Home / Rumah Tangga / Sukses setelah dicerai / Bab 17. Cinta segitiga

Share

Bab 17. Cinta segitiga

last update Petsa ng paglalathala: 2022-05-04 12:03:36
Hari ini Bara bersiap untuk berangkat ke Kalimantan. Tak lupa dibawanya dua bingkai foto, yaitu foto dirinya bersama keluarga dan figura yang berisi foto dirinya bersama Amanda.

"Maafkan aku, Mand. Maaf jika terpaksa aku menghindarimu." gumam Bara ketika bersiap akan pergi meninggalkan kota kelahirannya untuk memenuhi tugas kerja di Kalimantan.

Bara meninggalkan kota yang penuh dengan kenangan bersama Amanda. Pertama kali bertemu Amanda hingga membuatnya jatuh cinta, namun dirinya tidak mampu
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (3)
goodnovel comment avatar
Eli Mirza
taiklah ga suka sifat manda..lama2 bkin sebel sok jaim tpi obral kaya author
goodnovel comment avatar
Mario Seixas
makin kacau tulisanya selain salah sebut nama , salah dalam aturan jika seorang wanita haram hukumnya memberi harapan pada pria , dn mana ada di office mantan mertua bisa bebas keluar masuk ke ruangan Amanda tolong lebih di koreksi
goodnovel comment avatar
Rizki Ilham Fauzi
lah bukannya ibunya arman tu bu ratna knpa skrng jadi bu romlah,jadi ga jlas gini sih ...
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Sukses setelah dicerai   Bab 73. Kebahagiaan

    Tiga hari usai mendapatkan tiket pemberian Faris, Bara mengajak Amanda pergi berlibur ke Disneyland selama sepekan. Melihat kebahagiaan Amanda apalagi tawa Amanda membuat Bara tak hentinya merasa bersyukur. Bara selalu menjaga senyum Amanda tetap terjaga tanpa pernah ingin menyakitinya sedikitpun. "Sayang, jujur aku bahagia sekali." Bara memeluk Amanda dari belakang ketika Amanda berdiri dekat jendela kaca kamar hotel mereka. Bara menghirup aroma wangi parfum tubuh Amanda."Aku juga Sayang, aku sangat bahagia bersamamu. Kebahagiaanku sudah lengkap hanya saja.."Kita akan berusaha dan berdoa agar segera dikaruniai buah hati lagi, Sayang." Amanda menggenggam tangan Bara yang melingkar di perutnya.Tiga bulan setelah berlibur dari Disneyland, Amanda mendapatkan hadiah tepat dihari ulang tahun Bara. Hadiah berupa garis dua yang tertera di tespacknya, Amanda diam - diam melakukan USG untuk memastikan jika dirinya tengah hamil tanpa memberitahukan kepada Bara. Bara begitu terharu dan sanga

  • Sukses setelah dicerai   Bab 72. Perhatian Bara

    Tiga minggu usai pulang dari rumah sakit, Bara tak hentinya menghibur Amanda supaya tidak terlarut dalam kesedihan. Dalam hati Bara memang berkeinginan untuk memilihi buah hati hanya dari rahim Amanda namun bagaimana lagi, pemilik alam bekehendak lain. Bagaimanapun ini adalah ujian dalam rumah tangganya."Sayang, jangan melamun dong." Amanda menerawang kaca di balkon. Bara memeluknya dari belakang sembari menikmati harumnya tubuh Amanda yang terawat. Amanda merasakan pelukan suami tercintanya sembari ikut menggenggam tangan Bara yang melingkar di pinggangnya."Aku tidak melamun, Sayang. Hanya rasa syukur memiliki suami terbaik sepertimu." Amanda berbalik menatap wajah Bara, perlahan kedua tangannya menangkup ke pipi Bara. Bara seketika membawa Amanda dalam dekapannya."Tak ada yang bisa menggantikanmu, Amandaku sayang." "Kita jalan - jalan yuk!" Bara mengajak Amanda untuk jalan - jalan sekedar refresing sejenak dari musibah yang telah menimpa keluarga kecilnya. Amanda dan Bara segera

  • Sukses setelah dicerai   Bab 71. Tedi melamar Naya

    Karena sudah tidak ada lagi hubungan dengan Rina, Tedi pagi ini berencana menemui Naya dan keluarganya untuk melamar Naya. Tedi melajukan mobilnya ke kediaman Naya dan keluarganya. Kedatangan Tedi disambut hangag oleh kedua orang tua Naya termasuk Naya dan Sony. Naya begitu canggung bahkan untuk menatap Tedi rasanya tidak mampu."Maaf sebelumnya, Om dan Tante. Niat Tedi kemari karena Tedi memiliki rasa cinta teramat besar pada Naya sehingga Tedi memberanikan diri untuk meminta restu kepada Om dan Tante." ucapan mulai sedikit tidak nyambung karena Tedi begitu grogi bahkan keringat dingin sebesar biji jagung mengalir deras. Takut jika niat baiknya melamar Naya ditolak oleh keluarga Naya. Frans dan Riana hanya tersenyum melihat kepolosan seseorang ketika mau melamar Naya. Sony yang ikut mendengarkan bahkan menahan tawa dan sesekali menggoda Naya."Iya, saya tahu jika kamu menyukai anak saya. Tapi saya rasa kurang tepat jika kamu menyukai Naya hanya dengan rasa cinta. Jika nanti kamu mene

  • Sukses setelah dicerai   Bab 70. Bedrest dan berakhir kuretase

    Pagi ini Amanda tidak seperti biasanya. Amanda setiap hari akan bangun sebelum subuh untuk menyiapkan semuanya dibantu dengan Bu Maya, Ibu mertua yang selalu terbuka padanya. Namun kali ini Amanda tidur lagi usai shalat subuh. Bara menghampirinya memastikan jika Amanda baik - baik saja."Sayang, sudah siang loh. Ayo bangun." Bara menggoyang - goyangkan tubuh Amanda dengan pelan karena takut membuat Amanda sakit atau tidak nyaman."Badanku capek semua, Sayang." Sahut Amanda yang masih berada dalam selimut. Bara meletakkan punggung telapak tangannya di dahi Amanda."Alhamdulillah tidak demam, ya sudah istirahat saja, Sayang." Bara meninggalkan Amanda dan menuju ke dapur membuatkan sarapan untuk Amanda."Amanda mana? kok gak turun." Bu Maya melihat Bara turun sendiri."Amanda sedang tidak enak badan, Ma.""Biasa ibu hamil ya begitu, Mama dulu lebih parah dari Amanda saat hamil kamu." Bara menyimak penjelasan Bu Maya saat hamil dulu. Bara akhirnya mengerti tentang apa saja yang akan terja

  • Sukses setelah dicerai   Bab 69. Kecurigaan Bu Fatimah

    Bu Fatimah mengamati dari kejauhan pada lelaki yang bersama dengan Rina. Lelaki itu bahkan terlihat mesra sama seperti Rina yang bergelayut manja. Usai dari Cafe, Rina dan Dodit menuju ke sebuah hotel yang berada di sebelah Cafe tempat nongkrongnya mereka berdua. Bu Fatimah segera mengikuti mereka berdua secara diam - diam supaya tidak kehilangan jejak.Rina dan Dodit masuk ke dalam sebuah kamar. Bu Fatimah menuju ke resepsionis dan meminta nomor kamar Rina dan Dodit sekarang, akan tetapi pihak hotel tetap merahasiakan privasi pengunjung hotel. Bu Fatimah mengatakan jika pihak wanita adalah calon tunangan anaknya sehingga pihak hotel akhirnya memberikan nomor kamar yang Rina dan Dodit.Bu Fatimah segera naik ke lantai dua tepat nomor kamar yang disewa Rina dan Dodit.tok tok tokBu Fatimah mengetuk pintu dan betapa terkejutnya ketika Rina membuka pintunya dan masih memakai lingerie merah. "Ri - Rina?""Ta - Tante?" Rina terkejut sekali melihat Bu Fatimah memergokinya sedang bersama

  • Sukses setelah dicerai   Bab 68. Pertemuan Naya dengan Tedi

    Meskipun mendapatkan banyak dukungan dari keluarganya namun Naya tetap merasa tidak percaya diri. Masa lalu yang begitu kelam tak lebih dari pelacur murahan yang dipakai orang banyak. Naya tak bisa tidur memikirkan ekspresi Tedi nanti seandainya Naya sudah mengungkapkan isi hatinya."Bantu hamba, Ya Allah." ucapan tersebut yang selalu dia lantunkan, berharap dari kekuasaan Allah yang menentukan akan nasibnya.Ting[Bang Tedi besok mau bicara sebentar dengan Naya. Bolehkan?] sebuah pesan dari Tedi[Iya boleh, Bang] balas Naya dengan harap - harap cemas.[Istirahat besok kita makan di warung biasanya] Tedi mengacak bicara Naya di warung Bh Faridah.[Baik, Bang Tedi jangan pernah kecewa ketika mengetahui apa Naya sampaikan besok] Tedi terkejut dengan pernyataan Naya, itu artinya ada sesuatu yang disembunyikan Naya dan akan diungkapkan besok. Semalaman mereka berdua tidak ada yang bisa tidur karena memikirkan pertemuan besok. Perasaan mulai maju mundur ketika dirinya harus mengungkapkan s

  • Sukses setelah dicerai   Bab 43. Pergi

    Pagi ini Amanda bersiap ke tempat kerja untuk mengajukan pengurunduran dirinya. Semalaman Amanda mencerna keputusan yang sudah dia ambil. Rencana fokus menjalani bisnis Butiknya yang semakin meningkat. Amanda melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang ke tempat kerjanya. Amanda berharap mengundurkan

    last updateHuling Na-update : 2026-03-26
  • Sukses setelah dicerai   Bab 38. Wanita itu

    Cafe buka seperti biasa, Bara, Rani dan Bu Maya menyiapkan semua menu yang akan dijual pagi ini. Bara menyimpan semua kegundahan hatinya tadi malam. Hari ini hari minggu jadi Cafe buka satu jam lebih pagi dari biasanya. "Hai, aku mau pesan menu ini." seorang wanita yang semalam datang lebih pagi unt

    last updateHuling Na-update : 2026-03-25
  • Sukses setelah dicerai   Bab 35. Cafe Bara

    Tepat di hari minggu adalah waktu yang digunakan Bara dan keliarganya untuk membuka Cafe. Banyak promo yang diberikan lepada pelaggan saat pembukaan Cafe. Anak muda sangat antusias sekali ketika melihat promosi yang dibuat oleh Rani. Mulai dari design yang unik dan menu - menu yang murah.Hari pertam

    last updateHuling Na-update : 2026-03-24
  • Sukses setelah dicerai   Bab 37. Cafe Bara semakin ramai

    Dari hari kehari Cafe milik Bara semakin ramai. Bukan hanya mahasiswa namun beberapa orang yang bekerja di perusahaan sering mengadakan pertemuan dengan klien di cafe milik Bara. Omset meningkat tajam, ditambah lagi dukungan Amanda dengan membantu mempromosikan Cafe Bara ke beberapa temannya.Bahkan

    last updateHuling Na-update : 2026-03-24
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status