Share

Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak
Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak
Author: Nora

Bab 1

Author: Nora
Terlahir kembali di kehidupan ini, aku tak lagi memaksa untuk ikut pergi bersama Roy. Sebaliknya, aku menghubungi dosenku dan mengajukan permohonan untuk masuk ke pusat penelitian biologi di German.

Di hari aku menerima surat penerimaan dari pusat penelitian tersebut, sebuah iring-iringan mobil mewah membawa Roy mereka pergi dengan megah meninggalkan kawasan kumuh yang bobrok itu.

Setelah melihat mereka pergi, aku pun memesan tiket penerbangan internasional untuk meninggalkan Ital.

Dua hari lagi, aku juga akan pergi dari tempat ini selamanya.

Namun, sehari sebelum keberangkatanku, Roy datang bersama Vinnie dan Justin, serta sekelompok pengawal yang tiba-tiba menerobos masuk ke tempat tinggalku.

Vinnie menunjuk ke arahku dan melayangkan tuduhan dengan nada geram,

“Kak Sofia, aku tahu kamu marah karena Roy nggak membawamu ikut pergi, tapi kamu masih istrinya Kak Roy, bagaimana bisa kamu menggoda pria lain dan berselingkuh di belakangnya?”

Rasanya seperti terjatuh ke jurang es. Di benakku terbayang kembali kejadian di kehidupan sebelumnya saat dia menjebakku, menuduhku bekerja sama dengan pria asing untuk membocorkan rahasia keluarga.

Padahal jelas-jelas aku sama sekali tak mengenal orang-orang dari Keluarga Ted, tapi di kamarku malah ditemukan surat-surat komunikasi dengan mereka.

Vinnie bahkan mengeluarkan banyak foto yang memperlihatkan aku sedang berhubungan intim dengan pria asing, membuatku benar-benar dipermalukan tanpa ampun.

Saat itu, pemimpin Mafia Leis murka. Tanpa mendengarkan pembelaanku, dia langsung menjatuhkan vonis bersalah.

Aku meminta tolong pada Roy, berteriak bahwa diriku dijebak.

Karena cara Vinnie menjebakku sebenarnya sangat dangkal, asalkan Roy mau menyelidiki dengan serius, dia pasti bisa membersihkan namaku.

Namun, hanya ada kekecewaan yang mendalam di mata Roy.

“Sofia, aku nggak bisa menerima pengkhianatanmu! Biarkan ayah memberimu hukuman yang pantas!”

Justin juga menunjukkan wajah menjijikkan.

“Bukankah lebih baik ibu tetap tinggal di tempat sebelumnya? Kok harus memaksakan diri untuk ikut pulang ke sini? Aku nggak mau punya ibu pengkhianat keluarga!”

Dia berlari pelan ke samping Vinnie dan menggandeng tangannya dengan mesra.

“Tante Vinnie, besok ada acara orang tua di sekolah, bisakah kamu menemaniku?”

Dia menggandeng tangan Roy dan Vinnie, lalu pergi tanpa menoleh sedikit pun.

Punggung mereka yang menjauh dengan tegas benar-benar menusuk hatiku.

Saat pemimpin menjatuhkan hukuman padaku, mereka bertiga sedang asik mengikuti kegiatan sekolah dengan gembira.

Di kehidupan ini, aku sudah memutuskan untuk merestui Roy dan Vinnie. Aku sudah memilih untuk menjauh, tapi ternyata Vinnie tetap tak berniat melepaskanku.

Fitnah yang sama persis dengan kehidupan sebelumnya membuat sekujur tubuhku merinding.

“Roy, aku nggak berselingkuh. Aku juga nggak melakukan hal apapun yang mengkhianatimu!”

“Jangan mengelak lagi, aku punya buktinya di sini!”

Vinnie mengeluarkan beberapa foto yang memperlihatkan aku bersentuhan mesra dengan pria asing. Bekas editan pada foto itu sangat jelas, kalau dilihat teliti pasti akan ketahuan.”

“Roy, foto-foto ini palsu….”

Baru saja aku ingin menjelaskan, Roy langsung memotong dengan dingin.

“Masih mau mengelak? Vinnie nggak punya dendam denganmu, mana mungkin dia menjebakmu? Sofia, kamu benar-benar mengecewakanku!”

Vinnie menambah panas suasana dengan berkata,

“Status Kak Roy sekarang sudah berbeda. Orang-orang ini mungkin saja mata-mata kiriman musuh. Kak Sofia, kamu benar-benar keterlaluan kali ini!”

Roy menatapku dengan tatapan penuh rasa jijik yang seolah ingin menyayatku hidup-hidup.

“Sofia, kenapa kamu mengkhianatiku?”

Wajah polos Justin juga dipenuhi rasa sedih.

“Ibu, kok kamu mengkhianati ayah?”

Hatiku cemas luar biasa, tapi Vinnie sengaja tidak memberiku kesempatan untuk menjelaskan. Dia menyuruh pengawal menyumpal mulutku.

“Kak Roy, jangan sedih. Biar aku yang memberi pelajaran pada Kak Sofia, biar dia nggak berani lagi melakukannya.”

Roy menahan amarahnya dan berkata dingin,

“Karena dia nggak mau bertobat, beri dia pelajaran sampai mau mengaku!”

Usai bicara, dia menarik Justin dan berbalik pergi tanpa menoleh sedikit pun padaku.

Setelah Roy dan Justin menghilang di balik pintu, barulah Vinnie menatapku dengan tatapan tajam.

“Kamu tahu nggak? Keberadaanmu itu aib bagi Kak Roy. Seorang yatim piatu tanpa latar belakang keluarga, nggak pantas berada di sisi Kak Roy!

“Kalau kamu nggak mau meninggalkan Kak Roy, lenyaplah dari dunia ini!”
Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak   Bab 10

    Aku memang tidak mati. Saat aku sedang menunggu ajal di sudut jalan, dosenku datang membawa pasukan bersenjata dan menemukanku.Melihat bentuk jari-jariku yang bengkok tak karuan, serta luka di kening yang belum sembuh, amarah luar biasa meledak di matanya.“Siapa yang melakukan ini? Berani sekali dia!”Akhirnya, air mataku tumpah saat melihat wajah dosenku.“Pak, maafkan aku. Aku nggak bisa menjaga tanganku dengan baik. Ke depannya… aku nggak akan bisa lagi melakukan eksperimen bersamamu….”Rasa iba yang mendalam terpancar di matanya. Setelah melepaskan mantelku yang kotor, dia sendiri yang menggendongku.“Tenang saja, kemampuanmu nggak akan terkubur hanya karena luka fisik seperti ini!”Dia membawaku pergi dari Ital menggunakan pesawat pribadi menuju rumah sakit terbaik di German. Pakar saraf terkemuka di dunia membantuku menangani luka di jari-jari, hingga fleksibilitas jariku pulih sampai sembilan puluh persen.Aku memutuskan untuk meninggalkan eksperimen sel yang sangat mendetail

  • Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak   Bab 9

    Di hari pernikahan, Vinnie datang ke lokasi dengan gaun pengantinnya dan perasaan sukacita.Namun, yang menantinya di sana bukanlah janji suci, melainkan baku hantam yang sengit.Roy memimpin anak buahnya menghabisi semua orang kepercayaan Chandra.Chandra terduduk lemas di kursi, sambil terengah-engah memaki,“Dasar anak durhaka! Setelah hari ini, semua milikku akan menjadi milikmu. Kenapa kamu harus melakukan ini?”Roy menatapnya dengan raut wajah muram dan melangkah maju mendekatinya.“Aku melakukan semua ini hanya untuk memberitahumu, apapun yang kuinginkan bisa kudapatkan dengan usahaku sendiri. Aku nggak butuh belas kasihanmu!”Roy berbalik, lalu menatap Vinnie dengan tatapan seolah sedang menatap mayat.“Sedangkan kamu, aku akan membuatmu merasakan semua yang pernah dialami Sofia! Cepat, patahkan jari-jarinya satu per satu!”Wajah Vinnie dipenuhi ketakutan. Dia berlutut dan mencengkeram ujung celana Roy dengan erat.“Kak Roy, kamu nggak boleh memperlakukanku seperti ini… semua y

  • Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak   Bab 8

    Roy tidak menyangka hal yang susah payah dirinya tutupi, malah dibongkar oleh Vinnie di hadapan ayahnya.Dia menahan rasa kesalnya pada Vinnie dan berkata dengan tenang pada ayahnya, “Tenang saja, ayah. Aku akan membiarkan Sofia tetap tinggal di kawasan kumuh. Aku nggak akan membiarkan dia merusak reputasi Keluarga Leis.”Chandra menyipitkan matanya.“Asalkan kamu resmi cerai dengannya, aku bisa menganggap kejadian ini nggak pernah ada dan kamu akan tetap menjadi pewaris mafia Leis satu-satunya!”Roy menggertakkan gigi, tapi tetap bersikeras berkata, “Justin masih kecil, usia yang masih butuh seorang ibu. Lagipula, Sofia merawatnya dengan sangat baik. Aku rasa cerai bukan pilihan yang tepat.”Chandra mendengus sinis, lalu melemparkan foto Justin dan Vinnie di acara sekolah ke arah Roy.“Anakmu jauh lebih dewasa darimu. Dia sudah menemukan ibu baru untuk dirinya sendiri. Cepat ceraikan Sofia dan nikahi Vinie. Itu adalah solusi paling sempurna.”“Kuperintahkan kamu, segera bereskan Sof

  • Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak   Bab 7

    Justin yang baru berusia lima tahun sebenarnya sangat cerdas dan dia menyadari satu hal penting.Begitu sadar kembali, dia langsung menolak Vinnie untuk menjaganya.“Tante Vinnie, bisakah kamu panggilkan ibuku untuk datang menjagaku? Ibuku jauh lebih pandai dalam hal ini.”Alarm tanda bahaya berbunyi di kepala Vinnie.“Bukannya kamu mau menganggapku sebagai ibumu? Untuk apa memanggilnya ke sini lagi? Apa yang bisa dia lakukan, aku pun bisa melakukannya!”Justin merasa Vinnie sama sekali tak mampu.“Tante Vinnie, aku sudah memikirkannya baik-baik. Sebenarnya aku sudah punya ibu, jadi nggak butuh ibu yang lain lagi.” Kali ini, Vinnie benar-benar marah.“Aku sudah mengajakmu makan enak, menemanimu main dan saat kamu sakit pun, aku sudah bersusah payah menjagamu di rumah sakit tanpa mengeluh. Kok kamu masih memikirkan si umur pendek itu?! Dengarkan baik-baik, ibumu sudah mati! Sekarang hanya aku yang bisa jadi ibumu!”Justin mendongak kaget menatap Vinnie, matanya dipenuhi rasa tidak perc

  • Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak   Bab 6

    Vinnie ketakutan setengah mati dan segera membawa Justin ke rumah sakit.Setelah melakukan serangkaian tindakan darurat, dokter menatap Vinnie dengan tatapan penuh kecaman.“Bagaimana caranya kamu jadi seorang ibu? Anakmu alergi susu, kedelai dan berbagai macam bahan pengawet. Apalagi pencernaannya nggak bisa menerima minuman yang terlalu dingin. Alergi makanan kali ini hampir merenggut nyawanya!”Wajah Vinnie pucat.“Dia bukan anakku… aku nggak tahu soal semua itu!”Dokter menghela napas.“Panggil orang tuanya ke sini, dia butuh pendampingan keluarga sekarang.”Kilatan panik muncul di mata Vinnie. Kondisi Justin sekarang jelas tak boleh sampai ketahuan oleh Roy.Otaknya berputar cepat, lalu berkata pada dokter,“Ibunya sudah meninggal, ayahnya sedang di luar negeri. Aku ibu tirinya. Tenang saja, aku yang akan menjaganya dengan baik.”Dokter tak punya pilihan lain, hanya bisa berpesan dengan sabar.“Setelah pertolongan darurat, kondisi anak ini masih sangat lemah. Harus dijaga dengan s

  • Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak   Bab 5

    Sudut bibir Vinnie terangkat membentuk senyuman. Dengan suara lembut, dia menjawab, “Tentu saja boleh, besok aku temani kamu pergi, ya.”Baru saja dia berpikir bagaimana caranya agar bisa lebih dekat dengan Roy, Justin malah memberinya kesempatan.“Selama Justin menyukaiku dan memintaku menjadi ibunya, aku bisa bersama dengan Kak Roy! Di acara sekolah besok, aku harus tampil semaksimal mungkin!”Keesokan harinya, Vinnie mengenakan terusan rok pendek yang sangat cantik, dipadukan dengan sepatu hak tinggi 8 cm. Dia melangkah dengan gaya gemulai menuju rumah Roy untuk menjemput Justin.Justin menghampiri Vinnie sambil melompat kegirangan, matanya berbinar penuh kebahagiaan.“Tante Vinnie, kamu cantik sekali hari ini! Teman-temanku pasti bakal iri padaku. Coba saja kalau tante jadi ibuku.”Hati Vinnie berbunga-bunga dan mengambil kesempatan untuk bertanya, “Kalau begitu, bagaimana kalau tante jadi istri ayahmu? Dengan begitu, tante bisa jadi ibumu.”Tanpa ragu sedikit pun, Justin menyetu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status