Home / Romansa / Sentuhan Lembut Om Duda / CHAPTER 195: Pertemuan Tak Terduga

Share

CHAPTER 195: Pertemuan Tak Terduga

Author: Heiho
last update Petsa ng paglalathala: 2026-04-20 19:02:36

Hani menghela napas resah. Untuk kesekian kalinya, ia mengacak-acak rambutnya frustasi.

Akhirnya pagi ini tiba. Ia akhirnya bisa mengetahui tamu yang dimaksud ayahnya. 

Tapi, bukan karena itu Hani uring-uringan sekarang. Ia merasa resah karena nanti bertemu Leo lagi!

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 210: Pergi Dari Sini

    “Senang bisa bertemu dengan anda lagi,” ucap Merphilus, “Terima kasih sudah mengundang saya,”Hani mengerutkan alisnya. Merasa bingung dengan ucapan Merphilus.Bukannya pria itu tidak diundang? Hani yakin sekali kalau tidak melihat nama Merphilus di undangan dan daftar tamu!‘Jangan-jangan pria ini menerobos masuk?’ duga Hani curiga. Hal itu mungkin saja, kan? Mengingat pesta sudah semakin meriah dan sibuk. Dan mungkin saja, Merphilus masuk saat upacara pernikahan berlangsung, yang mana penjagaan sedang longgar karena orang-orang sibuk memantau jalannya upacara. Benar. Pasti begitu. Ia tinggal mencari bukti sekarang dan meminta Merphilus keluar!Hani berdehem. Ia memasang senyum sebaik mungkin. “Tuan Merphilus, saya sama sekali tidak menyangka anda di sini,” ucap Hani pura-pura ramah, “Harusnya kita bertemu di bagian depan tadi karena saya bertugas menerima tamu. Tapi, saya belum sempat kesana lagi karena ada urusan.”“Karena itu,” Hani mengulurkan tangannya, “Bolehkah saya meliha

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 209: Pernikahan

    “Saya bersedia.” “Kedua mempelai dipersilahkan untuk berciuman.” Sorak sorai dan tepuk tangan bergema di dalam aula ketika Jefri dan Rara menyatukan bibir mereka. Ucapan selamat berhamburan keluar dari bibir para tamu. Jefri dan Rara memisahkan bibir mereka tak lama kemudian. Keduanya saling menatap dengan penuh kebahagiaan. Hani yang menonton di paling depan, bertepuk tangan kencang. Tatapan matanya penuh haru melihat Jefri dan Rara bersama. Akhirnya setelah dua minggu mempersiapkan pernikahan, keduanya kini resmi berstatus suami dan istri. Rara sendiri juga resmi menjadi bagian dari keluarga Nickelson. Omong-omong tentang keluarganya itu, mereka semua akhirnya datang ke pernikahan Rara. Termasuk Septa dan keluarganya. Hani bisa melihat wajah bahagia mereka dari tempatnya berdiri. Meski begitu, Hani tetap menaruh rasa sangsi pada keluarganya itu. “Mereka terlihat sangat bahagia, ya?” celetuk Hani yang didengar Leo. Tatapannya masih tertuju pada Rara dan Jefri yang

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 208: Sumpah

    “Selamat datang, Tuan Jefri! Nona Rara!”Rara menundukkan kepala ketika staf yang menyambut mereka tadi mendekat, “Kami sudah menunggu kalian!”“Maaf terlambat. Tadi ada sedikit masalah,” jelas Jefri sambil melirik Rara yang tertunduk semakin dalam. Seringai samar terukir di wajahnya.“Tidak masalah, Tuan. Mari, ikut saya.”Jefri dan Rara berjalan mengikuti staf itu yang mulai mengoceh. Jefri sesekali menanggapinya, sementara Rara hanya terdiam. Ia justru melirik Jefri dengan raut wajah masam.Bisa-bisanya pria itu bersikap biasa setelah membuat bibir Rara kebas! Bahkan Rara merasa bibirnya juga bengkak. Ugh, harusnya dia tadi tidak mengikuti perintah Jefri begitu saja. Tapi, mengingat sifat pria itu, ia pasti akan membuat Rara melakukannya bagaimana pun caranya. ‘Dasar pria mesum! Menyebalkan!’ umpat Rara dalam hati. Padahal dia hanya ingin berbaikan, tapi malah jadi b

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 207: Jangan Berhenti

    Rara melirik Jefri yang sedang menyetir. Wajah pria itu masih mengeras sejak mereka pergi dari penthouse Septa. Genggamannya di kemudi juga sangat erat. Rara menelan ludah. Apa suasana hatinya masih buruk karena tadi?“Mas marah?” tanya Rara hati-hati. Jefri hanya ber-hm pelan. Sama sekali tidak berniat untuk menjawab. Hani yang memerhatikan dari belakang, mendengus pelan. “Ayah, nih, malu-maluin aja. Masa marah gara-gara itu doang?”“Ayah tidak marah,” jawab Jefri datar. “Cemburu?”Wajah Jefri bertambah masam, “Tidak.”Hani menghela napas malas. Ayahnya itu pasti bohong. Lihat saja, ekspresi wajahnya itu!“Biarkan saja, Ra. Nanti juga baik sendiri,” ucap Hani tak acuh. Rara meringis mendengarnya.Apa benar tidak apa-apa?Sisa perjalanan itu akhirnya diisi oleh percakapan Rara dan Hani. Sementara Jefri terus diam, tidak mengikuti pembicaraan mereka. Ia tetap seperti itu hingga mereka sampai di rumah. Hani segera membuka pintu mobil begitu mereka berhenti. Rara mengikutinya. Tapi,

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 206: Bertemu Septa Lagi

    Septa menatap undangan pernikahan di tangannya. Lalu, mengalihkan pandangannya kembali ke tiga orang di depannya, tepatnya ke Rara. Ini semua begitu mendadak. Septa sebelumnya memang sudah yakin ada sesuatu saat menyambut Rara, Jefri, dan Hani di penthousenya. Tapi, ia tak menyangka kalau mereka ingin menyampaikan tentang informasi pernikahan Jefri dengan Rara, orang yang disukainya dulu. Septa bisa merasakan nyeri di dadanya. Meski beberapa bulan ini dia yakin sudah tidak menyukai Rara lagi, nyatanya perasaan itu mungkin belum benar-benar terhapus. “Ternyata kamu dan Jefri akan menikah, Ra?” ucap Kamelia, ibu Septa, yang duduk di sebelah putranya itu.Anggota keluarga Septa memang sedang berada di penthousenya. Minus kehadiran ayah Septa saja. Mario yang duduk di sisi lain Septa, ikut menatap undangan di tangan pria itu. “Benar, ini sangat mendadak,” timbrung Mario. Rara meringis pelan. Itu ucapan yang sama seperti anggota keluarga Nickelson lainnya. Dia masih tidak tahu apakah

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 205: Oke, Sayang?

    “Kamu yakin tidak masalah mengundang anggota keluarga Nickelson?” Rara mengangguk atas pertanyaan Hani. Sambil mengecek nama-nama tamu di undangan, dia berkata, “Om Jefri bilang mereka sudah tidak marah lagi denganku. Jadi, kurasa tidak ada masalah,”“Tapi, tetap saja,” Hani mendesah, “Siapa tau ada yang masih menaruh dendam padamu, kan?”Rara tersenyum. “Tidak apa. Justru itu hal wajar,” ucapnya, “Bagaimana pun, aku telah berhubungan gelap dengan salah satu orang penting di keluargamu. Jadi, aku bisa memahami hal itu,”Hani mendengus. Sahabatnya ini terlalu baik atau mungkin terlalu pasrah tentang dirinya. Tapi, ia paham kalau Rara tidak bisa diprotes lagi. “Omong-omong, apakah Septa sudah tahu aku kembali kesini?” tanya Rara mendadak. Ia kini menatap Hani. “Aku belum memberitahunya, sih,” ucap Hani, “Aku juga sudah lama tidak bertemu dia,”“Oh, kenapa?” kaget Rara. Hani tak segera menjawab. Ia tidak bisa bilang kalau terakhir kali marah dengan Septa karena pria itu menyuruhnya un

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 79: Terbongkarnya Hubungan Jefri dan Rara

    “Gaun baru?” tanya Septa dengan satu alis terangkat begitu melihat penampilan Rara malam ini. Matanya memicing.“Dari siapa?” tanyanya yang entah kenapa terdengar agak ketus.&

    last updateHuling Na-update : 2026-03-26
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 72: Berhenti Mengejarku

    Rachel menelusuri lamat-lamat ekspresi Jefri. Wajah pria itu mengeras dan sorot ekspresinya terlihat gelap. Tatapan tajamnya terasa dingin tapi tetap menusuk Rachel. Rachel menggigit bibirnya sejenak kemudian menyeringai lebar.

    last updateHuling Na-update : 2026-03-25
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 71: Jangan Ganggu Dia

    “Aku akan bekerja sama dengan tante,” Ucapan Septa itu membuat senyum puas terukir lebar di wajah Rachel. Mata wanita itu berkilat-kilat senang, tapi hal itu terlihat mengerikan di mata Septa. Ia menatap Rachel gusar yang kini terkekeh. “Pikiranmu sudah tercerahkan ya sekarang,” kekeh Rachel. Sep

    last updateHuling Na-update : 2026-03-25
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 75: Satrio, Mantan Rara

    Bagi Septa, kegiatan bermain sekarang adalah kesempatannya untuk mengorek informasi dari Rara. Tapi bagi Rara, ini adalah kesempatannya agar menghindari Jefri yang masih memiliki kemungkinan untuk datang malam ini.Meski kemarin malam pria itu tidak datang, tapi Rara masih merasa resah. Apalagi memi

    last updateHuling Na-update : 2026-03-25
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status