Share

Chapter 8 - Penyerangan di malam hari

"Alar, Alardo!" 

Rachel mengerutkan alisnya saat pria di depannya itu tak menyahut dan malah terfokus pada sesuatu di belakangnya. Tertarik, Rachel menoleh dan tersenyum tipis-mengerti objek di belakangnya menarik perhatian Alardo. 

"Sepertinya aku harus pergi." katanya tiba-tiba, membuat pria di hadapannya melotot. 

"Hah. Kenapa?" tanya Alardo. 

"Tidak ada. Hanya aku berpikir kita telah selesai berbicara kan?" jawab Rachel. 

"Kau janji akan menemaniku malam ini." Kata Alardo membuat Rachel terdiam sesaat. 

"Sepertinya lebih baik lain kali." 

Alardo menghela napas. "Tapi aku mau sekarang. Kalau begitu ayo kita pergi." Alardo ikut bangkit dari tempat duduknya. Tangannya bergerak menggenggam tangan Rachel dan pemandangan itu tak lepas dari pandangan wanita yang tidak lain Crystal. 

Rachel protes. "Tapi-" 

Alardo menggeleng-tidak menerima bantahan. "Tidak ada penolakan." 

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status