LOGINDemi membantu ayah angkat memulihkan kejantanannya, ibu angkat menyiapkan segelas air yang sudah dicampur dengan obat kuat. Sialnya, gelas berisi air tersebut justru terminum olehku. Saat aku menindih tubuh ibu angkat dengan napas terengah-engah dan membujuk ibu angkat dengan suara serak agar dia mau bertanggung jawab …. Ibu angkat merasakan keperkasaan yang menekan area pribadinya. Dia pun menelan ludah. Kemudian, ibu angkat mengulurkan tangan untuk menarik tanganku dan membimbingku untuk mulai membelai tubuhnya.
View MoreIbu angkat benar-benar memanggil namaku. Suaranya yang menggoda itu benar-benar membuatku terbuai.Sekarang, aku makin percaya pada kata-kata Bibi Debby.Sebelum masuk, aku sempat mengintip ke dalam.Lampu tidur di atas nakas memancarkan cahaya hangat yang temaram. Ibu angkatku berbaring di atas ranjang tanpa sehelai benang pun. Tubuhnya tampak putih bersih dengan kulit yang halus dan mulus. Pipinya merona merah, sementara dia melakukan gerakan tak senonoh sambil membisikkan namaku berkali-kali.Sial, ternyata dia sedang memuaskan dirinya sendiri dengan tangannya.Adegan merangsang di depan mataku ini benar-benar menyulut api gairah di dalam tubuhku. Baru saja aku hendak menyerbu masuk untuk bercumbu gila-gilaan dengan ibu angkatku, tiba-tiba aku teringat akan satu masalah penting.Malam ini pasti akan menjadi pertarungan yang sengit. Dengan kekuatanku, sepuluh atau delapan ronde pun tidak akan jadi masalah.Jadi, untuk berjaga-jaga, aku harus menyiapkan kondom.Untungnya, ada satu kot
Aku langsung terduduk dengan penuh semangat. Jangan-jangan, Bibi Debby berhasil membujuk ibu angkat?Dengan antusias, aku pun menyalakan lampu. Kemudian, tampak olehku Bibi Debby yang mengenakan gaun tidur seksi mendorong pintu, lalu masuk.Aku melirik ke arah belakangnya, tetapi ibu angkat tidak berdiri di luar pintu.“Bocah nakal, apa yang kamu lihat?”Bibi Debby tersenyum manis. Tangannya menutup pintu di belakangnya. Kemudian, dia duduk di tepi tempat tidur dengan sangat santainya.Kedua kaki jenjangnya yang putih mulus dan menggoda saling bersilangan. Sambil menatapku dengan senyum yang sulit diartikan, Bibi Debby pun bertanya padaku, “Sudah selarut ini belum tidur juga, apa kamu merasa kesepian malam ini sampai nggak bisa tidur?"Kata-katanya yang begitu blak-blakan membuatku sampai tidak tahu harus menjawab apa.“Nggak, nggak kok ….”“Hehehe, kamu bohong ya?"Sambil berkata seperti itu, Bibi Debby tiba-tiba mengulurkan tangan dan menyingkap selimutku. Saat melihat tonjolan di ba
Beberapa menit kemudian, kedua wanita itu pergi.Hanya tersisa aku sendirian di rumah, tetapi aku belum sempat meluapkannya!Rasanya sungguh tidak nyaman, seakan-akan aku mau meledak.Aku kembali ke kamar. Baru saja hendak mencari beberapa film porno klasik di komputer untuk melepaskan hasrat, tiba-tiba ponselku di samping tempat tidur menerima pesan dari ibu angkat.[Kalau benar-benar sudah nggak tahan, pergilah ke kamar mandi. Di dalam keranjang ada pakaian dalamku yang baru dilepas dan belum dicuci.]Aku tertegun sejenak, lalu membalas: [Maksudnya apa ya?][Pikir saja sendiri!!!] Beberapa tanda seru yang berurutan menunjukkan bahwa ibu angkat sedang kesal.Seketika aku tersadar, ibu angkat ingin aku menggunakan pakaian dalamnya ….Astaga! Hal seperti ini bahkan tidak pernah berani kubayangkan sebelumnya.Jika aku benar-benar mencuri pakaian dalamnya, mungkin aku akan dipukuli sampai setengah mati oleh ibu angkat.Sepertinya dia merasa bersalah karena masalahku ini, makanya dia mau m
Melihat Bibi Debby ternyata masih mengenakan gaun tidur satin yang seksi, memperlihatkan tulang selangka yang indah dan hamparan kulit putih mulus di dadanya, serta paha putihnya yang mengintip di balik belahan roknya yang tinggi, aku sampai hampir meneteskan air liur karena nafsu."Bibi Debby, Bibi ada di sini?" seruku sambil berpura-pura baru bangun tidur dan menyapanya."Aduh, Aldo, apa Bibi membangunkanmu? Maaf ya …."Bibi Debby menatapku sambil tersenyum lebar. Namun, baru saja bicara sepatah kata, tatapan Bibi Debby secara tidak sadar langsung tertuju pada satu titik tertentu.Bagaimanapun, tonjolan tinggi di celana itu sulit untuk tidak diperhatikan, terutama bagi kedua wanita yang sudah lama merasa hampa dan kesepian itu. Hal tersebut mungkin merupakan godaan yang mematikan.Benar saja, Bibi Debby menunjukkan ekspresi terkejut. Entah apa yang sedang dia pikirkan, wajahnya yang cantik perlahan mulai memerah.Bibi Debby terpaku selama beberapa saat. Bukannya memalingkan wajah sep
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.