Share

Kejutan Baru Lagi

Author: Rucaramia
last update Petsa ng paglalathala: 2026-03-11 12:50:35

Kedua mata kontan terbelalak lebar karena terlalu terkejut atas apa yang baru saja terjadi. Segalanya begitu cepat hingga aku tak kuasa melakukan apapun untuk menghindar. Rasa dari bibirnya yang lembut menempel di bibirku berikut pula dengan seberapa besar kekuatannya yang berusaha melesak ke dalam mulutku. Lidahnya memasukiku dengan mudah, menjelajah, mengecap, terlalu membuai.

Hal pertama yang muncul di dalam pikiranku adalah aku harus melarikan diri dari situasi ini, menjauh darinya sebisa m
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Terjerat Obsesi Bos Baruku   Apa yang Salah

    Kami buru-buru masuk ke dalam mobil jaguar milik Jarrel yang tak jauh dari tempat kami, begitu pun juga Zayel yang kembali ke mobilnya sendiri. Ada riak gelombang kecil antara tuan dan anak buah untuk beberapa saat sebelum mereka berpisah untuk tujuan masing-masing. Zayel bilang ia perlu kembali ke tempatnya untuk menyelesaikan masalah yang orangtua Jarrel sebabkan, sementara aku dan Jarrel akan kembali ke rumah peristirahatan. Aku menghela napas lelah tetapi disaat yang sama juga penuh kelegaan ketika tubuhku sepenuhnya telah bersandar pada bantalan kursi yang lumayan empuk. Setelah melewati hari yang begitu sesak dan penuh dengan drama, tiba-tiba saja aku merasa sangat mengantuk sekarang. Aku tahu betul kalau Zayel akan secara praktis melakukan semua pekerjaan selagi kami bisa beristirahat dan bersantai. Tetapi ayolah, menunggu dalam kondisi tidak tenang dan penuh kegugupan sangat menguras tenaga. Aku jadi merasa lelah sendiri hingga ingin tidur, tetapi aku tidak bisa begitu saja me

  • Terjerat Obsesi Bos Baruku   Rencana Berhasil

    Aku memberi Jarrel tatapan seolah-olah ia sudah gila. Tentu saja demikian karena ia baru saja mengatakan sesuatu yang gampang macam permisalan ia menyukai warna pink, suka dengan keindahan kupu-kupu dan menganggap pelangi adalah mukjizat, menggemaskan, dan …“A—Apa yang barusan kau katakan?” Aku benar-benar tidak tahu bagaimana harus merespon ini, pada akhirnya secara refleks aku menemukan diriku sendiri bertanya kepadanya lagi.Jarrel terdengar menggumamkan sumpah serapah sebelum menatap tajam padaku lagi. “Aku ingin menikahimu, Yaya,” ulangnya dengan memberikan penekanan pada setiap katanya dan berkat hal itu aku akhirnya bisa memahami dan memasukan kata-kata manis nan indah itu ke dalam pikiranku sendiri.Oh …Jadi ia ingin menikah denganku.Jadi benar Jarrel mengatakan hal itu.Astaga!Aku hanya bisa menatapnya lagi dengan kedua mata terbelalak kaget dan mulut yang terbuka lebar lantaran terlalu terkejut meski bisa dibilang terlalu terlambat untuk itu. Ya, bagaimanapun juga sosok

  • Terjerat Obsesi Bos Baruku   Tiba-tiba dilamar

    Jarrel hanya angkat bahu ketika asap rokok keluar dari celah bibirnya dan menghilang di udara pagi. Sungguh menakjubkan menyadari bahwa bibirnya masih bisa tetap pucat kemerahan walaupun faktanya ia merokok dan mengeluarkan asap tiada henti seperti layaknya kereta berbahan bakar batu bara. “Mereka akan segera datang, Zayel tidak mungkin gagal dalam tugasnya. Aku yakin dia punya alasan bagus mengapa dia sedikit terlambat dan tidak bisa menghubungi kita,” jawab pria itu dengan cukup tenang. Keyakinan dan kepercayaan dirinya terhadap sang anak buah sangat terlihat jelas dari dalam suaranya. Dan kurasa kepercayaan itu tidak lahir dari omong kosong belaka mengingat bagaimana hubungan mereka berdua. Mendengar hal itu aku memaksakan diri ikut berlagak sepertinya, mencoba tetap tenang dan percaya. Bagaimanapun, Jarrel ada benarnya. Zayel adalah orang yang cerdas dan ia melakukan pekerjaannya dengan sangat baik. Ia pun juga adalah tipe orang yang suka menyelesaikan pekerjaannya hingga tuntas

  • Terjerat Obsesi Bos Baruku   Eksekusi Plan

    “Jarrel,” panggilku dengan suara yang nyaris berbisik.“Hm?”“Katakan padaku ini hanya mimpi, dan aku tidak melihatnya.”Jarrel perlahan menjauh dan kemudian memposisikan dirinya untuk duduk. Hasrat yang telah naik turun seketika, berganti dengan betapa kakunya tubuhku. Kedua mata pria itu tidak lepas dari televisi yang sedang menyala, masih memberitakan topik yang sama. “Ini nyata, dan kita berdua melihatnya,” kata pria itu dengan tenang memberikan konfirmasi.“Kau seharusnya sedikit menghiburku dengan berbohong.”“Tapi tidak ada gunanya berbuat begitu.”“Oke.”Aku bangkit dari sofa dan kemudian berdiri untuk pergi.“Mau kemana?”“Ke balkon, aku akan bunuh diri.”Jarrel segera melompat dari sofa, meraih pergelangan tanganku sekaligus memberiku tatapan tidak percaya. Ia mungkin mengira kalau saat ini aku sedang bercanda. “Apa? kau akan melompat dari gedung ini dalam kondisi setengah telanjang?”Oh, jadi dia lebih khawatir kalau orang melihatku dalam keadaan setengah telanjang dari pad

  • Terjerat Obsesi Bos Baruku   Wtf?

    Zayel pergi setelah diskusi selesai, ia pamit dan bilang bahwa ia perlu menyelesaikan beberapa hal setelah itu. Terutama soal urusan yang berhubungan dengan aset Jarrel. Sekali lagi kami berdua ditinggalkan hanya berdua saja, dan aku kembali disibukan dengan pikiranku sendiri. Rasanya sungguh lama menunggu hingga esok tiba. Aku bersikeras untuk tidur di ruang tamu malam ini, agar aku bisa dengan mudah melihat surat kabar yang akan dikirimkan tukang koran esok hari, berikut juga berita yang akan ditelevisi.Tetapi Jarrel punya pemikiran lain, pria itu memprotes apa yang hendak aku lakukan dan ia bersikeras ingin aku tidur dikamarnya. Baginya apa yang aku lakukan terlalu berlebihan. Memangnya begitukah? Ya, sebenarnya bisa jadi begitu tetapi aku tidak peduli. Bagaimana pun juga aku merasa tidak tenang sama sekali. Aku bahkan tidak yakin bisa tidur malam ini saking kepikirannya. Aku benar-benar berharap bahwa peringatan yang Zayel katakan tidak pernah terjadi, atau ada sebuah keajaiban y

  • Terjerat Obsesi Bos Baruku   Menunggu

    “Aku tahu betapa seriusnya masalah ini, Yaya. Hanya saja tidak sepertimu, aku menolak untuk terlihat seperti seseorang menusuk pantataku meski aku sama khawatirnya denganmu. Kalau boleh jujur, aku sama sekali tidak peduli kalau orang disekitarku tahu kalau aku bertunangan atau tidak. Sebab yang pasti aku tidak akan menikahi dia, dan tidak akan membiarkan siapapun memaksaku melakukannya.”Oke, bajingan ini ada benarnya. Mungkin dalam situasi ini hanya aku saja yang terlihat panik dan berlebihan. Tetapi aku tidak bisa menahannya. Ini sudah menjadi sifatku untuk melakukan sesuatu ketika situasi berbalik dan kacau. “Jadi apa yang perlu kita lakukan jika berita ini sampai ke telinga publik?”“Kita panggil Laura.”Untuk kesekian kalinya malam itu, aku ternganga dengan semua hal yang ia katakan seperti ikan yang kehabisan air. Apa aku baru saja mendengar ia menyebut nama tunangannya dengan santai dan tanpa dosa di depan mukaku?“A—apa?”Seringai terlihat di wajah Jarrel ketika dia mengalihka

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status