Share

Bab.25

Author: Kairon
last update publish date: 2026-01-01 23:57:48

shen long pamit pergi dan mengendarai mobilnya membawa yin hua menuju rumah kediaman keluarga shin yang tidak jauh letaknya dari sana.. sama seperti dirumah shen long.. yang menyambut kedatangan keduanya adalah ibu dari yin hua karena ayahnya masih bekerja di perusahaan hingga malam sore hari.. diruang tamu ketiganya mengobrol seperti biasa sampai akhirnya shen long berbicara tentang status keduanya dan meminta izin dari nonya Shin untuk merestui hubungan mereka.. "aku mengerti bahwa kau serius
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.138

    Badai salju di pinggiran utara Detroit bukan lagi fenomena alam biasa. Butiran es yang turun memiliki struktur heksagonal yang tidak sempurna, sering kali membawa serpihan logam mikroskopis yang berpendar redup—sisa-sisa satelit Aegis yang terbakar di atmosfer. Li Lan memimpin di depan, menggunakan pedang vibrasinya yang tumpul untuk menebas semak-semak beku yang menutupi jalur kereta api tua. Di belakangnya, Liu Xue Lan menyeret sebuah tandu darurat yang dibuat dari pelat pintu mobil dan kabel baja. Di atas tandu itu, Shen Long terbaring diam, tertutup oleh jubah termal yang sisa energinya hampir habis. "Tahan... sedikit lagi," gumam Xue Lan. Suaranya hampir hilang ditelan deru angin. Alur merambat sangat lambat saat narasi mendeskripsikan setiap inci perjalanan mereka. Salju yang setinggi lutut membuat setiap langkah menjadi perjuangan kinetik yang melelahkan. Xue Lan merasakan otot pahanya mulai mengalami kram hebat, namun ia terus memaksa kakinya bergerak. Ia tidak lagi melihat

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.137

    Cahaya aurora yang dihasilkan oleh ledakan satelit Aegis mulai memudar, digantikan oleh langit yang berwarna abu-abu pekat. Debu perak yang menyelimuti Detroit kini bercampur dengan salju pertama yang turun—bukan salju putih yang murni, melainkan butiran kristal beku yang membawa residu kimiawi dari atmosfer yang baru saja dirobek oleh energi orbital. Liu Xue Lan berlutut di atas reruntuhan aspal yang masih mengeluarkan uap panas. Kedua tangannya, yang kini gemetar hebat karena kelelahan saraf, mencengkeram bahu Shen Long. Pria itu masih terbaring kaku, separuh tubuhnya terjepit di bawah lempengan logam unit Purifier yang telah padam. Wajah Shen Long tidak lagi menunjukkan amarah; hanya ada pucat yang menakutkan dan napas yang sesekali terhenti. "Long... kumohon, jangan sekarang," bisik Xue Lan. Suaranya pecah, ditelan oleh angin dingin yang mulai menderu di antara gedung-gedung pencakar langit yang meranggas. Alur merambat sangat lambat saat narasi mendeskripsikan upaya Xue Lan un

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.136

    Di permukaan Detroit yang hancur, waktu seolah-olah membeku bagi Li Lan. Unit Purifier alien di depannya telah mengunci target. Lensa optik raksasa pada "wajah" laba-laba mekanis itu berputar cepat, melakukan kalibrasi akhir untuk meriam plasma yang terletak di bagian bawah perutnya. Udara di sekitar moncong meriam tersebut mulai berderak, menciptakan distorsi visual akibat panas yang terkonsentrasi secara ekstrem. Li Lan memeluk drone medis itu di dadanya. Ia tidak berlari. Ia tahu bahwa dalam jarak sedekat ini, kecepatan manusia tidak akan pernah melampaui kecepatan cahaya plasma. Ia hanya bisa menatap lensa merah itu dengan keberanian seorang prajurit yang telah menerima takdirnya. Namun, di bawah kakinya, tutup lubang got yang tadinya diam tiba-tiba bergetar hebat. BOOM! Tutup besi seberat ratusan kilogram itu meluncur ke udara seperti proyektil, menghantam kaki depan sang Purifier tepat saat meriam plasmanya melepaskan tembakan. Tembakan ungu yang mematikan itu meleset bebera

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.135

    Lorong vertikal itu terasa seperti tenggorokan raksasa beton yang pengap. Li Lan mengatur napasnya, mencoba menstabilkan sensor pada pergelangan tangannya yang terus menangkap sinyal ping terputus-putus dari The Sovereign Mind. Di belakangnya, Shen Long masih mendekap Liu Xue Lan, menahan tubuh mereka agar tidak merosot di dinding lorong yang licin oleh lumut dan rembesan air danau. "Aku harus keluar," bisik Li Lan. Suaranya datar, namun ada getaran urgensi yang tidak bisa ia sembunyikan. "Shia Yue butuh DNA-ku untuk mengaktifkan Lazarus Breach. Tanpa itu, satelit Aegis hanya akan jadi rongsokan di atas kepala kita." Shen Long mendongak, matanya yang lelah menatap Li Lan. "Kau akan keluar ke sana sendirian? Tanpa pelindung? Drone-drone itu masih menyisir area ini, Lan." "Mereka mencari energi Void dan tanda tangan saraf Seraphim," balas Li Lan sambil memeriksa magazen terakhirnya. "Darah manusia murni sepertiku adalah satu-satunya hal yang tidak mereka prioritaskan. Itu adalah kele

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.134

    Bunker bawah tanah Detroit tidak lagi menjadi tempat perlindungan; ia telah berubah menjadi perangkap maut. Suara berderit dari beton yang menahan jutaan ton air Danau Erie di atasnya terdengar seperti jeritan logam yang sekarat. Air yang masuk melalui pipa-pipa yang pecah kini sudah mencapai pinggang, membawa aroma tajam ozon dan karat yang menyengat indra penciuman. Shen Long membantu Liu Xue Lan turun dari meja bedah. Meskipun sistem saraf Xue Lan telah dibersihkan dari filamen Seraphim, tubuhnya masih terasa seringan bulu dan rapuh seperti kaca. Setiap kali kakinya menyentuh air yang dingin, ia sedikit menggigil, matanya yang baru saja pulih mencoba menyesuaikan diri dengan cahaya lampu darurat yang berkedip. "Tahan... pelan-pelan," bisik Shen Long, tangannya melingkar kuat di pinggang Xue Lan. Li Lan berdiri di dekat pintu keluar yang hancur, matanya terus mengawasi langit-langit yang mulai meretakkan debu semen ke arah mereka. "Long, kita tidak punya waktu untuk berjalan. Str

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.133

    Suara gemuruh dari permukaan danau terdengar seperti raungan monster yang tertahan di balik dinding beton bunker. Shen Long masih memegang pisau bedah polimernya dengan tangan yang gemetar hebat. Di depannya, tengkuk Liu Xue Lan yang terbuka memperlihatkan jalinan serat optik zirah Seraphim yang berdenyut dengan cahaya ungu yang tidak stabil. Tiba-tiba, sebuah suara derit logam yang tajam membelah keheningan ruang pompa. Di sudut ruangan, sebuah pipa pembuangan raksasa mulai melengkung di bawah tekanan air danau yang mendidih. Setetes air jatuh ke lantai, mengeluarkan uap panas yang menyengat. "Tidak sekarang... kumohon, tidak sekarang," bisik Shen Long. Keringat bercampur debu perak menetes dari dahinya, hampir mengenai luka terbuka Xue Lan. Prosedur pemotongan filamen saraf ini berada di tahap kritis. Shen Long baru saja berhasil memisahkan tiga dari tujuh serat utama yang mengikat sumsum tulang belakang Xue Lan. Jika tekanan udara di ruangan ini berubah drastis akibat kebocoran,

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.19

    Shen long mengantar shia yue untuk pulang kerumahnya yang berlokasi diperumahan Rose Gold.. tiba disana shen long mengantarnya hingga kedepan halaman rumahnya.. "terima kasih telah mengantarkanku.. apakah kau tidak ingin singgah sebentar? Ayahku pasti senang mendapat kunjungan darimu" ucap shia yue

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Sistem Tanpa Batas   Bab.21

    Setelah gadis itu menghapus semua bukti yang ada dibawah pengawasan shen long.. ia menyimpan kembali kameranya.. "baiklah.. sesuai kesepakatan.. aku akan pergi sekarang.. aku harap kita akan bertemu lagi.. hanya saja dikeadaan yang lebih normal" ucap shen long kemudian berbalik dan menghilang dari

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Sistem Tanpa Batas   Bab.18

    Di dalam ruang pertemuan saat ini shen long dan shia yue sedang mendengarkan penjelasan tentang perkembangan project Taurus yang mencapai empat puluh persen.. meski belum sempurna.. lebih dari seratus juta orang telah menggunakan versi Betanya dengan berbagai komentar tapi satu tujuan yaitu meminta

    last updateLast Updated : 2026-03-18
  • Sistem Tanpa Batas   Bab.20

    Chen luo sangat terkejut bahwa lawannya juga dapat mengganti senjata yang artinya ia juga memiliki latar belakang yang tidak biasa.. "apakah kau juga berasal dari sebuah sekte?" tanya chen luo.. "maaf harus mengecewakanmu.. aku bukan perwakilan dari sekte manapun" jawab shen long.. "sayang sekali k

    last updateLast Updated : 2026-03-18
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status