共有

Bab 48

作者: CAHAYA HATI
last update 公開日: 2026-05-04 23:11:48

Naura menarik napas dalam-dalam, menghirup banyak oksigen sebelum membuka pintu kamar dan bertemu dengan kakak iparnya, Sky.

"Semoga aja aku nggak malu-maluin Mas Sky. Bisa ngamuk tu Nenek sihir kalau sampai aku bikin malu suaminya." Gumam Senja lirih, kata Nenek sihir itu di peruntukan pada sang kakak, Lena.

Ceklek...

Senja membuka pintu kamarnya, ia melirik sekilas pada Kakak iparnya sebelum akhirnya menunduk malu.

Di depannya, Sky di buat takjub dengan penampilan adik iparnya. Senja tampak s
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (1)
goodnovel comment avatar
Mai Zul
lanjut min
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Tergoda Pesona Adik Ipar   Bab 49

    Sky menggenggam tangan Senja dengan erat, seolah ingin melindungi dan menularkan rasa percaya diri pada gadis tersebut. Langkah mereka mantap, melewati para tamu undangan lain untuk menghampiri Pak Wijaya, sosok pria paruh baya dengan jas hitam rapi dan senyum ramah, tengah menerima tamu-tamu penting. Senja menatap Sky dengan mata yang berkilat, sedikit tegang dan gugup."Santai aja Sen, jangan gugup. Ada aku di sebelah kamu, pria tampan yang akan melindungi kamu." Bisik Sky, dengan nada menggoda.Senja mencebik kecil, lalu berkata. "Jangan ngomong aneh-aneh lah Mas, bikin aku tambah nervous aja." Balas nya dengan nada sedikit ketus.Saat ini mereka sudah berdiri di hadapan Pak Wijaya, Sky mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan pak Wijaya. "Selamat malam, Pak Wijaya. Terima kasih atas undangannya, ini kehormatan besar bagi saya bisa hadir di acara anniversary perusahaan Bapak malam ini," ucap Sky dengan suara yang tegas namun hangat.Pak Wijaya membalas dengan senyum tulus

  • Tergoda Pesona Adik Ipar   Bab 48

    Naura menarik napas dalam-dalam, menghirup banyak oksigen sebelum membuka pintu kamar dan bertemu dengan kakak iparnya, Sky."Semoga aja aku nggak malu-maluin Mas Sky. Bisa ngamuk tu Nenek sihir kalau sampai aku bikin malu suaminya." Gumam Senja lirih, kata Nenek sihir itu di peruntukan pada sang kakak, Lena.Ceklek...Senja membuka pintu kamarnya, ia melirik sekilas pada Kakak iparnya sebelum akhirnya menunduk malu.Di depannya, Sky di buat takjub dengan penampilan adik iparnya. Senja tampak sangat cantik dan seksi, melebihi kecantikan dan keseksian istrinya."Kamu udah siap?" Tanya Sky pada Senja, suaranya sedikit gugup. Di depannya, gadis itu mengangguk kecil sebagai jawaban."Ya udah... ayo kita berangkat sekarang, ini malah Minggu... takutnya jalanan macet." Sky melanjutkan kalimatnya."Ayo, Mas." Jawab Senja, singkat.Sky mengulurkan tangannya, Senja langsung menatap wajah kakak iparnya, seolah meminta penjelasan lanjut. "Gandeng tangan aku Sen, biar nggak canggung saat di pesta

  • Tergoda Pesona Adik Ipar   Bab 47

    Bruk...Lena melemparkan paperbag di depan adiknya, Senja yang tengah serius membaca buku tersentak kecil. "Ya ampun Mbak, ngagetin aja sih." Ucapnya sambil mengelus dada. Lena memutar malas manik matanya, enggan menanggapi adiknya yang menurutnya lebay.Senja menatap paperbag berukuran besar di depannya, kemudian bertanya. "Ini apa, Mbak?" "Itu pakaian untuk kamu pergi ke acara malam Minggu besok, pokoknya jangan sampai bikin malu Mas Sky di sana." Sungut Lena, dengan nada ketus."Mbak...!" Senja hendak menolak permintaan kakaknya, Namun Lena langsung memberi kode agar adiknya diam."Ssstt...! Jangan protes, aku tidak menerima penolakan dan alasan apapun dari kamu. Pokoknya kamu harus menemani Mas Sky datang ke acara malam Minggu besok, awas aja kalau kamu nggak banyak drama, beneran aku jual rumah peninggalan almarhum Bapak di kampung." Ancam nya pada sang adik.Senja menghela nafas panjang, dalam hati tidak bisa berhenti merutuki sikap egois kakaknya. "Ya udah deh." Jawab Senja, n

  • Tergoda Pesona Adik Ipar   Bab 46

    Lena melangkah masuk ke dalam rumah dengan langkah cepat, wajahnya tak bisa menyembunyikan kerut cemberut yang menghiasi bibirnya. Begitu menjejak di ruang keluarga, matanya langsung bertemu dengan sosok Ibunya yang tengah duduk bersila di lantai, menemani Gala yang asyik bermain mobil-mobilan. Suara derit roda kecil mainan itu seolah kontras dengan kekesalan Lena akibat ulah suaminya.Bu Asih menoleh, menatap putrinya yang baru pulang dengan penuh perhatian dan sedikit kekhawatiran. "Kamu sudah pulang, Len? Wajah kamu kenapa cemberut gitu? Ada apa?" tanyanya lembut, mencoba bersikap biasa meski masih menyimpan rasa kecewa pada putri sulungnya.Di samping Bu Asih, Gala tersenyum ceria, matanya berbinar saat melihat ibu nya yang sudah pulang. "Mama... Gala seneng sekali Mama pulang kerja lebih awal dari biasanya. Gala lagi main mobil-mobilan ditemani Nenek, mau mau ikut?" Suaranya polos dan penuh semangat menawarkan ibunya untuk ikut bermain, berharap ibunya menerima ajakannya.Lena la

  • Tergoda Pesona Adik Ipar   Bab 45

    Tok... tok... tok...Bara mengetuk pintu ruangan kerja bosnya, kemudian membuka pintu dan melangkah masuk ke dalam. Di kursi kebesarannya, Sky tengah fokus pada layar laptop di depan nya."Permisi, Pak. Ini ada undangan dari Pak Wijaya." Bara memberikan undangan dengan desain yang terlihat mewah pada bos nya.Sky langsung menatap datar pada Bara, menerima undangan yang di berikan asistennya itu. "Undangan apa?" Tanyanya dengan nada santai."Sepertinya undangan anniversary perusahaan milik nya." Jawab Bara. Pria itu duduk di kursi yang ada di seberang meja kerja bosnya.Sky membuka undangan itu, membaca dengan teliti.Beberapa menit setelah, terdengar suara decakan kecil yang keluar dari bibir nya. "Ck, males banget datang ke acara beginian. Malah bawa pasangan." Gumamnya lirih.Sky kembali menatap Bara, kemudian berkata pada asistennya itu. "Kamu saja yang datang ke acara ini ya? Saya belum tentu punya waktu." Katanya beralasan, padahal alasan sebenarnya tidak ingin datang karna tidak

  • Tergoda Pesona Adik Ipar   Bab 44

    Sky tengah berbaring di tempat tidur, ia baru saja selesai mengerjakan pekerjaan kantor yang sengaja di bawa pulang ke rumah karena malas lembur di kantor. Saat mendengar suara handel pintu di buka, Sky langsung memejamkan mata, berpura-pura tidur saat istrinya baru pulang.Lena masuk ke dalam kamar dengan gerakan hati-hati, wajahnya masih tampak kesal karena omongan Ibunya tadi. Melihat sang suami sudah terlelap, ia sedikit bernafas lega."Syukurlah Mas Sky udah tidur. Kalau belum pasti bakalan banyak tanya kaya Ibu tadi, dan aku malas buat jawabnya karena ujung-ujungnya pasti berdebat." Gumamnya lirih, namun masih bisa di dengar oleh Sky.Lena melemparkan tas nya sembarangan ke sofa, kemudian melangkah masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Tubuhnya sudah sangat lelah karena di gempur habis-habisan oleh Ronald di atas ranjang hotel. Makannya setibanya di rumah ingin segera istirahat karena energi nya sudah terkuras habis.Beberapa menit kemudian, Lena keluar dari kamar

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status