Share

bab.160

Author: Kairon
last update publish date: 2026-03-31 12:41:47

Di dalam hangar bawah tanah Sektor Zero-Six, yang kini lebih menyerupai gua kristal daripada fasilitas militer, pesawat pengangkut terakhir kelas Vulture terparkir dalam kondisi mengenaskan. Sayap kirinya telah meleleh akibat gelombang panas singularitas tadi, dan mesin fusi utamanya hanya mengeluarkan suara batuk elektrik yang lemah.

Li Lan berdiri di bawah moncong pesawat, memegang pemindai laser. Ia menatap pantulan dirinya di badan pesawat yang kini mulai ditumbuhi kristal obsidian perak,
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sistem Tanpa Batas   bab.160

    Di dalam hangar bawah tanah Sektor Zero-Six, yang kini lebih menyerupai gua kristal daripada fasilitas militer, pesawat pengangkut terakhir kelas Vulture terparkir dalam kondisi mengenaskan. Sayap kirinya telah meleleh akibat gelombang panas singularitas tadi, dan mesin fusi utamanya hanya mengeluarkan suara batuk elektrik yang lemah. Li Lan berdiri di bawah moncong pesawat, memegang pemindai laser. Ia menatap pantulan dirinya di badan pesawat yang kini mulai ditumbuhi kristal obsidian perak, sama seperti yang terjadi pada tangan Shen Long. "Kita tidak bisa terbang ke Void-Edge dengan mesin konvensional," suara The Sovereign (Shia Yue/Yin Hua) bergema dari sistem interkom hangar. "Hukum fisika di sana tidak mengenal aerodinamika atau bahan bakar fosil. Kita membutuhkan Slipstream Drive yang ditenagai oleh residu energi Penenun." Alur merambat sangat lambat saat narasi membedah proses modifikasi teknis ini. Shen Long melangkah maju, tangan obsidiannya yang baru berdenyut dengan iram

  • Sistem Tanpa Batas   bab.159

    Cahaya putih yang memancar dari tubuh The Messenger bukan lagi sekadar peringatan; ia adalah suara kematian yang sunyi. Di dalam pusat koridor Sektor Zero-Six, udara mulai memuai dengan kecepatan yang tidak wajar, menciptakan tekanan barometrik yang membuat telinga para penduduk bunker berdenging hebat. Protokol penghancuran diri sang utusan telah mencapai fase terminal, di mana inti logam cairnya mulai mengalami fusi dingin yang akan meratakan segala sesuatu dalam radius satu kilometer. Shen Long bisa merasakan panasnya—bukan panas api, melainkan panas dari informasi yang dipaksa hancur. Tangannya masih mencengkeram pergelangan tangan perak itu, namun kini ia tidak lagi mencoba menahan; ia mencoba mengarahkan. "Lan! Xue Lan! Menjauh dari pintu paking udara!" teriak Shen Long. Suaranya terdengar seperti dua lempengan logam yang beradu, parau dan penuh getaran ultrasonik. Alur merambat sangat lambat saat narasi membedah mekanisme Spasial Shifting (Pergeseran Spasial) yang akan dilak

  • Sistem Tanpa Batas   bab.158

    Saat tangan Shen Long mencengkeram pergelangan tangan The Messenger, hukum termodinamika di dalam koridor sub-level empat seolah-olah diputarbalikkan. Logam cair yang membentuk tubuh utusan itu biasanya berada dalam status superfluidity—mengalir tanpa viskositas—namun di bawah sentuhan Shen Long, atom-atom merkuri tersebut dipaksa untuk berhenti bergerak. Alur merambat sangat lambat saat narasi membedah mikro-detik pertama benturan tersebut. The Messenger mencoba menarik tangannya, namun ia menemukan bahwa Shen Long bukan sekadar memegangnya secara fisik. Shen Long sedang melakukan Molecular Anchoring (Penjangkaran Molekuler). Ia menyuntikkan frekuensi "stagnasi" dari The Weaving Room ke dalam tubuh sang utusan, mengubah cairan yang lincah itu menjadi kristal obsidian yang kaku dan rapuh. "Agresi... tidak logis," suara The Messenger bergetar, kini terdengar seperti ribuan logam yang bergesekan. "Subjek 0-Alpha, kau sedang menghancurkan satu-satunya jalan menuju negosiasi. Kau memili

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.157

    Asap dari sisa-sisa gas Hallon yang telah mengkristal masih melayang tipis di udara koridor sub-level empat, menciptakan efek Tyndall yang membiaskan cahaya merah dari lampu darurat menjadi spektrum ungu yang menghantui. Gideon masih bersimpuh di lantai beton, matanya terbuka lebar namun tidak berkedip. Ia masih hidup, namun jiwanya seolah tertinggal di dalam fragmen memori yang dipaksakan oleh Shen Long. Elder Thorne berdiri di antara kerumunan penduduk yang mematung. Ia menatap Shen Long—bukan lagi sebagai prajurit yang ia latih, melainkan sebagai entitas yang melampaui pemahamannya. Kulit Shen Long kini memiliki tekstur seperti marmer hitam yang dialiri sirkuit cahaya perak, sementara di belakangnya, Liu Xue Lan berdiri dengan keanggunan yang menakutkan, bayangannya di dinding seolah bergerak secara independen dari tubuhnya. Alur merambat sangat lambat saat Shen Long mulai berbicara. Suaranya tidak lagi keluar dari pita suara; ia bergema langsung di dalam osikel (tulang pendengar

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.156

    Di dalam sub-level empat Sektor Medis, Gideon berdiri di depan katup utama sistem sirkulasi udara. Tangannya yang kasar mencengkeram tuas besi yang sudah berkarat. Di belakangnya, para pemberontak menahan napas, mata mereka terpaku pada layar monitor kecil yang menunjukkan aktivitas di dalam laboratorium medis melalui sudut pandang kamera pengawas yang retak. "Lakukan, Gideon," bisik salah satu teknisi. "Sebelum monster itu benar-benar bangun." Gideon menarik tuas tersebut. Suara logam yang beradu terdengar seperti jeritan di dalam pipa-pipa sempit bunker. Alur merambat sangat lambat saat narasi membedah konsekuensi fisik dari tindakan ini. Di dalam laboratorium medis, suara dengung kipas angin yang biasanya menjadi latar belakang suara tiba-tiba melambat dan berhenti. Keheningan yang mengikuti terasa lebih berat daripada ledakan. Li Lan adalah yang pertama menyadari perubahan itu. Ia melihat bulu halus di lengannya berdiri; tekanan udara di ruangan itu mulai turun secara drastis.

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.155

    Laboratorium medis Sektor Zero-Six kini menjadi ruang paling tenang sekaligus paling berbahaya di seluruh bunker. Di tengah ruangan, Liu Xue Lan terbaring kaku di atas meja operasi polimer. Tubuhnya tidak lagi mengeluarkan cahaya emas; sebaliknya, ia tampak pucat seperti porselen yang retak. Di sampingnya, The Sovereign (Shia Yue/Yin Hua) bergerak dengan presisi mekanis, jari-jari androidnya terhubung langsung ke tabung Ether-Fluid yang baru saja dibawa dari permukaan. "Suhu tubuhnya turun ke $28^\circ\text{C}$," lapor Yin Hua melalui sistem audio laboratorium. "Sirkuit organ internalnya mengalami degenerasi karena beban pengelasan molekuler tadi. Jika kita tidak melakukan infusion sekarang, jiwanya akan terlepas dari kerangka biologisnya." Li Lan berdiri di sudut ruangan, tangannya masih gemetar. Ia menatap Shen Long yang berdiri di sisi lain meja operasi. Shen Long tidak bergerak sedikit pun, namun jejak-jejak obsidian ungu di dinding di belakangnya tampak semakin meluas, seolah-o

  • Sistem Tanpa Batas   Bab.40

    "begitu rupanya.. jika demikian.. mari kita masuk kedalam tuan dan nyonya ini" ucap yuwang yixue.. "ia adalah pasanganku.. kau bisa memanggilnya dengan nona shin.. ia belum menjadi istriku.. setidaknya untuk saat ini" ucap shen long.. "aku mengerti tuan shen.. mari silahkan lewat sini tuan shen..

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Sistem Tanpa Batas   Bab.30

    "selamat tinggal agen Li.. senang bisa menjadi orang yang mengakhiri hidupmu" ucap seorang pembunuh sembari mengangkat pistol ditangangannya dan bersiap menembak.. Li Lan memperhatikan dengan baik saat pembunuh itu hendak menarik pelatuknya ia lrbih dulu menutup matanya.. shhuuutt.. chhhaarrrr.. "

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Sistem Tanpa Batas   Bab.29

    Dua menit kemudian tamu yang ditunggu - tunggupun tiba.. nampak sebuah mobil audi berwarna silver melesat keluara dari dalam basement pabrik tersebut dibuntuti oleh empat mobil SUV dalam jarak dekat.. detik berikutnya sebuah tembakkan meledakkan salah satu ban depan mobil audi dan memaksanya untuk

    last updateLast Updated : 2026-03-20
  • Sistem Tanpa Batas   Bab.34

    ia langsung mendapat kenaikan pangkat secara rahasia pagi tadi untuk menggantikkan posisi Chen Jun Hao yang telah berkhianat dan dipastikan gugur dalam pertarungan tadi malam.. jasadnya ada bersama 3 pembunuh lain dalam mobil baja.. "kita kembali.. hubungi tim pengawas untuk meminta rekaman kamera

    last updateLast Updated : 2026-03-20
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status