The King Alpha's Mate

The King Alpha's Mate

last updateLast Updated : 2021-01-23
By:  jengreyyCompleted
Language: English
goodnovel16goodnovel
8.7
104 ratings. 104 reviews
60Chapters
163.7Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

He is the Prince of the Royal Pack,a wolf in his human form. His purpose of arriving into the small town is to find his human mate. A mate he is not so eager to see,but being bound by his duties to his father and his pack he gets ready to take her.What his not ready to face is the feeling that hit him when he found her, his human mate.Carmela is just a simple girl and saving for her college is the most important thing in her mind. When suddenly one day she was kidnapped! And her abductor was the most handsome man she had ever laid her eyes on.His golden eyes devour her,his chiseled face she could just stare for the whole day. And when she had a glimpse of his six pack abs Carmela would have lost it. But what's up with all the growling and the whispers of the word "mate" is?How would she deal with her fate when a group of wolves told her she’s the future King Alpha’s Mate.

View More

Chapter 1

Chapter 1. Arrival in Town

“Aku tahu ini tidak adil bagimu, Levana, tapi kau harus meyakinkan Rave agar dia bisa menerimamu menjadi istri kedua. Nasib keluarga kita ada di tanganmu!” Kalimat itu terlontar dari mulut sang ayah sebelum meninggalkan Levana seorang diri di sebuah restoran.

Kepergian sang ayah tidak langsung membuat Levana bangkit dari duduknya. Pertemuannya barusan dengan sang ayah dan ayahnya Rave yang sudah lebih dulu pergi tentu saja tidak berjalan dengan baik. Ditambah Rave yang juga tak kunjung datang membuatnya lebih memilih untuk menunggu sebentar kedatangan pria itu.

Tak lama, pintu ruangan VIP terbuka dan menampilkan sosok Rave yang datang tergesa-gesa. “Jadi, bagaimana keputusannya? Kau tentu saja menolak perjodohan ini kan, Levana?” tanya Rave dengan suara datar dan tatapan penuh harap agar Levana menolaknya.

“Maaf, Rave, tapi ... Aku tidak bisa melakukannya,” ucap Levana dengan raut wajah bersalah.

Mendengar ucapan Levana barusan membuat mata Rave menyiratkan kemarahan. “Aku sudah bilang kepadamu, Levana, aku tidak menginginkan pernikahan ini. Aku sudah menikah dengan Lilian. Kenapa kita masih harus mengulang kembali pembicaraan ini!”

Takut, tentu saja Levana Sullivan tidak pernah mendapati pria di hadapannya yang telah menjadi suami orang itu marah besar.

“Rave, kau... kau tahu jelas aku tidak punya pilihan selain menyetujuinya.” Gadis berambut pirang bergelombang itu mendadak tergagap. Namun, pantang menyerah sebelum dia meyakinkan Rave Maverick untuk menjadikan dirinya istri kedua.

Pria di hadapan Levana sudah cukup frustasi menghadapinya. “Tidak dengan menjual dirimu sendiri, Levana. Kau bukan hanya jadi istri kedua, tetapi kau juga akan dipaksa melahirkan seorang anak.”

Sejenak, Levana termenung. Mendengar omongan Rave, sebenarnya ia sedikit gentar.

Belum lagi, alasan-alasan lain yang sebenarnya pun ia kurang setuju untuk menjadi wanita kedua. Tidak lama, sebuah ide yang dirasa lebih menguntungkan keduanya terbersit di kepala Levana.

“Bagaimana kalau kita pura-pura menikah saja? Aku tahu kalau kau sangat menyayangi Lilian, bukan? Sudah pasti kau tidak mau menyakiti hati istrimu itu,” tawar Levana.

Rave berdecih. “Ayahku bukan tipikal orang yang bisa kau bodohi dengan mudah. Kau hanya diberi waktu selama tiga tahun untuk memiliki anak dariku.”

“Lalu apa yang terjadi padaku setelah tiga tahun?” Sejujurnya, Lavena tidak berpikir panjang. Yang terpenting untuknya saat ini adalah menyelamatkan keluarganya dari kebangkrutan.

Melihat Rave tetap terdiam, dan seolah enggan membahas masalah kontrak pernikahan yang ia tawarkan, Levana kembali memanggil pria itu, “Rave?”

“Kau hanya dimanfaatkan saja, Levana. Apa orang tuamu juga tidak memikirkan hidupmu nanti?” Rave yang sudah terlihat begitu frustrasi menghadap Levana. Ia kembali berteriak, “Begitu kau melahirkan seorang anak untukku, kau akan ditendang begitu saja.”

Levana sendiri memilih diam tak menjawab dan hanya memandangi pengunjung lain di resto tersebut. Tak ada yang bisa mendengar perdebatan di antara mereka karena saat ini keduanya berada di ruang VIP yang mana sengaja dibuat hanya untuk mereka yang biasa membicarakan bisnis.

“Biar kuperjelas lagi, Levana. Aku dan Lilian sudah menikah dan kau bisa melihat hidup kami sangat bahagia. Aku tidak mungkin menghancurkan pernikahanku sendiri walau aku membutuhkan keturunan. Jalan hidup kami masih panjang, walaupun untuk saat ini Lilian tidak mau memiliki seorang anak, aku bisa menunggu sampai dirinya siap.”

“Bagaimana jika Lilian sampai akhir tidak menginginkan seorang anak?” Levana mengulang pertanyaan yang ia dapatkan semula dari kedua orang tua Rave kala membujuknya tadi.

Kilat amarah kembali terlihat jelas di mata Rave. “Aku tidak peduli aku punya anak atau tidak. Aku juga tidak akan peduli dengan hidupmu yang dikorbankan hanya untuk jadi istri keduaku. Yang aku pedulikan hanya perasaan Lilian. Perasaan istriku.”

Levana tidak lagi merespon ucapan Rave. Terlalu banyak hal yang ada di pikirannya saat ini, masalah utang keluarga, dirinya yang merusak hubungan Rave dan Lilian dengan menjadi orang ketiga di antara mereka, dan yang terakhir memikirkan bagaimana nasib anaknya kelak seandainya ia memang mengandung anak dari Rave. Mereka berdua harus dipisahkan bahkan di umur sang anak masih bayi.

Air mata Levana tiba-tiba menetes tanpa ia sadari. Membayangkan terpisah dengan anak yang ia kandung selama sembilan bulan tentu saja sangat menyakitkan.

“Kau tak perlu mengorbankan hidupmu, Levana. Sungguh.” Suara Rave terdengar melembut, mungkin karena melihat Levana yang menangis dalam diam. “Kutekankan sekali lagi, aku sudah menikah dan hal ini sudah sangat salah dari awal.”

“Aku tahu ini salah. Dari awal aku sudah mengetahuinya dengan jelas. Aku sendiri pun tidak mau menyakiti perasaan wanita lain, aku tidak ingin menyakiti perasaan Lilian.” Ia mendongakkan wajahnya yang telah penuh air mata kepada pria itu. “Tapi Rave, aku benar-benar tidak ada pilihan lain selain melakukannya. Kedua orang tuaku membutuhkanku, dan aku rela hidupku hancur demi orang yang kusayang.” 

Tangis Levana benar-benar pecah saat ini. Tidak ada lagi tangis dalam diam karena isakannya berhasil memenuhi ruangan kecil itu. 

“Dengar, Levana. Aku sudah memperingatkan dan memberimu kesempatan untuk tidak menyetujui pernikahan ini. Jika kau benar-benar ingin melanjutkannya, terserah kau saja. Asal kau ingat satu hal...” Levana mendongak dan menangkap tatapan penuh emosi di mata Rave. “Aku tidak pernah bertanggung jawab untuk hidup yang kau tanggung ke depannya.”

“Kau tidak perlu mencemaskanku, Rave. Aku tau konsekuensinya,” balas Levana dengan suara yang masih bergetar karena tangisannya.

“Lakukan saja yang kau inginkan, aku tidak peduli,” ucap Rave yang bangkit dari duduknya dan hendak pergi meninggalkan Levana sendirian.

“Rave,” panggil Levana saat pria itu hendak membuka pintu. “Bolehkah aku bertemu dengan Lilian?”

Permintaan Levana berhasil membuat Rave mengerang. “Apa lagi yang kau inginkan, Levana? Apa yang sebenarnya tengah kau rencanakan?”

“Bukan begitu, aku hanya ingin—”

“Sekali lagi kutegaskan padamu, kau tidak perlu ikut campur masalahku dengan Lilian. Jalani saja hidupmu sendiri. Urus perusahaanmu itu.”

Tiba-tiba pintu yang berada tepat di belakang Rave terbanting begitu saja dari luar. Terlihat seorang wanita dengan tubuh tinggi dan ramping bagaikan seorang model masuk ke ruangan tersebut, membuat Levana dan Rave sangat terkejut melihat kedatangannya. 

“Lilian? Apa yang kau lakukan di sini?” tegur Rave yang benar-benar tidak tahu apa tujuan sang istri datang ke restoran tersebut. 

“Levana!”

Baru saja Levana hendak menyapa Lilian, justru dirinya mendapat teriakan dari seseorang. “Dasar wanita tidak tahu diri!”

***

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Ratings

10
79%(82)
9
0%(0)
8
5%(5)
7
0%(0)
6
7%(7)
5
3%(3)
4
0%(0)
3
0%(0)
2
4%(4)
1
3%(3)
8.7 / 10.0
104 ratings · 104 reviews
Write a review

reviewsMore

Suzy Williams Kozi
Suzy Williams Kozi
great book!!
2023-04-06 06:41:52
2
0
Diedra
Diedra
I love this story!
2022-07-12 02:58:22
4
0
Adogu Nancy
Adogu Nancy
it a very nice book to read, I could not stop reading it. I'm waiting for book 2
2022-05-21 22:13:48
4
0
Christine Obioha
Christine Obioha
the novel is really great but what about book two
2022-03-20 02:05:33
1
0
bloo_02
bloo_02
Read it, Loved it! ...... Made sure to follow the author to get her next book on this app.... And I'm absolutely happy about it .............. Really great work ............
2021-10-22 01:20:56
1
0
60 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status