LOGINJames duduk di karpet ruang tengah apartment Laura di antara sofa dan meja, dia mengetik data penelitiannya di laptop. Laura menemani duduk di sebelahnya, dia membantu membacakan data kasar yang tertulis di buku catatan James dan membantu menganalisa hasil penelitian James. Tulisan James berbentuk latin tegak bersambung dan rapi. Begitu cantik seperti jari jarinya yang panjang dan lentik. Laura selalu merasa jatuh cinta setiap melihat James. Kekasihnya itu sangat tampan, dari ujung kepala hin
"Departemen of Pathology Science berada di lantai tiga dan Departemen of Parasitology terletak di lantai dua. Selamat bergabung dengan tim pengajar di kampus kami, Profesor James dan Profesor Laura!" Mister Ferdinand Lancester menjabat tangan pasangan suami istri itu bergantian."Terima kasih, Sir. Kehormatan bagi kami untuk menjadi bagian dari University of Western Australia," balas James disertai senyuman bangga.Kemudian dia dan Laura mengunjungi kantor tempat kerja mereka masing-masing baik di lantai dua maupun tiga gedung kampus megah itu secara bergantian. Kampus yang menjadi tempat mereka mengajar sangat bagus. Ruang dosen nyaman dilengkapi rak buku dengan literatur yang up to date, furniture berkelas baik sofa untuk tamu maupun seperangkat meja dosen.Laboratoriumnya pun megah dengan peralatan praktikum lengkap dan canggih. Sampai-sampai Laura begitu antusias, tak sabar untuk mulai mengajar di tempat baru itu.Di ruang kantor dosen Pathology, James memeluk Laura. Mereka salin
Pagi itu di mansion milik Leeray sekeluarga yang berada di pinggiran kota Perth. Anak-anak James dan Laura bersama anak kembar Leeray dan Deasy sudah siap untuk berangkat sekolah."Mom, Dad, apa kalian jadi wawancara dosen baru di kampus UWA?" tanya Jacob sambil menghabiskan sarapan di piringnya."Yap, kamu benar, Jake. Mungkin kita baru bisa bertemu sore nanti. Bersekolah yang rajin kalian semua ya!" pesan Laura penuh perhatian. Leeray pun berkata ke adik bungsunya, "James, bawalah satu mobil di garasi untuk ke kampus. Kalian jangan naik kendaraan umum, terlalu merepotkan. Jangan sungkan, okay?" "Makasih, Bang. Nanti aku akan bawa mobil AUDI biru metalik itu saja!" jawab James. Kakak sulungnya sangat kaya raya setelah berpindah kewarga negaraan ke Australia dan mengelola mall besar di pusat kota Perth.Si kecil Keira pun bertanya ke ayahnya, "Dad, apa audisi bintang kecil untuk jewelry itu sudah ada kabar?""Ohh ... untung kamu nanya, Kei. Iya, sore ini kamu pakai baju yang bagus y
"Baiklah, saya menunggu kiriman salinan rekaman CCTV halte bus depan kampus yang tadi Anda sebutkan, Mister James Indrajaya. Permisi!" pamit Mister Garreth Holmes sebelum meninggalkan mansion milik Leeray.Setelah mobil sedan Porsche hitam itu melesat meninggalkan pintu gerbang, Leeray pun berkata kepada adik bungsunya, "Apa kau yakin Philip bisa mendapatkan salinan rekaman CCTV itu, James?" "Ya, kalau belum dirusak oleh pihak Jeremy Thompson seharusnya aman, Bang. Dia berjanji segera meminta salinan rekaman yang kami butuhkan ke pihak yang berwenang besok pagi!" jawab James seraya melangkah masuk ke dalam rumah.Suasana hening karena anak-anak telah tidur di kamar masing-masing karena Midori, Poseidon, dan Leon besok bersekolah. Sedangkan, anak-anak Laura juga harus mendaftar sekolah di Perth dengan sekolah yang sama. Deasy dan Laura duduk di meja makan untuk makan malam yang terlambat. Para suami mereka menyusul duduk di samping pasangan masing-masing. Mereka masih membicarakan ha
"Mom, lihat! Sepertinya Keira bisa ikut audisi ini deh," seru Jacob sembari menunjuk sebuah pengumuman yang ditampilkan di layar promosi elektronik dalam lift Absolute Pyramide Block Mall.Laura sontak menoleh ke sisi kiri tempat dia berdiri. Memang ada pengumuman audisi bintang cilik untuk menjadi brand ambassador sebuah perusahaan yang bergerak di perhiasan logam mulia."Arthayuda Jewelry? Wow, apa Keira mau coba?" tanya Laura kepada putri kecilnya. "Hmm ... mau, Mommy. Sepertinya asyik difoto dan dimake-up cantik seperti Mommy!" celetuk Keira polos. Bagi bocah imut blasteran Australia-oriental itu wanita tercantik di dunia adalah ibunya.James pun menimpali, "Okay. Biar Daddy foto ya pengumumannya, biar tahu kapan audisi dan persyaratannya detail!" Dia mengambil sebuah foto dengan kamera ponselnya.Maka Leeray yang menjadi pemilik mall tersebut berkata, "Acara audisinya di atrium lantai lobi mall ini lusa. Kalau kamu mau daftarin Keira, buruan James. Syaratnya hanya mengirim foto
Sepulang sekolah, Midori, Poseidon, dan Leon segera mencari anak-anak James-Laura di kamar tidur tamu lalu mereka pun mengobrol bersama di ruang bermain yang luas dan nyaman."Jadi apa benar kalian akan pindah sekolah ke Perth?" tanya Leon yang sebenarnya berkedudukan sebagai paman keempat anak-anak itu. Hanya saja dia adalah putra keempat berbeda ibu dari Leeray, Michael, dan James. Usia Leon sepantaran dengan para keponakannya itu, kecuali Keira yang lahir paling bontot."Iya, kata mom and dad, kami tidak bisa bersekolah di Sydney untuk sementara sampai entah kapan. Ada pria jahat yang membuat semua warga Sydney membenci keluarga kami!" jawab Jacob mewakili saudara-saudarinya."Hmm ... itu bukan hal yang baik. Kasihan sekali kalian!" tukas Midori turut bersimpati.Poseidon pun berkata, "Jadi kapan kalian akan mendaftar ke sekolah?" Joshua menjawab, "Mungkin besok pagi, tadi kami disuruh beristirahat oleh Bibi Deasy. Memang penerbangan dengan helikopter sangat menegangkan, aku sulit
"Jake, Josh, Keira!" seru Midori yang baru saja selesai bersiap-siap di kamar tidurnya sebelum berangkat ke sekolah. Gadis kecil berusia sembilan tahun itu berkepang dua dan memanggul sebuah ransel bergambar Little Ponny warna biru muda.Poseidon, saudara kembarnya sudah terlebih dahulu selesai mandi tadi dan bercengkerama dengan sepupu-sepupu mereka. Ada Leon juga yang terlihat necis dalam seragam sekolah berdasi sama seperti Midori dan Poseidon."Anak-anak, temu kangennya ditunda nanti sepulang sekolah ya? Kalian sarapan dulu bersama-sama di meja makan!" ujar Deasy mengatur kerumunan kumpul bocah keturunan klan Indrajaya tersebut."Yaah ... Mommy, apa kami tidak boleh membolos sehari saja?" protes Midori karena terlalu bersemangat bertemu kembali dengan para sepupunya yang jarang dia temui sehari-hari.Deasy tersenyum seraya berkata, "Tidak. Nanti sepulang sekolah, Jacob, Joshua, dan Keira masih akan ada di rumah kita. Bahkan, mereka akan bersekolah di sekolah yang sama dengan kalia
"Mitha! Tungguin gue dong—" Teriakan Aurel dari parkiran mobil kampus menghentikan langkah sobat kental segenk-nya itu dan Mitha pun menunggunya. Mereka berdua pun berjalan dengan kaki jenjang yang seksi itu melintasi lobi Anatomi lalu keluar pintu lobi menuju ke selasar ruang kuliah 101."Hai, Aurel
Setelah sampai di ruang perawatan Rumah Sakit Panti Rapih dengan diantar oleh paramedis menggunakan brankar, Laura pun berbaring di ranjang pasien ditemani oleh James."Maafkan aku karena membuatmu panik dan repot malam-malam, Hubby," ucap Laura sembari merebahkan kepalanya di bahu James. Lengan koko
"Suster Dera, tolong kirim pasien ke ruang bersalin di Klinik Anna, Gedung Borromeus!" titah Dokter Jonathan Prawira yang menjadi dokter jaga shift siang itu."Baik, segera, Dok!" sahut Suster Dera lalu memberikan instruksi ke paramedis untuk membawa Laura dengan brankar dengan mendorongnya di atas r
Sesampainya di Intercontinental Residence, James menitipkan Keira kepada Mikha. Dia ingin mengurusi istrinya yang tadi jatuh di parkiran mobil kampus."Honey, lepas ya bajunya! Aku siapin air hangat di bathtub sebentar," ujar James sambil masuk ke kamar mandi lalu menghidupkan keran air bathtub.Laura







