Share

Bab 44 - Rasa Bersalah

Penulis: Kennie Re
last update Tanggal publikasi: 2025-08-18 10:35:10

Ashton bergegas mengambil penerbangan awal menuju ke Saint Orleans, sesaat setelah mendapat kabar mengenai kondisi Abigail. Alice memutuskan untuk menghubungi Ashton terlebih dahulu sebelum menghubungi Alex dan Alona.

Dia masih mempertimbangkan keberadaan Gin di sana. Bisa saja pemuda itu tak inginkan bertemu keluarga lain selain Abigail. Maka, itulah yang dia lakukan.

Tak perlu ditanya bagaimana perasaan Ashton mendengar kabar tersebut. Tubuhnya mendadak lunglai bagai tak bertulang. Yang ada d
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 85 - Kerja Sama Tak Terduga

    Tak banyak yang menyangka akan hal ini, termasuk Gin saat salah satu orang kepercayaan Zac, yang dia sebut sebagai salah satu pria yang dapat dia andalkan untuk membantu menemukan Alice, adalah orang yang tak asing bagi keluarga Genovhia.Kedua mata Gin nyaris mencelus kala pria itu memasuki ruangan dan melepaskan topi serta mantel coklat khas yang selalu dia gunakan bahkan setiap kali bertemu Abby.“Tuan Thompson?” gumam Gin, masih tak percaya dengan apa yang dia lihat. Apakah ini artinya pria itu telah mengkhianati kakaknya?“Hai, Tuan Muda Genovhia,” sapa pria itu kala melihat Gin ada di ruangan bersama yang lain. Hanya Gin yang dia kenali, maka kepada lainnya, dia hanya sedikit membungkukkan badan. “Apa yang bisa kubantu, Tuan Emerson?”Pria itu segera sigap menanyakan tugas yang akan Zac berikan padanya. Sementara itu, Gin yang merasa dijebak dalam hal ini, segera bangkit dan menarik kerah kemeja pria yang belum sempat duduk di kursinya dan menyeretnya keluar dari ruangan tanpa h

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 84 - Hukuman Setimpal

    “Sid? Apa yang kau lakukan di sini?” cecar Monica pada sang kakak yang juga tertangkap sama sepertinya. Duduk di sebuah kursi di dalam ruangan temaram yang hanya diterangi lampu bohlam. “Sudah kukatakan, kau berjaga di markas. Mengapa kau melakukan kebodohan semacam ini?”“Bagaimana denganmu? Kau sendiri juga tertangkap. Apa yang ingin kau katakan, hm?”Monica bungkam saat Sidney menembaknya dengan kalimat sarkastik yang jelas kebenarannya. Entah mimpi apa semalam sampai-sampai rencana mereka berdua gagal total. Bahkan belum juga mereka mendapatkan apa yang mereka mau—setidaknya memberi pelajaran pada Abby—dia sudah tertangkap.“Aku tahu mengapa kau di sini.” Monica menambahkan, mengalihkan pertanyaan sang kakak tanpa ada niat menjawab. Retorika seperti itu tak penting untuk dia tanggapi. “Kau pasti tak percaya padaku, karena itu kau mengikutiku. Jujur saja.”“Aku–“ Sidney tak mampu memberikan respon cepat atas tuduhan sang adik. Memang benar, itulah kenyataannya.Wajar kalau dia ragu

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 83 - Siasat Gin

    “Apakah kau sudah mendapat kabar dari Jude?” tanya Abby yang masih terus mencemaskan Alice yang menghilang dan Jude yang tak juga kunjung memberi kabar. Gin hanya menggeleng.Dia juga tengah menanti berita yang Jude janjikan. Dia berulang kali menawarkan bantuan, tetapi ditolak oleh pria itu. Dia akan menyelamatkan Alice sementara Gin harus menjaga Abby.Hari telah petang, tak mungkin rasanya jika pria itu memberikan kabar. Kalau pun mereka sudah berada di lokasi, pasti tengah menyusun siasat pembebasan terhadap Alice.“Aku akan mencarinya,” ujar Abby yang kemudian bangkit, tetapi segera dihadang oleh Gin dan Zac yang sudah mengetahui berita mengenai hilangnya Alice.“Abby, biarkan Dokter Gregory yang melakukannya. Dia memintaku untuk menjagamu, karena dia merasa kalau kau pun tengah diincar.”“Siapa yang mengincarku? Mereka tak akan menemukan apa-apa dariku.”Abby jelas salah. Jika yang dia maksud adalah harta, banyak hal yang bisa didapatkan darinya. Begitu pula dengan dirinya sendi

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 82 - Kepingan Rahasia

    Abby terbelalak, tak percaya kalau Garry mengetahui identitasnya. Selama beberapa tahun dia bisa melenggang bebas tanpa ada seorang pun tahu, tetapi sekarang tampaknya adalah akhir dari petualangannya demi membalaskan dendam.Tergagap dan tak bisa mengungkapkan kalimat apa pun saking terkejutnya, Abby hanya menatap nyalang pria di hadapannya.“Mengapa kau begitu terkejut?” tanya Pria itu. “Aku telah lama mencarimu. Kau hilang seperti ditelan bumi. Juga ayahmu.”“Apa yang kau inginkan? Kau sudah menghancurkan keluargaku, sekarang apa yang kau inginkan?”Ekspresi Garry seketika berubah kala mendengar tuduhan Abby. Dia menggeleng samar, tetap tak alihkan tatapan yang tak bisa Abby terjemahkan.“Apa maksudmu? Apakah terjadi sesuatu pada kalian?”Abby menggeleng tak percaya. Pria ini benar Garry Emerson, bukan? Mengapa dia seolah tak mengingat perbuatannya sendiri? Ataukah itu hanyalah sandiwara agar Abby tidak melakukan tindakan lebih jauh terhadap mereka?Atau mungkin saja justru mereka

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 81 - Tak Bisa Menipu Selamanya

    “Hhmph!” Seorang wanita memekik keras, tetapi tak ada suara atau kata-kata yang keluar selain racauan tak jelas karena mulutnya tertutup sebuah plester saat ini.Tangan dan kakinya terikat, matanya ditutup dengan sehelai kain yang diikatkan cukup erat sehingga dia tak bisa melihat apa pun meski dengan cara cerdik yang biasa dia gunakan setiap kali menghadapi masalah serupa.Hal semacam ini bukan hal baru baginya. Namun, kali ini, dia sepertinya berhadapan dengan orang yang cukup lihai dan telah lama melakukan kejahatan yang sama.“Apakah kau sudah memeriksa ponselnya?” tanya sebuah suara bariton yang dalam dan dia tak kenali sama sekali. Dia sempat curiga sebelumnya, berpikir kalau Jude-lah yang ada di balik ini semua. Namun, dia harus akui kalau pikirannya salah.“Sudah, Tuan. Tidak ada apa pun di sana. Hanya jadwal pernikahan Abigail Genovhia seperti yang Nona inginkan,” jawab lainnya.“Baiklah. Kalau begitu kita bisa bergerak sekarang. Tepat seperti permintaan Nona Marra, bahwa kit

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 80 - Sebuah Kedok

    “Al, apakah Jude ikut mengiringi Gin?” tanya Abby, yang membuat Alice, yang tengah berada di seberang, mengerutkan kening.“Ada apa, Abby? Apakah ada masalah?”“Tidak. Aku hanya memastikan. Kupikir dia akan menyertai ayahku dan Gin. Aku mencemaskan mereka.”“Oh, kupikir ada sesuatu telah terjadi,” jawab Alice tenang. “Mulanya aku menyangka kalau dia akan ikut. Namun, katanya, dia tidak punya kewenangan. Dia akan pergi kalau itu adalah Selena.”Abby mengangguk, merasakan perasaan yang bercampur aduk. Dia cemas kalau nanti, di hari pernikahannya, Gin tak datang karena urusan yang belum selesai. Atau yang lebih buruk, jika terjadi sesuatu terhadapnya.“Abby, hey ... semua akan baik-baik saja. Percayalah.” Abby mengangguk, meski sadar kalau Alice tak akan bisa melihatnya. “Apakah kau membutuhkan teman? Aku baru saja membuat pie apel. Aku bisa membawakannya untukmu.”Alice tampak berbinar, begitu pula dengan Abby. Ditemani oleh sahabat yang selalu ada di setiap perjuangan, tak mungkin akan

  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 64 - Pasrah dan Menyerah

    Dendam memang mampu mengubah segalanya. Itu benar. Bahkan Abby yang sebelumnya memiliki harga diri tinggi, tak pernah menginginkan sesuatu jika itu bukan atas hasil usahanya, berubah seratus delapan puluh derajat. Pemberian Zac bahkan lebih dari besar, jika boleh dia katakan. Saham sebuah perusah

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-31
  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 67 - The Invasion

    Alice tiba di apartemennya dan segera mengambil ponsel. Puluhan pesan dan panggilan tak terjawab sudah berderet di sana. Dari Jude, siapa lagi? Dia enggan berurusan dengan orang yang berpotensi mengganggu pekerjaannya, tetapi Jude ... dia memiliki apa yang Alice butuhkan. Sebuah stabilitas. “Hey,

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-01
  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 65 - Penjelasan Mendetail

    Secercah cahaya menyeruak dari celah tirai yang membuat seorang lelaki menggumam. Dia berusaha menutupi matanya yang merasa terganggu karena silau. “Abby, tutup jendelanya! Kau mengganggu tidurku saja,” gumamnya, sebelum kemudian menyadari kalau suasana bahkan suhu di ruangan itu berbeda dengan k

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-01
  • Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)   Bab 66

    “Apa yang kau lakukan di sini, Abby? Dan mengapa kau membawaku pergi? Aku harus mengatakan pada Monica terlebih dahulu agar dia tidak mencariku,” ujar Gin yang tak terima dengan sikap Abby yang langsung saja menariknya keluar dari pusat perbelanjaan, sementara Alice yang baru selesai membayar semua

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-01
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status