Share

Bab.137

Author: Kairon
last update publish date: 2026-03-18 18:26:48

Cahaya aurora yang dihasilkan oleh ledakan satelit Aegis mulai memudar, digantikan oleh langit yang berwarna abu-abu pekat. Debu perak yang menyelimuti Detroit kini bercampur dengan salju pertama yang turun—bukan salju putih yang murni, melainkan butiran kristal beku yang membawa residu kimiawi dari atmosfer yang baru saja dirobek oleh energi orbital.

Liu Xue Lan berlutut di atas reruntuhan aspal yang masih mengeluarkan uap panas. Kedua tangannya, yang kini gemetar hebat karena kelelahan saraf
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sistem Tanpa Batas   236

    Pintu utama Sub-Level 15 yang telah terpotong jatuh dengan dentingan logam yang teredam oleh uap nitrogen. Di ambang pintu, enam unit Sentinel Class-V melangkah masuk. Mereka tidak memiliki bentuk humanoid; tubuh mereka adalah cakram baja mengkilap yang dikelilingi oleh delapan lengan manipulator yang berakhir pada pisau vibrasi frekuensi tinggi.Alur merambat sangat lambat saat Kapten Marcus menyambut Sentinel pertama. Narasi membedah proses Kinetic Combat Analysis: Marcus tidak bisa menggunakan meriam plasmanya di ruang tertutup ini karena ledakannya akan merusak tabung embrio. Ia harus bertarung secara fisik. Saat Sentinel pertama meluncur ke arahnya dengan kecepatan tinggi, Marcus mengaktifkan Overclocked Servo-Motors pada lengannya.Setiap detik pergerakan diuraikan secara mekanis. Marcus menangkap salah satu lengan vibrasi Sentinel dengan tangan kirinya. Narasi membedah Material Friction: gesekan antara pisau vibrasi dan telapak tangan titanium Marcus menciptakan percikan api mi

  • Sistem Tanpa Batas   235

    Keheningan yang mengikuti berhentinya pangkalan di Sektor Satu terasa lebih mengancam daripada dentuman inersia sebelumnya. Di luar dinding Sub-Level 15 yang kini bersandar pada rel magnetik terowongan Cradle-0, sistem pertahanan otomatis Avalon telah merespons anomali ini. Unit keamanan Sektor Satu bukan lagi robot pembersih atau Algojo terbang, melainkan Sentinel Class-V—unit khusus yang dirancang untuk terminasi senyap di ruang hampa.Alur merambat sangat lambat saat unit-unit tersebut mulai bekerja pada pintu utama pangkalan. Narasi membedah proses Thermal-Molecular Cutting: tidak ada ledakan besar. Sebaliknya, tiga titik cahaya putih muncul di permukaan baja pintu, bergerak dengan presisi algoritma. Ini adalah penggunaan Oxygen-Iodine Laser (COIL) yang disetel pada frekuensi untuk memutus ikatan karbon baja tanpa menimbulkan suara.Kapten Marcus berdiri di balik pintu yang membara itu, tangannya yang retak menggenggam meriam plasma yang masih mendingin. Narasi membedah Sensory Tr

  • Sistem Tanpa Batas   234

    Pangkalan Sub-Level 15 kini bukan lagi sebuah bunker statis, melainkan proyektil seberat jutaan ton yang meluncur di dalam terowongan magnetik Cradle-0. Dengan Li Lan yang pingsan dan koneksi otomatis Pohon Saraf yang terputus, sistem pengereman otomatis pangkalan gagal berfungsi. Kapten Marcus berdiri di depan konsol manual yang telah berkarat, mencoba menjinakkan inersia raksasa yang membawa mereka menuju kehancuran.Alur merambat sangat lambat saat Marcus mencoba melakukan Electromagnetic Braking Manual. Narasi membedah proses Eddy Current Induction: Marcus harus mengalirkan sisa energi dari baterai obsidian pangkalan ke rel-rel magnetik terowongan. Namun, karena kecepatan mereka telah mencapai Mach 3, gesekan udara di ruang sempit terowongan menciptakan Aero-Thermodynamic Heating yang luar biasa di sepanjang dinding pangkalan."Xue Lan! Pegangan pada apa pun yang bisa kau temukan!" teriak Marcus. Tangannya yang berupa logam bergetar saat ia menarik tuas pengereman darurat.Shutter

  • Sistem Tanpa Batas   233

    Keadaan di dalam Dormancy Chamber telah mencapai titik jenuh. Medan gravitasi dari Dark-Matter Camouflage tidak bisa lagi ditahan; ruang di sekitar Shen Long mulai mengerucut, mengancam untuk menelan seluruh pangkalan ke dalam titik singularitas. Liu Xue Lan menyadari bahwa satu-satunya cara untuk selamat adalah dengan melakukan Kinetic Discharge—mengubah energi potensial gravitasi yang terperangkap menjadi energi kinetik murni untuk melontarkan mereka melalui jalur bawah tanah yang ditemukan Marcus.Alur merambat sangat lambat saat proses Energy Phase-Inversion dimulai. Narasi membedah proses Gravitational-to-Kinetic Conversion: Li Lan harus bertindak sebagai pengatur katup energi melalui Pohon Saraf. Ia mulai menarik benang-benang gravitasi yang melengkung di sekitar Shen Long dan mengarahkannya ke sistem pendorong elektromagnetik pangkalan yang sudah tua."Long... lepaskan jangkar obsidianmu... sekarang!" perintah Li Lan, suaranya bergema dalam frekuensi yang terdistorsi oleh dilat

  • Sistem Tanpa Batas   232

    Efek samping dari Dark-Matter Camouflage yang diaktifkan oleh Liu Xue Lan mulai memanifestasikan konsekuensi fisik yang mengerikan. Medan gravitasi yang terkonsentrasi untuk membungkus pilar cahaya Shen Long menciptakan fenomena Gravitational Time Dilation (Dilatasi Waktu Gravitasi) di dalam radius sepuluh meter dari pusat Dormancy Chamber.Alur merambat sangat lambat—baik secara naratif maupun fisik. Narasi membedah proses Space-Time Warping: Li Lan menyadari bahwa gerakan debu yang melayang di udara melambat hingga hampir berhenti. Setiap tetesan cairan pendingin yang jatuh dari pipa yang rusak tampak menggantung di udara, membentuk bola-bola sempurna yang bergetar karena tekanan gravitasi."Xue Lan... jam atom pangkalan... melambat," bisik Li Lan melalui tautan saraf. Suaranya terdengar berat dan dalam, terdistorsi oleh pergeseran frekuensi audio dalam ruang yang termampatkan.Narasi menghabiskan beberapa halaman untuk mendeskripsikan sensasi Proprioceptive Disorientation. Bagi mer

  • Sistem Tanpa Batas   231

    Detik terakhir dari sinkronisasi saraf telah tercapai. Di dalam dimensi digital, Li Lan melepaskan jabatannya pada Root Directory Marcus. Di dunia fisik, kabel-kabel hidrolik pada tubuh Kapten Marcus bergetar hebat, mengeluarkan cairan sisa pendingin yang berwarna kelabu. Visor sensoriknya yang tadinya berwarna merah Avalon, berkedip tiga kali sebelum berubah menjadi warna biru pucat—warna asli dari antarmuka sistem lama Chicago.Alur merambat sangat lambat saat Marcus membuka matanya. Narasi membedah proses Motor-Function Re-initialization: Marcus tidak langsung berdiri. Otak manusianya yang baru saja "ditimpa" harus belajar kembali cara menggerakkan otot-otot titaniumnya. Setiap jari yang bergeser diuraikan melalui Neural-Mapping Latency—jeda waktu antara perintah otak dan respons aktuator mekanis."Li... Lan..." Suara Marcus bukan lagi desis digital, melainkan suara manusia yang diproses melalui modulator yang rusak. Berat, serak, dan penuh dengan rasa sakit yang tertunda.Narasi m

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status