Share

Beberapa Ronde

Author: CitraAurora
last update publish date: 2026-02-22 14:01:42

Rosella mematung mendengar ucapan terima kasih dari Leon.

Seorang Leon berterima kasih padanya?

Pria yang selama ini hanya menatapnya dengan dingin, sekarang mengucapkan terima kasih dengan nada yang berbeda? Ditambah sebuah kecupan hangat?

Rosella tidak tahu harus berkata apa. Tubuhnya masih lemas, nafasnya masih belum teratur, dan pikirannya masih berkabut.

"Tuan..." bisiknya pelan, suaranya parau.

Leon tidak menjawab. Dia hanya menatap Rosella dengan tatapan yang sulit dibaca, lalu perlahan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (3)
goodnovel comment avatar
Mega
Aku suka Rosella sama Lucas
goodnovel comment avatar
CitraAurora
habis ini kak tapi g ngamuk sih Adrian
goodnovel comment avatar
Sari Aldia
waw lucas ngamuk niiiii tinggal adrian ni yg blm tau
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Tuan Selamatkan Ibu Saya

    "Kemarin sore dia dapat kabar ibunya sakit." Ane menjelaskan dengan suara sedih. “Dia langsung pergi terburu-buru, bahkan tasnya ketinggalan di petak, saya yang simpan." Jelasnya. Adrian mengerutkan dahinya, pantas panggilan tak dijawab sama sekali."Alamatnya di mana?" Tanya Adrian lagi. Ane memberitahu alamat rumah Rosella, kebetulan Ane sering datang kesana. Adrian mengucapkan alamat itu beberapa kali, lalu mengucapkan terima kasih, dan segera pergi. Ane dan kelompoknya saling pandang dengan ekspresi bertanya-tanya, melihat Adrian Toretto bertanya alamat Rosella."Pak Adrian Toretto sangat khawatir." Bisik Hardan. "Sampai minta alamat segala." Tom menyahut. "Ada apa sebenarnya?" Lizzy tak ketinggalan. Tidak ada yang menjawab karena tidak ada yang tahu, apa yang terjadi. Namun yang jelas Ane mencium sesuatu. Di rumah sakit, koridor lantai dua lebih sepi dari lantai bawah.Rosella berjalan dengan langkah yang tidak teratur, matanya merah dan sedikit bengkak, rambutnya beranta

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Rosella Dimana?

    Rosella sudah setengah membungkuk dengan pel di tangannya namun ketika mendengar suara Lucas dia menghentikan tangannya."Tapi Tuan tidak ada yang…""Monica." Lucas berbalik ke arah pelayan itu yang masih duduk di tepi tangga. "Kamu yang menumpahkan jadi kamu yang harus membersihkan."Monica yang tadi masih memegangi lututnya langsung tegak."Baik, Tuan Lucas." Suaranya keluar pelan.Lucas mengambil pel dari tangan Rosella, menyerahkannya ke Monica tanpa ekspresi, lalu tangannya berpindah ke bahu Rosella mengarahkannya menjauh dari genangan air.“Hati-hati nanti jatuh.” Katanya penuh perhatian. Monica meremas pel yang baru dia terima, dia sangat kesal karena Lucas tak memperhatikannya sedikit pun. "Kamu sudah makan malam?" Tanyanya. "Belum, Tuan."“Aku juga belum ayo makan bersama.” Rosella menurut, melangkah bersama Lucas meninggalkan koridor tangga.Sementara itu Monica berlutut membersihkan genangan air itu sendirian dengan umpatan-umpatan untuk Rosella. #######Tanaman kelom

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Gagal Total

    Monica terus mengamati gerakan tiga Tuan Muda, jam berapa Leon biasanya turun ke bawah, jam berapa Adrian pulang dari kampus dan kapan Lucas bersantai di taman samping rumah. Semua dicatat di kepalanya tak ada satupun yang terlewat.Hari ini dia mulai bergerak, pagi itu dia memastikan seragamnya terpasang dengan cara yang sedikit berbeda dari pelayan lain, kancing bajunya tak sepenuhnya dikancing, sehingga memperlihatkan belahan dadanya yang cukup montok.Rambutnya diikat rapi, parfumnya lebih banyak dari kemarin sehingga baunya cukup semerbak. Begitu Leon terlihat di tangga, Monica segera berdiri di dekat meja makan dengan teko kopi di tangan, senyumnya mengembang, dibuat semanis mungkin agar Leon terpikat. "Selamat pagi Tuan Leon." Suaranya keluar dengan nada yang manis dan jelas.Leon melewatinya tanpa menoleh. "Mana Rosella?” Monica menelan senyumnya. "Rosella belum turun Tuan, apa perlu saya…""Tidak perlu." Leon sudah duduk di kepalanya meja, membuka ponsel, lalu menghubung

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Monica Pelayan Baru

    Pelayan itu mencuci piring dengan gerakan yang lebih keras, bunyi gesekan di wastafel mengisi dapur yang sepi.Namanya Monica, baru direkrut seminggu lalu untuk menggantikan pekerjaan Rosella. Dia mengamati situasi di mansion ini, dan merasa iri dengan Rosella yang diperlakukan ratu oleh para Tuan Muda. "Budak itu." Monica bergumam sendiri, tangannya membilas piring terakhir. "Apa sebenarnya keistimewaannya sampai ketiga Tuan Muda begitu memanjakannya."Di belakangnya, salah satu pelayan senior yang sudah lama bekerja disana melintas dengan handuk di tangan, mendengar gumaman itu tapi tidak berhenti."Dia yang makan tapi aku yang harus mencuci piringnya memangnya siapa dia! Hanya budak!" Monica meletakkan piring ke rak dengan bunyi yang sedikit terlalu keras. "Budak diperlakukan seperti putri.""Hati-hati bicaranya." Pelayan senior itu akhirnya berhenti, menyahut gumaman Monica."Aku hanya bicara fakta." Monica mengelap tangannya. “Heran aku apa istimewanya dia sampai-sampai kita se

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Apa Istimewanya Rosella?

    Keesokan harinya Rosella bangun dengan badan yang lelah, Lucas benar-benar perkasa seperti kakak-kakaknya. “Tulang-tulangku rasanya mau lepas.” Gerutunya. Tangan Rosella menyentuh sampingnya, tapi Lucas sudah tidak ada “Tuan Lucas kemana?” Rosella bermonolog dengan dirinya sendiri.Rosella duduk, meminum air yang mungkin sudah Lucas siapkan sebelumnya. Hari-hari berjalan dengan cepat tak terasa seminggu berlalu. Rosella bangun, sarapan, berangkat, pulang, belajar, tidur, para Tuan Muda tidak mengizinkan dia bekerja lagi.Hal ini memicu iri pelayan lain, bahkan ada pelayan yang seumuran baru direkrut keluarga Toretto untuk menggantikan pekerjaannya terus menatapnya sinis. Pagi itu, kelompok Rosella mulai berdiskusi. Dia juga sudah mencairkan 25 persen uang yang Adrian berikan. “Nanti sepulang kuliah kita belanja, lihat kelompok lain tanamannya sudah tumbuh.” Kata Hardan. “Siap.” Sahut Tom. Dan sore itu sepulang kuliah, Rosella dan kelompoknya langsung berpencar ke beberapa tok

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Bagaimana Kalau ke Ronde Selanjutnya

    Rosella menoleh ke Lucas. "Tuan belum menjawab pertanyaan saya."Lucas mematikan TV sehingga kamar kembali redup."Ya menikah itu penting bagiku bahkan setiap orang, siapa yang tidak ingin berumah tangga dan memiliki anak Rosella.” Jelasnya. Rosella menatap tangannya di atas selimut, entah mengapa ucapan Lucas membuat hatinya meremang. Tuan Muda suatu saat nanti pasti akan menikah dan meninggalkan permainan gila mereka. "Saya penasaran siapa wanita yang beruntung itu Tuan." Tanyanya, mencoba membuat suaranya terdengar ringan.Lucas tersenyum sambil mengusap rambut Rosella. "Kenapa penasaran sama dirimu sendiri Rosella.” Ujar Lucas. Tangan Rosella menunjuk dirinya sendiri, “ Saya? Jangan bercanda Tuan, mana mungkin Tuan Muda seperti anda ingin menghabiskan waktu seumur hidup bersama saya yang hanya pungguk ini.” Rosella tertawa, menertawakan Lucas, meskipun hanya berdebar karena senang. "Iya tapi aku bingung." Lucas menyambung, suaranya sangat jujur dengan cara yang membuat Rose

  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Panggil Aku Lucas

    Setelah sarapan yang tegang, ketiga Tuan Muda berangkat ke aktivitas masing-masing dengan aura yang berbeda-beda.Leon berangkat dengan langkah yang sangat tegas bahkan lebih tegas dari biasanya dan wajah yang lebih dingin. Di dalam mobilnya, dia mencengkeram setir dengan kuat sambil mengingat keja

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Aku Ingin Bertemu Ibumu

    Lucas tersenyum miring, mencoba mengabaikan pikirannya, lalu dia menggenggam tangan Rosella lebih erat. Suasana hening menyelimuti mereka hingga dia melihat Rosella yang kurang tak nyaman dengan pakaian yang dikenakan. “Kamu kenapa Rosella?” Tanyanya. “Tidak ada-apa Tuan.” jawab Rosella kikuk.

    last updateLast Updated : 2026-03-21
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Aku Harus Berjuang Lagi

    Rosella mengangguk di balik tangannya yang menutupi wajah."Iya, dia tidak kasar seperti biasanya. Tuan Leon memperlakukan saya dengan lembut. Dan saya benci diri saya karena saya menikmatinya, tubuh saya merespons sentuhan Tuan Leon, sentuhan Tuan Adrian, dan bahkan sentuhan Anda Tuan Lucas. Saya

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Tawanan Tiga Tuan Muda    Waktunu Hanya 10 Menit!

    Mobil terus melaju dalam keheningan yang aneh, bukan canggung seperti sebelumnya, tapi lebih ke penuh dengan hal yang tidak terucapkan."Belok kiri di depan," ucap Rosella sambil menunjuk. "Rumah saya yang tanpa pagar."Leon memperlambat mobil, lalu berhenti tepat di depan rumah kecil tanpa pagar.

    last updateLast Updated : 2026-03-20
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status