Share

Bab 21

Dante hendak memberikan tembakan, tapi seruan Evan menghentikan niatnya.

"Ada apa lagi ini? Eliza apa ini ulahmu lagi!" sentak Evan.

Dante bersembunyi, di balik pilar, menatap punggung Evan yang membelakanginya. Lalu mendongak melihat Eliza yang menyinggung senyum padanya.

"Shit, tidak bisa kubiarkan," ucap Dante segera meninggalkan tempat itu. Mengambil jalan berputar dan kembali dari arah yang berbeda.

Eliza terkekeh, "Bajingan ini," batinnya.

Evan membungkuk, melihat siapa pria di depannya. Setelah sadar siapa pria itu membuat Evan marah. Pria itu salah satu pengikut setianya.

"Eliza Martinez! Apa yang kau lakukan! Kau membunuh salah satu anak buahku yang setia!" sentak Evan mendongak, menatap tajam Eliza yang memangku wajahnya dengan senyum sinis di lantai dua.

Eliza yang sudah punya akses berupa ponsel, dan macbook pemberian Erlan, bukan hal yang sulit baginya melacak siapa saja penghianat di sana, ataupun sekedar mencari bukti.

Erlan datang langkahnya yang panjang mendekat pada
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status