Share

Bab 597

Author: Jimmy Nugroho
Kelvin mengikuti Sofian masuk ke dalam kompleks rumah itu. Sambil berjalan, Sofian menjelaskan, "Ini adalah rumah leluhur Keluarga Christian, sekaligus tempat aula leluhur Keluarga Christian berada. Biasanya memang nggak banyak orang datang ke sini, tapi tempat ini selalu dirawat dan diperbaiki dengan baik. Hari ini adalah upacara tahunan Keluarga Christian."

Kelvin memandang Sofian dengan sedikit heran, lalu berujar, "Aku nggak menyangka Tuan ternyata anggota Keluarga Christian di Kota Yanir. P
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 600

    Seperti apakah reaksi Keluarga Christian setelah itu, Kelvin sendiri tidak terlalu tahu. Begitu pewaris keluarga ditetapkan, Sofian langsung membawa Kelvin meninggalkan lokasi upacara.Sementara itu, sebagian besar anggota Keluarga Christian mengenakan selempang merah dan membawa banyak amplop uang untuk dibagikan kepada warga yang menonton di luar. Itu memang salah satu tradisi keluarga mereka.Setelah upacara leluhur selesai, mereka akan membagikan amplop uang kepada warga sekitar. Hampir semua orang kebagian dan isi amplopnya juga cukup besar.Di sisi lain, Kelvin, Niveria, Sofian, dan Fiola naik ke mobil bersama.Kedua orang itu menumpang mobil Kelvin untuk meninggalkan tempat tersebut.Niveria mengantar mereka kembali ke rumah Keluarga Christian, lalu mereka berpamitan dengan Sofian dan bergegas pulang ke rumah.Namun sebelum sampai rumah, ponsel Kelvin tiba-tiba berdering. Dia mengeluarkan ponselnya dan melihat ternyata itu panggilan dari Julia. Jelas Julia dan Usman sudah tiba.

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 599

    Kelvin memandang Niveria di sampingnya.Bagi Kelvin, mati atau hidupnya Ella sebenarnya tidak terlalu penting. Kalau membiarkannya tetap hidup bisa menarik seluruh Keluarga Christian masuk ke pihak mereka untuk menghadapi Keluarga Jahan, itu jelas pilihan yang sangat menguntungkan.Sofian berbicara sambil tersenyum tipis, "Kalau begitu, biar kamu saja yang melepaskan tekniknya. Kalau aku yang melakukannya, prosesnya akan jauh lebih merepotkan."Kelvin mengangguk. Kekuatan sejati perlahan mengalir di tangan kanannya.Beberapa saat kemudian, di area jantung Ella tiba-tiba muncul cahaya emas samar.Swish!Sesaat kemudian, sebuah jarum perak bercahaya emas langsung keluar dari tubuh Ella dan terbang ke tangan Kelvin.Di saat yang sama, tatapan kosong di mata Ella langsung menghilang. Dia mundur satu langkah sambil memegangi dadanya dan terengah-engah.Ketika melihat sekeliling lalu melihat Kelvin dan Niveria, ekspresi Ella langsung berubah drastis. Dia berucap dengan panik, "Niver, aku sal

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 598

    "Makasih banyak!" kata Kelvin cepat-cepat.Saat mereka sedang berbicara, terdengar suara langkah kaki dari luar.Kelvin menoleh ke arah pintu. Tak lama kemudian, empat orang berjalan masuk ke arah mereka, terdiri dari dua pria dan dua wanita. Dua pria itu terlihat berusia sekitar 50 sampai 60 tahun. Orang yang berjalan paling depan memiliki kekuatan sekitar Tahap Pembukaan Batin tingkat delapan jika dilihat dari auranya, sementara dua orang lainnya hanyalah orang biasa.Selain tiga orang itu, ada satu orang lagi yang sangat dikenal oleh Kelvin dan Niveria.Ella!Benar, itu Ella.Wanita itu mengenakan gaun dan terus mengeluarkan suara tidak jelas dari mulutnya. Bahkan, bicaranya pun terlihat sudah tidak lancar lagi.Begitu melihat Ella masuk, Kelvin dan Niveria sama-sama tertegun sejenak.Pria yang berjalan paling depan adalah Kepala Keluarga Christian saat ini bernama Jovian.Dia melirik Kelvin, lalu memberi salam ringan sebelum berkata kepada Sofian, "Keluarga Ella sudah kubawa kemari

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 597

    Kelvin mengikuti Sofian masuk ke dalam kompleks rumah itu. Sambil berjalan, Sofian menjelaskan, "Ini adalah rumah leluhur Keluarga Christian, sekaligus tempat aula leluhur Keluarga Christian berada. Biasanya memang nggak banyak orang datang ke sini, tapi tempat ini selalu dirawat dan diperbaiki dengan baik. Hari ini adalah upacara tahunan Keluarga Christian."Kelvin memandang Sofian dengan sedikit heran, lalu berujar, "Aku nggak menyangka Tuan ternyata anggota Keluarga Christian di Kota Yanir. Pantas saja Keluarga Christian bisa menjadi salah satu dari enam keluarga besar. Dengan adanya seorang ahli alkimia level empat di keluarga, posisi mereka memang sangat kokoh.""Aku?" Sofian menimpali sambil tersenyum tipis, "Bisa dibilang aku bagian dari Keluarga Christian Kota Yanir, tapi juga bisa dibilang bukan. Kamu juga sama.""Aku?" Kelvin bertanya dengan heran. "Apa maksudnya?"Sebenarnya, Kelvin sendiri tidak terlalu tahu banyak tentang asal-usul dirinya.Sofian berbicara sambil tersenyu

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 596

    "Tenang saja. Nanti, aku kasih kalian beberapa amplop lebih banyak!" Boris berujar, "Tapi sekarang, aku nggak ada waktu ngobrol sama kalian. Aku harus masuk dulu."Sejak melihat mereka berdua, mulut Boris memang tidak berhenti bicara sama sekali. Kelvin dan Niveria bahkan hampir tidak punya kesempatan untuk menyela."Aku bukan ...." Kelvin baru saja ingin menjelaskan sesuatu.Hanya saja, saat itu Boris langsung berkata lagi, "Oh ya, bukannya sebelumnya aku pernah bilang kalau Keluarga Christian punya dokter nomor satu di dunia? Dia juga ada di sini. Tapi, dia orang yang sangat tinggi kedudukannya, jadi kamu nggak mungkin punya kesempatan bertemu dengannya. Hari ini, aku mungkin punya kesempatan foto bersama dia. Nanti, aku akan tunjukkan kepadamu seperti apa dokter hebat sejati itu."Saat mengatakan itu, pupil mata Boris tiba-tiba mengecil. Dia melihat seorang pria dan wanita keluar dari gerbang rumah besar di depan.Pria itu sangat tampan, sementara wanitanya sangat cantik. Keduanya m

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 595

    Di samping mereka, Kate melihat Kelvin dan Niveria mengobrol sambil sedikit memonyongkan bibirnya.Kelvin hanya tersenyum dan tidak terlalu memikirkannya. Setelah memberi tahu Niveria, dia pun naik ke lantai atas sendirian.Setelah mandi dan bersih-bersih sederhana, Kelvin duduk bersila dan kembali masuk ke kondisi berkultivasi....Keesokan harinya sekitar pukul 9 pagi, Kelvin mengembuskan napas panjang lalu membuka mata. Setelah mandi dan mengganti pakaian, dia turun ke lantai bawah.Niveria sudah menunggunya di sana. Kelvin mengeluarkan ponselnya, lalu menanyakan alamat kepada Sofian. Tak lama kemudian, Sofian langsung mengirimkan alamatnya.Sebenarnya, Kelvin tidak terlalu menyukai acara seperti ini. Namun, dia merasa tetap harus menjaga hubungan baik dengan Sofian dan menghargainya.Kali ini, Deven juga tidak ikut. Niveria yang menyetir mobil menuju rumah lama Keluarga Christian.Rumah lama Keluarga Christian sebenarnya tidak berada di dalam Kota Yanir.Rumah lama mereka berada di

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 189

    Setelah mencari secara online di mana toko obat tradisional terbesar di Kota Lamur, Kelvin menemukan beberapa toko obat besar yang terletak di tempat bernama "Cakrawala Asri". Tempat itu sepertinya merupakan pasar barang antik di Kota Lamur.Kelvin langsung naik taksi ke Cakrawala Asri.Sekitar puku

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 158

    Ini adalah pertama kalinya Kelvin menghadiri pertemuan seperti ini. Dia jarang berinteraksi dengan kultivator dan tentu saja tidak banyak bicara, hanya mendengarkan dalam diam.Pada saat ini, pria tua beruban itu bertanya dengan tenang, "Teknik kultivasi Tahap Inti Emas? Kapan dan di mana?""Oh, Bap

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 127

    "Selain itu di generasi Revan ini, cuma dia satu-satunya anak laki-laki. Ke depannya, dia pasti akan menjadi pewaris Keluarga Wijaya. Karena itu, seluruh Keluarga Wijaya sangat memanjakannya. Hal inilah yang membentuk kepribadiannya yang arogan dan semena-mena," kata Natasha sambil tersenyum pahit.

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 126

    Ruang VIP itu sangat sunyi.Tiga orang itu duduk terpaku di kursi masing-masing. Di dalam mata mereka, hanya tersisa keputusasaan yang tak berujung.Kelvin memegang ponsel di tangannya. Di wajahnya, terpasang senyum tipis. Dia berkata dengan nada ramah, "Halo, aku Kelvin."Di seberang telepon, suasa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status