MasukTerry Walter, adalah seorang pria yang rela miskin dan meninggalkan kehidupan mewahnya demi menikahi wanita yang ia cintai. Namun, sang istri malah selingkuh dengan pria lain. Selain itu, Istrinya meminta cerai dan meninggalkannya demi selingkuhannya. Disaat dirinya terpuruk, keluarga yang sudah membuangnya datang kembali pada Terry dan memintanya kembali ke rumah. Namun, Terry yang sakit hati dengan kejadian di masa lalu tentu menolak tawaran itu. Disisi lain, Daniel yang merupakan musuh ayahnya menawarkan padanya untuk menjadi ahli warisnya. Ia berjanji akan membantu Terry membalas dendam, baik pada mantan istrinya, selingkuhan mantan istrinya maupun keluarganya, terutama ayahnya! Apakah Terry akan menerima tawaran itu? Lalu bagaimana perubahan drastis yang akan Terry lakukan demi membalas dendam pada orang orang yang sudah menyakitinya di masa lalu? “Aku akan pastikan kalian hancur dan meminta belas kasihan dariku saat aku sudah sukses! Hina aku sepuasnya untuk sekarang. Namun tunggu pembalasan dariku. Aku akan membalasnya seratus kali lipat lebih menyakitkan dari yang kalian lakukan padaku!” Kata Terry.
Lihat lebih banyakBab 016 : Laporan "Dimana Terry?""Apa maksudmu?"Kai menoleh ke arah belakang. Matanya memperhatikan pria bermata heterochromia itu dari atas sampai bawah, memindai dengan seksama. Keningnya mengerut dalam dengan garis bibir yang terlihat turun. Ia tak senang dengan pertanyaan darinya."Tak usah berpura pura tidak tahu, Kai," "Tapi aku memang tak tahu apa yang kau bicarakan, Ben,"Ben mengatupkan bibirnya. Rahangnya terlihat mengetat dengan dada yang terasa sangat sesak. Sejujurnya, emosinya sudah berada di puncak kepala saat ini. Bicara dengan Kai harus memiliki banyak stok kesabaran."Aku tahu kalau kau membawa Terry," Ben kembali berkata dengan tangan mengepal di kedua sisi tubuhnya.Kai menggelengkan kepalanya dengan helaan napas kasar. "Ben, kau nampaknya tak berubah,""Apa maksudmu?""Kau selalu menuduhku tanpa bukti. Maksudku, Terry yang mana yang kau bicarakan? Kau tahu kan kalau aku baru pulang dari Jerman?" Tanya Kai bertubi tubi.Ben terdiam selama beberapa saat. Kepalan
Bab 015 : Tawaran (Berbahaya)Kai turun dari mobil Bentley dengan membawa beberapa berkas di tangannya. Bibirnya melengkung ke atas dengan aura ramah. Saat ada orang yang menyapanya, ia akan menjawab dengan ramah. Kai berharap, Semoga ia mendapatkan apa yang ia butuhkan di tempat ini.Kakinya melangkah menuju bangunan yang menjulang tinggi di depannya, yaitu Van Derrick Corp. Ia memiliki urusan dengan pemimpinnya karena perintah dari Daniel.Saat berada di persimpangan jalan, Kai merasakan ponselnya bergetar, menandakan adanya panggilan yang masuk. Karena penasaran, Kai merogoh sakunya untuk melihat siapa yang meneleponnya.Di layar ponselnya, tertulis nama [kitten Miu]. Kai tentu saja kebingungan. Kenapa orang itu menelepon dirinya disaat ia sedang bertugas?Karena rasa penasaran yang membludak, Kai menggulirkan jarinya pada layar ponselnya untuk mengangkat panggilan itu. "Halo?""Kai!"Kai menjauhkan ponsel yang ia pegang dari telinganya saat mendengar suara melengking milik Miu.
Bab 014 : Daniel"Tuan?"Terry menoleh ke arah belakang, di ikuti oleh Miu yang tampaknya familiar dengan suara itu. Terry melihat seorang pria dewasa yang berjalan ke arahnya.Pria itu mengenakan pakaian formal, dengan kemeja putih yang dilapisi oleh setelan jas berwarna biru gelap, serta menggunakan dasi berwarna senada, dengan jam tangan dari merek ternama yang melingkar di tangan kirinya. Jangan lupakan kacamata yang bertengger di hidungnya. Terry bisa memperkirakan usia pria itu lebih dari 60 tahun.Pria itu berjalan mendekat, dan kini berdiri di hadapan Terry maupun Miu."Miu, siapa yang mengizinkanmu untuk menawarkan pekerjaan serendah itu pada tamuku?" Pria itu menyilangkan tangannya di depan dada, dengan tatapan tajam yang terarah pada gadis berambut platina itu.Miu meneguk ludahnya. Mata ambernya bergulir ke arah lain, enggan bertatapan dengannya. Tubuhnya bergetar hebat, begitu juga dengan suaranya. "Itu..."Suasana yang tadinya ramah dan hangat berubah menjadi canggung
Bab 013 : Informasi Saat ini, Ben berada di kantor pusat Walter Group. Ia dan Steve akan memberikan laporan pada Frank tentang perkembangannya membujuk Terry pulang. Ben berjalan sendirian karena Steve pergi ke kamar mandi dulu sekaligus membeli minuman. Langkahnya begitu lebar seolah tengah di kejar oleh waktu. "Ben,"Ben menghentikan langkahnya. Ia menoleh ke arah sumber suara. Tangannya menyeka keringat yang mengalir dari pelipisnya. Napasnya tersengal dengan wajah memerah. "Ya, ada apa, Tuan Ethan?" Tanyanya dengan sopan dengan senyuman tipis, mengabaikan rasa lelahnya."Dimana Terry?" Ethan langsung bertanya pada hal inti. "Mengapa ia tak bersama kamu?"Senyuman Ben luntur, berganti menjadi raut wajah menyesal. "Aku gagal mendapatkannya,"Ethan terkejut mendengarnya. Namun ia tak banyak memberikan reaksi. Wajahnya terlihat datar, begitu pula dengan garis bibirnya. Tatapan tajamnya kian intens menatap lantai mendengar perkataan Ben."Tuan?" Ben memanggil dengan ragu. Detak j












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.