Share

170 Ritme Liar

Author: Heartwriter
last update publish date: 2026-04-20 12:22:02

Leon tak tahan lagi dengan ritme liar Reva yang membuat tubuhnya bergetar hebat.

Dengan gerakan cepat tapi terkendali, ia meraih pinggul gadis itu, menghentikan dorongannya sementara. “Cukup, Reva. Sekarang biar aku yang pegang kendali lagi,” bisiknya serak, suaranya penuh hasrat yang mendalam.

Ia menarik Reva ke bawah guyuran air shower yang deras, memutar tubuh gadis itu dengan lembut hingga punggung Reva menempel pada dadanya.

Posisi spooning itu terasa alami di ruang sempit kamar mandi,
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terjebak Gairah Terlarang   293 Jangan Lepas Aku

    Setelah ledakan panas di posisi woman on top, Sonya masih duduk di pangkuan Jonathan, pinggulnya bergerak pelan sambil menikmati denyutan sisa kenikmatan. Napas mereka sama-sama tersengal. Sonya menunduk, menyandarkan keningnya di kening Jonathan, rambut hitamnya menutupi wajah mereka berdua seperti tirai intim.“Jangan lepas aku malam ini,” bisik Sonya lembut, suaranya penuh kasih sayang yang dibuat-buat tapi terdengar meyakinkan. “Aku mau merasakan kamu sepanjang malam.”Jonathan memeluk pinggang Sonya lebih erat, tangannya mengusap punggung telanjangnya dengan lembut. “Aku nggak akan lepas kamu. Kamu milik aku sekarang, Sonya. Hanya aku.”Ia mencium bibir Sonya dengan penuh perasaan — bukan rakus seperti sebelumnya, tapi ciuman yang dalam, lambat, dan penuh obsesi. Lidah mereka saling menyentuh pelan, seolah sedang menikmati rasa satu sama lain. Sonya balas menciumnya dengan sama lembutnya, tangannya mengusap dada Jonathan, merasakan detak jantung pemuda itu yang cepat.Sonya turun

  • Terjebak Gairah Terlarang   292 Aku Mau Sama Kamu Aja

    Malam itu, di penthouse mewah mereka, Sonya baru saja selesai mandi. Ia mengenakan kimono sutra tipis berwarna merah marun yang Jonathan belikan kemarin. Rambutnya masih agak basah, kulitnya harum sabun mahal. Jonathan sedang duduk di sofa ruang tamu sambil mengecek email bisnis, tapi matanya langsung tertuju pada Sonya saat ia keluar dari kamar mandi.Jonathan meletakkan ponselnya, berdiri, dan langsung mendekat. Ia memeluk Sonya dari belakang, dagunya bertumpu di bahu Sonya, tangannya melingkar di pinggangnya dengan posesif.“Kamu wangi sekali,” bisik Jonathan di telinga Sonya. “Aku nggak mau kamu keluar lagi hari ini. Aku mau kamu di sini… sama aku saja.”Sonya tersenyum, memutar tubuhnya dalam pelukan Jonathan. Ia mencium bibir Jonathan lembut, lalu berbisik:“Aku juga nggak mau ke mana-mana. Malam ini aku milik kamu sepenuhnya.”Jonathan langsung menggendong Sonya ke kamar tidur. Ia membaringkan Sonya di ranjang king-size, lalu naik ke atasnya. Tapi Sonya mendorong dada Jonathan

  • Terjebak Gairah Terlarang   291 Taktik Licik untuk Sonya

    Di sebuah penthouse mewah di kawasan Mid-Levels, Hong Kong, Ester Lim melempar ponselnya ke sofa dengan kasar. Layar ponsel masih menampilkan berita gosip yang sedang viral: “Jonathan , pewaris Group konglomerat besar, resmi bertunangan dengan Sonya — wanita misterius yang dikabarkan berusia 27 tahun.”Ester, mantan tunangan Jonathan yang berusia 22 tahun, putri dari pengusaha properti besar di Singapura, wajahnya memerah karena amarah. Rambutnya yang panjang dan hitam acak-acakan, tangannya mengepal kuat.“Brengsek! Jonathan berani banget gantiin aku dengan pelacur tua itu!” umpatnya dengan suara parau. “Aku yang nemenin dia dari awal, sekarang dia malah nikahin wanita murahan yang umurnya lebih tua dariku?!”Ester berjalan mondar-mandir di ruang tamu penthouse-nya. Matanya penuh dendam. Ia mengambil ponsel cadangan dan menelepon seseorang.“Edward? Ini Ester. Aku butuh bantuanmu. Ada wanita yang harus kau rusak. Namanya Sonya. Dia calon istri Jonathan . Aku mau kamu goda dia sampai

  • Terjebak Gairah Terlarang   290 Peluk Aku Erat

    Setelah spooning yang panjang dan penuh keintiman, Sonya masih berada dalam pelukan Jonathan dari belakang, tubuh mereka saling menempel hangat. Batang Jonathan masih tertanam dalam di dalamnya, berdenyut pelan. Sonya menoleh ke belakang, mencium bibir Jonathan lembut, lalu berbisik dengan suara serak yang penuh kasih:“Sekarang aku mau lihat wajahmu lagi… missionary. Peluk aku erat sambil menatap mataku, Jonathan.”Jonathan mencium bahu Sonya dalam-dalam sebelum menarik diri perlahan. Cairan putih kental mengalir deras dari vaginanya saat batang Jonathan keluar. Sonya berbaring telentang di tengah ranjang king-size yang luas, membuka lebar kedua kakinya, lututnya ditekuk tinggi, telapak kakinya menapak di kasur. Ia menatap Jonathan dengan mata yang lembut tapi penuh hasrat.Jonathan naik ke atas tubuh Sonya. Tubuhnya yang muda dan atletis menindih tubuh matang Sonya dengan sempurna. Ia memposisikan diri di antara paha Sonya yang terbuka, batangnya yang masih sangat keras menggesek ce

  • Terjebak Gairah Terlarang   289 Berakhir di Atas Ranjang

    Setelah sesi lotus yang panjang dan penuh keintiman di dalam bathtub, Sonya mematikan keran air. Uap hangat masih memenuhi kamar mandi mewah. Ia bangkit perlahan, air menetes dari tubuh matangnya yang indah, lalu menarik Jonathan berdiri di depannya.“Kamu basah sekali, Sayang,” bisik Sonya sambil tersenyum lembut. Ia mengambil handuk putih besar yang lembut dari rak, lalu mulai menyeka tubuh Jonathan dengan penuh kasih sayang.Sonya mengusap handuk di dada bidang Jonathan, turun ke perut rata, lalu ke paha dan batangnya yang masih setengah tegang. Gerakannya lambat dan sensual, handuk menyentuh kulit Jonathan dengan lembut. Jonathan mendesah pelan saat Sonya menyeka batangnya dengan telapak tangan yang dibalut handuk, mengocoknya pelan seolah membersihkan tapi sekaligus menggoda.“Biarkan aku yang lap kamu,” kata Jonathan dengan suara parau.Ia mengambil handuk lain dan mulai menyeka tubuh Sonya. Handuk bergerak di leher Sonya, turun ke payudaranya yang montok, meremas pelan melalui

  • Terjebak Gairah Terlarang   288 Memandikan Calon Suami

    Sonya masih duduk di pangkuan Jonathan setelah woman on top yang melelahkan, pinggulnya bergerak pelan sambil menikmati denyutan sisa orgasme. Ia mencium bibir Jonathan dalam-dalam, lalu berbisik di telinganya dengan suara serak yang menggoda:“Kamu berkeringat banyak sekali, Sayang. Ayo kita mandi bareng… aku mau memandikan calon suamiku dengan tanganku sendiri.”Jonathan mengangguk lemah, tubuhnya masih panas dan lelah. Sonya turun dari pangkuannya dengan anggun, cairan putih kental mereka berdua mengalir pelan di pahanya. Ia menarik tangan Jonathan ke kamar mandi penthouse yang mewah.Shower rain besar dinyalakan. Air hangat langsung mengguyur tubuh telanjang mereka berdua. Uap panas memenuhi ruangan kaca yang luas.Sonya mendorong Jonathan berdiri di bawah guyuran air, lalu menuang sabun cair mahal ke telapak tangannya. Ia mulai menyabuni dada Jonathan dengan gerakan lambat dan sensual. Tangan halusnya mengusap dada bidang pemuda itu, turun ke perut rata, lalu lebih bawah.“Rileks

  • Terjebak Gairah Terlarang   268 Masuk Pelan, Om

    Setelah sesi spooning yang panjang dan mesra, Gito menarik tubuh Windy agar berbaring telentang di tengah ranjang king-size. Ia naik ke atasnya dengan perlahan, tubuh besar dan beratnya menindih tubuh ramping Windy yang masih basah keringat. Windy membuka lebar kedua kakinya, lututnya ditekuk tingg

  • Terjebak Gairah Terlarang   266 Doggy Style di Suite Singapura

    Setelah ledakan hebat di posisi woman on top, Windy masih terbaring lemas di dada Gito, napasnya tersengal-sengal. Batang Gito yang masih keras dan penuh di dalamnya berdenyut pelan. Windy mengangkat kepalanya, menatap Gito dengan mata yang masih berkabut kenikmatan, lalu tersenyum nakal.“Om… Wind

  • Terjebak Gairah Terlarang   265 Jalan-jalan di Singapura

    Keesokan paginya, Gito membawa Windy terbang ke Singapura menggunakan jet pribadinya. Windy tampak sangat bahagia, memakai dress summer putih yang ketat dan elegan, rambutnya tergerai, serta tas Hermes baru yang dibelikan Gito pagi itu.Sesampainya di Singapura, Gito langsung mengajak Windy ke pert

  • Terjebak Gairah Terlarang   262 Mengajari Brondong Spooning

    Sonya masih duduk di atas tubuh Jonathan, pinggulnya bergerak pelan sambil menikmati denyutan sisa orgasme pemuda itu di dalamnya. Ia menunduk, mencium bibir Jonathan lembut, lalu berbisik di telinganya dengan suara serak yang menggoda:“Kamu sudah mulai jago… sekarang aku ajari yang lebih intim. S

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status