LOGIN⚠️ Warning!! Novel 18+++ Bijaksalah memilih bacaan sesuai dengan usia kalian. "Tidak perlu malu, itu hanya ciuman," kata Kenzo mulai menggoda Alexa lagi. Alexa mengalihkan pandangannya kearah pria di depannya yang hanya berjarak beberapa centimeter darinya. "Hah? Kau pikir aku malu kepadamu? Kau yang tidak tahu malu!" Alexa menatap Kenzo dengannya tatapan kesal meski wajahnya jelas merah merona. Kenzo menyeringai di dalam hatinya. "Ciumanmu sangat buruk, kau harus banyak belajar," cibirnya. "Aku bisa kok lebih baik," kata Alexa tidak terima dengan ejekan dari Kenzo. Kenzo mendekatkan wajahnya kembali kepada Alexa. "Benarkah? Aku tidak yakin," katanya dengan nada mengejek, sengaja memprovokasi Alexa. "Aku bisa kok!" "Hhmmm... Bisa? Kalau begitu tunjukkan jika kau memang bisa," ucap Kenzo semakin memprovokasi Alexa, sudut bibir pria tampan itu menyeringai licik.
View MoreEpilogue"Luna mengirimkan beberapa hadiah untuk Ryu," ujar Alexa, matanya tertuju pada layar ponselnya yang berisi pesan dari Luna. Yamada Ryuu adalah nama putra pertama mereka yang baru saja satu Minggu yang laku dilahirkan oleh Alexa. Bayi mungil itu tampak gemuk dan sehat, Ryuu juga memiliki hobi menangis dan tidak penyabar saat menginginkan air susu ibunya saat merasa lapar. "Sampaikan salam kami untuknya," ujar Kenzo yang sedang menggendong Ryuu. "Bagaimana perkembangan terapinya?" "Ia mengatakan operasi pertama beberapa bulan yang lalu sangat membantu, Minggu ini ia mulai belajar melangkahkan kakinya." Kenzo menyentuh pipi putranya menggunakan ujung hidungnya. "Syukurlah." Pada akhirnya, baik Alexa maupun Luna, keduanya memilih saling berdamai dengan keadaan. Terutama Luna, wanita malang itu memilih menerima kenyataan jika ia harus melepaskan Kenzo, juga kesempurnaannya raganya. Namun, Tuhan tidak tinggal diam karena pada akhirnya, mungkin dengan cara itulah ia bert
Ending "Ayo, tunda pernikahan kita." Alexa menatap bayangan dirinya di cermin. Mereka berada di dalam kamar Kenzo, di kediaman Edward, kakek Kenzo. Mereka baru mengetahui kehamilan Alexa dua hari yang lalu, kandungan Alexa telah berusia enam Minggu. Kenzo menyipitkan kedua matanya, pernikahan mereka hanya tinggal beberapa hari lagi dan Alexa mengatakan ingin menundanya. Tentu saja ia keberatan. "Sayangku, jangan bermain-main." Alexa berbalik menatap Kenzo dengan tatapan kesal. "Kau menghamiliku. Lihat, aku sangat gemuk sekarang," ucapnya terdengar sangat kesal sabil setengah merentangkan tangannya dan matanya menatap tubuhnya yang sedikit bertambah berat. "Aku tidak ingin foto pernikahanku terlihat tidak sempurna." Kenzo menjepitkan sejumput rambut ke belakang telinga Alexa. "Dengar, sayangku. Aku tidak masalah menikahimu kapan saja. Tapi, jika kita menikah menunggu calon buah hati kita lahir, orang tuamu tidak akan setuju." Juga orang tuaku tentunya, terutama ibuku yang su
41. My BenefitBersamaan dengan itu Kenzo menginjak rem mobil yang ia kemudikan, pria itu dengan tenang keluar dari mobil lalu berjalan menghampiri Alexa dan Gilbert. "Jiel," sapa Kenzo. "Lama tidak berjumpa." Gilbert tersenyum. "Selamat atas pertunangan kalian." "Terima kasih." Kenzo menarik pinggang Alexa, merapatkan tubuh mereka seolah ia sedang menegaskan jika Alexa hanya miliknya. Pria itu mengecup pelipis sebelah kanan Alexa. "Selamat pagi, Sayang." "Selamat pagi, Ken." Alexa tersenyum manis, ia harus mendongak untuk menatap wajah Kenzo karena perbedaan tinggi mereka yang jauh. "Jiel, sayang sekali, aku harus pergi bekerja," ucap Alexa dengan nada tidak nyaman karena ia harus meninggalkan Gilbert. "Kita akan mengobrol lagi nanti, oke?" Gilbert memasukkan tangannya ke saku jaketnya. "Jangan khawatir, aku akan berada di sini satu Minggu. Kita memiliki banyak waktu." "Good," ujar Alexa. Gilbert melirik sekilas ke arah Kenzo. "Bagaimana jika siang ini kita makan sian
40. Your Fault"Bermain denganku tidak perlu berpura-pura mengalah," ucap William. Seusai acara makan malam di kediaman keluarga Johanson, Alexander meminta William menggantikannya bermain catur bersama Kenzo. William dengan senang hati menggantikan ayahnya bermain catur karena ia juga ingin mengenal pria yang akan menjadi suami dari adiknya, Alexa. "Sama sekali tidak," sahut Kenzo kepada pria bermanik mata berwarna Hazel di depannya. Otak yang memiliki pembawaan sedikit kaku tetapi faktanya tidak selalu yang tampak dari luar, bagi Kenzo, William cukup ramah. Ia memang telah berpura-pura mengalah agar Alexander mendapatkan kemenangan dua kali dalam bermain catur meskipun tidak sepenuhnya Kenzo berpura-pura lemah karena bagaimanapun juga permainan catur Alexander tidaklah buruk. Tetapi, tetap saja calon mertuanya itu bukanlah lawan yang seimbang baginya. William tersenyum simpul. "Kau mengalah dua kali dari ayahku, kau hanya ingin mengetahui kemampuan permainan catur ayahku,
3. A Little girl Alexa mengamati sekeliling, ia memastikan ayahnya sedang tidak memedulikannya, kemudian ia juga memastikan keberadaan Gabriel. Sepupunya itu tampak sedang berbincang dengan anggota keluarga yang lain. Sedangkan bodyguard-nya tentu saja tidak ada karena saat itu masih di dalam acar
4. Alexa's Acting "Ha... ha... ha...." Gabriel tertawa hingga memegangi perutnya mendengarkan semua cerita yang di tuturkan oleh Kenzo. "Kupikir kau adalah pria cerdas, nyatanya kau masih kalah cerdas dari Alexa." Wajah Kenzo tampak masam, ia menyilangkan kedua lengannya di depan dadanya lalu me
2. First MeetMemiliki tubuh kecil dan tinggi badan yang tidak seberapa bukanlah pilihannya, Alexa juga tidak mempermasalahkannya. Tetapi, terkadang tinggi badannya itu mengganggu juga. Dari semua saudaranya, mengapa hanya dirinya yang dikaruniai tubuh mungil? Mengapa ia harus mewarisi gen ibunya y
1. First Love"Jadi, kau akan tinggal di Tokyo?" Kenzo menaikkan sebelah alisnya sambil memasang sabuk pengamannya.Luna, wanita yang duduk di sebelahnya tersenyum lebar. "Mau bagaimana lagi? Satu-satunya cara untuk mengembangkan perusahaan kami di kawasan Asia timur ini, aku sendiri yang harus tur
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore