Share

Ah Gawat

Author: Blue Angel
last update publish date: 2026-01-12 14:42:59

Waktu telah menunjukkan pukul 01.00 tengah malam. Pasukan yang dipimpin oleh Wanita Srigala tiba di lokasi target. Rumah besar yang tampak tua itu berdiri sunyi, seolah telah lama ditinggalkan. Wanita Srigala mengetuk pintu dengan tenang. Tidak ada respons. Tak terdengar langkah kaki, tak terlihat tanda-tanda pintu akan dibuka.

Beberapa saat kemudian, Wanita Srigala memberi isyarat. Pasukannya segera bersembunyi di balik taman yang ada di pekarangan. Dari dalam rumah, seseorang tampa
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Serangan Tak Terduga

    Hugo berbalik, kemudian mendapati sebuah penayangan video yang langsung berasal dari depan Gedung Merah, tempat biasa Hugo menjalankan bisnis perdagangan manusia.Semua mata kini tertuju pada layar tersebut."Hugo, sekarang juga perintahkan orangmu yang ada di gedung untuk membakar gedung tersebut. Hancurkan semua akses dan sistem untuk orang-orang menuju ke sana, kecuali kamu ingin melihat Roy mati di depan matamu. Sebelum kepergiannya, aku juga akan mengirim video pengakuan Roy tentang kejahatan kalian, di mana di dalamnya ada nama Hendro, Doni, dan orang-orang kesayanganmu lainnya. Tidak lupa, kamu adalah orang yang paling bertanggung jawab alias dalang utama atas kejahatan kalian." Elshi tersenyum sinis.Tiba-tiba saja Roy berdiri dari tempat duduknya. Tangannya terlihat tidak dalam keadaan terikat seperti sebelumnya. Dia mengambil pistol di dekat pinggang Elshi dan langsung mengarahkannya tepat di kepala Elshi.Melihat keadaan lengah, Hendro,

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Mulai Terkuak

    Setelah memakan perjalanan sekitar tiga jam, mereka akhirnya tiba di kediaman masing-masing. Vita memilih diantarkan terlebih dulu ke rumahnya, sementara yang lainnya turun di kediaman Axel, baru pulang ke rumah masing-masing.Axel terkulai lemah saat ibunya bertanya di mana Vita, mengapa tidak balik sama-sama."Bu, Vita marah karena aku tidak membalas cintanya, dia bilang mau melupakanku, menurut ibu apa aku salah? Tapi ya sudahlah, Axel juga tidak mau Bu dibikin repot urusan cinta, Axel mau fokus di karier. Lagian Vita orang kaya, Axel tidak pantas juga bersanding dengannya. Lebih baik Axel memantaskan diri dulu," jelas Axel.Ibu Axel tersenyum mendengar cerita anaknya. Dia bilang dia menyukai Vita. Menurut ibunya tidak apa-apa kalau mau memantaskan diri dulu, tapi jangan menyesal kelak jika Vita justru bersama orang lain. Karena yang memilih ingin jalan masing-masing adalah Axel. Ibunya lebih menyarankan kalau memang suka, jalani saja, apa susahnya hid

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Surat Balasan Dari Hugo

    "Axel, leher kamu? Hemm, bagus lah," kata Roy dengan ceplas-ceplos.Sementara Vita tampak membawa tas yang berisi barang-barangnya keluar. Dia sudah mencuci muka dan siap berangkat."Vita, biar aku yang bawa tas kamu, tasnya berat. Kamu masuk saja ke mobil," kata Axel."Tidak perlu. Oya, satu lagi, tolong hapus kontakku, atau kalau tidak biar aku yang memblokir nomormu," kata Vita.Axel tampak mematung. Kenapa dia berkata begitu tadi ke Vita? Mungkin seharusnya dia senang mendapat ciuman selamat bangun tidur dari Vita. Kenapa dia justru menuduh Vita yang tidak-tidak?Roy, Zea, Elshi, dan Roy membatu melihat pertengkaran mereka.Zea dan Elshi segera menyusul Vita yang buru-buru ke mobil."Elshi, aku mau duduk bersama kamu dan Damian di kursi belakang." Vita tampak masuk mobil dan duduk di kursi belakang lebih dulu.Mendengar Vita mengucapkan itu, Damian berinisiatif untuk duduk di kursi bagian tengah mobil bersam

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Apa Hubungan Roy, Elshi dan Hugo?

    Tiba-tiba saja alat pendeteksi kata yang baru saja di aktifkan Axel, sebagai percobaan awal mengeluarkan sinyal alarm, tertulis di layar alat sebesar ponsel genggam, nama Hugo, bahkan kata itu terdeteksi di ucapkan sebanyak lebih dari 5 kali. Jarak deteksi maksimal adalah 200 meter. Berarti orang yang menyebut nama itu ada di sekitar atau tidak jauh dari Axel. Benar saja di sebuah tempat duduk santai, di dekat kamar Elshi dan Damian yang ada di ujung, terlihat Elshi dan Roy sedang bicara berduaan. Axel mendekat dan mencoba menguping pembicaraan mereka. "Roy, jadi bagaimana? apa sebenarnya rencana Hugo, kenapa dia tidak membalas pesan yang ku kirim dengan surat? Jangan-jangan kamu berkhianat padaku, kamu bilang dia akan menghubungi Minggu dini hari, bukti nya besok hari sudah Senin, tapi dia tidak ada menghubungiku sama sekali." Elshi tampak mencengkram kerah kemeja Roy. Mata Axel terbelalak, rasa-rasanya dia ingin berteriak karena kaget, dia berusaha menstabilkan dirinya, percaka

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Siapa Hugo Sebenarnya?

    "Aku belum yakin tentang perasaanku. Aku ke kamar mandi dulu, aku akan mengatasi diriku. Kamu istirahatlah dengan baik," kata Axel.Vita segera berbaring di ranjang. Sudah 30 menit Axel di kamar mandi, dia sepertinya tidak bisa mengatasi dirinya. Vita melihat siluet tubuh di kamar mandi yang dikelilingi kaca tersebut. Vita menelan ludahnya dan berusaha menstabilkan dirinya. Axel tampak mengangkat kepalanya ke atas dan meletakkan tangannya ke bawah.Vita kemudian beranjak dari ranjang dan menghampiri Axel yang dari tadi berdiri di kamar mandi."Axel, apa kamu capek? Apa tanganmu sakit? Keluarkan, mungkin aku bisa sedikit membantumu," kata Vita.Axel membuka pintu kamar mandi tersebut dan segera menggendong Vita ke atas ranjang.Keduanya kini larut dalam ciuman sarat emosi. Beberapa kali mereka terlihat saling bergantian menggigit leher satu sama lain dengan manis.Vita meminta Axel berbaring, kemudian kedua tangannya mulai beraksi

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Gejolak Asmara

    Axel terdiam sejenak."Pak, bagaimana? Apa jadi mesan kamarnya? Kalau tidak jadi, akan kami serahkan ke antrian di belakang," kata resepsionis."Jadi, tentu saja jadi. Tidak masalah 3 kamar, kami bisa saling berbagi," jawab Roy.Roy kemudian menyelesaikan pembayaran kamar yang mereka pesan. 3 kunci diserahkan pada Roy.Mereka kemudian berjalan menuju kamar. Kamar tersebut bernomer 78, 79, dan 80. Mereka ternyata tinggal bersebelahan.Roy segera membuka pintu 78 dan bersiap masuk. Axel ikut masuk mengikutinya."Axel, kamu mau ngapain? Kenapa masuk ke kamarku?" tanya Roy."Bukannya kita tidur sama-sama? Memang tidak boleh aku sekamar denganmu?" tanya Axel."Aku mau tidur dengan pacarku, Zea. Di sini terlalu dingin untuk tidur dengan teman pria," kata Roy sambil tertawa."Roy, kamu mau apa? Jangan macam-macam, kalian belum cukup dewasa untuk itu," kata Elshi."Kak Elshi, tenang saja. Aku cuma pelu

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Pertemuan Dara Dengan Jodoh Dari Neneknya

    Damian menatap Elshi dengan tegas dan dalam, kemudian menunduk dengan lemas. Elshi mendekat dan memegang wajah Damian yang tertunduk, memaksanya menatapnya dalam-dalam. “Damian, apa kamu marah?” “Tidak, hanya saja aku merasa bodoh. Maaf, Elshi.”

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Dara, Aku Kecewa

    “Damian, besok apa kamu sibuk? Mau tidak aku ajak jalan ke sebuah tempat yang indah?” tanya Elshi lembut.“Emm… lain kali saja ya. Besok aku sudah ada janji,” jawab Damian pelan.“Kamu mau jalan sama Dara?” Elshi tersenyum tipis. “Iya, tidak apa-apa. Kalau begitu aku tidur dulu.

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Cobaan Apa Lagi Ini

    Damian menatap ke arah perkataan Nenek Vio. Kalimat terakhir sang nenek serasa menggema berulang-ulang dan membuatnya terngiang-ngiang. Bukannya Damian perhitungan, tetapi dia sempat terpikir, jika bukan karena dirinya yang membiayai Dara mati-matian, apa Dara bisa sesukses sekarang. Ayah dan ibu

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Bara Api

    Saat asyik berdansa, tiba-tiba Zea menghampiri Elshi. Dia berbisik ke telinga kakaknya itu. Beberapa saat kemudian, Elshi pergi dari tempat dansa. Pria misterius itu mengikuti arah kepergian Elshi.Ternyata Elshi masuk ke kamarnya. Melihat Elshi masuk ke kamar, pria bertopeng Buruk Rupa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status