil tertawa sinis. Wajahnya yang bengkak mulai menunjukkan ekspresi bengis. “Kamu nggak mau minta maaf, ‘kan? Aku aka

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 16

    Melihat Clarin hendak membongkar tipu daya mereka di depan semua orang, Ronald panik dan murka. Dia bahkan berniat mencekik Clarin sampai putus napas.Takut penguasa Keluarga Lowui tahu kebenaran ini, Ronald segera memerintahkan pengawal, “Cepat usir Clarin dari pintu belakang. Jangan sampai dia men

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 26

    Clarin menatap wajah Jessica yang sedang meluap emosi.Dengan suara tenang, dia menjawab, “Pak Dodi yang suruh aku kembali kerja.”Pagi tadi, Dodi memarahinya habis-habisan dan langsung memecatnya tanpa klarifikasi.Kalau bukan karena ayahnya kini hidup bergantung pada ICU dan biayanya mahal sekali,

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status