共有

jurus pedang

作者: Mr.Xg
last update 公開日: 2025-09-24 22:39:59
Keesokan Paginya

“Ha... ha... ha...” teriak Wo Long berlari mengelilingi pekarangan rumah Tetua Li, dengan sebuah batu besar di punggungnya.

Matahari baru saja terbit di ufuk timur. Sinar hangatnya menyusup melalui jendela, membangunkan Tetua Li yang sedang terlelap bersama istrinya. Samar-samar, ia mendengar suara berat yang teratur.

“Suara apa itu?” gumamnya penasaran.

Ia bangkit dari tempat tidur dan berjalan ke jendela. Saat dibuka, cahaya matahari langsung menyilaukan matanya. Setelah b
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (1)
goodnovel comment avatar
Grayn Alasky
aku lumayan suka dengan ceritanya
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Sang Penentang Aturan   Kembali ke rumah

    Setelah sepuluh tahun berlalu angin di puncak bukit Sekte Awan berhembus lebih tenang. Thanzi berdiri di tepi tebing, menatap matahari terbenam yang menyiram seluruh kekaisaran dengan warna emas kemerahan. Di tangannya, seruling hitam itu tampak berkilau. Dengan misinya yang hampir selesai. Takdir Wo Long telah aman melalui ayahnya, Li Shen, dan masa kecil Sean kini terjaga di bawah perlindungan Kerajaan Guntur yang sudah waspada. "Ketua Sekte," panggil Thanzi tanpa menoleh. Pria tua itu muncul dari balik bayang-bayang, membungkuk dalam. "Hamba di sini, Tuan Muda Thanzi. Segala persiapan telah selesai. Kekaisaran Cahaya telah lumpuh dari dalam setelah berita hancurnya pasukan elit mereka di perbatasan. Para pemimpin kotor itu kini saling sikut karena ketakutan akan sosok 'Bayangan Seruling' yang menghancurkan mereka tanpa di sadari." Thanzi tersenyum tipis. "Bagus. Biarkan mereka tenggelam dalam ketakutan mereka sendiri. Aku tidak perlu mengotori tanganku lebih jauh. Sekte ini

  • Sang Penentang Aturan   mencegah pasukan ilusi

    Angin dingin yang membawa aroma amis darah mulai berhembus, mengiringi sebuah simfoni yang menyayat hati. Dari kejauhan, terlihat sesosok pemuda dengan jubah yang berkibar tenang berjalan di atas pohon sendirian menembus rimbunnya pepohonan hutan. Di tangannya, sebuah seruling hitam legam tersemat. Itu adalah Thanzi. Ia datang bukan sebagai penyelamat yang hangat, melainkan sebagai pembawa melodi kematian. Di hadapannya, ribuan pasukan dari Sekte Ilusi, tentara bayaran elit yang dikirim secara rahasia oleh faksi-faksi kotor Kekaisaran Cahaya, telah bersiap melakukan genosida terhadap keluarga kerajaan Guntur yang selalu mendukung keluarga Ling. Jenderal pasukan itu, seorang pria bermata satu dengan Ranah Kaisar puncak, dengan mengangkat pedangnya. "Siapa kau, bocah tengik? Beraninya menghalangi jalan Pasukan Ilusi!" teriak sang Jenderal. Thanzi berhenti melangkah. Matanya yang sedingin es menatap lurus ke arah ribuan ujung tombak itu. "Aku hanya tidak sengaja lewat untuk memb

  • Sang Penentang Aturan   Menagih hutang Dunia

    Hening yang mencekam menyelimuti Ruang Rapat. Para Tetua menahan napas, menatap pemuda di hadapan mereka yang baru saja melempar tawaran kerja sama yang mengguncang nalar. Semua tetua saling pandang, dan semuanya akhirnya menatap Kepala sekte dengan menganggukkan kepala. Sang Kepala Sekte, dengan tangan yang masih sedikit gemetar akibat benturan energi tadi, akhirnya membuka suara. "Kami akan menerima tawaranmu, Anak Muda. Namun, kepercayaan adalah fondasi dari sekte ini. Apalagi kami tidak bisa menyerahkan nasib murid-murid kami kepada orang asing yang tidak di kenal akan asl-usulnya. Jadi kami ingin tahu, siapakah kau ini sebenarnya?" Thanzi menyandarkan punggungnya ke kursi kayu jati tua, senyum tipis tersungging di bibirnya. "Aku tidak punya alasan untuk merahasiakan identitasku yang sebenarnya pada orang yang akan menjadi sekutuku." "Aku adalah putra bungsu Jenderal Ling Cheng-kong dari Kekaisaran Cahaya." BRAKK!"Apa!..." Hampir seluruh Tetua berdiri serentak dari kurs

  • Sang Penentang Aturan   Masa kejayaan yang diruntuhkan

    Thanzi tetap berdiri tegak, membiarkan jubah sederhananya berkibar tertiup angin kencang yang entah datang dari mana. Ia memutuskan dari sekarang, dirinya tidak akan bermain petak umpet lagi dengan kekuatannya, karena jalan menuju rencananya sudah berada tepat di depan mata. "Kepala Sekte," suara Thanzi terdengar rendah namun bergema di setiap sudut bangunan. "Bukankah kau ingin melihat siapa yang sedang kau coba uji? Maka kamu lihatlah sendiri." Tanpa gerakan tangan, Thanzi melepaskan segel tipis yang tertanam di dalam tanah. BUM...! Sebuah ledakan hitam pekat, namun jernih seperti kristal, meledak dari dalam tanah. Itu bukan sekedar ledakan spiritual biasa. Tapi itu adalah penghancuran formasi tingkat tinggi yang hanya bisa di lakukan oleh seorang kultivator di Ranah yang sangat tinggi, prnghancuran hanya dengan terdiam saja itupasti sebuah tingkat kultivasi yang tidak tercatat dalam kitab mana pun di dunia ini, karena ranah Thanzi yang kini di keluarkannya di ranah Kehampaan

  • Sang Penentang Aturan   Uji kekuatan

    Setiap langkah kaki Thanzi menghasilkan gema yang sangat tipis tetapi bertenaga di udara. Dan begitu kakinya menyentuh batas gerbang dalam, sebuah ledakan getaran frekuensi rendah merambat dari inti jiwa sekte awan. mungkin secara kasat mata, hanya terasa angin yang tertiup cukup kuat, namun bagi seorang kultivator tingkat yang memiliki indra sangat tajam, itu adalah ledakan energi hitam yang pekat dan menguap ke angkasa, merobek sesuatu yang jahat dan tersembunyi yang menggantung statis di atas langit sekte selama ratusan tahun. Petugas pendaftaran yang tadi mengantuk mendadak menegakkan tubuhnya secara tiba-tiba. Jantungnya berdegup kencang tanpa alasan. Lalu ia secara refleks melirik ke arah punggung Thanzi yang mulai menjauh dengan tatapan ngeri. "Apa itu tadi? Seperti... cahaya yang menghancurkan kejahatan tetapi mengundang bencana," bisiknya dengan suara gemetar.Di tempat area ujian utama pertama, suasana yang tadinya terasa tenang mendadak tegang. Seorang tetua penguji yan

  • Sang Penentang Aturan   Pendaftaran Sekte Awan

    Perjalanan dari Kekaisaran Cahaya menuju Kerajaan Guntur memakan waktu yang cukup lama, namun bagi Thanzi, setiap deru roda kereta kuda adalah langkah menuju kepingan masa lalu yang sedang ia susun kembali. Ia tidak pergi sendirian, ayahnya, yaitu Jenderal Ling, memastikan perjalanan Thanzi dikawal oleh prajurit veteran kepercayaan keluarga. Thanzi tidak masalah akan hal itu, karena justru dengan adanya bawahan ayahnya akan memudahkannya dalam perjalanan, dan hal itu langsung terbuktu. Dengan kehadiran kereta kuda dengan bendera lambang Keluarga Ling, yang tiba di wilayah Kerajaan Guntur langsung menarik perhatian banyak pasang mata. Reputasi keluarga Ling melampaui batas dua kekaisaran dan kerajaan manapun, karena mereka adalah penjaga keseimbangan antara Kekaisaran Cahaya dan Kekaisaran Pedang. Tak heran jika setiap pos penjagaan memberikan penghormatan tertinggi saat mereka melintas. Tujuan Thanzi sebelum ke sekte awan hanya satu, yaitu Kediaman Keluarga Wo. Ia datang unt

  • Sang Penentang Aturan   10 tahun kemudian

    "Di puncak gunung tertinggi, keheningan adalah tirai penutup bagi kekuatan yang siap meledak. Hanya mereka yang bersembunyi dalam bayangan yang dapat melihat celahnya."SEPULUH TAHUN KEMUDIANKabut lembut Lembah Mistis adalah saksi bisu. Selama sepuluh tahun, kabut itu telah menelan dan melindungi

  • Sang Penentang Aturan   para legenda yang membangun dunia baru

    Kakek Fu melangkah pelan mendekati keempat anak muda itu. Cahaya rembulan jatuh lembut di wajah mereka yang masih berkeringat, entah karena latihan atau karena kejadian aneh yang baru saja mereka alami. Tanpa banyak bicara, kakek tua itu memegang pergelangan tangan mereka satu per satu. Matanya ya

  • Sang Penentang Aturan   ujian batin

    Kabut di sekitar mulai menipis, ketika Wo Long dan ketiga temannya akhirnya menemukan jalan keluar dari gua bawah tanah itu. Udara di luar terasa lebih hangat, tapi anehnya, semua terasa begitu hening. Tak ada suara burung, tak ada hembusan angin, seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan, hanya a

  • Sang Penentang Aturan   kebangkitan yang sudah lama tertidur

    Hari itu, lembah tempat para murid berlatih tampak jauh lebih hidup dari biasanya. Padang rumput hijau bergoyang lembut ditiup angin, sementara air terjun pelangi yang jatuh dari tebing di ujung lembah memantulkan cahaya keemasan. Di bawahnya terbentang danau teratai yang airnya berkilau seperti k

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status