共有

Bab 59

作者: Hibatillah S.
last update 公開日: 2024-04-07 09:21:07

Pesta Sabia di gelar dengan meriah di sebuah hotel bintang lima termahal di kota ini. Pestanya bertabur dekorasi mewah dari pintu masuk sampai ke ruang pesta.

"Nanti kalau kita mengadakan resepsi pernikahan buat yang lebih keren dari ini ya," bisik Gara di telinga Bella sambil menggandeng mesra lengan wanita itu.

"Memangnya masih perlu ya kita buat resepsi pernikahan?" Tanya Bella. Malam ini ia mengenakan gaun putih yang sangat elegan di tubuhnya. Sapuan make up tipis-tipis dipadukan pernik per
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 136

    Grep! Gara memeluk Bella dari belakang saat perempuan itu sibuk bersolek di depan cermin. "Aku harus ke sekolah Ra," ucap Bella saat laki-laki yang menjadi suaminya itu meletakkan dagunya di atas pundak Bella. "Aku tau," jawab Gara. "Kalau tau menyingkir dong." Gara tetap tak bergeming. Ia tetap memeluk Bella dengan posesif. "Oh ya aku sudah meminta supir di rumah Papa untuk mengantarkan pakaian untukmu. Mungkin tidak lama lagi datang." Bella memberitahu. "Aku suka begini padahal. Apalagi kalau nempel sama kamu." "Kita sudah nempel semalaman. Sekarang aku mau sekolah jadi lepaskan dulu pelukanmu." Bella sudah menyelesaikan riasan tipisnya. Ia sibuk merapikan alat-alat make up-nya, memasukkan ke dalam laci meja rias. "Aku masih kangen sama kamu," ucap Gara manja. Bella melihat

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 135

    "Tak kusangka selama ini kamu ada di sini," kata Gara sambil meletakkan beberapa barang belanjaan berisi sayur-mayur. "Kenapa, kamu sudah memberikan rumah ini untukku kan?" Tanya Bella. Perempuan itu kemudian membungkar belanjaan yang tadi Gara bawa. "Yah, rumah ini memang milikmu. Sudah jadi hakmu. Tidak ada salahnya kalau kamu menempatinya," kata Gara. "Kamu mau masak apa?" Tanya Gara setelah beberapa saat. Bella masih tak menoleh karena sibuk memisahkan beberapa sayur untuk di simpan ke dalam kulkas. "Kamu mau dimasakin apa? Kamu udah lama kan nggak makan masakanku." Gara mengangguk. "Apapun yang kamu masak aku tetep makan. Kamu masak apa yang menurutmu paling pandai kamu buat." "Aku paling pandai masak mie instan pake telur," gurau Bella sambil terkekeh. "Iya, buat itu aja nggak apa-apa. Cari yang praktis. Kalau kelamaan masak nanti aku bisa kela

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 134

    "Bel, ketemuan di mall ya. Kita nonton bioskop. Pokoknya kamu harus dateng. Aku sama Vano udah nunggu. Kalo kamu nggak dateng bakal ngambek." Begitu ucap Vanilla sore itu melalui sambungan telepon.Bella yang sebenarnya ingin bersantai sedikit malam ini jadi tak memiliki memiliki pilihan lain selain datang ke mall tempat Vanilla dan Vano menunggu.Bella mengenakan kaos oversize dipadukan dengan celana pendek selutut. Rambutnya diikat biasa ke belakang. Sapuan make up tipis selalu mampu memberikan tampilan fresh di wajahnya.Dengan mengendarai mobilnya ia pergi menuju sebuah mall. Ketika hampir sampai Bella menelepon Vanilla."Kalian dimana?" Tanya Bella."Masuk dari lobby utara aja yang tempat parkirnya luas. Kita masih di parkiran," jawab Vanilla."Oke, aku muter dulu," jawab Bella singkat.Bella pun mengambil jalan memutar untuk bisa masuk dari lobby utara. Hanya berselang lima menit saja Vano dan Vanilla sudah melihat

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 133

    Gara kembali ke rumah kedua orangtuanya karena ia berpikir Bella tidak ada di kediaman keluarga Hyuugo."Apa yang kamu lakukan Ra?" Tanya Ibunya Gara bingung mendapati anaknya itu duduk di atas sofa dengan kaki ditekuk."Buk, Ibuk tau kan dimana Bella? Kasih tau Gara dong Buk. Gara mau nemuin dia. Mau berbaikan sama dia," rengek Gara. Ia sudah mirip bocah kecil yang merengek pada Ibunya untuk dibelikan coklat kesukaannya."Ibuk nggak tau Gara," jawab Ibunya Gara menyusul anaknya duduk di sofa."Bohong," cerca Gara. Ia tak percaya pada Ibunya. "Ibuk pasti tau dimana Bella dan sedang berkongsi untuk tidak memberitahu Gara. Buk, ayolah Gara ini anak Ibuk loh.""Cari tahu sendirilah. Perempuan itu kadang ingin melihat perjuanganmu Ra, bukan sekedar rengekanmu."Gara malah merebah kepalanya ke lengan sofa. Matanya memandang ke atas plafon yang didekorasi begitu cantik."Buk, percaya sama Gara. Semua yang terjadi diantara aku

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 132

    Setelah satu minggu lebih terus menerus tak sadarkan diri hari ini pukul tujuh pagi tepat, saat hujan mengguyur bumi Leo membuka matanya. Laki-laki pemilik wajah baby face itu terbengong untuk beberapa saat lamanya. Ia telah sadar dari tidur panjang yang mengkhawatirkan nyawanya lunas. "A-aku..." Suara Leo begitu lemah. Tapi meskipun lemah suara mampu di dengar oleh Lina. Melihat Leo yang sudah sadarkan diri wanita itu tersenyum. Wajahnya begitu sumringah seolah tak bisa membendung perasaan bahagianya. Lina segera memanggil Dokter Sean untuk mengecek kondisi Leo. "Sudah kubilang sama Dokter bahwa anak ini akan siuman kembali. Dia terlihat kuat dengan cidera seperti itu mana mungkin ia akan berakhir tanpa pernah membuka matanya lagi," celoteh Lina panjang begitu Dokter Sean masuk ke ruangan Leo. Dokter itu hanya menanggapi dengan senyuman sekilas saja. Ia segera mengecek tanda-tanda vital Leo, mulai dari suhu tubuh, detak jantung, tekanan

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 131

    Gara baru saja keluar dari lift. Ia berjalan gontai menuju pintu apartemennya. Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, kedatangannya ke apartemen ini tidak lagi membuatnya bersemangat. Pikiran Gara penuh dengan masalah-masalah yang rasanya hampir membuat kepalanya meledak."Huuuffftttt..." Berkali-kali Gara menghembuskan nafas panjang.Ceklek!Gara memutar kenop pintu. Ia masuk ke apartemen dan langsung menuju ke arah balkon. Laki-laki itu membuka jendela sedikit agar udara bisa masuk. Namun Gara tak sengaja mendengar obrolan serius Leticia dengan seseorang melalui telepon. Gadis itu sedang berada di balkon apartemennya yang memang bersebelahan dengan balkon apartemen Gara."Sudah kulakukan dengan baik Sonya. Yah, sepertinya aku mendapatkan keberuntungan. Karena hanya dengan salah paham sedikit saja mereka jadi bertengkar hebat hahahaha..."Gara menajamkan pendengarannya."Sonya? Maksudnya Sonya Rudolf?" Tanya Gara bermonolog di dal

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 12

    "Katakan pada bosmu. Dia salah lawan. Bellatrix Hyuugo sama sekali bukan tandingannya. Kali ini kumaafkan. Tapi jika lain kali ia berusaha mengusik hidupku lagi dia harus mati mengenaskan di tanganku." Kata Bella dengan nada yang menakutkan. Saat seperti ini Bella benar-benar menjadi orang lain."Ayo

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 11

    Gawai Gara kembali berdering. Bella lihat yang memanggil masih nama yang sama."Angkat coba Ra," kata Bella yang merasa risih.Gara akhirnya meraih gawainya."Hmm... Ya, Bi.""Ke sini bentar Ra. Aku butuh kamu.""Hmmm... Ya, ya. Yasudah ya Bi aku matiin teleponnya."Bella masih memandang keluar."Turun di

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 10

    Hari ini segala sesuatu tentang Bella tampak mulai berubah. Saat pagi hari Gara bangun, Bella sudah tidak ada di sampingnya. Ia sudah masak bekal untuk dibawa sekolah karena Bella punya kebiasaan tidak sarapan pagi.Begitu di mobil bersama Gara, Bella masih berceloteh seperti biasanya. Hanya saja Gar

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 8

    Senin pagi, semua siswa-siswi SMA swasta tengah melaksanakan upacara bendera rutin. Acara upacara berlangsung dengan tertib dan baik. Sampai ketika pada acara amanat berlangsung terdengar suara gaduh dari kelas 12 IPA 1.Glebuk!Sabia tiba-tiba tumbang."Bi!" Teriak Gara panik. Ia lah orang yang menang

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status