เข้าสู่ระบบLorong bawah tanah itu terbakar dari dalam.
Asap hitam merayap di langit-langit rendah seperti makhluk hidup, mencari celah untuk keluar. Api menjalar di sepanjang garis minyak yang sengaja dituangkan di lantai batu, menyambar kain-kain tua, rantai berkarat, dan tumpukan kayu kering yang rupanya sudah disiapkan sejak lama.
Liu Ji tidak hanya menunggu mereka.
Ia sudah menyiapkan tempat ini untuk menjadi makam.
Qin Lang berlari di depan dengan pedang terhunus. Wajahn
Rumah pertemuan desa phoenix yang lantainya penuh ukiran nama anak-anak, sebagian lengkap dan sebagian hanya berupa garis pendek seharusnya menjadi awal yang tenang setelah semua orang selamat dari Gerbang Phoenix. Namun seorang anak laki-laki muncul membawa lonceng tulang dan mengaku menunggu Wang Yin sejak sebelum ia lahir. Tidak ada teriakan besar pada saat pertama. Justru keheningan yang jatuh setelah kalimat itu membuat para prajurit mengangkat senjata lebih cepat daripada perintah siapa pun. Qin Lang berdiri paling depan, satu tangan menahan Wang Yin agar tidak maju terlalu cepat, sementara tangan lain sudah menyentuh gagang pedang. Qin Yue memucat, Qin Lian menahan napas, Qin Lan menatap seperti orang yang mengenali mimpi buruk lama, dan Qin Mo bergerak setengah langkah ke samping untuk menjaga jalan keluar.Masalahnya tidak sederhana, karena anak itu tampak hidup, tetapi Qin Yue tidak menemukan nadi manusia dalam tubuhnya. Dalam dunia mereka, musuh jarang datang denga
Desa phoenix di gunung cang, tempat rumah-rumah kayu berdiri rapi namun tidak menghasilkan bayangan di bawah matahari seharusnya menjadi awal yang tenang setelah semua orang selamat dari Gerbang Phoenix. Namun Qin Lian menyadari bayangannya sendiri hilang saat ia menginjak halaman utama desa. Tidak ada teriakan besar pada saat pertama. Justru keheningan yang jatuh setelah kalimat itu membuat para prajurit mengangkat senjata lebih cepat daripada perintah siapa pun. Qin Lang berdiri paling depan, satu tangan menahan Wang Yin agar tidak maju terlalu cepat, sementara tangan lain sudah menyentuh gagang pedang. Qin Yue memucat, Qin Lian menahan napas, Qin Lan menatap seperti orang yang mengenali mimpi buruk lama, dan Qin Mo bergerak setengah langkah ke samping untuk menjaga jalan keluar.Masalahnya tidak sederhana, karena desa itu menjaga dirinya dengan mengambil bayangan pendatang sampai mereka menyebut satu kebenaran yang paling mereka sembunyikan. Dalam dunia mereka, musuh jaran
Jalur pegunungan yang tersembunyi di balik air terjun tipis, tempat batu-batu berukir burung api menghadap ke utara seharusnya menjadi awal yang tenang setelah semua orang selamat dari Gerbang Phoenix. Namun lagu masa kecil Wang Yin membuka celah pada batu yang tidak bereaksi pada kunci kerajaan mana pun. Tidak ada teriakan besar pada saat pertama. Justru keheningan yang jatuh setelah kalimat itu membuat para prajurit mengangkat senjata lebih cepat daripada perintah siapa pun. Qin Lang berdiri paling depan, satu tangan menahan Wang Yin agar tidak maju terlalu cepat, sementara tangan lain sudah menyentuh gagang pedang. Qin Yue memucat, Qin Lian menahan napas, Qin Lan menatap seperti orang yang mengenali mimpi buruk lama, dan Qin Mo bergerak setengah langkah ke samping untuk menjaga jalan keluar.Masalahnya tidak sederhana, karena setiap langkah menuju Gunung Cang memaksa Wang Yin mengingat potongan masa kecil yang selama ini ia anggap mimpi. Dalam dunia mereka, musuh jarang da
Perpustakaan bawah tanah kota huan yang disegel dengan rantai hitam dan doa tua dari tiga kerajaan sekaligus seharusnya menjadi awal yang tenang setelah semua orang selamat dari Gerbang Phoenix. Namun Qin Lan menemukan catatan yang menyebut dirinya bukan korban hilang, tetapi calon wadah cadangan Menara Kabut. Tidak ada teriakan besar pada saat pertama. Justru keheningan yang jatuh setelah kalimat itu membuat para prajurit mengangkat senjata lebih cepat daripada perintah siapa pun. Qin Lang berdiri paling depan, satu tangan menahan Wang Yin agar tidak maju terlalu cepat, sementara tangan lain sudah menyentuh gagang pedang. Qin Yue memucat, Qin Lian menahan napas, Qin Lan menatap seperti orang yang mengenali mimpi buruk lama, dan Qin Mo bergerak setengah langkah ke samping untuk menjaga jalan keluar.Masalahnya tidak sederhana, karena ingatan yang selama ini pecah mulai kembali, membawa rasa takut bahwa ia pernah dipakai untuk membuka jalan bagi tragedi yang menimpa Wang Yin.
Lorong batu di bawah kuil, tempat obor menyala biru dan bayangan orang bergerak lebih lambat daripada tubuhnya seharusnya menjadi awal yang tenang setelah semua orang selamat dari Gerbang Phoenix. Namun bayangan Mu Lan muncul dari Mahkota Kabut dan memanggil Qin Mo sebagai murid paling setia. Tidak ada teriakan besar pada saat pertama. Justru keheningan yang jatuh setelah kalimat itu membuat para prajurit mengangkat senjata lebih cepat daripada perintah siapa pun. Qin Lang berdiri paling depan, satu tangan menahan Wang Yin agar tidak maju terlalu cepat, sementara tangan lain sudah menyentuh gagang pedang. Qin Yue memucat, Qin Lian menahan napas, Qin Lan menatap seperti orang yang mengenali mimpi buruk lama, dan Qin Mo bergerak setengah langkah ke samping untuk menjaga jalan keluar.Masalahnya tidak sederhana, karena Qin Mo harus menghadapi suara lama yang membesarkannya dengan perintah, ancaman, dan kasih sayang palsu. Dalam dunia mereka, musuh jarang datang dengan wajah yang
Balai pertemuan darurat di kota huan, ketika bendera lima kerajaan dipasang berdampingan tetapi tidak satu pun benar-benar percaya pada yang lain seharusnya menjadi awal yang tenang setelah semua orang selamat dari Gerbang Phoenix. Namun para utusan meminta Wang Yin mengenakan tanda Phoenix agar rakyat mudah percaya bahwa ia memimpin penyucian gerbang. Tidak ada teriakan besar pada saat pertama. Justru keheningan yang jatuh setelah kalimat itu membuat para prajurit mengangkat senjata lebih cepat daripada perintah siapa pun. Qin Lang berdiri paling depan, satu tangan menahan Wang Yin agar tidak maju terlalu cepat, sementara tangan lain sudah menyentuh gagang pedang. Qin Yue memucat, Qin Lian menahan napas, Qin Lan menatap seperti orang yang mengenali mimpi buruk lama, dan Qin Mo bergerak setengah langkah ke samping untuk menjaga jalan keluar.Masalahnya tidak sederhana, karena mereka ingin menjadikan Wang Yin simbol penyelamat, sementara Wang Yin menolak menjadi patung yang me
Suasana kamar pangeran mendadak riuh, Qin Lian sibuk mencari baju zirahnya dan mengenakannya.Tak hanya itu, dia juga mengambil pedangnya yang diasah dan diukir mirip seperti milik ibunya, Pedang Hong.*Pedang Hong : merah sesuai dengan warna sarungnya."Qin Lian mau ke mana?" tanya Qin Qiu terkejut
Seusai melaksanakan hukuman mandiri mereka, kedua anak Qin Lang dan Wang Yin berlari ke kamar Qin Qiu. Ketidakpuasan dalam hati Qin Lian mendorong dirinya untuk terus bertanya soal ibunya.Sebelum pergi meninggalkan kamar Wang Yin, anak itu sempat mencium pipi ibunya dan berbisik agar perempuan itu
Suasana hutan di belakang pusat Kerajaan Yi, Hutan Larangan begitu hening dan damai. Qin Lang, pangeran kedua kerajaan Yi berjalan-jalan untuk menenangkan hatinya.Sudah berkali-kali dia menolak untuk menikah, akan tetapi ada begitu banyak tawaran dan hadiah berupa calon istri yang diberikan kepadan
Ratu Wang Yin mengalami koma berkepanjangan setelah melahirkan anak kembarnya, Qin Lian dan Qin Yue. Tidur panjang Sang Ratu masih menjadi misteri dan menjadi pertanyaan bagi banyak orang. Entah sihir apa yang telah dirapalkan pada Sang Ratu sampai-sampai dia tertidur selama itu.Qin Lang, selaku R







