LOGINSetelah punya pacar, putriku secara khusus memintaku untuk mengajarinya cara bercinta dengan pacarnya. Dengan malu-malu, aku membagikan beberapa video lamaku dan suamiku kepadanya. Namun, aku tak menyangka bahwa tindakan itu akan membangkitkan hasratku sendiri. Saat menggunakan video-video itu untuk mengenang mendiang suamiku dan menghibur tubuhku, pacar putriku malah memergokiku. Ranjang di klinik kampus berderit. Aku didorong ke atas ranjang oleh seorang pemuda dan napasku dipenuhi aroma maskulin pria. "Bibi, gimana Bibi dan Paman melakukannya dulu? Biar kulihat ...." Aku terhanyut dalam pelukan pria itu, lalu menyaksikan tangannya menyentuh tubuhku yang sudah bertahun-tahun tidak disentuh, juga merasakan nafsu aneh dan tak terkendali yang mulai merampas akal sehatku ....
View MoreKali ini, ekspresi ketakutan yang nyata muncul di wajah Leo. Dia buru-buru meraih tanganku. "Jangan, jangan lapor polisi! Aku mohon, aku benar-benar nggak tahu sebanyak itu. Orang lain yang beri aku obat ini."Aku menatapnya dengan dingin dan tajam. "Kalau begitu, coba katakan apa sebenarnya niatmu mendekatiku? Jangan coba-coba menipuku dengan bilang 'aku menyukaimu' dan sejenisnya."Ekspresinya tidak berhenti berubah, antara takut, malu, dan kesal. Dia tidak mengucapkan sepatah kata pun untuk waktu yang lama."Karena kamu nggak mau ngomong, katakan saja pada polisi.""Jangan! Aku akan beri tahu kamu. Dok Bella ... ini semua taruhan yang kubuat dengan teman-temanku. Kamu begitu cantik. Jadi, aku bertaruh dengan teman-temanku bahwa aku bisa memenangkan hatimu dalam tiga bulan. Tapi, kamu selalu bersikap acuh tak acuh padaku. Lalu ... aku tahu Molly itu putrimu. Aku pun ingin manfaatkan dia untuk mendekatimu." Di bawah tatapan tajamku, Leo menambahkan dengan tergagap, "Kemudian, aku ...
Mahasiswa yang masuk setelahnya sama sekali tidak menyadari apa yang baru saja terjadi.Flirting di depan para mahasiswa lain membuatku merasa sangat tidak bermoral. Namun, itu juga terasa sangat mendebarkan.Jam sepuluh malam itu, Leo datang seperti yang dijanjikan. Begitu bertemu, dia langsung berjalan ke belakangku dan memelukku erat-erat. Napasnya yang hangat menggelitikku dan membuat jantungku berdebar."Dok Bella, kamu lagi tunggu aku, 'kan?" Berhubung isi hatiku terbongkar, aku merasa malu sekaligus marah. Aku menepis tangannya yang merabaku dan bertanya, "Apa yang terjadi antara kamu dan putriku?""Bukannya aku sudah putus sama dia sesuai dengan perintahmu?""Apa yang kamu katakan? Apa maksudmu dengan sesuai perintahku?" Aku mulai marah. "Macam aku saja yang suruh kamu putus sama dia.""Iya, iya, aku salah bicara." Leo tersenyum meminta maaf. Tangannya menempel lagi di punggungku, lalu bergerak ke bawah. Dia bahkan mencubit bokongku.Dia benar-benar berbakat dalam hal ini dan
Apa? Leo tetap tidur dengan putriku? Dasar bajingan! Jika dia tidak berniat untuk bersama Molly, kenapa dia masih mempermainkan perasaan Molly?Pengalaman pertama sangat penting bagi seorang gadis. Dasar bajingan! Kali ini, aku benar-benar marah. Sambil menggenggam tangan putriku erat-erat, aku berujar, "Bawa aku pergi temui dia! Aku akan beri pelajaran pada bajingan itu! Dia sudah goda kamu, tapi malah campakkan kamu lagi. Dia nggak pantas disebut manusia!" Melihatku yang murka, putriku ketakutan dan dengan gugup menarikku. "Ibu, jangan pergi. Ini bukan salahnya. Ini semua salahku karena nggak bisa memuaskannya." Bahkan pada saat ini, putriku masih membela Leo."Molly, dua orang bersama bukan cuma tentang hal semacam ini. Selain itu, kepuasan dalam hal seperti ini juga bukan cuma untuk laki-laki. Dia sama sekali mengabaikan perasaanmu. Itu artinya dia sama sekali nggak mencintaimu. Kamu sudah dimanipulasi sama dia!""Duh, Ibu, bukan seperti itu. Hari ini, aku kemari ... justru untu
Terutama area intim Leo yang terlihat begitu tegak dan penuh gairah, seolah-olah ingin menunjukkan dominasinya.Tanganku gemetar karena terkejut. Kenapa dia tiba-tiba mengirim foto-foto ini? Rasa malu dan gairah yang kurasakan sebelumnya kembali dalam sekejap. Wajahku sangat merah.[ Jangan kirim foto-foto begini lagi. Aku sudah mau tidur. ]Meskipun marah dengan perilakunya, entah kenapa, aku merasa egoku sedikit terpuaskan. Kurasa aku pasti sudah gila. Bagaimana mungkin aku memiliki perasaan seperti itu terhadap pacar putriku?Aku segera mencari video lamaku dan suamiku, tetapi tidak bisa menontonnya karena perasaanku kacau. Yang ada di benakku hanyalah foto-foto yang bisa membuat orang tersipu itu. Leo terlebih dahulu menyukaiku. Dia mendekati putriku demi aku. Aku terus mengulangi kata-kata itu pada diriku sendiri.Keesokan paginya, aku bangun dengan kepala yang sangat pusing. Aku tidak tidur nyenyak sepanjang malam dan mengalami serangkaian mimpi yang sangat liar.Memikirkannya l






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.