Share

35 Gadis Broken Home

Author: Heartwriter
last update publish date: 2026-04-08 18:01:35

Di kamarnya, Leon mulai berganti pakaian, melemparkan kemejanya ke atas kursi, memperlihatkan dada lebar dan otot lengan yang kekar.

Tanpa sengaja, angin malam menerbangkan pintu kamarnya hingga terbuka lebih lebar, sehingga Windy dapat melihat dengan jelas dari koridor.

Windy mengintip lebih dekat, menelan ludah saat melihat wajah tampan Leon dan tubuhnya yang bertelanjang dada, sensasi aneh menyebar di tubuhnya—campuran antara kekaguman dan hasrat yang tak terduga. Tanpa disadari, kakinya b
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terjebak Gairah Terlarang   296 Fatika Menggilir Leon dan Reva

    Pagi menjelang, sekitar pukul 06.45. Cahaya matahari pagi menyusup tipis melalui gorden kamar tidur Leon. Reva masih tertidur pulas di sisi ranjang, tubuhnya membelakangi mereka, selimut hanya menutupi separuh pinggulnya. Leon terbangun dengan tubuh pegal dan kepala sedikit pusing karena efek sisa obat kuat. Ia merasakan kehangatan tubuh di belakangnya. Fatika masih menempel erat di punggungnya, bokongnya menekan perut Leon, satu kakinya melingkar di paha Leon. Batang Leon yang masih setengah tegang bersentuhan dengan celah vaginanya Fatika yang masih basah. Fatika terbangun hampir bersamaan. Ia menggesek bokongnya pelan ke batang Leon, lalu menoleh ke belakang dengan senyum genit. “Pagi, Den… masih keras ya?” bisiknya sangat pelan agar Reva tidak terbangun. Leon melirik Reva yang masih tidur nyenyak. Ia mengangguk pelan. Fatika tersenyum nakal. Ia menggesek bokongnya lebih kuat, menggoda batang Leon hingga mengeras lagi. “Fatika masih mau satu ronde pagi ini,” bisiknya sambil me

  • Terjebak Gairah Terlarang   295 Telan Ini, Den

    **Lanjutan Cerita**Malam itu, Leon pulang ke rumah sekitar pukul 02.30 dini hari. Reva sudah tertidur pulas di kamar tidur utama setelah menunggu lama. Leon masuk ke rumah dengan langkah pelan, tubuhnya masih membawa aroma parfum wanita asing dan keringat.Saat ia melewati ruang tamu, Fatika muncul dari arah dapur, hanya memakai tank top tipis dan celana pendek. Ia langsung mendekat, mencium aroma di leher dan baju Leon.“Den… bau parfum wanita lagi,” bisik Fatika sambil tersenyum sinis tapi penuh nafsu. “Den baru habis main ya?”Leon tidak menjawab. Fatika langsung mengeluarkan pil obat kuat dari saku celananya, memasukkannya ke mulut Leon saat ia sedang minum air, lalu menutup mulutnya pelan.“Telan, Den… ini supaya Den kuat melayani Fatika malam ini,” bisik Fatika manja.Leon menelan pil itu tanpa sadar. Tak sampai 10 menit, efek obat kuat bekerja. Panas menyebar di tubuhnya, batangnya langsung mengeras dengan kuat.Fatika tersenyum puas. Ia menarik Leon ke sofa ruang tamu.“Duduk

  • Terjebak Gairah Terlarang   294 Siasat Licik Dibalas Tuntas

    **Lanjutan Cerita Sonya di Hong Kong**Sonya sedang berada di sebuah kafe mewah di Central untuk menunggu Jonathan yang sedang meeting bisnis. Ia duduk di pojok yang agak tersembunyi, menikmati cappuccino sambil scrolling ponsel. Tiba-tiba suara familiar terdengar dari meja di belakangnya, dipisahkan hanya oleh tanaman hias tinggi.Suara Ester Lim — mantan tunangan Jonathan — sedang berbicara dengan nada rendah tapi penuh amarah.“…Edward, aku nggak sabar lagi. Aku mau Sonya itu jatuh secepatnya. Kamu sudah dekat dengannya kan?”Suara pria yang tenang dan percaya diri menjawab, “Sudah. Dia mulai nyaman ngobrol sama aku. Tinggal satu langkah lagi.”Ester tertawa sinis. “Bagus. Ini obat perangsangnya. Kasih ke dia besok atau lusa. Buat dia mabuk kepayang sama kamu, lalu rekam semuanya. Aku mau Jonathan melihat betapa murahannya wanita itu. Setelah itu, aku akan ambil Jonathan kembali.”Sonya membeku di kursinya. Jantungnya berdegup kencang. Ia menahan napas, mendengarkan setiap kata. Ed

  • Terjebak Gairah Terlarang   293 Jangan Lepas Aku

    Setelah ledakan panas di posisi woman on top, Sonya masih duduk di pangkuan Jonathan, pinggulnya bergerak pelan sambil menikmati denyutan sisa kenikmatan. Napas mereka sama-sama tersengal. Sonya menunduk, menyandarkan keningnya di kening Jonathan, rambut hitamnya menutupi wajah mereka berdua seperti tirai intim.“Jangan lepas aku malam ini,” bisik Sonya lembut, suaranya penuh kasih sayang yang dibuat-buat tapi terdengar meyakinkan. “Aku mau merasakan kamu sepanjang malam.”Jonathan memeluk pinggang Sonya lebih erat, tangannya mengusap punggung telanjangnya dengan lembut. “Aku nggak akan lepas kamu. Kamu milik aku sekarang, Sonya. Hanya aku.”Ia mencium bibir Sonya dengan penuh perasaan — bukan rakus seperti sebelumnya, tapi ciuman yang dalam, lambat, dan penuh obsesi. Lidah mereka saling menyentuh pelan, seolah sedang menikmati rasa satu sama lain. Sonya balas menciumnya dengan sama lembutnya, tangannya mengusap dada Jonathan, merasakan detak jantung pemuda itu yang cepat.Sonya turun

  • Terjebak Gairah Terlarang   292 Aku Mau Sama Kamu Aja

    Malam itu, di penthouse mewah mereka, Sonya baru saja selesai mandi. Ia mengenakan kimono sutra tipis berwarna merah marun yang Jonathan belikan kemarin. Rambutnya masih agak basah, kulitnya harum sabun mahal. Jonathan sedang duduk di sofa ruang tamu sambil mengecek email bisnis, tapi matanya langsung tertuju pada Sonya saat ia keluar dari kamar mandi.Jonathan meletakkan ponselnya, berdiri, dan langsung mendekat. Ia memeluk Sonya dari belakang, dagunya bertumpu di bahu Sonya, tangannya melingkar di pinggangnya dengan posesif.“Kamu wangi sekali,” bisik Jonathan di telinga Sonya. “Aku nggak mau kamu keluar lagi hari ini. Aku mau kamu di sini… sama aku saja.”Sonya tersenyum, memutar tubuhnya dalam pelukan Jonathan. Ia mencium bibir Jonathan lembut, lalu berbisik:“Aku juga nggak mau ke mana-mana. Malam ini aku milik kamu sepenuhnya.”Jonathan langsung menggendong Sonya ke kamar tidur. Ia membaringkan Sonya di ranjang king-size, lalu naik ke atasnya. Tapi Sonya mendorong dada Jonathan

  • Terjebak Gairah Terlarang   291 Taktik Licik untuk Sonya

    Di sebuah penthouse mewah di kawasan Mid-Levels, Hong Kong, Ester Lim melempar ponselnya ke sofa dengan kasar. Layar ponsel masih menampilkan berita gosip yang sedang viral: “Jonathan , pewaris Group konglomerat besar, resmi bertunangan dengan Sonya — wanita misterius yang dikabarkan berusia 27 tahun.”Ester, mantan tunangan Jonathan yang berusia 22 tahun, putri dari pengusaha properti besar di Singapura, wajahnya memerah karena amarah. Rambutnya yang panjang dan hitam acak-acakan, tangannya mengepal kuat.“Brengsek! Jonathan berani banget gantiin aku dengan pelacur tua itu!” umpatnya dengan suara parau. “Aku yang nemenin dia dari awal, sekarang dia malah nikahin wanita murahan yang umurnya lebih tua dariku?!”Ester berjalan mondar-mandir di ruang tamu penthouse-nya. Matanya penuh dendam. Ia mengambil ponsel cadangan dan menelepon seseorang.“Edward? Ini Ester. Aku butuh bantuanmu. Ada wanita yang harus kau rusak. Namanya Sonya. Dia calon istri Jonathan . Aku mau kamu goda dia sampai

  • Terjebak Gairah Terlarang   139 Obat Perangsang Kambuh Lagi

    Leon merasakan kehangatan di dadanya lagi. Obat perangsang kembali menguasainya. Reaksi obat perangsang—tipis pada awalnya, tapi semakin tebal. Aroma manis yang memabukkan mulai memenuhi tubuhnya lagi. Dan Windy yang memeluk Leon sangat erat—wajahnya sangat dekat dengan dada Leon.Dia juga masih

  • Terjebak Gairah Terlarang   138 Sensasi yang Begitu Unik

    Sensasi itu begitu unik—penuh dan intens, membuat matanya berkaca-kaca karena campuran kenikmatan dan kelegaan. Takutnya yang dulu kini lenyap, diganti kepuasan yang mendalam. Leon tidak tahan lagi. Kontraksi liang pantat Windy mendorongnya ke tepi, dan dengan dorongan terakhir yang dalam, dia mel

  • Terjebak Gairah Terlarang   136 Mencoba Sesuatu yang Baru

    Tapi hasrat mereka belum padam. Setelah itu, keduanya melakukan gaya kedua mereka di kamar mandi, di bawah shower yang menyemprotkan air hangat. Leon bangkit dulu, menggendong Windy ke kamar mandi kecil yang bersebelahan dengan kamar tidur. Air shower langsung dinyalakan, uap hangat memenuhi ruan

  • Terjebak Gairah Terlarang   135 Aku Ingin Ini Aku Ingin Kamu

    Leon tidak bisa menyangkal. Tubuhnya bereaksi pada kedekatan Windy, pada sentuhan Windy, pada aroma Windy yang bercampur dengan aroma manis asap liontin. "Windy..." suaranya serak, hampir tidak terdengar, "... Ini—" Tapi kata-katanya terpotong saat Windy tiba-tiba menariknya dan menutup jarak ter

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status