Beranda / Fantasi / Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani / {Bab 20} Pagi Adalah Musuh Umat Manusia

Share

{Bab 20} Pagi Adalah Musuh Umat Manusia

last update Tanggal publikasi: 2026-01-23 22:00:37

"Alianne... Bangun, Alianne..." Suara lembut itu memanggil berulang kali, seolah mencoba menarik seseorang keluar dari dunia mimpi yang terlalu nyaman untuk ditinggalkan. Tirai kamar masih tertutup rapat, cahaya pagi hanya merembes tipis melalui celah jendela, tidak cukup kuat untuk membangunkan gadis muda yang terlelap di atas ranjang.

Alianne sama sekali tidak bergerak. Napasnya teratur, wajahnya damai, seakan dunia luar tidak memiliki hak untuk mengganggu tidurnya.

"Nanti
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 206} Lambang Surat Seraphine

    Pupil hitam itu akhirnya menampakkan dirinya perlahan, seolah menembus kabut tebal yang mengurung kesadaran. Cahaya samar masuk, memaksa penglihatannya menyesuaikan diri.Bayangan pertama yang tertangkap adalah wajah Aldren, begitu dekat, begitu jelas, dengan sorot mata yang dipenuhi kecemasan yang belum sempat mereda. Wajah itu terpantul di dalam pupilnya, sedikit bergetar seiring napas yang belum stabil."Alia!" Aldren segera menahan pinggang Alia saat dirinya hendak beranjak bangun dari posisi berbaringnya.Gerakan itu terasa terlalu tiba-tiba. Dunia di sekeliling Alia berputar pelan, seakan realitas belum sepenuhnya kembali menapak. Ia mengerjapkan mata beberapa kali, berusaha mengusir sisa kabut yang mengganggu pandangan. Tangan kirinya terangkat, memegangi kepala yang terasa berat dan berdenyut, seperti dihantam sesuatu yang tak kasatmata.Alia menoleh, menyapu sekeliling dengan pandangan yang masih belum sepenuhnya fokus. Napasnya tertahan sejenak ketika matanya berhenti pada s

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 205} Jahitan pada Tubuh

    Aldren menyipitkan mata, sorot pupil hijau gelapnya menajam saat menelusuri luka yang terbentang di pinggang Alia. Napasnya tertahan tanpa ia sadari. Luka itu tidak hanya besar, tetapi juga memiliki bentuk yang tidak wajar. Garis-garis panjang yang telah mengering membentuk pola yang tidak beraturan, namun jelas menunjukkan tekanan yang luar biasa kuat.Sekilas, luka itu menyerupai bekas seseorang yang terlindas roda kereta kencana. Namun tidak sama. Lebih besar. Lebih berat. Lebih menghancurkan.Di antara garis-garis luka itu, terdapat sesuatu yang membuatnya semakin membeku. Beberapa garis kecil, tersusun rapi, melintang di atas luka utama.Jahitan. Meski asing, bentuknya terlalu teratur untuk disebut kebetulan.Ruangan itu terasa semakin sunyi saat Aldren perlahan mengulurkan tangannya. Jarinya menyentuh permukaan kulit yang kasar di sekitar bekas jahitan tersebut. Teksturnya berbeda. Kaku. Tidak alami.Sentuhan itu memicu sesuatu. Sebuah ingatan. Suara. Ucapan yang pernah ia denga

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 204} Luka Serius

    Aldren mengangguk pelan, gerakannya nyaris tak terlihat. “Benar, tubuh asli istriku.” Nada suaranya rendah, namun mengandung kepastian yang tidak bisa digoyahkan. Tangannya bergerak perlahan, mengusap rambut hitam Alia dengan kelembutan yang kontras dengan ketegangan yang memenuhi ruangan.“Dari tadi dia tertidur? Kenapa belum sadar juga?” Tidak ada jawaban. Hanya keheningan yang semakin menekan, seolah sesuatu yang tidak terlihat tengah menunggu untuk terungkap.Aldren mencubit pipi Alianne pelan. “Alia, bangunlah!”Tubuh itu tidak bergerak. Tidak ada reaksi. Bahkan hembusan napas pun tidak terdengar jelas tanpa diperhatikan dengan saksama.Aldren terdiam. Waktu seolah melambat di sekelilingnya. Perasaan tidak nyaman mulai merayap naik, perlahan namun pasti, mengisi setiap celah dalam pikirannya.“Yang Mulia... I- itu...” Suara Magnus terdengar gemetar dari belakang. Ada sesuatu dalam nada itu yang langsung membuat suasana berubah. Tegan

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 203} Tubuh Asli Alia

    Mata Hery membulat, keterkejutan yang selama ini ia tahan akhirnya muncul ke permukaan. Penjelasan yang baru saja ia dengar terasa terlalu tidak masuk akal, bahkan untuk situasi yang sudah jelas tidak biasa sejak awal.“Ja- jadi... Alianne di kamarmu adalah pemilik tubuh asli dari Alianne, sementara jiwa Alianne yang kita kenal, menghilang entah kemana?”Kata-katanya terucap terbata, seolah ia sendiri belum sepenuhnya percaya pada apa yang baru saja ia rangkai dalam pikirannya.Aldren hanya tersenyum tipis. Senyum yang tidak benar-benar menunjukkan ketenangan, melainkan penerimaan terhadap kenyataan yang tidak bisa ia ubah. “Begitulah.”Tidak ada penjelasan tambahan. Tidak ada pembenaran. Hanya kepastian yang dingin dan sederhana.Hery menarik napas dalam, lalu mengangguk tegas. Ekspresinya berubah, dari terkejut menjadi fokus. Ia adalah seorang komandan. Seaneh apa pun situasinya, tugas tetaplah tugas. “Yang Mulia tenang saja! Aku akan mengarahkan pasukan untuk mencarinya tanpa perlu

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 202} Kekacauan Instruksi

    Di halaman depan Istana Obsidian, suara denting logam dan teriakan komando bergema tanpa henti. Debu tipis beterbangan di udara, terinjak oleh derap kaki para prajurit yang sedang menjalani latihan. Matahari belum terlalu tinggi, namun panasnya sudah cukup untuk membuat suasana terasa berat dan tegang.Di tengah barisan itu, Hery berdiri tegap, mengawasi setiap gerakan dengan ketelitian seorang komandan berpengalaman. Tidak ada yang berani lengah di bawah pengawasannya.Namun ketertiban itu pecah dalam sekejap.Derap langkah cepat terdengar dari kejauhan, semakin mendekat dengan ritme yang tidak teratur. Beberapa prajurit menoleh, kebingungan mulai terlihat di wajah mereka. Sosok yang muncul berikutnya membuat suasana langsung berubah.Aldren.Napasknya terdengar berat, langkahnya tergesa, jauh dari sikap tenang yang biasa ia tunjukkan. “Hery! Bawa semua pasukan! Aku ada misi darurat untuk semua!” serunya tanpa menahan suara.Tanpa menunggu respons, Aldren langsung melompat naik ke at

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 201} Bukan Alia Ariana

    “Alia, waktunya bangun!” Aldren menepuk pipi Alianne dengan lembut, namun cukup untuk menariknya keluar dari alam tidur yang pekat.Bulu mata Alianne bergetar pelan sebelum akhirnya kedua pupil cokelatnya terbuka perlahan. Pandangannya masih buram, seolah dunia di sekitarnya belum sepenuhnya terbentuk. Namun, begitu fokusnya kembali, napasnya tertahan.Seorang pria berdiri sangat dekat di hadapannya. Wajahnya tampan, sorot matanya tajam, dan keberadaannya terlalu... nyata untuk diabaikan.Jantung Alianne berdegup lebih cepat. Tanpa sadar, ia langsung mendorong tubuhnya bangkit hingga duduk tegak. Jarak di antara mereka mendadak terasa terlalu sempit, terlalu menyesakkan. “Maaf, kau siapa?!” tanyanya dengan suara yang tak bisa sepenuhnya menyembunyikan kepanikan.Aldren terdiam. Untuk sesaat, ia hanya menatap Alianne, seolah mencoba memahami apakah ini lelucon, atau sesuatu yang jauh lebih serius. Alisnya sedikit berkerut, kebingungan mulai merayap di wajahnya. “Apa maksudmu? Aku adala

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 111} Sepupu

    Di sebuah ruangan luas yang dipenuhi aroma tanah, jerami, dan pupuk, suasana terasa tegang meski aktivitas berlangsung tanpa henti. Karung-karung benih ditumpuk tinggi di sepanjang dinding, sementara peti berisi pupuk dan pakan ternak tersusun rapi namun jelas belum cukup untuk menghadapi musim din

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 109} Dua Pertanyaan Tak Terjawab

    Matahari siang menyinari kediaman Marquess Redmond tanpa ampun. Cahaya yang menyilaukan menembus celah tirai jendela dan merayap perlahan ke dalam kamar tamu, menyapu lantai, dinding, hingga akhirnya jatuh tepat ke wajah Alianne. Hangat yang awalnya lembut perlahan berubah menjadi panas yang meng

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 108} Analisis Reaksi Alianne

    "Alia! Alia!"Suara itu terdengar lembut, namun terus berulang, menembus kabut demam yang menyelimuti kesadaran Alianne. Suara Aldren tidak keras, tetapi cukup dekat dan cukup konsisten hingga akhirnya memaksa pikirannya yang berkelana untuk kembali ke kenyataan.Kelopak mata Al

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 107} Dua Sekte Kompres

    Di sebuah kamar tamu yang sederhana, tidak terlalu mewah seperti di istana Silverkeep dan tidak terlalu gelap seperti istana Obsidian, suasana terasa sunyi dan hangat dalam kesederhanaannya. Cahaya lilin-lilin redup memantul lembut di dinding, menciptakan bayangan tenang yang kontras dengan kondi

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status