Share

Bab 132

Penulis: Citra Sari
Shanaya tidak bisa menebak, dia mundur sedikit. "Pak Lucien mau mengenalkanku?"

"Bukannya tidak mungkin."

Bahu Lucien yang bidang menunduk mendekat, tubuhnya seakan menyelimuti seluruh dirinya. Dengan nada lembut tetapi penuh dorongan, dia bertanya, "Mau bermain dengan cara seperti apa?"

Shanaya tertegun.

Kata-kata sudah terlanjur terucap. Shanaya kini memilih mengalah, meski tahu dirinya pasti akan ditertawakan lagi olehnya. Jadi dia langsung mengingat permintaannya dengan wajah serius.

Dulu ti
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (3)
goodnovel comment avatar
Nonoh Khussana Jalaksana
apakah nanti shanaya main dengan Lucien dan hamil anak Lucien sesuai judulnya
goodnovel comment avatar
wiwi frimadia
Alurnya sangat lama...
goodnovel comment avatar
Nenden Rohmah
sampai bab berapa sih lama banget
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 856

    Klinik Tradisional Sehat Damai.Tatapan Lucien terpaku pada nama itu, sementara ibu jarinya tanpa sadar mengusap tepi layar ponsel.Rolls-Royce itu ternyata juga pernah muncul di sekitar klinik.Artinya, ada hubungan tersembunyi antara mobil yang dinaiki Reynald sore tadi dan Klinik Tradisional Sehat Damai.Dan orang di balik semua itu kemungkinan besar adalah Damar.Dengan kata lain, bisa jadi orang itu adalah Herman.Lucien bersandar di kursinya dan memejamkan mata, mencoba merangkai kembali semua informasi yang dia dapatkan.Reynald yang sudah terdesak dan Damar yang selama ini bersembunyi dalam bayang-bayang. Keduanya memiliki satu titik penghubung, yaitu Shanaya.Lucien membuka mata. Tatapannya begitu dingin hingga terasa mengerikan.Dia mengambil ponselnya dan membalas pesan Rony dengan singkat. [Terus awasi.]Setelah itu, dia menelepon Rivaldi."Sudah menemukan sesuatu?" Rivaldi segera mengangkat telepon."Mobil yang dinaiki kakak iparmu itu juga pernah terlihat di sekitar Klini

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 855

    Lucien tidak mengatakan apa-apa lagi dan langsung menutup telepon.Namun, dia tidak segera kembali ke ruang kerja.Dia teringat bagaimana Reynald berbicara dengan begitu hormat dan hati-hati saat meneleponnya tadi. Sikap itu sangat bertolak belakang dengan kepercayaan diri Reynald yang nyaris angkuh, seperti yang baru saja diceritakan Rivaldi.Mustahil seseorang yang tadinya begitu tunduk tiba-tiba berani bersikap seolah punya kuasa tanpa alasan.Lucien menyipitkan mata. Perlahan, sebuah dugaan mulai muncul di benaknya.Lucien kembali ke ruang kerja dan membuka pintu dengan sangat pelan.Benar saja, Shanaya masih meringkuk di sofa. Gelas susunya sudah kosong, dan dia sedang sibuk melihat sesuatu di ponselnya. Mendengar suara pintu, dia langsung mendongak."Sudah selesai? Cepat sekali.""Ya."Lucien menghampiri dan duduk di sampingnya, lalu mengambil gelas kosong dari tangan Shanaya dan meletakkannya di samping."Ayo, kita kembali ke kamar. Sudah waktunya tidur."Lucien merangkul bahu S

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 854

    Setelah telepon ditutup, ruang kerja itu hening selama beberapa detik.Lucien duduk di belakang meja kerjanya, ponsel masih tergenggam di tangan. Jari-jarinya yang panjang perlahan mengerat. Wajahnya tidak menunjukkan emosi apa pun, tetapi rahangnya tampak menegang.Shanaya sedang meringkuk di sofa seberangnya sambil menyeruput segelas susu hangat. Melihat Lucien tetap duduk diam setelah menutup telepon, dia melirik dari balik gelasnya dan memperhatikan pria itu beberapa saat.Lucien memang bukan tipe orang yang mudah menunjukkan emosi. Sebesar apa pun masalah yang dihadapinya, dia selalu terlihat tenang.Namun, Shanaya sudah terlalu lama bersamanya. Dia bahkan bisa membaca banyak hal dari perubahan sekecil apa pun pada diri Lucien, termasuk amarah yang sedang ditahannya saat ini."Ada masalah?" tanya Shanaya lembut sambil meletakkan gelasnya.Lucien meletakkan ponsel di atas meja, lalu menoleh kepadanya. Ekspresinya sedikit melunak. "Tidak apa-apa.""Wajahmu sudah muram begitu, masih

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 853

    Reynald tidak langsung menjawab. Dia hanya berkata, "Kamu sendiri tahu jawabannya.""Aku tidak tahu."Aurelia mencibir dingin. "Kalau kamu sudah menduga Shanaya adalah adikku, seharusnya kamu juga tahu apa yang akan dilakukan Keluarga Wirantara padamu kalau kamu berani membocorkan rahasia ini."Dari seberang telepon, jelas Reynald sudah nekat mempertaruhkan segalanya. Namun, nada suaranya masih terdengar cukup tenang. "Asalkan Lucien mau berhenti, aku janji akan tutup mulut. Aurelia, aku cuma ingin mempertahankan apa yang masih kumiliki. Aku tidak berniat menghancurkan diriku sendiri hanya untuk menjatuhkanmu."Aurelia tahu betul apa yang sedang dipertaruhkan Reynald.Pria itu yakin Aurelia tidak akan berani mengambil risiko yang bisa membahayakan Shanaya.Apalagi Shanaya sedang hamil besar dan sebentar lagi akan melahirkan.Kalau Shanaya tiba-tiba mengetahui asal-usulnya, termasuk kenyataan kedua kaki Nadira lumpuh karena dulu berusaha mengejarnya, dengan sifatnya yang seperti itu, di

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 852

    Aurelia sedikit mengernyit, malas berbasa-basi dengannya. "Reynald, sebenarnya apa yang ingin kamu katakan?"Mungkin karena kini merasa punya kartu truf, Reynald menjawab dengan santai dan penuh percaya diri, "Begini saja. Lucien sekarang benar-benar ingin menghancurkan Keluarga Anandita. Hampir semua bisnis Grup Anandita di Kota Panaraya sudah dia habisi. Kalau kamu ingin bercerai, setidaknya kamu harus membuatnya berhenti dulu.""Aku sudah bilang, itu tidak mungkin."Aurelia menjawab tanpa ragu sedikit pun, nadanya tetap tenang seperti biasa. "Aku tidak punya hak untuk ikut campur dalam keputusan Lucien. Soal perceraian, kalau kamu tidak mau menandatanganinya, kita selesaikan saja lewat jalur hukum."Seberang telepon terdiam sesaat.Tidak lama kemudian, Reynald tiba-tiba tertawa kecil. "Aurelia, kamu memang tidak pernah berubah. Selalu pintar memilih kata-kata supaya tidak ada celah untuk membantahmu."Aurelia tidak menjawab. Dia hanya menunggu Reynald melanjutkan."Kalau begitu, bag

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 851

    Belum lama Reynald duduk di ruang kerjanya, Alan sudah membuka pintu dan masuk."Pak Reynald," ujar Alan dengan sedikit ragu. "Neira baru saja mengirim pesan."Reynald tetap tenang. "Apa katanya?""Dia menanyakan kapan Anda punya waktu untuk mengurus akta cerai dengan Nyonya Aurelia."Alan menyampaikan pesan itu apa adanya. "Katanya belakangan ini Bu Aurelia cukup sibuk, jadi waktunya harus dijadwalkan lebih dulu."Meski disampaikan dengan sopan, maksudnya sudah sangat jelas.Pihak Aurelia sudah begitu yakin Reynald pasti akan datang untuk mengurus perceraian mereka.Di hadapan Aurelia, dia memang sudah tidak punya ruang untuk tawar-menawar.Tiba-tiba, sudut bibir Reynald terangkat membentuk senyum tipis, seolah baru saja mendengar lelucon yang menarik."Balas pesannya. Katakan belakangan ini aku sedang sibuk."Alan tertegun. "Pak Reynald, tapi ....""Kenapa?"Nada suara Reynald tetap santai. "Dia bertanya kapan aku punya waktu, dan aku menjawab sedang sibuk. Apa susahnya memahami itu?

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status