Share

Bab 4

Author: Fist
“Mampus! Aku benar-benar tidak mengerti, kenapa ada binatang seperti itu di dunia ini!”

Ia semakin marah saat mengumpat. Aku segera menahannya. “Sudahlah, jangan dimaki lagi. Hari ini pemakaman suamiku. Aku seharusnya terlihat berduka.”

Sambil berkata begitu, aku mengeluarkan kotak rias dan menggunakan kosmetik untuk menutupi rona sehat di wajahku. Mengubahnya menjadi tampilan seseorang yang dilanda kesedihan mendalam.

Setelah memastikan pada sahabatku bahwa riasan itu benar-benar membuatku tampak kuyu dan rapuh, kami berdua pun berangkat ke lokasi pemakaman.

Di perjalanan, aku menyerahkan flashdisk berisi video Sean yang masih hidup kepada sahabatku, memintanya memutar sesuai instruksiku nanti.

Setelah semuanya siap, barulah aku mengirim alamat pemakaman melalui pesan massal.

Orang pertama yang datang adalah Alex Remon. Ia turun dari mobil mengenakan setelan hitam, berjalan mantap ke arahku. Ia mengambil bunga kain putih dariku dan menyematkannya di lengan bajunya, lalu mengucapkan bela sungkawa dengan sungguh-sungguh.

Setelah itu, datanglah kerabat dan teman-teman yang tidak mengetahui kebenaran.

Kesedihan mereka begitu tulus, membuat hatiku terasa perih.

Sean Gena, dengan kepura-puraanmu ini, berapa banyak hati yang telah kamu lukai?

Hari ini, kamu harus membayarnya sedikit demi sedikit.

Kemudian, datanglah para sahabat terbaiknya.

Wajah mereka satu per satu tampak semakin pucat. Bahkan tangan mereka gemetar saat menerima bunga kain dariku.

Akhirnya, salah satu dari mereka menarikku ke samping.

“Kakak ipar! Cepat batalkan ini! Kak Sean sama sekali belum mati! Beberapa hari ini, dia sudah mencarimu sampai gila! Kamu tidak lihat pengumuman orang hilang di TV?”

Aku berkedip, lalu memaksakan dua tetes air mata jatuh.

“Jangan menghiburku lagi. Pengumuman itu dibuat oleh Sella.”

“Orang yang sudah mati tidak bisa hidup kembali. Aku tidak akan lagi berharap dia masih hidup.”

Ia masih ingin mengatakan sesuatu, tapi aku segera memberi isyarat pada sahabatku. Ia langsung menarik pria itu untuk duduk.

Setelah hampir semua orang datang, aku naik ke podium dan membenarkan mikrofon.

“Terima kasih atas kehadiran kalian di tengah kesibukan untuk menghadiri pemakaman mendiang suamiku .… ”

Belum sempat aku menyelesaikan kalimat, sebuah teriakan tajam memecah suasana.

“Wilona Alisa. Kamu sudah gila? Aku sudah bilang Sean belum mati!”

Sella berdiri di pintu masuk, menatapku dengan sorot tajam penuh kebencian.

“Kamu ini benar-benar istrinya atau bukan? Dia baru hilang tiga bulan, jasadnya saja belum ditemukan, tapi kamu malah mengadakan pemakaman. Aku tidak mengizinkannya!”

Aku menatap ke belakangnya. Tidak ada bayangan Sean.

Bahkan sudah sejauh ini, ia masih tidak mau muncul sendiri.

Aku menatap Sella dari atas podium, suaraku dingin. “Kamu tidak mengizinkan? Atas dasar apa kamu tidak mengizinkan? Kamu sendiri yang bilang, akulah istrinya.”

Mata Sella membelalak. Air mata mulai menggenang di matanya. “Bagaimana bisa kamu sekejam ini? Kak Sean mencintaimu sepenuh hati, tapi kamu dengan mudah mengatakan dia sudah mati!”

“Bagaimana kalau dia belum mati?”

Tatapanku jatuh ke lehernya, pada jejak yang belum sepenuhnya memudar. Senyum tipis terukir di bibirku. “Kalaupun dia belum mati, pria yang berselingkuh itu tak akan pernah tahu betapa banyak yang telah kusia-siakan untuknya.”

Setelah mengatakan itu, aku meminta seseorang membawa Sella ke samping, lalu melanjutkan jalannya pemakaman.

Aku baru saja hendak berbicara lagi, ketika sosok kurus dengan pakaian kusut muncul di pintu masuk.

Ia berdiri di ambang pintu, suaranya tercekat saat berkata, “Istriku, aku belum mati. Aku sudah pulang.”

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Suamiku Suka Berpura-pura Mati? Akan Kubuat Ia Mati Benaran   Bab 11

    Baru saja ia selesai bicara, Alex langsung menariknya hingga terjatuh ke tanah.“Sean, menjauhlah dari pacarku!”Sean tergeletak di tanah. Saat melihat Alex memelukku, matanya memerah karena marah.“Pacarmu? Wilona itu istriku! Paman, kamu itu pamanku!”Alex menatapnya dari atas dan tertawa dingin. “Apa kamu lupa? Kamu hanyalah anak angkat yang sudah diusir dari Keluarga Remon.”Sean bangkit dan mengayunkan tinjunya ke arah Alex. Aku segera membuka tangan dan berdiri di depan Alex, melindunginya.Wajah Alex langsung pucat karena terkejut.Untungnya, tinju Sean berhenti tepat waktu.“Wilona! Siapa yang menyuruhmu berdiri di depanku? Kamu sudah gila?”Aku menatap Alex yang wajahnya dipenuhi amarah, lalu tersenyum menenangkan. “Tunggu sebentar, nanti kamu boleh memarahiku. Aku selesaikan dia dulu.”Alex menahan amarahnya dengan susah payah.Aku menoleh ke arah sudut. “Keluarlah.”Sella berjalan keluar, wajahnya penuh air mata. Ia menatap Sean, dan di matanya tidak ada lagi sisa cinta sep

  • Suamiku Suka Berpura-pura Mati? Akan Kubuat Ia Mati Benaran   Bab 10

    “Itu bukan masalah. Sean hanyalah anak angkat kakak dan kakak iparku. Saat dia dewasa, dia pernah melakukan kesalahan besar dan sudah lama diusir dari Keluarga Remon. Aku hanya membiayai kuliahnya sampai lulus, demi menghormati kakak dan kakak iparku yang sudah meninggal.”Aku mengangguk, lalu dengan inisiatif sendiri menggenggam tangannya. “Masa percobaan tiga bulan. Bisa jadi selamanya atau tidak, tergantung performamu.”Alex langsung mengangguk berulang kali.“Kebetulan pekerjaan hari ini juga sudah selesai. Mau pergi makan hotpot lagi?”Empat tahun tidak makan hotpot mungkin telah merusak kewarasanku.Sekarang, setiap dua atau tiga hari, aku pasti ingin memakannya. Kalau tidak, rasanya seperti ada yang kurang.Alex sudah menemaniku makan berkali-kali, tapi ia tidak pernah terlihat bosan. Setiap kali, ia selalu menemukan restoran hotpot baru untukku coba.Hari ini juga begitu.“Aku baru menemukan tempat yang bagus. Aku akan mengajakmu ke sana.”Namun, baru saja kami keluar dari gedu

  • Suamiku Suka Berpura-pura Mati? Akan Kubuat Ia Mati Benaran   Bab 9

    Namun tiba-tiba, ia menarikku ke dalam pelukannya.“Wilona, aku tahu aku salah. Aku dan Sella benar-benar tidak ada apa-apa. Hari itu aku mabuk dan membuat kesalahan yang bisa dilakukan pria mana pun.”“Aku akan menjauhinya. Kumohon, beri aku satu kesempatan lagi!”Pelukannya begitu erat. Tidak peduli seberapa keras aku meronta, ia tidak mau melepaskanku.Sampai akhirnya, sebuah kekuatan menarikku ke dalam pelukan lain. Saat mendongak, yang kulihat adalah garis rahang Alex yang tegas.Suaranya terdengar di atas kepalaku.“Sean, aku sudah bilang. Kalau kamu masih berani mengganggu Wilona, Keluarga Remon tidak akan lagi peduli padamu.”Tangan Sean yang memegangku langsung terlepas.“Paman, ini urusan antara aku dan istriku.”Mendengar itu, aku malah tertawa.“Urusan antara kita berdua?”“Sean, siapa yang memberimu ide untuk berpura-pura menghilang?”“Jangan bilang ini idemu sendiri. Memangnya kamu punya otak untuk itu?”“Kamu hanya dipermainkan Sella!”“Kalian pergi bersama, kamu bilang

  • Suamiku Suka Berpura-pura Mati? Akan Kubuat Ia Mati Benaran   Bab 8

    Alex menghentikan mobil di depan sebuah restoran hotpot.Aku tertegun sesaat saat melihat nama restoran itu.Suara Alex terdengar dari belakangku. “Kenapa bengong? Bukankah kamu suka makan hotpot?”“Aku sudah empat tahun tidak memakannya .… ”Selama empat tahun bersama Sean, karena ia tidak bisa makan pedas, aku tidak pernah lagi masuk ke restoran hotpot.Alex menarik ringan tudung hoodie-ku, lalu tertawa pelan. “Kalau begitu, hari ini kita rayakan perceraianmu. Aku traktir kamu hotpot yang sudah lama tidak kamu makan.”Aku ikut tersenyum. Lalu tanpa ragu, aku memesan satu meja penuh makanan.Saat makan, kami membahas kerja sama yang akan datang. Percakapan kami berjalan lancar, suasananya pun menyenangkan.Saat selesai makan, langit sudah benar-benar gelap.Alex bersikeras mengantarku pulang.Namun, begitu kami tiba, aku melihat seseorang yang tidak diundang berada di depan rumah.Sean sedang berjongkok di depan gerbang vila, tubuhnya menggigil kedinginan. Saat melihatku, matanya lang

  • Suamiku Suka Berpura-pura Mati? Akan Kubuat Ia Mati Benaran   Bab 7

    Sella menolak pergi dan bersikeras tetap berada di sisi Sean.Aku tidak peduli. Aku langsung masuk ke mobil Alex dan pergi ke bagian administrasi kependudukan.Petugas di sana tersenyum saat melihatku. “Ada apa hari ini datang lagi?”“Aku sudah menemukan Sean Gena. Aku datang untuk memulihkan status kependudukannya.”“Aku sudah bilang pasti bisa ditemukan. Selamat untukmu.”Aku mengangguk, tanpa mengatakan apa pun lagi.Saat hendak meninggalkan kantor, Sean memanggilku.“Wilona, aku benar-benar mencintaimu.”“Hari itu di rumah Sella, aku mabuk. Aku mengira dia adalah kamu… ”Aku menoleh, suaraku dingin. “Jangan mengatakan hal menjijikkan seperti itu padaku.”Setelah akta cerai selesai diurus, aku berjalan ke pinggir jalan untuk memanggil taksi.Mobil Alex berhenti di depanku. “Mau ke mana? Biar kuantar.”Aku menatapnya, memberi isyarat halus. “Tuan Alex, aku sudah bercerai dengan Sean.”“Lalu?”“Itu berarti kita berdua tidak memiliki hubungan apa pun. Tidak perlu menciptakan hubungan b

  • Suamiku Suka Berpura-pura Mati? Akan Kubuat Ia Mati Benaran   Bab 6

    “Kalau kamu ingin memulihkan status kependudukanmu, tetap harus melalui aku. Sean, aku memberimu dua pilihan.”Sambil berkata demikian, aku menyerahkan selembar perjanjian perceraian.“Tandatangani ini, dan kamu bisa hidup kembali secara resmi. Kalau tidak, teruslah hidup sebagai warga tanpa identitas.”Dada Sean naik turun karena marah. Ia merebut perjanjian itu, lalu membalik ke bagian pembagian harta. Seketika, ia melemparnya ke lantai.“Kenapa aku harus cerai tanpa membawa apa pun?!”Wajahnya memerah, matanya dipenuhi urat-urat darah, ekspresinya tampak mengerikan.Dulu, aku sangat takut melihatnya marah. Namun sekarang, melihatnya seperti ini, hanya satu kata yang terlintas di pikiranku.Cuma gertakan.Ia jelas tidak punya trik apa pun di tangannya, tapi masih berharap bisa mengambil keuntungan dariku.Aku tertawa dingin. “Sekarang kamu hanyalah warga tanpa identitas. Dan kamu berselingkuh.”Ia menatapku dingin, lalu tiba-tiba tertawa. “Bagian mana aku berselingkuh? Aku hanya meng

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status