ホーム / Romansa / Simpanan Tuan Torres / 68. Interupsi Dari Madrid

共有

68. Interupsi Dari Madrid

last update 最終更新日: 2025-11-18 08:10:50

Di sebuah klub malam yang ramai di Firenze, Pablo Reyes sedang menikmati waktunya bersama seorang wanita cantik kenalannya, Cherida. Musik EDM berdentum kencang, dan lampu disko berputar-putar.

"Jadi, kau dari Spanyol?"

"Ya, benar, Cherida."

Cherida tertawa dan menggelengkan kepalanya. "Pantas saja aku ajak bicara Bahasa Italia, kau menjawabnya dengan Bahasa Inggris."

"Aku bisa sedikit Bahasa Italia. Nenek buyutku orang Italia, dia asli Sisilia. Tapi sayang
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Simpanan Tuan Torres   147. Alat Vloging

    Beberapa saat kemudian, sebuah paket datang dan diterima oleh Javier. Oscar, yang baru saja kembali dan meletakkan cookies hangat di meja jaga, langsung bertanya."Apa itu, Javier?""Sepertinya seperti biasa, belanjaan Nona Laura dari Amazon."Wajah Oscar kembali tegang. "Kau yakin itu Amazon? Diperiksa dulu! Aku khawatir isinya adalah jejak masa lalu Laura. Kita tidak mau mengambil risiko, apalagi jika dibuka, gadis itu histeris dan tidak stabil lagi."Javier mengulurkan paket itu, sedikit kesal. "Kau baca saja sendiri. Tertulis jelas dari Amazon, kan?"Oscar membaca label dengan cermat. "Betul, ini Amazon. Beli apa lagi dia kira-kira?""Tentu saja. Dia mendapat uang saku dari Nona Julia yang sangat banyak sebagai kompensasi dikurung di sini. Mungkin isinya perhiasan baru, atau alat pembuat kue terbaru."Laura menghampiri dua pengawal itu. Wajahnya menunjukkan sedikit antusiasme."Hei, apa kalian menerima paket

  • Simpanan Tuan Torres   146. Kejutan Pagi

    Pagi itu, setelah menyelesaikan doa paginya, Julia mengambil ponselnya yang ada di nakas. Ia membuka beberapa aplikasi berita dan media sosial, mencari perkembangan terbaru. Matanya langsung membelalak kaget. Sebuah headline besar di akun gossip Spanyol terpampang jelas.Julia membekap mulutnya sendiri, terkejut "Astaga, Georgina masuk akun gosip!"Ia tidak menunggu lagi. Tanpa ragu, Julia langsung mengguncang bahu Diego yang tidur memunggunginya."Bangun, Diego! Bangun..."Diego, yang memang sudah sedikit terjaga karena menunggu respons dari Julia, perlahan membuka matanya. Ia berbalik, raut wajahnya pura-pura kesal karena tidurnya terganggu."Ada apa, Julia? Ini masih pagi. Biarkan aku tidur sebentar lagi.""Lihat ini! Georgina! Dia menyiram wajah seorang wanita di acara amal semalam! Dia terlihat sangat... brutal!"Diego mengambil ponsel Julia, tatapannya tenang saat membaca headline tersebut. Senyum tipis, hampir tak

  • Simpanan Tuan Torres   145. Acara Amal

    Di Kamar utama di Girasol Estate. Cahaya hanya berasal dari lampu tidur redup di nakas.Larut malam. Diego baru saja selesai membantu Julia tidur nyenyak. Ia telah mengusap punggung Julia dan memijat kakinya hingga Julia, yang kelelahan karena kehamilan, terlelap dalam posisi yang paling nyaman.Diego memandang wajah tenang Julia yang terlelap, mengusap pelan rambut yang menjuntai di dahinya. Ia kemudian mencium pucuk kepala Julia dengan sangat lembut, memastikan sentuhannya tidak membangunkan kekasihnya.Saat ia bangkit dari sisi ranjang, ponsel yang berada di nakas sisi Julia menyala. Sebuah pop-up notifikasi pesan masuk. Pesan itu dari Pablo.Diego tahu apa artinya. Ia meraih ponselnya dengan hati-hati. Layar menampilkan pesan singkat dari Pablo Reyes."Misi selesai, Tuan. Video dan foto insiden di Ritz sudah tersebar ke media gosip utama. Kami menjamin besok pagi, ia akan sibuk mengurus citranya. Anda bisa tidur nyenyak."Die

  • Simpanan Tuan Torres   143. Alur Mundur (Yacht)

    Alur dua hari yang lalu...Malam hari di sebuah yacht mewah yang berlabuh di perairan Lisbon. Suara ombak pelan menjadi latar belakang.Setelah negosiasi merger yang panjang dengan Duarte Corp. berhasil disepakati, Diego, Pablo, Duarte, dan Beatrice berkumpul di dek yacht untuk perayaan dan sesi foto wajib. Beatrice, dengan gaun malamnya yang seductive, sengaja duduk dekat dengan Diego, memanfaatkan setiap kesempatan untuk berinteraksi.Duarte mengangkat gelas sampanye. "Untuk Diego Torres, mitra baru kami! Kesepakatan yang luar biasa, kawan."Diego membalas senyum profesional. "Untuk Duarte Corp. dan masa depan yang cerah. Salud."Saat momen bersulang, Beatrice dengan cepat mendekatkan diri ke Diego, senyumnya cerah, dan meminta salah satu asisten Duarte untuk mengambil foto."Diego, satu foto untuk merayakan kemitraan kita. Anggap saja ini marketing yang bagus untuk Lisbon dan Torres International!"Diego setuju tanpa

  • Simpanan Tuan Torres   142. Keretakan Kecil

    Di kamar mandi utama yang luas, uap hangat memenuhi ruangan. Diego bersandar pada dinding keramik, membiarkan Julia menggosok punggung lebarnya dengan pijatan lembut dan telaten. Aroma sabun bercampur dengan keintiman yang tercipta di antara mereka.Suara Julia terdengar santai, namun ada nada ingin tahu yang terselip. "Kemarin di Lisbon, kamu bertemu dengan putri Duarte Silva, Beatrice?"Diego memejamkan mata sejenak, menikmati sentuhan Julia. "Ya, aku bertemu dengannya..."Ada jeda singkat, Julia terus memijat, menunggu jawaban yang lebih rinci. Sebuah keraguan kecil mulai menyelinap di benaknya.Julia mengambil napas dalam, memberanikan diri. "Apa dia cantik menurutmu, Diego?"Diego membuka matanya, lalu sedikit menoleh, tatapannya mencari mata Julia yang kini terpantul samar di uap. Ia tersenyum tipis, memahami arah pertanyaan Julia, dan merasakan sedikit geli atas kecemburuan halus yang tersembunyi."Cantik? Ya, Beatrice mem

  • Simpanan Tuan Torres   149. Drama Laura Belum Berakhir

    Julia merasakan nada serius dalam suara Diego, membuat kekhawatiran yang sempat ia lupakan kembali muncul."Laura? Ada apa lagi dengannya?"Diego menarik Julia dengan lembut, mengajaknya duduk di sofa panjang. Ia memegang kedua tangan Julia."Apa kamu membuka blokir rekeningmu yang dibawa Laura?"Julia menjawab dengan nada bersalah dan sedikit defensif. "Iya. Aku membukanya. Dia berjanji tidak akan membeli sex toys lagi. Dia berjanak sudah bosan dan ingin fokus pada kue.""Tapi dia membeli perlengkapan vlogging untuk siaran langsung di Madeira. Kamu tahu apa artinya?" tanya Diego dengan suara lembut, tetapi sorot matanya tajam."A-apa? Siaran langsung? Tidak, tidak mungkin. Dia janji padaku tidak akan membuat masalah lagi! Itu bisa mengungkapkan lokasi vila! Aku tidak tahu dia membeli itu, Diego! Demi Tuhan, aku tidak tahu!"Itu bisa mengungkapkan lokasi vila! Aku tidak tahu dia membeli itu, "Diego! Demi Tuhan, aku tidak tahu!"Diego menghela napas, menenangkan Julia. "Tenang, Sayang.

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status