LOGINTerlibat emosi, terseret hati. Padahal cuma tetangga! Di tengah malam yang dingin, Valentine Lyra berbisik, "Tolong peluk aku sebentar saja. Aku ingin terlelap dalam dekapanmu-dan Michael Easton tak bisa menolak." Michael adalah lawan adu mulut Valentine. Sejak pertama bertemu, keduanya tidak pernah akur. Sampai saat Valentine pindah tempat tinggal ke sebuah apartemen mewah. Dia secara tidak sengaja menjadi tetangga Michael. Setiap harinya, dilalui Valentine dan Michael dengan keributan. Ada saja kejadian atau hal yang memicu keduanya adu argumen atau bertengkar. Meski seperti tikus dan kucing, anehnya ada rasa saling peduli diantara keduanya. Dan yang paling mengharukan adalah, Michael selalu menjadi orang pertama yang menolong dan membantu Valentine dalam masa-masa sulit. Sampai akhirnya benih cinta pun tumbuh dalam hati masing-masing. Awalnya bertengkar, akhirnya berdebar. Begitulah kisah antara Valentine dan Michael, dua orang yang tidak pernah menyangka bahwa cinta bisa datang dari pertengkaran.
View More1 Minggu kemudian...Semenjak resmi menjalin hubungan, Mike dan Lyn tampak semakin dekat. Lyn dan Mike sering menghabiskan waktu bersama berduaan di kamar menonton drama, atau berempat bersama anak bulu mereka meski hanya sekadar duduk santai di ruang tengah.Di kantor, mereka tampak sangat profesional dalam pekerjaan masing-masing. Meski terkadang ada momen-momen tertentu yang membuat beberapa orang mulai menaruh rasa curiga dengan sikap keduanya yang suka malu-malu tapi perhatian satu sama lain.Ruang rapat...Saat rapat berlangsung, Lyn beberapa kali mengusap bahunya, dan menatap ke pendingin ruangan.Mike mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Jeremy untuk mematikan salah satu pendingin ruangan agar udara dalam ruangan tak terlalu dingin.Demi melancarkan aksinya Mike bahkan berakting batuk-batuk dan beberapa kali berdehem.Jeremy mendekati Mike, "pak, anda tidak apa-apa?" tanyanya.Mike menatap Jeremy, lalu memberi kode. Jeremy yang sebelumnya telah membaca pesan Mike pun
Lyn menggendong anak kucing putih, dan Mike menggendong anak kucing hitam."Mike, siapa nama dua anak kucing ini?" tanya Lyn."Entah. Si putih dan si hitam?" jawab Mike. Menunjuk satu per satu kucing.Lyn menggeleng cepat, "nggak boleh. Jelek banget namanya," sahutnya."Oh, jelek? Ya sudah, kamu aja yang kasih nama," kata Mike.Lyn diam berpikir. Memperhatikan kucing hitam dan putih bergantian."Gimana kalau si hitam ini Luna, dan si putih itu Luke?LL, L untuk Luna, dan L untuk Luke," Saran Lyn. Menatap Mike."Hm... Boleh. Luna dan Luke juga nama yang bagus," sahut Mike."Kamu gimana sih. Kok nggak semangat gitu. Kamu 'kan papanya," kata Lyn.Mike kaget, "hah? Aku? Papanya mereka? Ogah ih..." sahutnya."Lho, kamu 'kan yang adopsi mereka. Kalau bukan kamu papanya terus siapa?" tanya Lyn.Mike menatap Lyn, "kalau aku papanya, kamu mama mereka ya?" tanyanya.Lyn kaget, "hah? A-aku? Oh... Kalau kamu izinkan ya nggak apa-apa," jawabnya."Jadi, mama kucing? Mau bagaimana kamu dan aku mengur
Mike dan Lyn masih saling melumat. Mereka benar-benar terbawa suasana dan perasaan.Mike merasa aneh, sesuatu miliknya tak terkendali. Sementara Lyn semakin liar, tubuhnya semakin menempel pada Mike.Mike melepas ciuman, menatap Lyn dengan dahi yang berkerut.Lyn bingung, "a-ada apa?" tanyanya."Bahaya, Lyn. Aku..." kata Mike yang langsung diam."Aku? Kamu kenapa, Mike?" tanya Lyn panik. Mengira Mike kenapa-kenapa.Tanpa sadar Lyn malah meraba-raba tubuh Mike dan itu semakin membuat Mike kesulitan."Lyn, cukup. Jangan meraba-raba lagi. Nanti aku bisa mati," kata Mike."Hah? Kok bisa mati? Serius kamu? Kamu kenapa?" tanya Lyn masih tak mengerti.Mike memegang kedua tangan Lyn agar tak merabanya lagi.Ia menarik napas dalam, lalu mengembuskan napas perlahan."Mike, kamu sakit?" tanya Lyn. Menatap Mike lekat.Mike menggelengkan kepala, "aku sehat. Sangat sehat. Hanya saja... Aku ngerasa sesuatu. Dan itu sudah pasti berbahaya buatmu. Ngerti?" katanya."Nggak ngerti. Aku sama sekali nggak
Lyn bermimpi aneh, dalam mimipinya ia dan Mike kembali berciuman..Tak hanya itu, Ia berada di atas Mike, lalu menciumi Mike sampai leher dan dada Mike penuh bekas ciuman.Mata Lyn langsung terbuka, ia terbangun dari mimpi anehnya."Astaga... Aku mimpi apa? Rasanya kayak nyata," pikir Lyn dalam hati."Eh... Ini di mana?" tanyanya. Saat sadar langit-langit kamar yang dilihatnya berbeda dari kamarnya. Tatapan Lyn langsung memandang sekitara, dan dahi Lyn berkerut. "Oh, aku ingat. Semalam 'kan Mike mengajakku ke penthouse dan kami ngobrol banyak terus minum. Dan kami juga..." kata Lyn yang langsung ingat apa yang terjadi semalam karena memang sebenarnya ia tak mabuk berat. Hanya setengah mabuk.Dan saat ingat apa yang terjadi, Lyn langsung membenamkan wajahnya ke bantal."Gilaaaaa... Jadi aku dan Mike memang berciuman, dan itu kebawa ssmpai ke mimpi? Aaaa..." teriaknya dalam hati.Beberapa detik kemudian Lyn mengangkat kepalanya, "tapi setelahnya aku dan dia nggak ngapa-ngapain 'kan?"












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews