共有

Sambutan Hangat

作者: Mommykai22
last update 最終更新日: 2026-01-18 21:34:26

Satu bulan sebelum pernikahan, Rania dan Lucas pulang ke kampung untuk ziarah ke makam ayah Rania.

"Apa kabar, Ayah? Aku membawa calon suamiku untuk dikenakan pada Ayah. Namanya Lucas. Dia akan menjadi suami keduaku, tapi suamiku untuk selamanya. Ini terakhir kalinya aku menikah, aku bersumpah, Ayah," janji Rania sepenuh hati.

"Tentu saja aku akan menjadi yang terakhir," sahut Lucas. "Aku janji akan menjaga Rania sepenuh hatiku, Ayah. Aku juga berjanji akan menempatkannya lebih penting di at
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (2)
goodnovel comment avatar
Deela Purnama Aditya
udh puluhan bab di pingit lucas ranianya skg di pingit lagi hadeeeh, ckckck sumpaah buoseeen saya Thor,,
goodnovel comment avatar
Dean Fitry
yaaaah,,,,, lagi donk thoooor,,,,, ikut senyum2 ini.
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Sesuatu yang Salah

    "Selamat malam semua, maaf aku terlambat." Melinda masuk ke ruang VIP dengan gaun santainya yang anggun. Ia buru-buru berganti baju dan memoleskan make up tipisnya agar ia terlihat cantik di depan semua orang. Melinda tahu bahwa orang tuanya berencana mengenalkannya pada Raynard, anak dari pemilik Skyline. Melinda sudah mencari tahu banyak tentang Raynard dan Melinda mengagumi sosok Raynard. Bahkan, tidak jarang Melinda menonton YouTube dan Tiktok milik Raynard dan ia makin tertarik. Walaupun perjodohan ini belum resmi diumumkan, tapi Melinda berharap ia bisa berhubungan lebih jauh dengan pria itu. Hanya saja, pria itu belum terlihat di dalam ruang VIP malam itu. "Oh, akhirnya Melinda datang." Pak Tanaya dan Bu Tanaya langsung bangkit berdiri. "Melinda, ayo sapa semua!" Melinda berdiri di tengah orang tuanya dan menunduk sopan. "Apa kabar semua?" Rosano dan Camilla ikut berdiri. "Apa kabar, Melinda? Kau cantik sekali!" puji Camilla. "Terima kasih, Tante. Apa kabar, Om? Da

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Jamuan Makan Malam

    "Bagaimana pesta kemarin?" Keluarga Mahendra sudah berkumpul di ruang makan untuk sarapan pagi itu dan Camilla langsung menatap anaknya penasaran. Raynard melirik ibunya sejenak dan mengangguk. "Lancar, aku bertemu banyak teman di sana." "Lalu apa kau sudah bertemu Melinda?" Raynard terdiam sejenak mendengarnya. "Haruskah aku bertemu dengannya?" "Dia ada di pesta itu mewakili Tanaya Group, seharusnya kau berkenalan dengannya." Raynard tidak menyahut dan hanya mengunyah makanannya, tapi akhirnya ia tahu kalau wanita itu memang benar Melinda. Raynard memang tetap tidak mencari tahu apa pun tentang Melinda di internet karena harga dirinya tidak mengijinkan. Dan sampai detik ini, ia masih yakin wanita yang ia temui itu adalah Melinda. "Tidak apa! Kalau tidak bertemu juga tidak apa, bukankah kalian akan makan malam bersama?" sahut Lisbeth tiba-tiba. "Ya, akhir pekan besok, kita akan makan malam bersama dengan keluarga Tanaya sekaligus memperkenalkan Raynard dan Melinda secara resm

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Jalan Ninjanya

    "Kau bertemu dengan Chef Raynard? Kau serius, Lira?" Mefi memekik tidak percaya saat Lira memberinya foto Raynard di pesta. "Ya, tanpa sengaja aku bertemu dengannya, lalu aku bercerita kalau aku punya teman yang mengidolakannya dan aku minta foto." "Oh, kau serius, Lira? Bagaimana kau bisa tiba-tiba minta fotonya? Apa dia langsung setuju? Kau bilang bagaimana? Dan dia menjawab apa? Dia pasti sangat ramah kan?" Mefi mendadak heboh dan terus bertanya, tapi sebelum Lira sempat menjawab, ponselnya sudah berbunyi.Lira langsung sigap meraih ponselnya, takut Melinda menelepon. Namun, alih-alih Melinda, yang muncul adalah tulisan Ibu di sana. Lira langsung mengembuskan napas panjangnya, tapi tidak mengangkatnya. Mefi menaikkan alis. "Siapa yang menelepon? Mengapa tidak diangkat?" Lira menunjukkan ponselnya. "Seperti biasa." Mefi langsung menutup mulutnya mengetahui ibu Lira menelepon karena ia tahu hanya ada satu alasan mengapa ibunya menelepon, yaitu minta uang. "Itu ... kau tidak m

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Salah Sangka

    Lira melangkah dengan percaya diri masuk ke ballroom hotel. Beberapa orang yang mengenalinya langsung menyapanya. "Selamat malam, Bu Lira." "Selamat malam, Pak." "Bu Melinda tidak datang?" "Iya, aku mewakilinya."Lira pun tersenyum dengan ramah dan langsung mengobrol dengan orang yang dikenalnya. Sebagai pebisnis yang cukup aktif, Melinda bertemu dengan banyak orang setiap harinya. Dan sebagai asisten yang sangat cakap, profesional, serta bisa diandalkan, Lira juga setia mengikuti Melinda ke mana pun, mengenal semua rekan bisnisnya, dan selalu siap menggantikan Melinda kapan pun bosnya itu membutuhkan. Lira pun sempat bertemu dengan Pak Rusdi dan menyerahkan hadiahnya, sebelum ia kembali mengobrol dengan yang lain. Lira tidak terlalu menyukai suasana pesta yang terlalu bising, tapi ia selalu suka momen berbincang dengan banyak orang, membuatnya merasa hebat, pintar, dan hidup. Ya, bekerja membuatnya melupakan semua masalah hidupnya yang menumpuk. Itulah mengapa ia suka bekerja

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Dia Lagi

    "Ibu ingin kau mewakili Ibu ke pesta nanti malam." Keluarga Raynard sudah berkumpul di ruang makan pagi itu untuk sarapan bersama. Ada Lisbeth, Rosano, Camilla, dan Raynard. "Hmm, pesta apa itu, Ibu?" "Pesta ulang tahun Pak Rusdi di hotel Golden. Tolong bawakan hadiah dari Ibu juga.""Apa asisten Ibu tidak bisa mewakili?" "Tidak bisa. Lagipula Ibu dengar orang yang mau Ibu kenalkan juga datang ke sana." "Orang siapa?" "Namanya Melinda, anak Om Tanaya dari Tanaya Group. Dia adalah wanita yang mau Ibu jodohkan denganmu." Raynard memutar bola matanya. "Ibu ...." "Ibu tidak mau memaksa, Ibu hanya memberitahu. Bukankah lebih baik kalau kau berkenalan dulu dengannya dalam situasi seperti ini dibanding langsung makan malam keluarga?" "Tapi tetap saja, Ibu. Ibu benar-benar berniat melanjutkan perjodohan ini?" "Hubungan kita dengan keluarga Tanaya sangat baik, jadi mengapa tidak? Kalian berkenalan dulu saja! Kalau kau mau mencari tentangnya, ini ada sedikit data tentangnya." Camilla

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Bertemu Wanita Aneh

    Semua orang masih terdiam mendengar ucapan Camilla, sedangkan Raynard langsung bereaksi keras. "Ibu, jangan bercanda! Ini sama sekali tidak lucu! Lagipula kita sedang ada di pesta ulang tahun si kembar, mengapa aku jadi dibawa-bawa, hah?" "Ibu tidak bercanda, Raynard! Ibu sudah mengatur semuanya." Raynard makin membelalak. "Ibu mengatur apa? Perjodohan? Ayolah, Ibu, ini sudah jaman apa? Nanti ada saatnya aku membawa wanitaku sendiri. Oke?" "Ah, sudahlah, kita sedang merayakan hari bahagia, mengapa ribut sekali?" sela Lisbeth akhirnya. "Beritahu Ibu, Grandma, aku tidak mau dijodohkan." "Ibumu ingin yang terbaik untukmu, apa salahnya bertemu dengannya? Kalau tidak cocok ya tidak usah dilanjutkan, seperti yang Lucas lakukan waktu itu," seru Rosano bijak. Rania tidak bisa ikut bicara, sedangkan Lucas langsung mengangguk. "Baiklah, walaupun aku tidak setuju dengan perjodohan, tapi Ayah benar, Raynard, kalau tidak suka, tidak usah dilanjutkan." Raynard langsung mengembuskan napas pa

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status