Share

{Bab 60} Pengakuan Cinta

last update publish date: 2026-02-06 13:00:02

"Ini, minumlah!"

Sebuah botol kayu tiba-tiba terulur tepat di depan mata Alianne, memutus benang-benang pikirannya yang kusut. Gerakan itu terlalu dekat, terlalu mendadak, membuat fokusnya buyar seketika.

Alianne refleks menoleh ke atas. Sosok Aldren berdiri di sana, bayangan tubuhnya jatuh menutupi sebagian cahaya matahari yang tersaring dedaunan. Dia sudah kembali dengan kuda putihnya, dengan susu yang dijanjikan, dan dengan ekspresi yang terlalu tenang seolah dunia tidak
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 197} Siapa yang Jahat?

    Alianne melangkah maju tanpa ragu, posisinya kini sejajar dengan Aldren. Tatapannya tajam, tidak menunjukkan sedikit pun keraguan meski berada di tengah para bangsawan dan rakyat yang menyaksikan. Dengan gerakan yang jelas dan tegas, ia mengangkat tangannya lalu menunjuk Leon dengan sangat tidak hormat."Aku, Alianne, ratu kerajaan Valtarian, memberi saran untuk mencabut Leon dari jabatannya sebagai duke."Kata-kata itu jatuh seperti petir di siang bolong.Semua orang terdiam. Tidak ada bisikan, tidak ada gerakan. Bahkan udara terasa berat, seolah menekan dada setiap orang yang hadir. Beberapa bangsawan menahan napas, sementara rakyat hanya bisa saling berpandangan dengan mata melebar, mencoba mencerna apa yang baru saja mereka dengar.Leon tetap berlutut, namun bahunya sedikit bergetar. Lalu, perlahan, suara tawa kecil keluar dari bibirnya.Leon terkekeh pelan, mencoba menghibur dirinya sendiri."Mencabut jabatan? Apa-apaan ini?"Nada suaranya terdengar meremehkan, tetapi ada retakan

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 196} Hukuman untuk Duke Utara

    "Biarkan kami masuk!""Kami menderita menghadapi musim dingin andai jika Yang Mulia Raja tidak membantu kami!""Biarkan kami bertemu Yang Mulia Duke!"Teriakan itu bergema tanpa henti, saling bertumpuk hingga menciptakan riuh yang memekakkan telinga. Halaman depan kediaman. Wajah-wajah pucat, pakaian lusuh, serta mata penuh keputusasaan memenuhi setiap sudut gerbang besi yang tertutup rapat.Di kejauhan, Alianne berdiri dengan sikap santai, seolah semua kekacauan itu hanyalah pertunjukan yang telah lama ia nantikan. Tatapannya menyapu kerumunan, memperhatikan setiap detail dengan cermat, sebelum senyum tipis terukir di bibirnya. "Sudah dimulai ternyata. Silakan, para aktor!"Dari dalam halaman, langkah kaki tergesa terdengar mendekat. Leon muncul lebih dulu, wajahnya tegang dan napasnya sedikit memburu. Ia berjalan cepat menuju gerbang, matanya membesar melihat kerumunan yang nyaris tak terkendali."Apa-apaan ini?!" bentaknya, suaranya meninggi, berusaha menutupi kegelisahan yang mula

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 195} Dia Duluan

    Sementara itu di kumpulan pria...Suasana di sisi ini tampak lebih tenang di permukaan, namun percakapan yang terjadi memiliki bobot yang berbeda. Tidak ada tawa berlebihan atau sikap mencolok, hanya tatapan-tatapan tajam dan kata-kata yang dipilih dengan hati-hati.Aldren berdiri dengan postur tegap, tetapi perhatiannya tidak sepenuhnya tertuju pada percakapan di sekitarnya. Matanya justru mengarah pada seorang pria di depannya yang tampak tidak fokus, seolah pikirannya berada di tempat lain.Aldren mempersempit pandangannya.Dengan rasa penasaran, Aldren mengikuti arah pandangan pria itu. Tatapannya menembus kerumunan tamu, melewati gaun-gaun mewah dan jas formal, hingga akhirnya berhenti pada satu titik.Di sana, Alianne dan Magnolia terlihat berdiri berdekatan.Keduanya tampak akrab, berbicara dengan santai seolah sudah saling mengenal cukup lama. Gestur mereka terbuka, tidak ada jarak, tidak ada kecanggungan.Aldren mengangkat alisnya tipis."Erylus, istrimu dan istriku cepat ber

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 194} Ditinggalkan

    Leon berdiri tegap di altar, tangannya bergerak perlahan namun pasti saat mengambil cincin itu. Cahaya lilin memantul pada permukaan logamnya, menciptakan kilau kecil yang terasa hampir menyilaukan di tengah suasana yang hening.Mariana mengulurkan tangannya.Untuk sesaat, waktu seolah melambat.Leon memakaikan cincin pada Mariana, bagian yang sangat sakral dalam sebuah pernikahan. Tidak ada suara yang benar-benar hilang, namun semua terasa teredam, seolah seluruh dunia memberi ruang bagi momen itu untuk terjadi tanpa gangguan.Namun, ketenangan itu tidak sepenuhnya menjangkau setiap sudut ruangan.Sementara itu di bagian para tamu...Bisikan mulai muncul lagi, kali ini lebih tajam, lebih terbuka, dan tidak lagi berusaha disembunyikan."Lihatlah mereka! Mereka sama sekali tidak terlihat seperti bangsawan!""Benar-benar menjijikkan! Apa lagi wanita di sana adalah seorang ratu. Aku tidak sudi memanggilnya dengan panggilan Yang Mulia Ratu."Nada suara itu dipenuhi rasa muak yang terang-t

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 193} Menjarah Makanan

    Hari pernikahan Leon akhirnya tiba.Salju turun tanpa henti, menyelimuti seluruh Kerajaan Valtarian dalam warna putih yang membekukan. Udara terasa lebih berat dari biasanya, seolah setiap napas yang diambil harus dipaksa keluar dari paru-paru. Di tengah suasana yang kaku dan dingin itu, para bangsawan mulai berdatangan. Gaun-gaun mewah berwarna cerah tampak kontras dengan lanskap musim dingin, berkilau di bawah cahaya kristal dan obor yang berjajar di sepanjang aula utama.Namun, kehadiran Alianne segera merusak harmoni visual yang ‘sempurna’ itu.Dia datang bersama Aldren.Berbeda jauh dengan para wanita bangsawan lainnya, Alianne tidak mengenakan gaun. Tidak ada rok panjang, tidak ada renda halus, tidak ada perhiasan mencolok. Sebagai gantinya, dia mengenakan setelan jas formal dengan potongan tegas, dipadukan dengan celana panjang yang memperlihatkan siluetnya yang berbeda dari norma.Beberapa kepala langsung menoleh. Bisikan-bisikan kecil mulai bermunculan, lirih namun cukup ta

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 192} Misi Selanjutnya

    Fajar kembali menyingsing, membawa cahaya pucat yang perlahan mengusir sisa kegelapan malam. Langit masih berwarna abu-abu kebiruan, sementara udara pagi terasa dingin dan tajam di kulit. Di halaman depan istana Obsidian, suasana jauh dari kata tenang. Derap langkah para penjaga, gesekan baju zirah, dan bisikan-bisikan pelan membentuk ketegangan yang tidak terlihat namun terasa jelas.Di tengah halaman itu, Alianne berdiri tegak. Tatapannya tertuju pada beberapa wanita muda yang berbaris di hadapannya. Pakaian mereka sederhana, wajah mereka menunjukkan sisa kelelahan, tetapi juga harapan yang belum sepenuhnya padam."Jadi... Apa yang kau tahu mengenai pengobatan herbal?" tanya Alianne, menunjuk pada Bethany.Suaranya tidak keras, tetapi cukup untuk membuat semua orang fokus. Tidak ada nada mengancam, namun tekanan dalam pertanyaan itu tidak bisa diabaikan.Bethany menarik napas sejenak sebelum menjawab. Bahunya menegang, tetapi suaranya tetap berusaha stabil."Aku bisa mengobati berba

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 90} Korban yang Menjadi Cermin (part 2)

    “Ya, Yang Mulia... Aku akan menjawab apa saja yang Yang Mulia tanya padaku,” jawab Matthias tanpa ragu, suaranya datar, seolah benar-benar terjerat oleh tatapan mata Seraphine.Cahaya lilin di kamar luas itu bergoyang pelan, memantulkan bayangan panjang di dinding marmer. Udara terasa be

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 89} Korban yang Menjadi Cermin

    Di kamar Caelum yang luas dan diterangi cahaya lilin yang bergoyang pelan, Seraphine duduk di sisi ranjang. Gaunnya menyapu lantai marmer saat ia mendekat, jemarinya terlipat anggun di pangkuannya. Tatapannya tertuju pada bahu kiri Caelum yang terlilit kain perban.“Caelum, sepertinya lu

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 88} Senyuman

    Kereta kuda kerajaan Aurenthia berhenti tepat di depan halaman utama istana Silverkeep. Derak roda kayu yang melambat terdengar jelas di tengah keheningan malam. Kedatangan ini terasa janggal; datang larut malam, tanpa iring-iringan megah, tanpa pengawalan ketat yang biasanya menyertai seorang ra

  • Terjerat Pernikahan Raja Villain Tirani    {Bab 87} Kriminal di Imajinasi

    “Undangan Pernikahan? Kapan?” tanya Alianne dengan penasaran. Tubuhnya sedikit condong mendekati Aldren, seolah takut kehilangan satu detail pun dari informasi itu.“Sebulan lagi,” jawab Aldren tenang. “Kita berdua diundang dalam pesta pernikahan itu di kediaman duke.”Aldren me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status