Partager

Bab 52 ahhhh panas

Auteur: Miss Luxy
last update Date de publication: 2026-06-06 15:28:48

Daniel tertawa dan langsung menyahutinya.

"Ck, ck, ck! Tidak perlu teriak-teriak seperti itu. Tidak ada yang mendengarnya di sini. Kita hanya berdua saja. Ayo bersenang-senang sayang? Apa kamu tidak ingin merasakan kenikmatan surga dunia?" Suara Daniel seketika membuat Nadine terdiam. Sepertinya ia cukup mengenali suara itu. Tapi ia lupa siapa.

"Kayak bukan orang asing, tapi siapa?" gumam Nadine bingung.

"Siapa kamu brengsek! Bajingan!" umpat Nadine penuh emosi.

"Hei ssssttt! Sudah aku
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (1)
goodnovel comment avatar
Mimin Rosmini
ayo Juki ...segera tolong istrimu...semangat segera bergerak
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Dernier chapitre

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 226 hujan

    "Jasmine, seprtinya kamu memang harus diberi pelajaran!" sahut Mario lagi, kali pemuda itu terlihat lebih membuatnya lebih emosi. "Aku salah apa, Kak? Apa hanya karena aku pacaran sama Kak Yongki kamu jadi marah kek gini! Kami cuma pacaran biasa nggak ada hal-hal aneh!" kata Jasmine lebih tegas. Tapi Mario tak mau terima dengan alasan adiknya. Pemuda itu meminta Jasmine untuk memutuskan hubungannya dengan Yongki. "Jasmine dengarkan Kakak! Aku tahu betul bagaimana Yongki itu. Dia itu hanya pura-pura mencintaimu. Yongki nggak pernah cinta atau suka sama kamu. dia itu cowok brengsek. Percaya sama Kakak!" kata Mario sungguh-sungguh. "Ihhh apa sih, Kak! Nggak ngerti deh sama kamu. Pokonya aku nggak akan pernah mutusin hubunganku sama Kak Yongki. Kakak mau lapor Papa? Silakan, aku nggak takut! Lapor ke Oma juga seklian, biar Oma makin benci padaku!" sahut Jasmine yang benar-benar keras kepala. "Jasmine! Kamu tuh, ya!" sahut Mario yang semakin geram. Jasmine yang udah nggak tahan, g

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 225 siapa laki-laki itu?

    "Apa? Kakak sudah gila apa! Ngaco ih, sinting!" sahut Jasmine sambil menggesekkan jari telunjuknya ke dahi. "Aku serius!" kata Mario sambil duduk di bangku. Lalu ia mengajak Jasmine untuk ikut duduk bersama. "Sini! Duduk dulu aku mau ngomong sama kamu!" lanjut pemuda itu sambil membersihkan bangku di sebelahnya agar Jasmine bersedia untuk duduk bersamanya. Sejenak Jasmine bergeming. Entah apa yang ada dalam pikiran pemuda itu sekarang. Jasmine sedikit takut. "Jangan takut! Aku tidak akan macam-macam," kata Mario meyakinkan gadis itu. Perlahan Jasmine memberanikan diri untuk duduk di sampin sang kakak. "Awas jangan aneh-aneh, atau aku akan teriak biar semua orang bangun!" ancam Jasmine saat ia sudah duduk di samping Mario. "Kamu nggak percaya sama kakak?" jawab Mario balik bertanya. "Enggak!" sahut Jasmine dengan cepat. "Itu artinya kamu nggak percaya dong kalau kakak sayang sama kamu!" imbuh Mario yang sontak membuat Jasmine menoleh. "Emmm...ya percaya, kakak kan saudara a

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 224 kita menikah saja

    Jasmine benar-benar bingung dengan perasaannya. Sejak ciuman mereka itu, semuanya telah berubah. Perasaan yang dulu sebatas kakak beradik, entah kenapa ia menjadi canggung kepada Mario. Ia berusaha untuk menolaknya karena tidak mungkin dirinya menyukai sang kakak. Tapi, hati nuraninya berkata lain. Ia merasa Mario adalah sosok yang dewasa meskipun pemuda itu sangat posesif dan protektif. "Nggak, nggak! Aku nggak boleh menyukai kakakku sendiri. Meskipun dia kakak angkatku. Aku dibesarkan di keluarga ini sebagai anak. Mana mungkin aku mengecewakan Mama dan Papa. Mereka orang tua yang baik dan nggak mungkin aku melukai perasaan mereka dengan menyukai Kak Mario, astaga!" Jasmine berusaha untuk melupakan perasaannya. Namun sepertinya itu sangat susah apalagi bayangan first kiss-nya saat itu. Semuanya sangat gila. Sungguh Jasmine sangat tidak bisa menahan perasaanya sendiri. Untuk menghilangkan pikirannya yang kalut. Gadis itu keluar dari kamar untuk mencari udara segar. Seridaknya ia bi

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 223 sedang cemburu?

    Bukan cuma Jasmine saja yang tidak suka. Bahkan Mario sendiri juga tidak suka dengan itu. "Celine siapa?" sahut Mario untuk menegaskan lagi. "Celine itu putrinya Om Johannes yang punya PT. Angkasa Jaya. Rencanaya Papa mau jodohin kamu sama putrinya supaya perusahaan kita semakin berkembang pesat. Dengan begitu bisnis Papa akan semakin lancar dan kamu bosa menjadi direktur utamanya nanti!" kata Papa Julian lebuh jelas. Mario sepertinya tidak tertarik untuk perjodohan itu. Pemuda itu pun menolaknya dengan tegas dengan alasan ia sudah mempunyai calon sendiri. "Aku nggak mau!" jawabnya dengan jelas. "Loh, kamu belum ketemu orangnya udah bilang nggak mau. Papa yakin sekali kamu tidak akan menyesal. Dia gadis yang smart dan dewasa, cocok sama kamu!" kata Papa Julian lagi. "Tapi aku sudah punya calon, Pa. Nanti deh kalau udah waktunya aku kenalin ke rumah. Sekarang aku masih PDKT!" kata Mario entah itu berbohong atau bukan. Yang jelas sorot matanya tertuju pada sang adik yang sedari

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   bab 222 perjodohan

    Mario heran melihat ekspresi keluarganya yang menatap dirinya penuh selidik. Jasmine sendiri juga ikut terkejut dan langsung melototkan matanya pada Mario seolah memberikan isyarat jika ucapan pemuda itu sangat absurd. Mario langsung mengrti maksud kode dari Jasmine. Pemuda itu langsung meralat kata-katanya sambil garuk-garuk tengkuknya. "Oh hehe, apa tadi? Maksudnya aku akan memastikan Jasmine baik-baik saja meskipun tidur di kamar belakang. Begitu maksudnya!" jawab pemuda itu dengan ekspresi datar meskipun ia hampir saja keceplosan. Mama Nadine pun menghela napas. "Ya sudah kalau begitu. Jasmine, kalau kamu nggak bisa tidur, kamu bisa pindah ke kamar tamu saja nggak apa-apa!" tawar Mama Nadine, ia masih khawatir dengan Nadine yang tidur sendirian di kamar belakang. "Nggak apa-apa, Ma. Aku tidur di kamar belakang saja. Aku juga lagi ngerjain makalah dan butuh wakttu tenang. Biar Emma tidur sama Oma saja," kata Jasmine. Meskipun Mama Nadine tak tega anaknya tidur di kamar belak

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 221 berciuman

    Tubuh mereka begitu dekat. Jasmine duduk di atas pangkuan Mario. Tatapan mata keduanya sama-sama mendambakan kehangatan. Entah siapa yang mulai duluan, tanpa disadari ujung bibir mereka saling menyentuh dan terjadilah ciuman pertama mereka. Beruntung kaca mobil milik Mario tidak bisa dilihat dari luar sehingga orang-orang yang berada di luar mobil tak tahu jika Jasmine dan Mario saling berciuman. Tak sadar atau keduanya sama-sama menikmatinya. Baik Jasmine mau pun Mario saling membalas ciuman bahkan lidah mereka saling membelit satu sama lain. "Oh my God! Apa yang terjadi padaku. Kenapa aku nggak bisa lepas dari ciuman ini! Dia kakakku tapi dia bisa membuatku sangat bergairah!" batin Jasmine yang sukses dibuat melayang-layang oleh ciuman tiba-tiba itu. Tiba-tiba saja bel sekolah berbunyi. Jasmine langsung melepaskan ciuman itu dan gadis itu spontan turun dari pangkuan Mario. Mario sendiri juga panik dan salah tingkah. Apa yang sudah baru saja dilakukannya. Ia mencium adiknya se

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 1 tusuk aku saja

    "Aduhhh, susah amat nusuknya, alot bener nih daging sampai pegel tangan!" Juki menggerutu saat ia sedang menusuk daging kambing yang teksturnya cukup keras. Seperti biasa Juki selalu membuat puluhan tusuk daging sapi dan kambing untuk dagangannya sebagai tukang sate. Namun tiba-tiba... "Daripada

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 6 Buruan pegangin

    Nadine memutar bola matanya mendengar ucapan Juki.“Nggak akan pernah! Membayangkannya saja aku udah ilfeel. Jadi jangan berpikir aku bakal ketagihan, dihh!” sahut Nadine dengan ketus.“Ya sudah terserah, Tante. Buruan pegangin! Lagipula saya juga belum tentu bisa tegang dielus-elus sama Tante. Say

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 5 Tante jadi ketagihan

    Sepertinya Juki harus memberikan pengertian kepada Nadine bahwa itu bukanlah ular. "Ohhh, ini bukan ular, Tante. Tapi ini yang bakal bikin Tante hamil. Kalau nggak ada ini, ya gimana saya bisa transfer benih ke rahim Tante, masa lewat sedotan?!" kata Juki dengan entengnya.Akhirnya Nadine baru men

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 4 bawa ular ke kamar

    Juki hampir saja keceplosan. Pemuda itu segera meralat jawabannya pada pelanggan setianya."Eh maaf, maksudnya saya sedang sibuk bikin sate di rumah Tante Nadine. Jadi, mohon dimaklumi. Besok saya udah jualan lagi kok!"Akhirnya pelanggan Juki mengerti. Pemuda itu hampir saja mengatakan sesuatu yan

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status