/ Urban / Si Hebat Jack Morland / 129. Kau yang Lucu!

공유

129. Kau yang Lucu!

작가: Zila Aicha
last update 게시일: 2025-05-21 09:19:39

Akan tetapi, Eve tidak membalas ucapan Melysa. Wanita itu hanya terlalu kaget sampai tak mampu berpikir untuk sekedar memberi tanggapan, meskipun hanya sepatah dua kata saja.

"Eve, apa yang harus kita lakukan? Bagaimana kalau kita nanti dipecat?" Melysa merengek.

Wanita itu sudah terlihat pucat karena ketakutan.

"Oh, andai aku tahu, aku tak mungkin berani mengganggunya. Apa yang sudah aku lakukan?" Melysa yang sudah lemas itu pun merasa badannya merosot sampai dia terduduk di lantai.

Beberapa
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Si Hebat Jack Morland    Author's Note

    Hai, Readers yang baik.Apa kabar, Readers? Saya doakan baik-baik saja.Zila ingin berterima kasih pada setiap pembaca yang telah menyempatkan diri untuk membaca dan menghabiskan koin untuk buku ini. Buku ini memang jauh dari kata sempurna dan banyak sekali kekurangannya. Namun, saya berharap buku tetap dibaca sampai akhir.Selain itu, saya juga ingin buku ini mendapatkan tempat di hati pembaca dan semoga disukai. Salam hangat selalu dari ZilaTungguin buku lain dari Zila ya.Sampai bertemu di buku Zila selanjutnya.^.^

  • Si Hebat Jack Morland    268. Akhir

    Namun, pada kenyataannya Jack Morland membiarkan Eric Goldman masuk ke dalam rumah Alex Blake.Dia juga memerintahkan pengawal pribadinya untuk mengatur agar tidak ada kamera CCTV yang menangkap gerak-gerik Eric.Begitu Eric memasuki area rahasia tersebut, ia langsung menyampaikan kegelisahan kakaknya.Pemuda itu juga menyampaikan idenya dan diterima dengan sangat baik oleh Jack Morland."Jack, aku tahu ini mungkin sangat berbahaya tapi akan jauh lebih baik jika kau hadir dalam waktu dekat pada penandatanganan kolaborasi besar yang akan segera dilakukan oleh Gideon Miles," kata Eric.Alex dengan cepat menjawab, "Aku juga ingin seperti itu karena kita sama sekali tidak tahu apa yang sebenarnya ada di dalam otak Gideon Miles."Jack Morland tampak berpikir serius, namun setelah mempertimbangkannya, ia akhirnya memutuskan untuk berkata, "Baiklah, aku rasa aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi untuk menghukum orang yang berani membunuh kakekku."Eric mengangguk lega dan menjawab, "Keluar

  • Si Hebat Jack Morland    267. Bukankah Itu Berbahaya?

    Eric sangat ingin menemukan mobil tersebut, namun ketika ia ingat bahwa ia memiliki sesuatu yang jauh lebih penting untuk dilakukan, ia memilih untuk melepaskan mobil tersebut.Dia kemudian memerintahkan, "Baiklah, sebaiknya kita langsung ke rumah pengacara Jack Morland."Ray dan Denis segera mengikutinya dan melaksanakan perintah tuan muda mereka.Beberapa menit kemudian mereka tiba di sebuah rumah yang tampaknya tidak dijaga oleh pengawal.Ray memandang rumah itu dengan curiga sementara Denis, yang sudah mengetahui bahwa ada orang yang bersembunyi di sebuah ruangan, segera bertanya kepada tuan muda itu, "Tuan Muda, apa yang harus kita lakukan sekarang?"Eric teringat pesan kakaknya dan segera menunggu sampai matahari terbenam."Apakah Anda yakin kita harus menunggu di sini sampai hari gelap, Tuan Muda?" Ray bertanya dengan sangat hati-hati."Ya, kita harus lebih berhati-hati karena jika kita melakukan kesalahan, kita mungkin tidak akan bisa menemukan mereka. Dan ... yang lebih buruk

  • Si Hebat Jack Morland    266. Jangan Terlalu Dekat!

    Namun, belum sempat mereka membicarakan hal tersebut lebih lanjut, mereka dikejutkan dengan kedatangan dua pengawal utama yang bertugas untuk selalu mengawal Gideon Miles dimanapun ia berada.Mereka tentu saja memilih untuk segera menutup mulut agar tidak membuat para pengawal tersebut curiga.Salah satu dari mereka menatap curiga kepada para pelayan dan pengawal lainnya yang mendadak terdiam."Hei, apa yang terjadi di sini? Kenapa kalian semua bertingkah aneh?" Sean, pengawal berusia sekitar 30-an tahun itu bertanya.Salah satu pelayan yang gagah berani menjawab, "Tidak ada hal penting yang terjadi di sini, Tuan. Hanya saja kami dikejutkan dengan kedatangan dua pengawal utama Tuan Miles.""Bukankah kalian berdua yang menemani Tuan Miles sampai ke lantai ini?" tanya pelayan itu mencoba untuk tetap tenang.Sean mendengus dan kemudian dia melambaikan tangannya, "Tidak apa-apa, itu karena kami beristirahat sebentar sebelum kami mengantar Tuan Miles untuk memeriksa sesuatu."Tentu saja ha

  • Si Hebat Jack Morland    265. Dia Akan Sangat Kecewa!

    "Memang begitu, Tuan Miles. Tuan Muda Garric sama sekali tidak terlihat marah," penjaga gerbang menjelaskan tentang rumah Morland sekali lagi.Dia tidak menyembunyikan apa pun dan menjelaskannya dengan jelas agar Gideon memahami situasinya.Dia berusaha untuk tidak membuat Gideon merasa bahwa dia tidak melakukan tugasnya.Gideon masih sulit mempercayai hal itu, namun ketika dia meminta salah satu penjaga untuk menunjukkan rekaman CCTV di gerbang utama, pria itu akhirnya mempercayainya.Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat sangat jelas bahwa Garric Morland bahkan tidak keluar dari mobilnya.Garric hanya berada di dalam mobilnya dan meminta supirnya untuk menemui penjaga gerbang untuk meminta izin masuk.Hal itu hanya berlangsung selama beberapa menit sehingga Gideon semakin tercengang dengan perubahan yang begitu jelas terlihat di matanya.Setelah para penjaga meninggalkan ruangannya, Gideon berpikir lebih serius."Apa yang sebenarnya terjadi pada pemuda itu? Apakah dia benar-benar tid

  • Si Hebat Jack Morland    264. Apa Kau Yakin?

    Annelisse Goldman berpikir sejenak, namun ketika ia mempertimbangkan ide kakak laki-lakinya, ia akhirnya mencoba menerimanya.Ia berharap apa yang ia putuskan tidak akan membuatnya menyesal."Lalu, bagaimana kau akan pergi ke sana?" Annelisse bertanya kepada kakaknya.Eric tersenyum dan menjawab, "Kau tidak perlu memikirkannya dan kau hanya perlu menunggu hasilnya."Annelisse menganggukkan kepalanya dan mencoba untuk menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada kakaknya.Dia sangat mempercayai kakaknya dan dia berharap kakaknya dapat memperingatkan Jack tentang Gideon Miles yang berbahaya.Sementara itu, Garric Morland baru saja mendiskusikan masalah Jack dengan ayahnya dan kemudian dia memilih untuk pergi ke rumah keluarga Morland.Dia berpikir satu-satunya cara untuk membuat Gideon mengaku tentang apa yang telah dia lakukan adalah dengan menekannya lebih jauh dan mengganggunya.Karena, dia telah mengerahkan begitu banyak pengawal untuk mencari keberadaan Jack tetapi dia masih tidak dap

  • Si Hebat Jack Morland    149. Aku Tidak Meminta Banyak!

    Pada awalnya, Garric mengira ia telah berhasil menakut-nakuti Hugh dengan ancamannya. Jean pun tersenyum ketika mendengar putranya mengatakan hal itu, namun Harold terlihat tidak yakin dengan ancaman putranya.Dan ternyata benar, Garric yang baru saja terhanyut dalam mimpi-mimpi kemenangan terpaksa

  • Si Hebat Jack Morland    148. Kau Lupa?

    "Ya, kauharus membawanya ke suatu tempat malam ini agar dia tidak mengetahui masalah ini," kata Hugh dengan nada yang sangat serius.Pria tua itu melanjutkan, "Ini bukan berarti aku tidak mempercayai kemampuan cucuku sendiri. Faktanya, aku tahu betapa hebatnya Jack. Tapi aku tidak bisa membiarkan c

  • Si Hebat Jack Morland    147. Tidakkah Kau Tahu Siapa Aku?

    Harold Morland tertawa terbahak-bahak, menyukai apa yang dikatakan putranya, dan bahkan menepuk-nepuk punggungnya dengan penuh semangat."Aku menunggu kau mengatakan itu di depan kakekmu," kata Harold sambil tersenyum lebar.Jean, wanita kurus dengan rambut pirang yang ditata dengan sangat rapi, ju

  • Si Hebat Jack Morland    146. Jangan Berkata Seperti Itu!

    Dan sehari kemudian, ketika Jose dan Edward telah memberikan begitu banyak informasi tentang keluarga kakeknya yang ternyata jarang muncul, Jack cukup terkejut."Luar biasa! Bagaimana kalian mendapatkan semua ini?" Jack bertanya kepada kedua temannya.Mereka bertiga sedang berada di kantor Jack dan

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status