Share

Bab 85

Author: Yessa
Carles menoleh sekilas pada Clarin dengan tatapan tajam. Bibirnya mengatup erat, tidak mengatakan apa pun.

Clarin melanjutkan, “Tadi aku cuma kaget saja. Kalau dipikir-pikir, banyak orang punya nama yang sama. Jadi, bukan hal aneh juga ketika Pak Carles dan Presiden Lowui punya nama yang sama.”

Meskipun mengetahui bahwa nama Presiden Lowui adalah Carles Lowui, Clarin sama sekali tidak pernah mencurigai bahwa Carles di sampingnya adalah Presiden Lowui.

“Kamu sama sekali nggak curiga?” ujar Carles
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 399

    Clarin merasa Carles benar-benar aneh.Dia memutar bola mata dan berkata dengan kesal, “Carles, kamu punya trauma diselingkuhi? Kenapa selalu berkhayal aku selingkuh darimu?”“…”Carles terdiam, lanjut berpakaian tanpa menjawab.“Dulu memang aku pernah berkhayal, kalau aku kaya dan lajang, aku mau memelihara tujuh gigolo biar bisa ganti setiap hari dalam seminggu. Tapi, itu cuma khayalan. Aku nggak benar-benar melakukannya!” kata Clarin. Semakin lama semakin kesal sendiri. “Keberanianku cuma cukup buat aku diam-diam menekan tombol suka pada foto pria-pria berotot ataupun platform video pendek!”Kalau sudah tekan tombol suka, algoritma akan tahu tontonan yang disukainya.Baru nanti direkomendasikan lagi.Gerakan Carles mengancingkan jasnya terhenti. Wajahnya makin muram, rahangnya menegang sampai hampir terdengar berderak.Berani-beraninya Clarin mengaku langsung bahwa dia sering menonton pria lain di internet!Setelah mengenakan jas, dia memasang dasi dan mengenakan jam tangan mahalnya

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 398

    Tengah berbicara, dia tak kuasa menahan isak tangisnya.Tiba-tiba dia merasa dirinya terlalu berlebihan.Carles berpikir sejenak, lalu berkata dengan serius, “Aku akan mengatur ulang psikolog lain untukmu. Dia nggak akan bisa disuap oleh Herni. Kamu bisa memercayainya 100 persen.”“Soal Valen yang menusukmu dari belakang, biar aku yang menanganinya.”“Apa yang mau kamu lakukan pada Valen?” tanya Clarin spontan.“Kenapa? Kamu kasihan padanya?” balas Carles.“Bukan.” Clarin menggeleng.Dia ingin mengatakan bahwa Valen hanyalah bidak catur, Herni-lah dalang di balik semuanya.Namun, dia teringat bahwa Carles dan Herni adalah teman sekolah selama 20 tahun.Jadi, Carles mungkin tidak akan menyentuh Herni.“Besok sore aku temani kamu menemui psikolog,” ujar Carles kembali ke topik awal.“Baik.” Clarin berhenti sejenak, lalu melanjutkan, “Aku kembali ke kamar.”Baru saja dia berbalik, Carles sudah menarik pergelangan tangannya.“Tidur denganku,” ucap Carles dingin. “Kamu sudah masuk trimester

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 397

    Clarin mendekat ke telinganya dan berbisik pelan, “Nanti aku ceritakan.”Carles memutar bola mata hitam legamnya ke sudut mata, melirik Clarin dengan sorot miring.Setelah terdiam sejenak, dia memasukkan ponselnya ke saku.Sesampainya di restoran shabu-shabu, Clarin memesan kuah dua rasa dan banyak sekali lauk.Siang tadi dia muntah sampai perutnya kosong. Sekarang dia lapar sampai merasa bisa menghabiskan seekor sapi.Tak lama kemudian, pelayan mengantarkan kuah dan tiga mangkuk es cincau, lalu menuangkan air panas ke dalam cangkir teh bertutup.Clarin duduk di kursi dekat dinding. Sambil menyendok es cincau, dia berkata pada Carles, “Perutku sudah besar, keluar-masuk agak susah. Bisa bantu aku racik saus cocolan?”“Hm.” Carles berdiri dan berjalan ke area bumbu.Dia masih ingat resep saus kesukaan Clarin. Cincangan bawang putih, daun bawang, daun ketumbar, seledri kecil, wijen, saus tiram, kecap asin, minyak wijen yang banyak, cabai rawit kecil, sedikit gula, dan setengah buah jeruk

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 396

    Kirana menepuk-nepuk punggung Clarin dengan lembut, lalu menasihatinya dengan nada pelan, “Manusia itu makhluk yang punya perasaan. Kamu mengetahui dirimu dikhianati teman. Wajar banget kamu merasa sakit hati. Jadi, menangislah. Luapkan semua emosimu. Setelah itu, kamu akan merasa lebih enak. Kamu mengenal sifat aslinya sekarang jauh lebih baik daripada mengetahuinya nanti ketika dia menimbulkan kerugian yang lebih besar padamu ….”Setelah capek menangis, barulah emosi Clarin perlahan mereda.Tiba-tiba terdengar bunyi keroncongan dari perutnya yang memecah suasana sendu.“Bu, kita makan di luar saja,” kata Clarin.“Baik. Kamu mau makan apa?” Kirana mengusap air mata di wajah putrinya dengan telapak tangan.“Kita makan shabu-shabu saja. Cuaca sedang dingin, enak makan yang hangat-hangat.”“Kalau begitu, kamu cuci muka dulu.”Clarin pun turun dari ranjang, mengenakan sandal rumah berbulu, lalu masuk ke kamar mandi.Setelah mencuci wajah dan berganti pakaian, dia keluar kamar dan mendapat

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 395

    Dokter baru mulai praktik pukul dua siang.Saat Clarin tiba di rumah sakit, waktu masih menunjukkan pukul satu. Dia duduk diam di ruang tunggu. Pikirannya kosong.Entah berlalu berapa lama, seseorang memanggil namanya.Dia pun tersadar. Seorang perawat berdiri di sampingnya sambil sedikit membungkuk dan tersenyum.“Nyonya Muda Lowui, Dokter Hermawan sudah mulai praktik. Saya antar Anda ke ruang konsultasi.”Clarin mengangguk pelan, lalu bangkit mengikuti perawat itu.Begitu melihat psikolog tersebut, dia tiba-tiba teringat pengkhianatan Valen.Keluarga Herni sangat berkuasa. Mereka bahkan bisa diam-diam membeli kesetiaan Valen. Bagaimana kalau psikolog ini juga sudah disuap?Clarin takut sisi rapuhnya diketahui Herni, lalu dijadikan bahan ejekan.Alhasil, dia mengatupkan bibir rapat-rapat tanpa berkata sepatah kata pun. Dia menolak berkomunikasi, menolak bekerja sama dalam proses pemeriksaan.Setelah keluar dari ruang konsultasi, dia langsung menyuruh sopir untuk mengantarnya pulang ke

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 394

    Riwayat perubahan pemegang saham menunjukkan bahwa Valen menjadi salah satu pemegang saham Novelindo sejak lebih dari setengah bulan yang lalu.Artinya, itu terjadi sebelum Clarin mengundangnya menjadi rekan bisnis.Clarin langsung menelepon Valen. Panggilan segera tersambung.“Clarin, ada apa?” Suara Valen terdengar sedikit ceria seolah senang menerima telepon dari Clarin.Clarin berusaha keras untuk berpura-pura terkejut.“Valen, tadi aku tiba-tiba melihat kamu sudah jadi pemegang saham Novelindo. Apa itu benar?”Valen terdiam sejenak sebelum akhirnya mengaku, “Iya.”“Waktu aku mengajakmu jadi rekan di perusahaanku, kenapa kamu nggak langsung beri tahu aku? Kenapa kamu harus berbohong dengan mengatakan bahwa kamu nggak punya modal untuk bisnis?” tanya Clarin dengan emosi yang mulai naik. “Valen, kamu benar-benar menunjukkan semua percakapan kita kepada Herni?”Kali ini, Valen terdiam lebih lama.Clarin mendengar suara langkah di seberang sana.Dia menduga Valen sedang pindah tempat u

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 87

    Namun ketika dokter menatap mata Carles yang dingin, tegas, dan penuh tekanan, kalimat yang hendak dikatakannya langsung berganti. “Saya pasang infusnya sekarang.”Setelah selesai membayar, Carles kembali dan menyerahkan bukti pembayaran kepada dokter, kemudian duduk di samping Clarin.“Tadi saat ka

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 95

    Melihat neneknya berdiri di depan pintu ruang kerja, Carles bertanya dengan dingin, “Ada apa?” “Kamu sedang kerja?” tanya Nenek Vivian.“Nggak.”“Kalau begitu, cepat kembali ke kamar. Peluk istrimu dan tidur,” katanya sambil mengibaskan tangan.Dia benar-benar berharap bisa segera menggendong cicit

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 86

    “Aku kenyang banget.” Clarin berkata pelan, wajahnya merah seperti apel.Carles menjawab singkat, “Duduk dulu beberapa menit, baru kemudian kita pulang.”“Aku pergi ke toilet sebentar.” Clarin bangkit dan berjalan menjauh.Saat dia kembali dari toilet, dia melihat meja sudah dibersihkan. Semua hidan

  • Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati   Bab 88

    Clarin menjawab jujur pada Nenek Vivian, “Dia bilang sudah membelikanku mie. Suruh aku cuci muka dulu, lalu sarapan.”“Dia yang beli?” Nada Nenek Vivian penuh keterkejutan.“Iya. Dokter bilang aku harus makan yang ringan beberapa hari ini, seperti mie kuah atau bubur.”“…”Nenek Vivian sampai terdia

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status