Share

{Bab 26} Pertemuan Pertama

last update Petsa ng paglalathala: 2026-01-25 22:00:14

Tangan Hery kecil yang menggenggam pisau berkarat itu mulai bergetar hebat. Kekuatan pada jemarinya perlahan menghilang, seolah tubuh kecilnya tidak lagi mampu menahan beban keputusan yang terlalu besar untuk anak seusianya.

Detik berikutnya, tanpa sadar, tangan kecil itu terlepas.

Pisau berkarat tersebut jatuh, menghantam tanah dengan suara nyaring yang memecah keheningan. Logam itu memantul sekali sebelum tergeletak diam, seolah menandai berakhirnya ancaman yang barusan sa
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 198} Kumpulan Bukti

    "Jawabannya sudah jelas!"Suara itu memotong ketegangan yang menggantung, tajam namun tetap terkontrol. Elyana melangkah maju dari barisan belakang dengan gerakan anggun yang kontras dengan kekacauan di sekitarnya. Setiap langkahnya terukur, seolah ia telah menunggu momen ini sejak awal.Di tangannya, selembar surat terangkat jelas untuk dilihat semua orang.Dia menunjukkan surat yang bertuliskan pemberhentian anggaran untuk Count Arcelmont."Yang Mulia Duke memang menghentikan anggaran untuk Count Arcelmont."Kalimat itu sederhana, tetapi dampaknya langsung terasa. Beberapa bangsawan saling bertukar pandang, sementara rakyat mulai mengangkat kepala mereka sedikit lebih tinggi, mencoba melihat bukti yang ditunjukkan.Leon yang masih berada di tanah menggerakkan tubuhnya dengan susah payah. Wajahnya kotor, napasnya tidak teratur, namun sorot matanya tetap menyala. Ia tidak berniat menyerah begitu saja."Kalau mau menyalah

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 197} Siapa yang Jahat?

    Alianne melangkah maju tanpa ragu, posisinya kini sejajar dengan Aldren. Tatapannya tajam, tidak menunjukkan sedikit pun keraguan meski berada di tengah para bangsawan dan rakyat yang menyaksikan. Dengan gerakan yang jelas dan tegas, ia mengangkat tangannya lalu menunjuk Leon dengan sangat tidak hormat."Aku, Alianne, ratu kerajaan Valtarian, memberi saran untuk mencabut Leon dari jabatannya sebagai duke."Kata-kata itu jatuh seperti petir di siang bolong.Semua orang terdiam. Tidak ada bisikan, tidak ada gerakan. Bahkan udara terasa berat, seolah menekan dada setiap orang yang hadir. Beberapa bangsawan menahan napas, sementara rakyat hanya bisa saling berpandangan dengan mata melebar, mencoba mencerna apa yang baru saja mereka dengar.Leon tetap berlutut, namun bahunya sedikit bergetar. Lalu, perlahan, suara tawa kecil keluar dari bibirnya.Leon terkekeh pelan, mencoba menghibur dirinya sendiri."Mencabut jabatan? Apa-apaan ini?"Nada suaranya terdengar meremehkan, tetapi ada retakan

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 196} Hukuman untuk Duke Utara

    "Biarkan kami masuk!""Kami menderita menghadapi musim dingin andai jika Yang Mulia Raja tidak membantu kami!""Biarkan kami bertemu Yang Mulia Duke!"Teriakan itu bergema tanpa henti, saling bertumpuk hingga menciptakan riuh yang memekakkan telinga. Halaman depan kediaman. Wajah-wajah pucat, pakaian lusuh, serta mata penuh keputusasaan memenuhi setiap sudut gerbang besi yang tertutup rapat.Di kejauhan, Alianne berdiri dengan sikap santai, seolah semua kekacauan itu hanyalah pertunjukan yang telah lama ia nantikan. Tatapannya menyapu kerumunan, memperhatikan setiap detail dengan cermat, sebelum senyum tipis terukir di bibirnya. "Sudah dimulai ternyata. Silakan, para aktor!"Dari dalam halaman, langkah kaki tergesa terdengar mendekat. Leon muncul lebih dulu, wajahnya tegang dan napasnya sedikit memburu. Ia berjalan cepat menuju gerbang, matanya membesar melihat kerumunan yang nyaris tak terkendali."Apa-apaan ini?!" bentaknya, suaranya meninggi, berusaha menutupi kegelisahan yang mula

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 195} Dia Duluan

    Sementara itu di kumpulan pria...Suasana di sisi ini tampak lebih tenang di permukaan, namun percakapan yang terjadi memiliki bobot yang berbeda. Tidak ada tawa berlebihan atau sikap mencolok, hanya tatapan-tatapan tajam dan kata-kata yang dipilih dengan hati-hati.Aldren berdiri dengan postur tegap, tetapi perhatiannya tidak sepenuhnya tertuju pada percakapan di sekitarnya. Matanya justru mengarah pada seorang pria di depannya yang tampak tidak fokus, seolah pikirannya berada di tempat lain.Aldren mempersempit pandangannya.Dengan rasa penasaran, Aldren mengikuti arah pandangan pria itu. Tatapannya menembus kerumunan tamu, melewati gaun-gaun mewah dan jas formal, hingga akhirnya berhenti pada satu titik.Di sana, Alianne dan Magnolia terlihat berdiri berdekatan.Keduanya tampak akrab, berbicara dengan santai seolah sudah saling mengenal cukup lama. Gestur mereka terbuka, tidak ada jarak, tidak ada kecanggungan.Aldren mengangkat alisnya tipis."Erylus, istrimu dan istriku cepat ber

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 194} Ditinggalkan

    Leon berdiri tegap di altar, tangannya bergerak perlahan namun pasti saat mengambil cincin itu. Cahaya lilin memantul pada permukaan logamnya, menciptakan kilau kecil yang terasa hampir menyilaukan di tengah suasana yang hening.Mariana mengulurkan tangannya.Untuk sesaat, waktu seolah melambat.Leon memakaikan cincin pada Mariana, bagian yang sangat sakral dalam sebuah pernikahan. Tidak ada suara yang benar-benar hilang, namun semua terasa teredam, seolah seluruh dunia memberi ruang bagi momen itu untuk terjadi tanpa gangguan.Namun, ketenangan itu tidak sepenuhnya menjangkau setiap sudut ruangan.Sementara itu di bagian para tamu...Bisikan mulai muncul lagi, kali ini lebih tajam, lebih terbuka, dan tidak lagi berusaha disembunyikan."Lihatlah mereka! Mereka sama sekali tidak terlihat seperti bangsawan!""Benar-benar menjijikkan! Apa lagi wanita di sana adalah seorang ratu. Aku tidak sudi memanggilnya dengan panggilan Yang Mulia Ratu."Nada suara itu dipenuhi rasa muak yang terang-t

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 193} Menjarah Makanan

    Hari pernikahan Leon akhirnya tiba.Salju turun tanpa henti, menyelimuti seluruh Kerajaan Valtarian dalam warna putih yang membekukan. Udara terasa lebih berat dari biasanya, seolah setiap napas yang diambil harus dipaksa keluar dari paru-paru. Di tengah suasana yang kaku dan dingin itu, para bangsawan mulai berdatangan. Gaun-gaun mewah berwarna cerah tampak kontras dengan lanskap musim dingin, berkilau di bawah cahaya kristal dan obor yang berjajar di sepanjang aula utama.Namun, kehadiran Alianne segera merusak harmoni visual yang ‘sempurna’ itu.Dia datang bersama Aldren.Berbeda jauh dengan para wanita bangsawan lainnya, Alianne tidak mengenakan gaun. Tidak ada rok panjang, tidak ada renda halus, tidak ada perhiasan mencolok. Sebagai gantinya, dia mengenakan setelan jas formal dengan potongan tegas, dipadukan dengan celana panjang yang memperlihatkan siluetnya yang berbeda dari norma.Beberapa kepala langsung menoleh. Bisikan-bisikan kecil mulai bermunculan, lirih namun cukup ta

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 153} Harapan Kecil

    "Aku sudah menjawab pertanyaanmu tentang pendapatku tentangmu. Aku setuju denganmu. Tapi kita tetap berbeda. Kau masih bisa merasa bersalah karena membunuh orang tuamu bahkan menerima saat ada yang menganggap mu iblis. Aku? Tidak ada rasa bersalah sama sekali saat aku meninggalkan orang tuaku unt

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 148} Demi Rakyat, Ksatria, Serin

    Kuda Aldren berlari kencang membelah area pasar, derap tapaknya menggema di antara kios-kios yang mulai kembali hidup. Ia menoleh ke kanan dan kiri, memperhatikan para pedagang yang perlahan kembali menata dagangan mereka setelah serangan dari Kerajaan Aurenthia di tembok pembatas Kerajaan Valtaria

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 146} Kejadian Sepuluh Tahun Lalu

    Pagi hari di ruang tengah kediaman Count Arcelmont terasa jauh lebih sunyi dari biasanya. Aldren duduk di tengah ruangan, menjadi pusat dari semua tatapan yang tertuju padanya. Wajahnya tenang, tetapi sorot matanya menyimpan beban yang tidak ringan. "Baiklah, sepertinya semua orang yang bersangkut

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 145} Trauma Berkedok Salah Paham

    "Oh... Jadi kau mengakuinya, ya?" Caelum menoleh ke arah Hery. Tatapannya tajam, penuh kemenangan seolah baru saja menangkap sesuatu yang penting. "Hery! Bawa kakak ke sini!""Baik, Yang Mulia!" Hery menunduk cepat, hampir refleks. Tanpa membuang waktu, ia berbalik dan berlari.

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status