Beranda / Romansa / Tawanan Cinta Queen Mafia / Identitas Roy Sebenarnya

Share

Identitas Roy Sebenarnya

Penulis: Blue Angel
last update Tanggal publikasi: 2026-03-09 17:47:26

Dari gelagatnya aku rasa mereka adalah orang yang berbahaya, aku hanya asal ngomong menyebut mereka mafia," kata Axel.

Zea tidak banyak omong, dia tampak linglung di dalam mobil.

"Zea, aku tahu nama mereka. Lelaki berbaju hijau itu yang berdiri di dekat Roy bernama Hendro, sementara pria berbaju merah bernama Peter," Axel sengaja membuat kesalahan hanya untuk memancing Zea.

"Pria berbaju merah bernama Hendro, sementara yang berbaju hijau adalah Doni," sahut Zea
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Bedebah Kamu Roy

    Elshi sedang menyisir rambut indahnya di depan cermin rias di dekat ranjang tidurnya. Zea melangkah masuk dan segera berdiri di belakang kakaknya yang sedang duduk di kursi. Dari pantulan cermin, tampak wajah tegang Zea yang terlihat jelas oleh Elshi."Zea, kenapa? Apa ada masalah? Katakan?" kata Elshi."Kak Elshi, jika aku jujur tentang hal besar, apa kakak bisa berjanji untuk tidak sembarangan bertindak? Apa kakak mau mendengarkan penjelasanku terlebih dulu?" kata Zea memulai pembicaraan."Jika itu kecerobohan, ketidaktahuan, kesalahpahaman, maka aku akan maafkan. Tapi jika bersangkutan dengan pengkhianatan, maka pasti aku hukum bahkan lenyapkan tanpa ampun," sahut Elshi.Tubuh Zea bergidik hebat. Apakah posisi Roy bisa dikatakan sebagai pengkhianatan? Tiba-tiba Zea menangis. Dia yang kuat, ganas, dan mematikan selama berada di kelompok Queen Mafia ternyata harus menangis karena takut kehilangan Roy dari dunia ini."Zea, ada apa? K

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Kembalinya Queen Mafia

    "Queen, Hugo berencana membunuh orang kepercayaanmu, Mario. Mario telah menjadi target. Dia juga ingin menjebak mu lewat penyanderaan Mario. Queen, bagaimana ini? Satu lagi, Queen, pemimpin eksekusi penyanderaan dan pembunuhan ini adalah salah satu anak buah kesayangan dan kepercayaan Hugo, eksekutor sarat pengalaman dan tidak pernah gagal dalam aksinya, anggota termuda dan tertampan di kubu Naga Merah. Kami biasa menyebutnya Mister R.""Kamu tenang, aku tidak akan biarkan rencananya berhasil. Kenapa dia bisa tahu kalau Mario adalah orang kepercayaanku? Dapat informasi dari mana? Apa ada yang berkhianat di Queen Mafia?" tanya Elshi."Tidak, Queen. Salah satu anggota muda yang juga tidak kalah tampan, umurnya dengan Mister R hanya beda 2 tahun lebih dewasa. Dia berhasil menelusuri jejak Mario setelah 3 tahun penyelidikan. Kami biasa menyebut namanya Tuan Dev. Queen, Mister R dan Tuan Dev memang sengaja tidak diajak jika kita sedang terlibat baku hantam. Mereka eksek

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Mabuk Cinta

    "Kak Elshi, aku hanya beda beberapa tahun darimu, jangan bilang aku anak kecil lagi. Oya, ayo kita sarapan sama-sama, aku sudah bikin sarapan untuk kita semua." Ajak Zea.Damian yang sudah mengenakan pakaian segera ikut duduk di kursi makan."Roy, Damian, maklumi saja jika makanannya bikin kalian sakit perut dan tenggorokan gatal. Kalau mau muntah, muntah saja, jangan sungkan, aku maklum." Elshi meledek masakan adiknya sambil bercanda."Kak Elshi pikir cuma masakan Kak Elshi yang enak, aku juga pinter masak tau.""Sayang, enak tidak?" Tanya Zea kepada Roy."Enak sayang, lagian kamu tidak usah repot-repot masak. Kamu cukup temani aku saja sepanjang waktu jika aku sudah pulang ke rumah. Aku yang masak buat kamu, atau jika aku sedang sibuk kita bawa koki terbaik ke rumah." Kata Roy memaksudkan percakapan itu jika nanti mereka sudah menikah."Elshi, kamu tenang saja. Walau aku tidak pandai memasak seperti Roy, aku bakal kerja ke

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Elshi, Ayo kita Jadian!

    Malam ini hujan turun dengan deras. Jam menunjukkan pukul 00.45 tengah malam. Elshi masih kesusahan tidur, seperti biasa. Dia berdiri di balkon sambil menyeruput kopi hangat.Tiba-tiba sebuah sepeda motor berhenti di depan pagar rumahnya. Orang itu basah kuyup, sepertinya sosok tidak asing itu adalah Damian. Dia tampak berdiri dengan ragu di depan pagar. Penjaga keamanan di rumah Elshi keluar, dia kenal dengan sosok itu dan segera meminta Damian untuk masuk ke dalam. Belum sempat Damian memasukkan motornya ke pagar, Elshi tiba-tiba berdiri di depannya. Wanita itu tampak cantik dengan piyama tidurnya. Dia membawa payung dan mengarahkannya kepada Damian."Damian, masuklah, kamu akan sakit kalau masih berdiri di sini," pinta Elshi.Damian segera memeluk Elshi. Dia memeluknya dengan sangat erat tanpa sepatah kata pun.Elshi segera menarik Damian ke rumahnya. Damian diminta mandi agar tidak demam, sementara Elshi membuatkan sup hangat dan juga minuman

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Roy Hanya Mencintai Zea Selamanya

    Zea menarik pelatuknya dan segera bersiap membunuh lelaki yang berada di depannya saat ini."Zea, sayangku, kamu boleh membunuhku, tapi sebelumnya izinkan aku menjelaskan semuanya padamu. Setelah itu aku berjanji, aku akan mati dalam pelukanmu," pinta Roy lirih.Roy maju beberapa langkah ke depan. Zea memintanya berhenti melangkah, tapi Roy tidak mengindahkannya. Dia tidak percaya wanitanya akan melakukan ini padanya.Zea melepaskan tembakannya. Kali ini tembakan itu mengenai lengan kanannya. Roy tersungkur. Semua itu bukan karena sakit di lengannya, tapi di hatinya. Zea wanitanya benar-benar tega melukainya tanpa mau mendengarkan penjelasan terlebih dahulu.Mata mereka kini bertemu. Air mata Roy jatuh di pipinya. Zea berusaha membendung air matanya yang hampir tumpah.Roy mengambil pisau yang ada di piring berisi buah dan bersiap menusuk perutnya sendiri. Zea berlari dan merebut pisau itu darinya."Zea lepaskan, aku ingin mati d

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Identitas Roy Sebenarnya

    Dari gelagatnya aku rasa mereka adalah orang yang berbahaya, aku hanya asal ngomong menyebut mereka mafia," kata Axel.Zea tidak banyak omong, dia tampak linglung di dalam mobil."Zea, aku tahu nama mereka. Lelaki berbaju hijau itu yang berdiri di dekat Roy bernama Hendro, sementara pria berbaju merah bernama Peter," Axel sengaja membuat kesalahan hanya untuk memancing Zea."Pria berbaju merah bernama Hendro, sementara yang berbaju hijau adalah Doni," sahut Zea dalam lamunannya."Axel, mengapa kamu tahu? Apa sebenarnya kalian saling kenal?" tanya Zea dengan tatapan curiga ke arah Axel."Beberapa hari lalu saat aku di Caffe Ardath bersama Roy, mereka menghampiri Roy dan meminta Roy pergi bersama mereka. Dari sana, aku tahu nama mereka, mungkin kemarin aku salah mendengar penyebutan nama mereka," jelas Axel.Zea menatap Axel dengan tajam, dia tidak percaya sepenuhnya dengan apa yang Axel katakan. Zea tahu di dunianya, mereka t

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status