Share

22. Meminta Imbalan

Penulis: Bintangjatuh
last update Tanggal publikasi: 2025-11-19 09:00:54

​Aurora telah mengeluarkan semua tekanannya. Ia tidak memohon melainkan bernegosiasi. Aurora menggunakan logika bisnis Rasya untuk melawannya. Ia tidak punya pilihan lain.

Rasya menatap Aurora dalam keheningan yang terasa sangat lama. Wajahnya yang biasanya tenang kini menunjukkan pergulatan batin yang jelas. Ia membuang muka sejenak, tatapannya menyapu kekacauan backstage, seolah mencari jalan keluar lain. Tapi tidak ada.

Aurora benar. Logikanya sempurna dan menusuk. Semua
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion   200.

    Angin malam berembus lembut, membawa serta aroma khas kota Paris yang berpadu dengan udara segar dari Sungai Seine. Di atas perairan yang tenang itu, sebuah yacht pribadi mewah berwarna putih gading meluncur membelah arus, meninggalkan riak air yang memantulkan gemerlap lampu kota.Rasya benar-benar menepati janjinya. Di sisa waktu mereka sebelum kembali ke realita Jakarta, pria itu memastikan dunia hanya berputar untuk Aurora. Ia menyewa seluruh kapal pesiar tersebut secara eksklusif, meninggalkan Raka dan para bodyguard di dek bawah agar tak ada satu pun yang menginterupsi waktu mereka.Di dek atas yang terbuka, sebuah meja bundar telah ditata begitu elegan. Taplak meja berbahan linen putih bersih, hiasan mawar merah marun yang mekar sempurna, dan pendar cahaya keemasan dari lilin-lilin tinggi menciptakan suasana romantis yang pekat.Aurora berdiri di dekat pagar pembatas kapal, menatap takjub pada mahakarya arsitektur kota Paris yang melintas di depan m

  • Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion   199.

    Pagi itu, suasana di kamar utama terasa seperti ruang rawat VVIP. Setelah dua minggu bed rest total yang terasa seperti seumur hidup, hari penentuan itu akhirnya tiba.Dokter Emily bersama asisten dokter dan satu perawat, datang untuk melakukan evaluasi akhir. Ini adalah kunjungan ketiga sang dokter ke kediaman sementara mereka untuk mengganti perban dan memantau perkembangan janin. Di atas ranjang, Aurora berbaring dengan gaun tidur sutra yang tersingkap di bagian perut. Di sisi kirinya, Rasya berdiri tegak bak komandan militer, sementara di sofa tak jauh dari ranjang, Bunda Martha dan Mama Miranda duduk mengawasi jalannya pemeriksaan."Bagaimana, Dok?" tanya Rasya, terlihat tak sabaran."Luar biasa, Monsieur," ucap Dokter Emily sambil tersenyum puas menatap layar monitor USG portabelnya. "Detak jantung petarung kecil sangat kuat dan stabil. Lukanya juga mengering dengan sempurna tanpa ada tanda infeksi sejak kunjungan terakhir saya. Ibu dan janin benar-benar dalam kondisi prima."

  • Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion   198.

    Tawa rendah mengalun dari bibir Rasya melihat istrinya yang tampak kebingungan bagai detektif yang kehilangan jejak. Rasya menarik lengan Aurora dengan lembut, memaksa istrinya kembali berbaring di pelukannya. "Itu adalah fakta yang dipelintir, Baby," jawab Rasya santai, jemarinya mengusap lembut lengan Aurora. "Yang tewas dalam kecelakaan itu memang ayahnya Dio, tapi perempuan yang tewas bersamanya bukanlah ibu kandung Dio. Itu adalah ibu tirinya yang tak lain adalah mantan istri Ferdi yang berselingkuh itu. Mereka kecelakaan hanya satu bulan setelah menikah." Aurora mengerjap, menatap rahang tegas suaminya dari bawah. " Lalu... ibu kandung Dio ada di mana sekarang?" "Di sebuah shelter perawatan mental," ungkap Rasya tenang, seolah sedang menceritakan kisah dongeng yang tragis. "Pengkhianatan berlapis dari suami dan kakak iparnya sendiri membuat adik Ferdi itu kehilangan kewarasannya. Dan tebak siapa yang selama bertahun-tahun ini diam-d

  • Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion   197.

    Begitu pintu kamar tertutup rapat dan bunyi klik dari kuncinya terdengar, pertahanan Aurora runtuh sepenuhnya. Alih-alih melangkah menuju ranjang untuk beristirahat seperti yang diperintahkan para ibu, Aurora justru langsung memutar tubuhnya menghadap Rasya. Tanpa permisi, kedua tangan mungilnya terulur, menangkup rahang tegas suaminya. "Mas, coba aku lihat," gumam Aurora cepat, matanya bergerak waspada meneliti setiap inci wajah Rasya. Rasya hanya diam tak berkutik. Ia membiarkan istrinya memutar wajahnya ke kiri dan ke kanan. Tidak berhenti di situ, tangan Aurora turun ke kerah jas navy Rasya. Dengan gerakan agak terburu-buru, ia menyingkap jas mahal itu hingga terongok begitu saja di lantai. Ia meraba dada, bahu, hingga turun ke sepanjang lengan suaminya. Matanya memindai dengan saksama kemeja putih Rasya, mencari apakah ada bercak darah, lebam, robekan, atau tanda-tanda kekerasan fisik apa pun yang mungk

  • Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion   196.

    Siang yang tegang kini telah berganti menjadi sore yang terasa luar biasa panjang. Di ruang tamu hôtel particulier, suasana terasa pekat oleh kecemasan. Sejak kepergian Rasya, Bunda Martha telah menyita ponsel Aurora dan dengan tegas melarang siapa pun menyalakan televisi. Wanita paruh baya itu tidak ingin Aurora terpapar berita miring yang bisa membebani pikiran dan memengaruhi kondisi kandungannya. Martha sendiri duduk di sofa single, ibu jarinya tak henti-hentinya menekan tombol tasbih digital kecil yang melingkar di telunjuknya, diiringi bibir yang terus bergerak merapal doa lirih. Sementara itu, Miranda berdiri di dekat jendela kaca riben, mengawasi gerbang depan yang sudah bersih dari wartawan serta paparazzi. Aurora yang duduk memeluk bantal sofa akhirnya tak tahan lagi. Ia menatap bundanya dengan raut wajah memohon. "Bunda..." panggil Aurora pelan, suaranya bergetar menahan cemas. "Sudah hampir empat

  • Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion   195.

    Ferdi mengangkat wajahnya yang basah oleh air mata kehancuran, menatap Rasya dengan tatapan nanar. "A-apa lagi yang kamu inginkan?"​Rasya sedikit mencondongkan tubuhnya ke depan, menatap Ferdi lurus-lurus.​"Kalian ingin tahu dari mana aku mendapatkan video jernih itu, bukan?" tanya Rasya, nadanya merendah menjadi bisikan yang mematikan."Aku mendapatkannya dari keponakan kandungmu, Ferdi. Dari Dio."​Darah Ferdi seolah berhenti mengalir. Jantungnya berdegup kencang, menabrak rongga dadanya dengan keras. "Dio...?"​"Ya. Dio," lanjut Rasya, memastikan setiap kata terucap dengan jelas. "Kisah keluargamu benar-benar menggelikan, Ferdi. Kau rela membesarkan Leonil, anak haram dari pria yang telah menghancurkan kewarasan adik kandungmu sendiri, sementara keponakanmu menyimpan dendam kesumat dari balik bayang-bayang."Suara Rasya berhenti mengalun, digantikan oleh keheningan yang jauh lebih mencekik.Ferdi bersi

  • Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion   122.

    Rasya terdiam. Jakunnya naik turun. Ia tidak bisa berbohong lebih banyak lagi."Sejak... satu minggu setelah mengajukan berkas ke Federasi Prancis," aku Rasya jujur. Aurora melepas paksa pelukan Rasya. Ia mundur selangkah, berpegangan pada sandaran kursi agar tidak jatuh.

  • Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion   121.

    Wajah Rasya yang tadi penuh amarah, seketika pucat pasi begitu melihat siapa yang baru saja masuk.​"Aurora?" bisik RasyaPemandangan di dalam sana kacau.Meja rapat penuh dengan kertas berserakan. Peta proyek Prestige terbentang, ditimpa oleh dokumen-dokumen invoice mata uang asing (Poundsterling)

  • Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion   120.

    Aurora turun dari mobil di lobi gedung pencakar langit itu. Wajahnya keras, kacamata hitam menutupi matanya yang sembab, menyembunyikan badai emosi di baliknya. "Terima kasih Hana, kamu langsung balik ke butik aja," perintah Aurora sebelum menutup pintu mobil. "Urus para staf. Bilang ke mereka ja

  • Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion   119.

    Matahari Senin bersinar cerah, secerah suasana hati pasangan di dalam sedan hitam mewah itu.​Mobil Rasya berhenti mulus tepat di depan lobi butik. Rasya menoleh ke arah Aurora, senyumnya tidak pernah luntur sejak bangun tidur tadi. Efek "servis spesial" semalam benar-benar amp

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status