Beranda / Romansa / Terlena Cinta Mas Juki / Bab 196 kasihan sekali

Share

Bab 196 kasihan sekali

Penulis: Miss Luxy
last update Tanggal publikasi: 2026-09-15 17:28:40

Saat itu Nadine dan beberapa donatur lainnya datang ke rumah sakit jiwa di mana Ana sedang dirawat. Saat itu putra Nadine yang masih berusia sembilan bulan diajak ikut serta karena sang bocah tak mau ditinggal oleh ibunya sedetik pun. Hari itu Mario merengek terus dan ingin selalu bersama Mamanya. Sehingga mau tidak mau Nadine terpaksa mengajkanya. Tentu saja dengan pengawalan yang ketat sesuai permintaan Julian.

Nadine menggendong putranya sambil berkeliling melihat kondisi dan lingkungan rum
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 295 kebahagiaan akan datang

    "Sssttt! Tenang, Jasmine!" sahut Yuni.Jasmine sendiri tak bisa membayangkan jika dirinya memang hamil. Bisa-bisanya Yuni bicara demikian dan ucapan gadis itu selalu kejadian."Tenang, Yun! Kamu bilang sebentar lagi aku hamil? Yang benar aja dong! Gila kamu. Nggak mungkin itu!" sahut Jasmine yang tampak panik."Ya memang itu yang aku lihat. Dalam waktu dekat kamu bakalan hamil. Tapi percayalah, awalnya memang rumit, tapi perlahan semuanya akan terang dan kamu akan mendapatkan kebahagian," kata Yuni dengan yakin."Bahagia katamu? Aku nggak percaya. Lagipula nggak mungkin aku hamil, aku belum menikah dan aku nggak punya pacar!" kata Jasmine. Sepertinya Yuni sudah mengetahui semuanya tentang seluk beluk kehidupan dan kisah cinta Jasmine.Yuni memang memiliki kemampuan sixsense dan apa yang diramalkannya pasti terjadi dalam waktu dekat."Kamu memang belum menikah, ah maksudku pernikahanmu masih belum banyak yang tahu, dam kamu bukan gadis lagi. Iya, kan?" kata Yuni lagi. Jasmine terheran-

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 294 bukan sekedar kakak

    Dinda langsung berusaha merebut ponsel Emma. Tapi sayangnya Emma sengaja mempermainkan gadis itu dengan mengangkat tangannya tinggi-tinggi. Emma yang memiliki postur tinggi, tentu saja Dinda tidak bisa meraih ponsel yang dibawa oleh Emma."Kakak mau ambil? Ambil kalau bisa!" seru Emma sambil mengejek. Gadis itu sangat suka ekspresi wajah Dinda yang ketakutan."Emma plis! Apa yang kamu dengar itu tidak benar, aku dan Yongki tidak ada apa-apa, kami cuma sedang membicarakan hal lain!" ucap Dinda."Oh ya? Kakak pikir aku percaya, kalau nggak ngomongin trntang Kak Jasmine. kenapa kakak takut? Biasa aja dong, nanti semua orang juga tahu!" jawab Emma dengan tegas.Sementara itu Pak Purba dan kepala sekolah tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di antara kedua gadis itu."Emma, ada apa?" tanya Pak kepala sekolah. Emma langsung berbalik badan dan menjawab pertanyaan kepala sekolah."Saya punya bukti, Pak. Dan bukti ini akan membebasakan Kak Jasmine dari segala tuduhan karena kakak saya sedang

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 293 sekongkol

    "Brengsek! Bagaimana bisa dia masih lolos? Kamu ini bisa nggak sih kerjanya? Goblok!" jawab Yongki yang terdengar begitu tak sopan dan kasar. Sejenak Dinda kaget dan kelihatan takut. Emma yang saat itu berada di balik tembok di belakang Dinda mendengarkan secara seksama apa yang sedang gadis itu bicarakan dan dengan siapa ia bicara. "Maafkan aku, tapi beneran ini di luar ekspetasiku. Tapi tenang, bisa jadi Emma cuma menggertak dan membohongiku, aku akan tanya kepala sekolah langsung biar tahu jawaban yang sebenarnya," jawab Dinda. Yongki tidak menjawabnya namu pemuda itu langsung menutup teleponnya. Sehingga membuat Dinda terkejut dan panik. "Halo, Yongki! Sial, malah ditutup!" umpat Dinda. Kedua mata Emma melotot ketika mendengar nama Yongki disebut. Itu artinya Dinda dan Yongki sedang bekerja sama untuk memfitnah sang Kakak. "Gila nih dua munyuk! Ternyata mereka berdua sekongkol buat ngejebak Kak Jasmine. Hah, awas aja ya, sekarang aku tahu siapa dalangnya. Rupanya Kak Yongki da

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 292 kacang lupa kulitnya

    Jasmine keluar dari ruangan kepala sekolah. Emma pun menyusul sang Kakak yang pergi ke luar. "Emma, kamu mau ke mana?" tanya Nyonya Ratih. "Sepertinya semua sudah beres, dan masalah ini sebenarnya adalah masalah Kak Jamsine. Jadi aku mau keluar, laper, mau ke kantin!" jawab Emma sambil mengusap perutnya pura-pura lapar, padahal iya ingin sekali keluar dari ruangan itu. Pak kepala sekolah membiarkan Emma pergi, karena masalah utama sudah selesai dan masalah Emma sendiri tidak terlalu berat. Temannya yang ia pukuli sudah membaik dan sakitnya tidak terlalu serius. Sehingga Pak kepala sekolah memaafkannya. Di luar, semua teman-teman Jasmine dan siswa lainnya tampak menyoraki dan menatap Jasmine dengan sinis. "Eh, itu si Jasmine sudah keluar. Hah! Pasti dia sudah dikeluarkan dari sekolah kita. Rasain!" "Kayaknya gitu, itu akibatnya kalau melakukan kebodohan. Jijik banget, masa sama saudara sendiri doyan sih, cewek apaan tuh!" "Pasti dia maniak, makanya sama saudara sendiri mau, iyuh

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 291 menebus semua dosa

    "Emma!" seru Nyonya Ratih panik. Di sisi lain Pak Purba langsung mengiyakan permintaan Emma tanpa keberatan karena pria itu memang sudah mengingikannya dari awal."Oh, tentu saja, Emma. Itu sudah saya pikirkan masak-masak. Pejodohan Cerry dan Mario pasti batal!" Jawaban Pak Purba sontak membuat gadis itu kegirangan. Ia langsung menundukkan kepalanya sambil mengucapkan terima kasih pada Pak Purba yang telah mendengarkan keluh kesahnya."Terima kasih, Pak. Makasih banyak!" kata Emma dengan mata berkaca-kaca."Tidak usah berterima kasih, Bapak sudah tahu ke depannya bagaimana. Kamu adik yang baik, kalian berdua adalah gadis yang baik. Pak Julian sangat beruntung memiliki dua orang putri yang saling menyayangi, salut!" balas Pak Purba.Lagi-lagi ucapan pria itu langsung disahuti oleh Nyonya Ratih yang tidak suka Pak Purba memuji-muji Jasmine yang jelas-jelas gadis itu tak pantas mendapatkan gelar sebagai anak Juliansyah Iskandar."Tidak! Anda salah, Pak. Sudah saya katakan sedari tadi jik

  • Terlena Cinta Mas Juki   bab 290 Kakak jangan sedih

    Pak Purba dengan santai menanggapinya. Sambil menghela napas, pria itu menatap wajah Nyonya Ratih dengan tajam."Itu benar, Nyonya. Saya rasa Cerry tidak pantas untuk Mario. Saya tidak bisa membayangkan jika putri saya tinggal di keluarga toxic macam kalian. Pasti putri saya tidak akan bahagia," jawab Pak Purba."Oh, ta-tapi tidak bisa begitu dong, Pak. Saya sangat menyayangi Cerry seperti cucu saya sendiri jadi tidak mungkin dia tidak akan bahagia," sahut Nyonya Ratih."Hah, tapi saya tidak melihat seperti itu. Terbukti dengan masalah ini. Jasmine besar di keluarga kalian, tapi Nyonya menganggapnya sebelah mata. Lalu bagaimana dengan Cerry putri saya yang cuma orang baru di sana. Pasti Nyonya akan membuatnya bersedih terus, dan itu membuat saya sangat khawatir," lanjut Pak Purba.Nyonya Ratih terus berusaha untuk meyakinkan pria itu jika dirinya tidak akan memperlakukan Cerry seperti dirinya memperlakukan Jasmine."Itu tidak benar, Pak. Saya pasti akan menyayangi Cerry. Karena dia su

  • Terlena Cinta Mas Juki   Bab 4 bawa ular ke kamar

    Juki hampir saja keceplosan. Pemuda itu segera meralat jawabannya pada pelanggan setianya."Eh maaf, maksudnya saya sedang sibuk bikin sate di rumah Tante Nadine. Jadi, mohon dimaklumi. Besok saya udah jualan lagi kok!"Akhirnya pelanggan Juki mengerti. Pemuda itu hampir saja mengatakan sesuatu yan

  • Terlena Cinta Mas Juki   Bab 3 sibuk nusuk

    "Ba-baik, Tante!" jawab Juki. Nadine sendiri juga bingung. Sungguh, wanita itu nampak gusar seolah ia juga sangat gugup."Ya ampun, bisa kah aku melakukannya? Aku takut sekali. Hah, kalau saja Oma nggak maksain aku buat punya anak. Aku nggak bakalan ngelakuin hal gila kayak ini. Apalagi sama cowok

  • Terlena Cinta Mas Juki   Bab 2 lampu kamar harus mati

    “Diafff kamfu!” teriak Nadine lagi. Kali ini Juki berusaha untuk tidak tertawa meskipun ia ingin sekali tertawa mendengar jawaban wanita itu. Konyol, ini sangat konyol. Bagaimana nanti jika dirinya jadi hidup serumah dengan wanita itu, pasti hari-harinya dipenuhi dengan kegilaan. “Iya, iya, maafk

  • Terlena Cinta Mas Juki   Bab 1 tusuk aku saja

    "Aduhhh, susah amat nusuknya, alot bener nih daging sampai pegel tangan!" Juki menggerutu saat ia sedang menusuk daging kambing yang teksturnya cukup keras. Seperti biasa Juki selalu membuat puluhan tusuk daging sapi dan kambing untuk dagangannya sebagai tukang sate. Namun tiba-tiba... "Daripada

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status