Share

Bab 228

Penulis: Citra Sari
Shanaya menghindari tatapan tajam Lucien, menarik napas dalam-dalam, berusaha menutupi rasa bersalahnya. "Menunggu Adrian."

"Ya sudah."

Lucien sama sekali tidak menyembunyikan maksudnya, terang-terangan berkata, "Jangan lupa isi perjanjian itu."

Shanaya hampir pingsan.

Saat para pelayan lengah, dia menatap tajam Lucien dengan sekuat tenaga.

Lucien tahu dia tidak main-main, satu tangan dimasukkan ke saku, melangkah panjang menuju tangga dengan santai.

Sesampainya di tangga, dia tiba-tiba menoleh,
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
ijal rizka
ayo dong shanaya jujur ke Lucien, biar kamu selalu dilindungi dari si nenek lampir itu
goodnovel comment avatar
Brenda Ritawati
bagaimana cara berlangganan yg benar.
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 851

    Belum lama Reynald duduk di ruang kerjanya, Alan sudah membuka pintu dan masuk."Pak Reynald," ujar Alan dengan sedikit ragu. "Neira baru saja mengirim pesan."Reynald tetap tenang. "Apa katanya?""Dia menanyakan kapan Anda punya waktu untuk mengurus akta cerai dengan Nyonya Aurelia."Alan menyampaikan pesan itu apa adanya. "Katanya belakangan ini Bu Aurelia cukup sibuk, jadi waktunya harus dijadwalkan lebih dulu."Meski disampaikan dengan sopan, maksudnya sudah sangat jelas.Pihak Aurelia sudah begitu yakin Reynald pasti akan datang untuk mengurus perceraian mereka.Di hadapan Aurelia, dia memang sudah tidak punya ruang untuk tawar-menawar.Tiba-tiba, sudut bibir Reynald terangkat membentuk senyum tipis, seolah baru saja mendengar lelucon yang menarik."Balas pesannya. Katakan belakangan ini aku sedang sibuk."Alan tertegun. "Pak Reynald, tapi ....""Kenapa?"Nada suara Reynald tetap santai. "Dia bertanya kapan aku punya waktu, dan aku menjawab sedang sibuk. Apa susahnya memahami itu?

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 850

    Suasana di seberang telepon seolah membeku sesaat.Tidak lama kemudian, suara Tuan Abimana berubah berat, penuh wibawa yang membuat orang gentar. "Reynald, kamu bilang tidak punya waktu untuk pulang?""Benar."Reynald menggenggam ponselnya. Suaranya tidak keras, tetapi terdengar sangat yakin. "Kakek, dengarkan aku dulu. Memang benar Lucien menyerang kita karena ulahku. Tapi masalah ini akan segera selesai.""Selesai bagaimana?""Dia akan menghentikan serangannya."Reynald menegaskan setiap katanya. "Bukan cuma itu. Semua yang sudah direbut Keluarga Wirantara dan Wiraatmadja dari Keluarga Anandita akan kita dapatkan kembali, satu per satu."Kali ini, bukan hanya Tuan Abimana yang terdiam.Alan pun sampai membuka mulut, tetapi akhirnya tidak berani menyela.Selama bertahun-tahun mendampingi Reynald, baru kali ini dia melihat pria itu berbicara seperti itu kepada sang kakek.Dulu, Reynald selalu sangat berhati-hati di hadapan kakeknya.Sebanyak apa pun rencana yang dia simpan dalam hati,

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 849

    Setelah turun dari mobil, Reynald berjalan menuju sedan hitam yang masih terparkir tidak jauh dari sana.Alan yang berdiri di samping mobil segera menghampirinya dan berkata dengan suara pelan, "Pak Reynald, sepertinya Kakek menelepon Anda, tapi tidak diangkat, jadi beliau menghubungiku. Sepertinya beliau mengetahui sesuatu lagi dan sekarang sangat marah."Reynald mengeluarkan ponselnya dan memeriksa panggilan tak terjawab, lalu langsung masuk ke mobil. "Apa katanya?"Alan duduk di kursi pengemudi. Setelah ragu sejenak, dia akhirnya menjawab dengan jujur, "Beliau menyuruh Anda segera kembali ke Kota Selatanaya."Alan berhenti sejenak sebelum melanjutkan, "Kata-kata beliau persisnya Anda disuruh pulang sekarang juga. Kalau tidak, jangan pernah kembali lagi."Reynald tersenyum sinis. "Kalau begitu, telepon balik dan katakan untuk sementara aku belum bisa pulang."Alan tertegun, mengira dirinya salah dengar. "Pak Reynald?""Kenapa?" Reynald menoleh kepadanya.Setelah bertahun-tahun mendam

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 848

    Herman mengucapkan kalimat itu dengan tenang dan tanpa tergesa-gesa, seperti seorang pemain catur yang sudah yakin dengan langkahnya.Reynald tidak menjawab.Dia hanya menunggu Herman melanjutkan sendiri.Herman pun tidak berharap Reynald akan bertanya. Sorot mata tuanya yang keruh menyimpan kilatan misterius yang sulit ditebak. "Dia adalah putri Keluarga Wirantara yang hilang lebih dari dua puluh tahun lalu. Putri kelima Keluarga Wirantara."Suasana di dalam mobil mendadak hening.Begitu hening hingga Reynald seolah bisa mendengar detak jantungnya sendiri yang mendadak terhenti sesaat. "Tidak mungkin."Kata-kata itu hampir spontan terlontar dari mulutnya.Herman hanya tersenyum, tanpa membenarkan ataupun menyangkal. "Tidak mungkin? Kalau begitu, menurut Pak Reynald, kenapa Keluarga Wirantara begitu peduli pada seorang dokter wanita tanpa latar belakang keluarga terpandang? Kenapa Aurelia sampai turun tangan sendiri dan memperingatkanmu agar menjauhinya?"Reynald perlahan menyandarkan

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 847

    Reynald melirik kartu nama yang disodorkan kepadanya.Kartu itu sangat sederhana, hanya mencantumkan sebuah nama dan nomor telepon luar negeri. Tidak ada informasi lain.Tidak ada nama perusahaan ataupun jabatan."Tadi Tuan Herman bilang ingin menawarkan sebuah kesepakatan."Reynald mengalihkan pandangannya dari kartu nama itu. "Kesepakatan apa?"Herman tidak langsung menjawab. Mata tuanya yang keruh memancarkan kilatan tajam, seolah dia sudah yakin akan mendapatkan apa yang diinginkannya.Dia meletakkan kartu nama itu di sandaran tangan di antara mereka, lalu mengetuknya pelan dengan jari."Aku sedikit banyak tahu situasi Pak Reynald sekarang. Grup Wiraatmadja mulai menyerang, Keluarga Anandita kehilangan sejumlah proyek, bahkan kantor cabang di Kota Panaraya terancam ditutup. Sementara itu, Nona Besar Keluarga Wirantara juga tidak mau mengalah. Posisimu di Keluarga Anandita pasti sedang sulit, bukan?""Memangnya Tuan Herman datang untuk membujukku atas nama seseorang?" Reynald balik

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 846

    Tatapan Aurelia tertuju pada wajah pria di hadapannya.Tidak ada kekecewaan ataupun sindiran di matanya. Dia hanya menatap Reynald dengan sikap dingin, nyaris tanpa emosi."Reynald."Aurelia membuka mulut dan berkata dengan suara pelan, "Kamu pikir kamu bisa mengajukan syarat padaku?"Reynald seketika menegakkan punggungnya, tetapi wajahnya tetap menunjukkan ekspresi tulus. "Aurelia, aku bukan sedang mengajukan syarat. Aku hanya ....""Hanya apa?"Aurelia memotong ucapannya dengan nada datar, "Kamu mau bekerja sama mengurus perceraian kita asalkan Lucien berhenti menyerangmu? Kamu pikir sesuatu yang memang sudah seharusnya kamu lakukan bisa dijadikan alat tawar-menawar?"Wajah Reynald perlahan memucat.Ucapan Aurelia memang benar.Akta cerai itu memang harus dia urus, baik secara moral maupun hukum. Tidak ada alasan baginya untuk menghindar."Reynald, dengarkan baik-baik."Aurelia berdiri dan menatapnya dari atas dengan sorot mata dingin dan tegas. "Mau atau tidak, kamu tetap harus men

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status