Home / Romansa / Terjebak Pernikahan Sementara / Bab 4 - Malam Pertama

Share

Bab 4 - Malam Pertama

Author: Aggiacossito
last update Petsa ng paglalathala: 2026-05-12 12:25:07

Meskipun Salma sudah mengatakan pada Rivan kalau dirinya tak ingin berdansa, pada akhirnya ia tetap melakukannya bersama pria itu. Salma tak kuasa menolak saat Rivan langsung membawanya ke lantai dansa untuk bergabung dengan pasangan-pasangan lain.

Jujur saja, tatapan Rivan itu seolah penuh cinta, padahal hanya akting. Salma curiga seandainya pria itu tidak meneruskan bisnis keluarganya, ada kemungkinan Rivan debut menjadi aktor.

“Ada apa antara kamu dengan Anjar Adrian?” tanya Rivan.

Awalnya, gerakan mereka memang cenderung kaku, tapi lama-lama Salma mulai terbiasa. Terlebih gerakannya sederhana dan mudah dipahami.

“Hah? Maksudnya gimana?” Salma bertanya balik. “Aku sama dia nggak ada apa-apa, kok,” sambungnya.

“Jangan bohong. Saya bisa melihat itu dari raut wajah kamu.”

Beberapa saat yang lalu, Rivan memang sempat memperhatikan interaksi Salma dengan Anjar. Meskipun Salma berpura-pura menjadi Nova, tetap saja ada sesuatu yang menurut Rivan janggal.

“Apa kamu sudah pernah mengenalnya sebelum ini?” tanya Rivan kemudian.

“Benarkah kentara?” Salma balik bertanya.

“Tuh kan. Memang benar, raut wajahmu seperti mengenalnya.”

“Itu artinya aktingku berhasil. Aku bisa menjadi Nova dengan baik.”

“Tapi kenyataannya kamu mengenalnya?” cecar Rivan.

“Aku heran, kenapa kamu se-ingin tahu itu?” tanya Salma. “Dia ... cinta pertamaku,” lanjutnya, tak ada gunanya ditutup-tutupi terlebih itu hanya masa lalu.

“Wow, luar biasa.”

“Itu udah lama berlalu.”

“Udah lama tapi belum tentu rasanya udah hilang, betul?”

“A-aku akui, aku sedikit berdebar,” jujur Salma. Entah kenapa, ia malah se-blak-blakan ini pada Rivan. Apa karena secara teknis tidak ada teman bicara lagi selain pria di hadapannya ini?

“Kamu tahu dia udah beberapa kali pacaran dengan perempuan lain?”

“Aku hanya berdebar, bukan berharap balikan.”

Rivan refleks tersenyum. “Selama menjadi istriku, kamu nggak boleh macam-macam.”

Salma mengernyit. Apa ia tidak salah dengar?

Istriku? Bukan istri saya?”

Rivan menegaskan, “Mulai sekarang aku harus membiasakan diri dengan panggilan itu. Bukankah aneh kalau tiba-tiba panggilan jadi beda?”

“I-iya juga, sih,” balas Salma.

“Ngomong-ngomong, momen dansa ini saya ... ah, maksudnya aku ingin menanyakan apa yang selama ini kamu kerjakan. Sejujurnya aku belum tahu kegiatanmu di Senjaratu. Aktivitasmu, pekerjaanmu, apa aku boleh tahu? Nova hampir nggak pernah menceritakanya,” jelas Rivan. “Aku pikir, dia juga nggak banyak tahu.”

“Kamu benar, Nova juga nggak banyak tahu.”

“Untuk itu, apa yang membuatmu ragu untuk menyebutkannya? Santai dan sebutkan aja.”

“Memangnya buat apa kamu tahu? Aku rasa nggak ada urgensinya.”

“Hanya ingin berjaga-jaga. Selama ini orang yang mengenalmu di Senjaratu, teman-teman kerjamu pasti bingung kamu menghilang dan....”

“Enggak ada,” potong Salma. “My desk is in my bedroom, so I usually work there. Alone,” lanjutnya sengaja memberikan penekanan di akhir kata.

Salma kembali berbicara, “Kamu nggak perlu tahu detail yang aku kerjakan. Intinya selama ini aku menutup diri dari siapa pun. Aku hanya berteman dengan laptopku. Jadi, nggak akan ada yang merasa aneh apalagi kehilanganku meskipun aku tetap di sini selagi menjadi Nova.”

Rivan mengangguk-angguk paham. “Kalau begitu, selagi menjadi Nova, maaf kalau kamu harus sedikit mengesampingkan aktivitasmu itu.”

“Yah, mau gimana lagi?”

Salma pikir jika mereka tidak mengobrol seperti ini, entah akan se-canggung apa aktivitas dansanya. Terlebih bertatapan dari jarak sedekat ini.

***

Di kamar hotel, Salma bukan hanya sudah menghapus riasan di wajahnya, tapi juga sudah mandi dan memakai setelan tidur yang disediakan. Ia bersedia memakainya karena itu piama yang jauh dari kesan seksi—lengan pendek dan celananya panjang. Saat ini Salma duduk di depan cermin sambil memandangi kotak hadiah yang kakak tirinya berikan padanya.

Giri memang tidak hadir di after party, tapi pria itu menunggu di depan ruangan acara sehingga saat Salma keluar dari sana ... pria itu langsung menyerahkan hadiahnya. Barusan Salma sudah membukanya, ternyata isinya sebuah parfum mahal. Itu hadiah yang menurut Salma wajar-wajar saja.

Hal yang tidak wajar adalah kalimat yang Giri ucapkan padanya. Terlebih tatapan kakak tirinya itu terlihat aneh. Jujur, Salma tidak terlalu mengenal Giri, tapi menurutnya ada yang terasa janggal dari ucapan pria itu.

Rasanya nggak adil karena kamu nggak ingat apa-apa terlebih dengan apa yang telah kita lalui. Jujur, sebagian diriku masih yakin kalau kamu ... hanya pura-pura lupa ingatan.” Itulah yang Giri katakan tadi.

“Maksudnya apa coba?” gumam Salma. Ia tidak tahu kalau Nova dengan Giri sedekat itu. “Apa mereka memang akrab?” sambungnya.

Segala pemikiran Salma tentang Giri buyar saat melihat waktu menunjukkan pukul sebelas malam. Ia lupa menyalakan fitur update otomatis pada chapter novelnya. Padahal ia sudah punya stok update setidaknya sampai tiga hari ke depan. Selama beberapa saat, Salma memublikasikan chapter ‘malam pertama’.

Apa-apaan coba? Bisa pas banget,” batin Salma. “Ta-tapi ini nggak bisa dibilang malam pertamaku dengan Rivan. Enak aja!” lanjutnya, masih dalam hati.

Tak lama kemudian, Salma meletakkan ponselnya di atas meja rias. Ia ingin ke kamar mandi sebentar.

Tepat setelah Salma menutup pintu kamar mandi dari dalam, Rivan masuk ke kamar hotel menggunakan kartu kunci yang dipegangnya. Tadi Salma memang meninggalkan pesta duluan.

Saat menyadari tidak ada Salma di sana, pandangannya langsung tertuju ke arah pintu kamar mandi yang tertutup, ditambah ada suara air mengalir.

“Apa dia masih mandi?” gumam Rivan sambil berjalan ke arah meja rias. Ia dibuat penasaran oleh kotak hadiah di sana. “Parfum?” gumamnya lagi.

Pada saat yang bersamaan, Rivan melihat ponsel Salma diserbu notifikasi tanpa henti. Padahal untuk ke depannya Salma akan memegang ponsel Nova, kira-kira notifikasi apa sampai sebanyak itu terlebih hampir tengah malam begini?

Menoleh ke arah kamar mandi sejenak, Rivan akhirnya memberanikan diri mengambil ponsel Salma yang sebenarnya terkunci, tapi notifikasi yang terus muncul membuatnya bisa membaca ‘serbuan’ yang tak henti-hentinya itu.

Selamat, Anda telah memublikasikan Love in Contract Chapter 4 – Malam Pertama!

Aplikasi Langit Fiksi? Tentu saja Rivan tahu aplikasi tersebut.

Salma, tanpa kamu memberi tahu, akhirnya aku tahu. Kamu seorang penulis....

Tapi tunggu ... Love in Contract? Bahkan, malam pertama?

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Mga Comments (3)
goodnovel comment avatar
wh1teF1sh
koq bisa pas banget judul novel dan chapter yg diupdate yaakkk...
goodnovel comment avatar
wh1teF1sh
oopss, jgn² Nova pernah ada affair sm kakak tirinya...
goodnovel comment avatar
wh1teF1sh
lama² mereka fall in love together
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Terjebak Pernikahan Sementara    Bab 114 - Potongan Ingatan

    Rivan yang hampir terbuai oleh ajakan berhubungan badan dari Nova, pada akhirnya sadar untuk tidak melanjutkan perbuatan mereka. Sekalipun Nova bilang tidak apa-apa karena mereka akan menikah setelah Rivan resmi bercerai dengan Salma, tapi tetap saja ... statusnya dengan Nova saat ini bukanlah suami-istri.Rivan pun bersikeras tidak melanjutkan aktivitas panas mereka, malah cenderung berusaha menjaga jarak dan menghentikannya.“Kita nggak boleh melewati batas,” ucap Rivan. “Kecuali kalau udah nikah, baru boleh,” sambung pria itu.Sambil membetulkan bajunya, Nova berkata, “Meskipun kamu amnesia, tapi kamu masih tetap Rivanku. Sejak dulu, kamu memang begini. Kamu selalu memastikan menjagaku dan nggak pernah macam-macam.”“Benar, kan? Kita memang nggak pernah macam-macam.”“Tentu. Mana mungkin Mas Rivan macam-macam?” kekeh Nova.Anehnya, Rivan bukan hanya dejavu berciuman di IGD. Rivan juga dejavu sedang berhubungan badan dengan seorang wanita yang entah itu Nova atau Salma. Bukannya apa

  • Terjebak Pernikahan Sementara    Bab 113 - Gugup

    “Selain keluarga, sejauh ini kalian berdualah yang paling dekat dengan Salma dan Rivan. Bahkan, bisa dibilang kalian lebih dekat dengan mereka dibanding saya sebagai ibu kandung Rivan,” kata Mama Li. “Untuk itu saya ingin bertanya, menurut kalian ... bagaimana hubungan mereka?” tanyanya kemudian.Mama Li sadar jika dirinya terus terang pada Salma maupun Rivan tanpa bukti apa-apa, takutnya mereka tidak langsung percaya sekalipun yang mengatakan adalah seorang Mama Li.Itu sebabnya Mama Li memutuskan bicara dengan Septi dan Akmal. Ia berharap dua orang di hadapannya itu setidaknya bisa bersaksi tentang fakta yang sebenarnya. Tentunya, bersaksi jika Septi dan Akmal tahu sesuatu. Masalahnya adalah ... benarkah mereka mengetahui apa yang diketahuinya?Selama beberapa saat, Septi dan Akmal saling berpandangan. Sejak awal Mama Li menghubungi Akmal, mereka memang sudah sepakat akan memberi tahu fakta tentang hubungan Salma dengan Rivan, berharap sedikitnya Mama Li bisa membantu.“Sejujurnya,

  • Terjebak Pernikahan Sementara    Bab 112 - Buka Bajumu!

    Mama Li tahu semuanya, tentang pernikahan sementara antara Salma dengan Rivan. Tak hanya itu, Mama Li juga tahu tentang Nova yang selama ini koma pasca melakukan percobaan bunuh diri. Jujur saja, Nova yang sudah pulih dan telah kembali ke Indonesia saja sudah membuatnya cukup terkejut.Terlebih lagi skandal yang langsung muncul menghebohkan jagat maya ... rasanya Mama Li butuh waktu untuk mencerna segalanya. Ia sungguh bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa Anjar mengaku-ngaku menjalin hubungan dengan Salma? Sedangkan Mama Li sangat tahu betapa Salma dan Rivan itu saling mencintai.Ibaratnya, banyak hal gila dan penuh kejutan terjadi dalam waktu berdekatan. Mama Li dibuat semakin tak habis pikir saat mengetahui Salma dan Rivan kecelakaan. Ya, meskipun publik tahunya yang kecelakaan itu Nova, tapi Mama Li tahu bahkan sebelum diberi tahu, bahwa yang kecelakaan memang Salma.Sekarang Mama Li masih diam dan tidak mengatakan apa-apa meskipun tahu segalanya. Ia tahu Anjar berbo

  • Terjebak Pernikahan Sementara    Bab 111 - Kekacauan di depan Mata

    Untuk sementara, selagi masa pemulihan pasca kecelakaan ... Salma akan berpura-pura menjadi Nova dulu. Bukannya apa-apa, publik tahunya yang kecelakaan mobil bersama Rivan adalah Nova. Bahkan, tenaga kesehatan di rumah sakit pun tahunya mereka sedang merawat Nova. Jadi, secara teknis Salma memang tak punya pilihan selain berperan menjadi Nova dulu.Hari demi hari berlalu, kondisi Salma dan Rivan sudah sangat baik. Secara fisik, mereka bisa dikatakan pulih, tapi secara ingatan ... keduanya masih belum ingat apa pun. Hal yang terpenting adalah mereka sudah diperbolehkan pulang. Tentunya, Salma dan Rivan akan sama-sama pulang ke rumah mewah Nova.Tentunya setelah Salma siap bertukar peran dengan Nova seperti seharusnya, rencananya Salma akan tinggal di apartemen yang ditempatinya bersama Rivan. Sedangkan Rivan akan tetap tinggal bersama Nova, toh rumah mewah itu sebetulnya rumahnya yang dihadiahkan pada Nova.“Paling tidak, butuh waktu seenggaknya seminggu untuk kita bertukar peran sepen

  • Terjebak Pernikahan Sementara    Bab 110 - Proses Cerai

    Saat pertama kali mengetahui Rivan hilang ingatan, jujur saja Nova terkejut sekaligus tak menyangka. Ia butuh waktu beberapa saat untuk mencerna situasi yang terjadi, sampai kemudian wanita itu menyadari betapa amnesia yang Rivan alami ... bisa saja menjadi jalan untuk me-reset ulang kehidupan mereka.Meskipun Nova sudah mendengar segala yang terjadi saat dirinya koma, termasuk kedekatan Rivan dengan Salma yang membuat Nova agak kurang nyaman. Nova juga cukup lega tidak ada perasaan apa-apa yang tumbuh antara Salma dengan Rivan karena terbukti Salma balikan dengan Anjar.Namun tetap saja, pada kesempatan ini ... amnesia yang Rivan alami adalah cara Tuhan menghapus segala ingatan tentang momen kebersamaannya dengan Salma. Anggap saja amnesia yang Rivan alami adalah jalan untuk memulai kisah dari nol lagi.Tapi, siapa sangka ... Salma juga hilang ingatan!“Aku masih nggak habis pikir, Ayah. Mas Rivan dan Kak Salma hilang ingatan semua,” ucap Nova yang saat ini duduk berdua dengan Fahmi.

  • Terjebak Pernikahan Sementara    Bab 109 - Hilang Ingatan

    Jangan ditanya betapa terkejutnya Nova saat mengetahui kenyataan bahwa selagi dirinya koma, yang Rivan nikahi rupanya Salma. Ini seperti pukulan yang tepat mengenai dada. Rasanya menyakitkan tapi begitulah faktanya. Bahkan, Nova belum sepenuhnya menerima kenyataan tersebut, masih ingin denial selama beberapa saat.Meskipun sudah ada solusi tentang pembatalan nikah atau perceraian yang bisa mereka upayakan bersama-sama, tapi tetap saja ... bohong kalau pikiran Nova tidak ke mana-mana. Jelas Nova mulai membayangkan sejauh ini apa yang sudah kakaknya dan Rivan lakukan?Namun, di sela rasa cemasnya, Nova kemudian sadar kalau seharusnya ia tak perlu takut tentang apa pun.“Ya! Kenapa aku harus mencemaskan itu? Mereka nggak mungkin ngapa-ngapain meskipun statusnya suami-istri. Lagian cuma Mas Rivan aja, kan, yang tahu? Kalau Kak Salma nggak tahu. Aku yakin Kak Salma bisa menjaga dirinya. Dan yang nggak kalah penting, Kak Salma nggak mungkin bersedia melakukan hal-hal semacam itu dengan Mas

  • Terjebak Pernikahan Sementara    Bab 3 - Adegan Panas

    Di ball room sebuah hotel mewah, musik pengiring pernikahan masih bergema setelah Nova ‘palsu’ alias Salma dan Rivan dinyatakan resmi sebagai suami-istri. Tepuk tangan tamu undangan memenuhi ruangan, sedangkan pengantin baru itu berdiri berhadapan.Pernikahan palsu ini membuat Salma sangat gugup. B

  • Terjebak Pernikahan Sementara    Bab 2 - Menggantikan Menikah

    Sepuluh tahun yang lalu, orangtua Salma dan Nova memutuskan bercerai. Saat itu si kembar masih berusia 17 tahun dan sama-sama duduk di bangku kelas 2 SMA. Meskipun keduanya sempat menolak, pada akhirnya Salma setuju untuk ikut dengan sang ibu meninggalkan Jakarta dan pindah ke Senjaratu. Sedangkan

  • Terjebak Pernikahan Sementara    Bab 1 - Istri Sementara

    “Sinting!” gumam Salma dengan nada kesalnya. Ia memang jarang mengikuti berita artis, sekalinya melakukan pencarian dengan keyword Nova Aurelia—saudara kembarnya yang telah sukses menjadi selebritas papan atas, kok bisa kebanyakan beritanya berisi hal-hal negatif semua?Padahal Nova sebentar lagi m

  • Terjebak Pernikahan Sementara    Bab 5 - Liarnya Istriku

    Secepatnya Rivan meletakkan kembali ponsel Salma di tempat semula. Ia duduk di sofa sambil menunggu aplikasi Langit Fiksi terpasang di ponsel miliknya. Selesai memasang, mau tidak mau Rivan harus mendaftar akun lantaran penasaran dengan cerita yang Salma tulis.Terlebih judulnya Love in Contract, b

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status