Share

Bab 331

Author: Citra Sari
Obat semacam ini, harus sampai mengerahkan banyak orang untuk menelitinya, bahkan sampai mengadakan pesta perayaan.

Malunya sungguh tak ada habisnya.

Ketika dulu Bianca memindahkannya dari Klinik Tradisional Sehat Damai, dia sampai memberi jaminan kalau proyek mereka pasti akan sukses, bahkan bisa mengguncang seluruh dunia penelitian.

Sekarang…

Mungkin benar-benar akan mengguncang, tetapi bukan karena sukses.

Heboh! Perusahaan menghabiskan dana besar, dan akhirnya berhasil meneliti obat kanker y
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 812

    Aurelia bersandar di kursi belakang, menundukkan mata. "Tidak apa-apa, sebentar lagi tidak akan ada yang membicarakannya lagi."Nada suaranya datar, seolah-olah sedang menyatakan sesuatu yang memang sudah terjadi.Neira sedikit tertegun. Namun sesaat kemudian, dia langsung mengerti maksudnya.Dengan gaya Tuan Haryo dalam bertindak, meskipun di telepon dia berbicara keras kepada Aurelia, sebagian alasannya memang demi menjaga reputasinya, masalah ini juga menyangkut masa depan karier cucu perempuan yang paling dia sayangi.Aurelia bukan hanya cucunya, tetapi juga kandidat terbaik yang saat ini mampu menopang Keluarga Wirantara.Sehebat apa pun Elvano dan Rivaldi berjaya di dunia yang penuh dengan ketenaran dan keuntungan, mereka tetap membutuhkan Aurelia sebagai penopang. Ketiga saudara itu saling melengkapi dan membawa satu sama lain menuju kesuksesan. Hanya dengan begitu, Keluarga Wirantara dapat berkembang dan mencapai tingkat yang lebih tinggi.Begitu menyadari semuanya, orang tua i

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 811

    Di seberang telepon, hening cukup lama.Tuan Haryo tampaknya sedang mempertimbangkan kata-kata yang tepat. Setelah beberapa saat, barulah dia berkata, "Soal perceraianmu dengan Reynald, untuk sementara tunda dulu.""Bukan berarti aku melarangmu bercerai. Hanya saja, dalam situasi seperti ini, untuk sementara minta Reynald bekerja sama denganmu untuk meredam opini publik. Setelah situasinya mereda, baru kita bicarakan lagi.""Ini sebenarnya bukan masalah besar, tetapi jika jatuh ke mulut orang yang berniat buruk, hal ini bisa dijadikan senjata untuk menyerangmu.""Aurelia, tidak mudah bagimu untuk bisa berdiri teguh di posisi seperti sekarang. Seharusnya kamu mengerti maksud Kakek."Aurelia terdiam selama beberapa detik. Dia tidak lagi berusaha membantah. "Aku mengerti, Kek."Entah Kakek benar-benar takut dia tidak mampu mempertahankan posisinya, atau justru takut reputasi yang telah beliau bangun seumur hidup akan tercoreng karena dirinya.Namun, Aurelia tidak menanyakannya. Dia juga t

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 810

    Aurelia mengernyitkan kening dan menatap Neira dengan bingung. "Ada apa?"Neira menyodorkan ponselnya. Di layar terpampang sebuah berita mencolok.[Terungkap Kisah Perceraian Orang yang Berkuasa di Keluarga Wirantaara: Aurelia Diduga Memiliki Hubungan Khusus dengan Adik Iparnya, Caleb!]Isi berita itu ditulis dengan sangat meyakinkan, bahkan dilengkapi beberapa foto sebagai bukti.Satu foto memperlihatkan Aurelia dan Caleb berjalan berdampingan dari belakang, tetapi komposisi foto itu membuat keduanya tampak sangat mesra.Foto lainnya diambil saat kejadian di Keluarga Maheswari sebelumnya, ketika Aurelia hampir terjatuh dan Caleb merangkulnya tepat pada saat itu.……Aurelia dengan cepat menyapu pandangannya ke seluruh foto itu, sorot matanya telah berubah sedingin titik beku.Reynald yang berdiri di sampingnya sempat menunjukkan sedikit gejolak yang nyaris tidak terlihat di matanya.Dia mengernyitkan kening, suaranya terdengar marah sekaligus bingung dengan kadar yang pas. "Ada apa den

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 809

    Setelah pesan itu dikirim, balasan dari seberang datang jauh lebih cepat daripada yang dia duga, tetapi sangat singkat.Aurelia: [Baik.]Tidak ada pertanyaan atau penjelasan tambahan sedikit pun.Reynald menatap pesan itu, dan entah mengapa, perasaan yang sulit dijelaskan tiba-tiba menyeruak dalam hatinya.Mungkin, pernikahan mereka memang sudah lama bermasalah.Bahkan saat mereka baru menikah dulu, dia pun tidak pernah benar-benar merasakan banyak kehangatan dari Aurelia sebagai istrinya.Sebagian besar waktu, hubungan mereka justru terasa seperti sekadar menjalankan kewajiban.Dia membalik ponselnya, meletakkannya kembali di atas meja, lalu tidak membacanya untuk kedua kalinya.Yang terlintas di benaknya adalah kenangan bertahun-tahun lalu, ketika mereka masih duduk di bangku kuliah. Saat itu, dia sering bertemu Aurelia di kediaman Keluarga Wirantara.Hari itu, Aurelia mengenakan gaun biru muda dengan rambut diikat menjadi ekor kuda rendah. Sebuah novel berbahasa asing terbuka di tan

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 808

    Hubungan baik antara Keluarga Anandita dan Wirantara adalah sesuatu yang susah payah dipertahankan oleh Tuan Abimana.Masalahnya sudah sampai sejauh ini. Kalau sampai beliau mengetahui semuanya, Reynald pasti akan mendapat masalah besar.Saat ini Tuan Abimana sedang menemani Nyonya Riana pulang ke rumah keluarganya untuk menjenguk adik laki-lakinya yang sedang sekarat. Kalau bukan karena itu, yang menunggu Reynald di rumah utama saat ini bukan hanya Bagas seorang.Reynald berlutut di atas lantai keramik yang dingin, menundukkan kepala. Bekas tamparan berupa jejak jari di wajahnya terlihat sangat jelas, membuatnya tampak begitu terpuruk.Melihat keadaan Reynald yang seperti itu, amarah yang membara di dada Bagas bukannya mereda, malah semakin berkobar.Dia mengepalkan tangan, tetapi pada akhirnya memilih untuk tidak memukul Reynald lagi. "Sudahlah, ingat baik-baik apa yang sudah kukatakan padamu .…"Sebelum sempat menyelesaikan ucapannya, Caleb melangkah masuk dengan tergesa-gesa.Raut

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 807

    Di dalam kantor Reynald, suasananya terasa begitu mencekam.Ponsel yang tergeletak di atas meja kerja tiba-tiba berdering.Namun, dia seolah tidak mendengarnya. Dia hanya menoleh ke arah jendela besar dari lantai hingga langit-langit, memandang ke luar yang diselimuti awan mendung.Alan mengangkat ponsel dan melirik layar untuk melihat siapa yang menelepon, lalu mengingatkan, "Pak Reynald, ayah Anda."Reynald mengernyitkan alisnya. Dia sangat memahami temperamen ayahnya. Jika ayahnya menelepon pada saat seperti ini, sudah pasti bukan kabar baik.Dia mengambil ponselnya dan dengan ragu menggeser tombol untuk menjawab panggilan. Baru saja menempelkan ponsel ke telinga, suara Bagas yang meraung penuh amarah langsung terdengar dari seberang. "Sekarang juga kamu pulang! Cepat!"Suaranya begitu keras hingga, meski pengeras suara tidak dinyalakan, Reynald refleks menjauhkan ponsel dari telinganya beberapa sentimeter."Ayah, aku masih belum selesai mengurus pekerjaanku .…""Proyeknya sudah dih

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status