Share

Bab 349

Author: Millanova
last update publish date: 2026-04-14 17:36:09

"Mas... apa tidak berlebihan kita datang ke sana dengan iring-iringan seperti ini? Warga desa pasti akan sangat terkejut melihat kita."

Pertanyaan Nia yang diucapkan dengan nada ragu memecah keheningan di dalam kabin Range Rover hitam berlapis baja tersebut. Wanita itu duduk dengan canggung di atas jok kulit mewah, menatap deretan mobil SUV pengawal yang melaju di depan dan di belakang mereka melalui kaca jendela.

Arka, yang duduk di sampingnya, menoleh dan tersenyum lembut. Tangannya yang besa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan   Bab 350

    Tiga tahun kemudian.Denting gelas kristal yang saling beradu dan alunan lembut simfoni orkestra klasik memenuhi Grand Ballroom hotel paling eksklusif di jantung ibu kota. Malam ini, langit Jakarta seolah tunduk pada gemerlap gala dinner amal tahunan yang diselenggarakan oleh Barata Group.Di bawah kepemimpinan absolut Arka Adhiguna, Barata Group tidak hanya bangkit dari jurang kehancuran, tetapi telah menjelma menjadi raksasa konglomerasi nomor satu di Asia. Tidak ada lagi intrik berdarah, tidak ada lagi bayang-bayang pengkhianatan. Dinasti Barata kini berdiri tegak di atas fondasi yang bersih dan kokoh.Arka berdiri di dekat panggung utama, mengenakan setelan tuxedo hitam yang memancarkan karisma sang penguasa. Namun, pandangan mata hitam legamnya sama sekali tidak tertuju pada jajaran menteri, duta besar, atau para miliarder yang hadir malam itu.Seluruh atensi Arka hanya tertuju pada dua sosok yang baru saja melangkah memasuki ballroom."Papa!"Seorang gadis kecil berusia lima tah

  • Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan   Bab 349

    "Mas... apa tidak berlebihan kita datang ke sana dengan iring-iringan seperti ini? Warga desa pasti akan sangat terkejut melihat kita."Pertanyaan Nia yang diucapkan dengan nada ragu memecah keheningan di dalam kabin Range Rover hitam berlapis baja tersebut. Wanita itu duduk dengan canggung di atas jok kulit mewah, menatap deretan mobil SUV pengawal yang melaju di depan dan di belakang mereka melalui kaca jendela.Arka, yang duduk di sampingnya, menoleh dan tersenyum lembut. Tangannya yang besar dan hangat menggenggam erat jemari istrinya."Tidak ada yang berlebihan untuk memastikan keselamatan Ratu Adhiguna," jawab Arka tenang. "Lagipula, kita tidak datang untuk pamer, Sayang. Kita tidak lagi lari bersembunyi. Kita kembali untuk berpamitan dengan pantas kepada mereka yang sudah memanusiakan kita di saat dunia membuang kita."Nia mengangguk pelan, menyandarkan kepalanya di bahu lebar suaminya saat mobil perlahan memasuki jalanan tanah berbatu yang sangat familier.Udara sejuk khas peg

  • Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan   Bab 348

    Asap tipis mengepul dari cangkir kopi espresso di atas meja kerja berbahan kayu eboni hitam. Arka Adhiguna duduk bersandar di kursi kebesarannya, menatap hamparan gedung pencakar langit Jakarta dari balik dinding kaca kantor CEO di lantai teratas Menara Barata. Hanya dalam waktu tiga hari, ia telah menyapu bersih seluruh kroni pamannya dari perusahaan, mengukuhkan kekuasaannya tanpa ada satu pun yang berani membantah.Namun, kepuasan sejati sang Mastermind baru datang ketika pintu ganda ruangannya terbuka, menampilkan sosok Victor yang baru saja kembali dari perjalanan rahasianya.Mantan paramiliter itu melangkah tegap melintasi karpet tebal, lalu meletakkan sebuah tablet berspesifikasi militer di atas meja Arka."Tugas selesai, Bos. Paket sudah dikirim ke alamat yang Anda minta," lapor Victor dengan nada datar yang menjadi ciri khasnya.Arka meletakkan pulpennya. Sudut bibirnya sedikit terangkat. Ia menarik tablet tersebut dan menekan tombol play pada sebuah rekaman video yang baru s

  • Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan   Bab 347

    Pantulan wajah di dinding cermin lift eksekutif itu terasa familier, sekaligus asing.Arka menatap lurus ke arah bayangannya sendiri saat kotak baja berkecepatan tinggi itu melesat naik menuju lantai teratas Menara Barata. Tidak ada lagi rambut gondrong yang berantakan, tidak ada lagi kumis dan brewok lebat yang menutupi rahangnya. Wajahnya telah dicukur bersih, memperlihatkan garis rahang yang tegas dan tajam. Tubuhnya yang tegap kini dibalut setelan jas bespoke tiga potong berwarna navy blue yang dipotong dengan presisi tingkat dewa, memancarkan aura dominasi mutlak yang tak terbantahkan.Kuli kasar bernama Rudi telah mati dan dikubur dalam-dalam. Arka Adhiguna, sang Mastermind, telah kembali."Bos," panggil Anton yang berdiri di belakangnya, mengenakan setelan jas formal yang rapi, lengkap dengan koper logam di tangannya. "Keadaan di ruang rapat utama sangat kacau. RUPSLB sudah dimulai sejak tiga puluh menit yang lalu. Sesuai prediksi, dewan direksi panik luar biasa setelah berita

  • Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan   Bab 346

    "Waktumu sudah habis, Om Arya. Jadi, apa keputusanmu?"Suara dingin Arka memecah keheningan bunker yang terasa mencekik. Lima menit telah berlalu, terasa bagaikan berabad-abad bagi keempat tawanan yang duduk terikat di hadapannya.Arya Barata mengangkat wajahnya yang berkerut. Matanya memerah, memancarkan campuran antara keputusasaan dan sisa-sisa kesombongan seorang tiran tua yang menolak ditaklukkan. Ia meludah ke lantai, tepat di dekat sepatu pantofel Arka."Aku lebih baik membusuk di ruangan ini daripada menyerahkan jerih payahku padamu, keparat!" raung Arya dengan napas memburu. "Potong saja tanganku! Cungkil mataku! Lakukan sesukamu! Tapi aku tidak akan pernah memberikan tanda tangan itu!"Di sebelahnya, Clara menyeringai getir, mencoba mempertahankan egonya meski tubuhnya gemetar hebat. "Dengar itu, Arka? Kau tidak akan mendapatkan apa-apa dari kami. Bunuh saja kami sekarang."Arka tidak membalas umpatan itu. Ia hanya menatap pamannya dengan raut wajah kebosanan yang mematikan,

  • Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan   Bab 345

    Lantai beton safe house itu terasa dingin menembus sol sepatu pantofel hitam yang kini dikenakan Arka. Suara derap langkahnya bergema di sepanjang lorong sempit yang hanya diterangi lampu neon temaram. Tidak ada lagi langkah kaki yang menyeret atau bahu yang membungkuk rendah. Arka melangkah dengan punggung tegak dan dagu terangkat, memancarkan aura otoritas yang sempat terkubur selama setahun terakhir.Di ujung lorong, Victor dan Anton sudah menunggu di depan sebuah pintu besi berat. Victor berdiri tegak seperti pilar baja, sementara Anton tampak sibuk dengan tablet di tangannya, jemarinya menari lincah di atas layar."Semua sudah siap, Bos," lapor Anton tanpa mengalihkan pandangan. "Berita sudah meledak di semua media nasional. Pihak bursa saham sedang membekukan perdagangan Barata Group karena ketidakpastian manajemen. Narasi tentang pelarian mereka ke luar negeri sudah menjadi konsumsi publik."Arka mengangguk singkat. "Bagus. Buka pintunya."Victor memutar tuas besi dan mendorong

  • Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan   Bab 201

    Tiga minggu telah berlalu sejak insiden surat hitam misterius itu. Kehidupan rumah tangga Arka dan Nia terasa damai di permukaan, seolah badai tak pernah mengintip.Malam itu, di kamar tidur utama, suasana terasa hangat. Arka sedang bersandar di kepala ranjang sambil mengecek email di tabletnya, se

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan   Bab 196

    6 bulan kemudian. Zermatt, Swiss. Januari.Udara dingin minus lima derajat Celcius tidak mampu membekukan kehangatan di dalam Chalet (villa kayu khas pegunungan Alpen) super mewah yang disewa Arka.Di balik jendela kaca raksasa yang menampilkan pemandangan megah Gunung Matterhorn yang tertutup salj

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan   Bab 187

    Bella menunjuk dadanya sendiri dengan jarinya yang lentik.Arka tertegun."Saya perhatikan Bapak seharian ini," lanjut Bella, suaranya merendah, menciptakan gelembung intimasi di antara mereka. "Bapak berusaha menjadi CEO yang sempurna untuk Mas Dimas, menjadi suami siaga untuk Mbak Nia, dan menjad

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan   Bab 186

    Arka menahan napas. Jantungnya memacu kencang, memompa darah ke seluruh tubuh, termasuk ke satu titik di bawah perutnya yang sudah lama "berpuasa".Dia adalah pria normal. Istrinya baru melahirkan dua minggu lalu. Mereka belum bisa berhubungan intim karena masa nifas dan jahitan yang belum kering.

    last updateLast Updated : 2026-03-28
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status