Beranda / Romansa / Terjerat Hasrat Ayah Mertua / Bab 37. Orang dari Masa Lalu

Share

Bab 37. Orang dari Masa Lalu

Penulis: Cececans
last update Terakhir Diperbarui: 2025-12-31 17:35:49

Aina terbangun keesokan harinya dengan langsung disambut rasa mual seperti yang sudah-sudah.

Dia berjalan pelan dengan berpegangan dinding menuju kamar mandi.

Kemarin Aina tidak makan sama sekali. Sehingga tubuhnya sangat lemas.

Tapi, mau tidak mau dia harus tetap melakukan aktivitasnya. Membersihkan rumah, cuci pakaian, masak, dan masih banyak lagi.

Aina seolah kehilangan semangatnya sejak kemarin. Sampai dia pasrah saja dengan apa yang akan dia hadapi nanti. Pasrah saja jika si nenek lampir kembali memperlakukannya dengan buruk.

Setelah mandi singkat, Aina pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan.

Aina menutup hidungnya rapat-rapat, karena semua bahan dapur yang akan dia olah menguarkan aroma yang membuat perutnya seperti diaduk-aduk.

Raja yang baru saja keluar dari kamarnya langsung menghampiri Aina.

"Kamu benar baik-baik saja, Aina? Kamu terlihat sangat pucat," tanya Raja menahan pergelangan tangan Aina yang semakin kurus.

Aina sama sekali tak memandang Raja. Dia hanya menjawab den
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 62. Lima Ronde Pagi Ini

    Raja sengaja memberikan tiket liburan ke Singapura pada Tari, Ilham, dan Della agar dirinya bisa menghabiskan waktu berduaan dengan Aina saja di rumah.Dia juga berbohong pada Tari kalau dia sangat sibuk di perusahaan karena harus mengurus proyek baru.Padahal nyatanya belum ada proyek baru di Wisnu Group.Semua itu Raja lakukan supaya dirinya bisa memulihkan lukanya tanpa adanya drama dari Tari, Ilham, dan Della yang baginya memuakkan.Hanya bersama Aina, Raja merasa hari-harinya menjadi lebih menarik."Dodik, belikan pizza dan coca-cola sekarang. Bawa semua itu ke apartemen saya," tukas Raja pada Dodik di telepon.Malam ini Raja tidur di apartemennya. Hingga besok pagi.Setelah Dodik mengantarkan Tari, Ilham, serta Della ke bandara besoknya. Barulah Raja akan pulang ke rumah."Baik, Pak Raja," jawab Dodik yang sambungan teleponnya langsung ditutup Raja secara sepihak.Selepas meletakkan ponselnya ke meja, Raja menyandarkan punggungnya ke sandaran sofa sambil menghela napas berat.Di

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 61. Luka Tusukan

    "Bagaimana keadaan Pak Raja, Aina?" tanya Dodik pada Aina begitu dia sampai di depan UGD di mana Raja masih ditangani.Aina duduk dengan wajah tertunduk di kursi tunggu sendirian. Terlihat beberapa air matanya menetes mengenai tangannya yang terjalin di atas pangkuan.Aina mengangkat kepala pelan untuk menatap Dodik. Lalu dia hanya bergeleng samar menjawab pertanyaan sekretaris ayah mertuanya itu.Melihat raut wajah sedih Aina, Dodik jadi bisa mengambil sebuah kesimpulan. Kalau keadaan Raja tidak baik-baik saja. Atau bisa dikatakan buruk."Bagaimana bisa Pak Raja terluka, Aina?" tanya Dodik turut duduk di samping Aina.Dia tidak bisa menahan diri untuk tak bertanya soal kecelakaan tadi, meski Aina masih tampak shock.Aina mengusap air mata di pipinya, kemudian mulai menceritakan semuanya pada Dodik. Tanpa ada yang terlewat sedikit pun."Apa? Lalu orang itu pergi begitu saja?" teriak Dodik tak bisa menyembunyikan keterkejutannya.Lalu, dia memelankan suaranya karena sekarang dia berad

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 60. Raja Berdarah

    "Mas, kok cepet banget? Tidak jadi tidur di kamarnya Aina?" tanya Della begitu melihat Ilham kembali ke kamar mereka dengan wajah berang."Tidak. Dia lagi haid. Percuma Mas tidur di sana kalau dia tidak bisa muasin Mas," balas Ilham duduk di kasur dengan kasar. Terdengar hembusan napas gusar yang keluar dari hidung Ilham. Tanda pria itu benar-benar kesal karena Aina.Della mengulas senyumnya, merasa ini kesempatan bagus untuk mempengaruhi Ilham agar semakin membenci Aina. Agar pria itu tidak lagi perhatian pada Aina."Mas ...." Della menaruh kepalanya ke bahu Ilham, lalu membelai dada suaminya itu yang sedikit tersingkap karena kancing atas kemejanya terlepas."Mas, aku bakal muasin Mas malam ini," bisik Della setengah mendesah, membuat gairah Ilham yang tadi padam karena Aina kini bergelora kembali.Ilham dengan sigap menidurkan Della ke kasur. Ditatapnya wajah istri keduanya itu dengan mesum."Memang cuma kamu yang bisa ngertiin Mas, Della," ucap Ilham yang dibalas Della dengan seu

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 59. Diincar Musuh

    "Mas Ilham ...." Suara Aina tercekat di tenggorokan begitu melihat wajah Ilham muncul dari balik pintu kamarnya yang dia buka lebar.Awalnya Aina kira yang datang Raja. Tapi, ternyata malah Ilham."Kenapa Mas Ilham ke sini?" tanya Aina begitu menemukan suaranya kembali.Aina tampak tidak senang dengan kedatangan Ilham. Tapi, pria itu tetap santai saja. Ilham berpikir jika Aina sengaja memasang wajah seperti itu agar dia mau lebih memperhatikan Aina.Pasti istrinya itu ingin Ilham belai. Pikir Ilham menahan senyumnya."Emangnya aku tidak boleh ke kamar kamu?" balas Ilham bertanya balik sambil memperbaiki letak kaca matanya. "Kamu kan istriku jadi aku bisa bebas pergi ke kamar kamu sesuka aku."Tanpa permisi, Ilham masuk ke dalam kamar Aina. Dilihatnya sekeliling, lalu dia menghempaskan tubuhnya di pinggir tempat tidur Aina pelan."Aku baru sadar kalau ini pertama kalinya aku masuk ke kamar kamu. Ternyata luas juga," tukas Ilham mengalihkan pandangannya pada Aina yang masih berdiri di

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 58. Sekuntum Mawar Merah

    "Setelah kamu cerai dengan Ilham. Kamu akan tetap jadi simpanan saya, Aina. Kita masih bisa saling memuaskan, dan saya tetap akan mengirimimu uang. Kecuali kalau kamu memutuskan untuk menikah lagi," tukas Raja sambil menyurukkan kepalanya di antara pangkal paha Aina.Aina sama sekali tidak memberikan reaksi apapun atas apa yang Raja lakukan pada kewanitaannya sekarang.Entah Raja sedang menjilati, menghisap, atau bahkan menggigit kecil klitorisnya sekalipun. Semuanya tidak memberikan efek pada Aina seolah Aina mati rasa.Karena ucapan Raja barusan, gairah Aina jadi mendadak padam. Tergantikan oleh rasa kecewanya.Aina kira Raja tadi bertanya tentang perasaannya pada Ilham karena ayah mertuanya itu merasa cemburu. Hingga Raja berniat menyuruh Aina melupakan Ilham, dan fokus mencintainya saja.Tapi, ternyata Raja hanya berkata jika Aina akan tetap jadi simpanannya, walaupun Aina dan Ilham sudah bercerai nanti.Perkataan Raja menyiratkan tidak ada harapan untuk Aina lepas dari bayang-bay

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 57. Selimut Mertua

    Raja masuk ke kamar Aina saat menantunya itu sudah tertidur pulas.Wajah Aina tampak begitu damai dan cantik di saat terlelap seperti ini.Raja pun segera bergerak mengunci pintu kamar pelan, lalu bergabung dengan Aina di atas kasur.Dia sengaja menyelinap masuk ke dalam selimut Aina. Setelahnya, Raja memeluk pinggang ramping Aina dan membenamkan kepalanya di antara payudara Aina untuk mencari kehangatan."Papa ...." Aina seketika tercekat begitu melihat Raja ada di dalam selimutnya.Aina baru saja terbangun karena ada pergerakan di dadanya yang membuatnya geli. Di saat dia mencoba menyibak selimut. Betapa terkejutnya Aina saat melihat Raja sudah ada di balik selimutnya.Sejak kapan Raja berada di situ?Seolah mengerti kebingungan Aina, Raja mendongak menatap Aina dan berkata, "Sedari tadi Tari rewel terus seperti bayi. Jadi, saya baru bisa datang ke kamar kamu sekarang."Aina mendesah dengan lega. Berarti ayah mertuanya itu belum tahu kalau perut Aina tadi sempat keroncongan.Darip

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status