Beranda / Romansa / Terjerat Hasrat Ayah Mertua / Bab 45. Jangan Dimasukin, Pa!

Share

Bab 45. Jangan Dimasukin, Pa!

Penulis: Cececans
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-03 21:02:30

Sudah berhari-hari lamanya Raja menderita karena menahan hasrat besarnya yang gagal tersalurkan.

Dia selalu berusaha menekan keinginannya bercinta dengan Aina setiap kali melihat tubuh menantunya itu.

Dan malam ini akhirnya Raja akan bisa puas bermesraan dengan Aina di kamar hotel miliknya. Tanpa ketahuan Tari.

Raja sengaja keluar rumah dengan alasan ada urusan mendadak di perusahaan, supaya dia bisa mengajak Aina pergi ke hotel.

Namun, Raja menjadi kesal karena Aina tidak mau dia sentuh.

Sejak tiba di kamar hotel ini sampai satu jam berlalu, Aina hanya diam berdiri di samping ranjang.

Menantunya itu enggan bergabung dengan Raja di atas kasur.

"Mau sampai kapan kamu berdiri di sana, Aina? Kamu tidak mengantuk?" tanya Raja gusar.

Yang ditanya cuma bergeleng pelan dengan mulut terkatup rapat.

Raja benar-benar frustrasi.

Bukan hanya tidak mau mendekat pada Raja, Aina bahkan tidak kunjung mengganti dressnya yang terlihat tidak nyaman dengan pakaian yang dibelikan Raja tadi.

Padahal sebe
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 57. Selimut Mertua

    Raja masuk ke kamar Aina saat menantunya itu sudah tertidur pulas.Wajah Aina tampak begitu damai dan cantik di saat terlelap seperti ini.Raja pun segera bergerak mengunci pintu kamar pelan, lalu bergabung dengan Aina di atas kasur.Dia sengaja menyelinap masuk ke dalam selimut Aina. Setelahnya, Raja memeluk pinggang ramping Aina dan membenamkan kepalanya di antara payudara Aina untuk mencari kehangatan."Papa ...." Aina seketika tercekat begitu melihat Raja ada di dalam selimutnya.Aina baru saja terbangun karena ada pergerakan di dadanya yang membuatnya geli. Di saat dia mencoba menyibak selimut. Betapa terkejutnya Aina saat melihat Raja sudah ada di balik selimutnya.Sejak kapan Raja berada di situ?Seolah mengerti kebingungan Aina, Raja mendongak menatap Aina dan berkata, "Sedari tadi Tari rewel terus seperti bayi. Jadi, saya baru bisa datang ke kamar kamu sekarang."Aina mendesah dengan lega. Berarti ayah mertuanya itu belum tahu kalau perut Aina tadi sempat keroncongan.Darip

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 56. Dasar Menantu Jalang!

    "Dasar jalang!" teriak Tari menerjang masuk ke dalam kamar mandi Aina.Dia langsung menampar Aina yang sedang berusaha menutupi tubuhnya dengan handuk.Plakk!!!"Kurang ajar kamu! Siapa yang baru saja kamu telepon, huh? Berani-beraninya kamu menyelingkuhi anakku! Dasar jalang gatal!"Aina buru-buru menahan tangan ibu mertuanya sebelum menamparnya untuk kedua kalinya."Mama, dengerin penjelasanku dulu. Aku tidak berteleponan dengan siapa pun. Aku hanya sedang melihat video ini," tukas Aina sambil menunjukkan layar ponselnya yang sedang memutar video dewasa ke depan Tari.Video itu menampilkan seorang pria telanjang yang asyik menggenjot wanita di bawahnya."Menjijikkan!" Tari dengan kasar menampik ponsel Aina sampai benda pipih itu terlempar ke lantai.Aina melirik ponselnya dengan getir, lalu kembali menatap Tari yang napasnya masih memburu karena emosi.Nyaris saja Aina ketahuan.Beruntung, tadi Aina sempat mendengar pintu kamarnya dibuka. Dia jadi bisa cepat-cepat memutar video dewa

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 55. Phone Sex

    Gagal sudah rencana diet Dodik hari ini.Dia terpaksa menghabiskan es krim jumbo dengan topping chocochip rasa strawberry itu sendirian.Padahal yang meminta dibelikan es krim ini adalah Raja. Tapi, atasannya itu tidak mau memakannya. Bahkan melihatnya saja tidak sudi.Raja menatap tajam ke arah Dodik. Dia sangat terganggu dengan aroma manis es krim yang menyebar di ruangannya."Dodik!" panggil Raja keras."Iya, Pak Raja." Dodik segera berderap mendekat ke Raja sambil membawa es krim yang tadi dia beli.Dodik mengira Raja berubah pikiran dan mau memakan es krimnya.Tapi, begitu Dodik sudah berada di depan Raja. Pria itu malah mengibas-ngibaskan tangannya, menyuruh Dodik menjauh."Makan ice creamnya di luar! Saya mual mencium aromanya!" tukas Raja seraya menutup hidungnya dengan sebelah tangan.Dodik menghembuskan napasnya dengan gusar. "Kalau tidak suka kenapa Anda menyuruhku membelikan es krim ini, Pak Raja?""Jangan banyak bicara, Dodik!" balas Raja lebih kesal. "Cepat pergi kamu! B

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 54. Chocochip Rasa Strawberry

    Raja sudah sadar dari mabuknya, tapi dia masih belum ingin berhenti bercinta dengan Aina.Dia terus menggenjot menantunya itu dengan sesekali meremas payudara, serta melumat bibir Aina yang terasa manis."Ahh .... Papa. Aku mau keluar lagi," desah Aina melentingkan punggungnya saat menerima gempuran ayah mertuanya yang semakin cepat."Mendesahlah, Aina. Saya suka desahanmu," balas Raja melahap bibir Aina lagi sambil terus memaju mundurkan kejantanannya di dalam milik Aina."Ahhh .... Papa ...." Aina mendesah panjang bersamaan Raja menyemburkan cairannya di dalam rahim Aina.Raja menjatuhkan tubuhnya di samping Aina. Lalu tanpa melepaskan penyatuan mereka, Raja menekan puting payudara Aina pelan."Aina, saya sangat suka puting payudara kamu. Seperti chocochip rasa strawberry," ucap Raja dengan sebelah tangannya terus memilin puting Aina.Aina mendesah karena apa yang Raja lakukan itu.Menjelang pagi, Raja menggendong Aina ke kamar mandi.Karena kaki Aina sudah sembuh, Raja bisa mengaja

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 53. Saling Membasuh

    Seminggu berlalu. Luka di kaki Aina kini sudah berangsur sembuh.Aina sudah bisa beraktivitas seperti biasanya.Namun, hubungan Tari dan Raja belum juga membaik.Raja masih enggan tidur sekamar dengan istrinya itu.Raja lebih memilih tidur di apartemennya sendiri atau tidur di ruang tamu untuk menghindari Tari.Sementara, Tari lebih sering mengurung diri di kamarnya.Ibu mertuanya itu hanya keluar beberapa kali untuk makan. Kalau tidak untuk memerintahkan Aina mengerjakan pekerjaan rumah yang seabrek.Pagi tadi Tari menyuruh Aina menyeduhkan susu hamil untuk Della.Tapi, diam-diam Della membuang susu hamil ke wastafel tanpa menyentuhnya sedikit pun.Aina yang tak sengaja melihatnya spontan mengerutkan dahi heran.Kenapa Della malah membuang susu hamilnya, padahal jelas-jelas adik madunya itu sangat memerlukan nutrisi bagi janinnya?Namun, sebelum Aina sempat menegurnya. Della sudah lebih dulu mendatangi kamar Tari dan mengatakan kalau dia sudah menghabiskan susu hamil yang Tari berika

  • Terjerat Hasrat Ayah Mertua   Bab 52. Memandikan Menantu

    Setelah menghabiskan dua kotak kue coklat, Aina duduk di pinggir tempat tidur dengan posisi membelakangi Raja.Dia membiarkan ayah mertuanya itu melepaskan pakaiannya satu per satu."Mama, sudah tidur ya, Pa?" tanya Aina saat Raja hendak melepaskan tali branya."Tidak tahu. Dia masih mengunci diri di kamar. Tidak mau keluar," jawab Raja terdengar tak acuh, sampai Aina spontan menoleh untuk menatapnya.Raja membalas tatapan Aina sambil menarik tali bra Aina hingga terlepas. "Kenapa? Kamu masih takut dia mencelakaimu lagi karena tahu saya ada di kamar kamu?"Aina segera mengembalikan pandangan ke depan, dan bergeleng pelan. "Bukan apa-apa, Pa."Jantungnya berdegup kencang karena melihat mata hazel Raja yang menatap fokus ke arah tubuhnya tadi."Tidak perlu memikirkannya, Aina. Tari tidak akan berani menyentuhmu selagi ada saya," tukas Raja bergerak ke depan Aina.Aina tercekat ketika tangan Raja sudah berada di pinggangnya, hendak menarik turun celana yang dia pakai."Pa, aku bisa melep

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status