Share

Bab 84

Author: Yessa
Clarin fokus meyakinkan Keluarga Lowui bahwa apa yang dikatakannya adalah fakta.

Dia sama sekali tidak memperhatikan tamparan yang sedang diayunkan Belinda.

Pada saat genting, sebuah tangan besar tiba-tiba mencengkeram pergelangan tangan Belinda dengan kuat.

“Ah!”

Belinda menjerit kesakitan. Wajahnya meringis. Dia merasa seolah tulang pergelangan tangannya hendak remuk.

Clarin tersentak kaget. Ketika dia menoleh, dia melihat seorang pria tinggi bertopeng sedang memegang pergelangan tangan Belinda.

Susan yang sangat menyayangi putrinya pun langsung memaki dengan marah, “Dasar pria kampungan yang jelek sampai malu dilihat orang! Apa yang kamu lakukan? Cepat lepaskan tangan anakku!”

“Paman!” seru Steven kaget.

“Kepala Keluarga!”

Tomi dan Yeni saling menatap. Keduanya terkejut sekaligus bingung.

Kenapa Kepala Keluarga memihak Clarin?

“Apa?”

Wajah Susan langsung pucat pasi. Ketakutan menjalari seluruh tubuhnya.

Tamatlah sudah.

Dia mengira pria bertopeng ini pasti buruk rupa atau bahkan sepi
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 106

    Clarin terdiam selama tiga detik, lalu menghela napas dengan pasrah dan berjalan mendekati Carles.Carles menyampirkan lengan ke bahu Clarin, tubuh pun ikut bersandar padanya.Clarin terhuyung sedikit, berkata dengan kesal, “Lain kali kalau kamu minum sebanyak ini lagi, aku nggak akan peduli. Suruh penari-penari bar yang melayanimu saja!”“Aku nggak akan minum sebanyak ini lagi,” janji Carles.Dulu Carles sangat meremehkan orang-orang yang melampiaskan kesedihan dengan minum alkohol. Baginya, itu tingkah kekanak-kanakan dan tidak dewasa sama sekali.“Perkataan orang mabuk itu bahkan tanda baca pun nggak boleh dipercaya,” dengus Clarin ringan.Carles hanya bisa terdiam.Apa Clarin sedang meragukan ucapannya?Clarin memapahnya ke tepi tempat tidur. “Cepat tidur saja, nggak usah mandi lagi. Nanti malah terpeleset di kamar mandi sampai kepala bocor.”“Kalau nggak mandi, aku nggak bisa tidur.”Carles agak obsesif terhadap kebersihan. Kalau tidak mandi, dia merasa tubuhnya lengket dan tidak

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 105

    “Clarin, jangan alihkan topik pembicaraan!”Carles mencubit pipi kecil Clarin dengan satu tangan, memaksanya untuk saling bertatapan.Clarin merasa kesal sekaligus tak berdaya. “Jadi ini alasan kamu marah, lalu lari ke bar minum-minum? Kamu pikir aku diam-diam merencanakan perceraian denganmu, tapi kamu malah nggak mau pulang dan menanyai aku secara langsung? Kamu malah pergi minum .…”“Siapa bilang aku pergi minum karena marah?” Carles terlihat sedikit kehilangan muka. “Sekarang aku sedang mengonfrontasimu, justru kamu yang terus berusaha mengalihkan topik.”“Iya, iya, kamu nggak marah.”Clarin malas berdebat dengannya soal hal sepele.Dia pun menjelaskan dengan jujur, “Sebelumnya ada rekan kerjaku yang sering memesan dua porsi makanan, salah satu porsi tersebut selalu diberikan padaku. Aku kira dia kasihan padaku karena ayahku dirawat di rumah sakit dan kondisi keuanganku pas-pasan, makanya dia mentraktirku. Baru hari ini aku tahu ternyata semua makanan itu dibelikan oleh Melvin. Aku

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 104

    Clarin semula mengira dirinya salah dengar, tapi kesadarannya perlahan menjadi lebih jernih.Dia membalikkan badan, berniat melanjutkan tidurnya. Namun, dia tiba-tiba mendengar suara benda jatuh dan pecah dari luar.Kini dia benar-benar yakin, tadi memang ada seseorang yang memanggilnya.Sepertinya Carles sudah pulang.Dia mengucek mata, menyingkap selimut, lalu turun dari ranjang dan keluar kamar.Di ruang tamu, dia melihat Jovan memegang segelas air, sementara Carles terbaring mabuk di sofa.“Em … Kak Carles mabuk,” kata Jovan. Begitu melihat Clarin mengenakan piyama lengan panjang dan celana panjang, dia segera mengalihkan pandangan demi menjaga sopan santun. “Karena kamu sudah bangun, kamu yang merawatnya saja. Aku pulang dulu.”Awalnya Clarin mengira Carles pulang sendirian, makanya dia keluar kamar dengan mengenakan piyama.Dia pun berkata dengan sopan, “Terima kasih sudah mengantarnya pulang. Minum air dulu sebelum pergi.”Jovan langsung meneguk habis air hangat di tangannya yan

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 103

    Clarin tak kuasa menahan getaran pada suaranya. Dia segera menutup telepon.Tatapan dingin dan tajam bagai pisau melesat dari mata Carles ke arah dua penari itu. Suaranya suram, membawa amarah seakan ingin menghancurkan segalanya.“Awas!”Kedua penari itu langsung ketakutan, wajah pucat pasi. Begitu tersadar, mereka segera lari terbirit-birit meninggalkan tempat tersebut.“Kak Carles, kamu bertengkar dengan istrimu?” tanya Jovan dengan suara kecil dan penuh kewaspadaan.“Matamu yang mana melihat aku bertengkar dengannya?”Carles mengatupkan giginya erat-erat. Kata-kata dingin dan mengerikan terucap dari sela-sela giginya.Begitu mendengar ada perempuan berbicara di sisinya, Clarin tidak marah dan malah menutup telepon dengan sangat pengertian seolah takut akan mengganggunya.Apa pun yang ingin dilakukannya, sepertinya sama sekali tidak berarti bagi Clarin.Jovan menelan ludah dengan gugup, lalu mengambil botol arak dan menuangkannya untuk Carles.“Sepertinya penglihatanku yang buruk. M

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 102

    Sudut bibir Clarin terangkat membentuk senyum penuh ejekan. “Melvin, kamu lebih kaya daripada Carles. Kalau aku bercerai dengan Carles dan bersamamu .…”“Clarin, aku kasih kamu 2 miliar! Kamu bayar utangmu pada Carles, lalu cerai dengannya!”Melvin memotong ucapan Clarin dengan nada emosional. Wajahnya yang bersih dan tampan dipenuhi kegembiraan yang nyaris tak terkendali.Keduanya sama sekali tidak menyadari sesosok bayangan hitam di luar pintu ruang privat yang hanya tertutup setengah itu telah pergi dengan aura dingin.Alih-alih menanggapi ucapan Melvin, Clarin bertanya dengan nada datar, “Kalau nanti aku bertemu seseorang yang lebih kaya darimu, lalu aku meninggalkanmu tanpa ragu, apa kamu bisa terima?”Melvin tertegun beberapa detik, lalu berkata kaku, “Aku percaya kamu bukan orang seperti itu.”“Kamu percaya aku bukan orang seperti itu, lalu kenapa kamu yakin aku akan menceraikan Carles dan bersama denganmu hanya karena kamu punya uang?” Clarin terkekeh.Melvin seketika tak mampu

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 101

    Sehabis dari toilet, salah satu penulis di bawah pimpinan Valen datang mencarinya karena ada urusan. Dia pun sibuk sampai lupa memberi tahu Melvin bahwa Clarin sudah mengetahui semuanya, jadi dia tidak akan membantunya untuk mengejar Clarin lagi.Clarin memilih sebuah restoran dengan kisaran harga menengah ke atas, lalu berinisiatif mengirim pesan kepada Melvin, menanyakan apakah dirinya punya waktu malam ini karena Clarin ingin mentraktirnya makan malam.Melvin membalas dalam hitungan detik, menyatakan bahwa dia punya waktu, sekaligus menanyakan alamat restoran.Clarin pun memberitahukan alamat dan waktu, lalu mereservasi tempat terlebih dahulu sebelum kembali sibuk dengan pekerjaannya.Pukul enam sore, Clarin melakukan absen pulang kerja, meninggalkan kantor, lalu mengemudi menuju restoran yang telah disepakati.Sesampainya di restoran, dia memberi tahu pelayan bahwa dia sudah memesan tempat.Setelah melakukan pengecekan, pelayan itu pun mengantarnya menuju sebuah ruang privat.“Tung

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status