Share

Chapter 87

Penulis: Iamyourhappy
last update Tanggal publikasi: 2026-03-19 09:23:08

Awalnya Serena kira Martin telat bangun, karena Martin terlihat tidur pulas di bawah selimut tebal. Serena hampir pergi jika tidak mendengarkan rintihan pelan dari Martin. Lalu ia segera mendekat, membuka selimut dan memeriksa suhu tubuh Martin yang ternyata sangat panas.

Serena mengusap pelan lengan Martin. “Martin,” panggilnya.

Martin hanya bergumam tanpa mau membuka mata. Serena lantas kembali menyelimuti tubuh Martin dengan selimut yang tebal.

Kemudian memeriksa jam tangannya dan waktunya t
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 272

    Beberapa menit yang lalu. Ava datang bersama Arjuna yang merupakan seorang polisi. Mereka bertemu di universitas karena ternyata Arjuna juga sedang kuliah jurusan hukum.Tidak sengaja bertemu saat mengurus administrasi dan akhirnya mengobrol dan Ava tidak menolak saat Arjuna menawarkan tumpangan.Karena ia pikir harus cepat sampai di kantor barunya.Lalu ia tidak menyangka kalau Isaac sudah berada di sana.Hubungannya dengan Isaac serasa biasa saja, karena ia lumayan menghindar.Semenjak kejadian di mana Isaac menjemputnya, Ava menjadi semakin menjaga jarak.“Terima kasih,” ucap Ava mengembalikan helm pada Arjuna.Sayang sekali mereka sering bertemu, ia kira hanya sekali saja dan tidak akan pernah bertemu.Tapi tidak buruk karena Arjuna lumayan baik.“Kau bekerja di sini?” tanya Arjuna menatap bangunan tinggi di hadapannya.“Iya, kami baru saja pindah.” Ava tersenyum. “Sampai jumpa karena aku harus segera ke dalam. Sepertinya sudah banyak orang yang datang karena hari ini adalah pembu

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 271

    “Oh Shit,” lirih Bela menggandeng suaminya, Jason. “Sepertinya akan ada pertengkaran.”Jason mengusap tangan istrinya pelan. “Baru kali ini aku melihat mata Isaac seperti mata singa yang lapar.”Bela menyipitkan mata. “Bahkan saat dia melepaskanku untukmu tidak seseram itu ya? Aku jadi iri.”“Apa kamu bilang?” tanya Jason mencium pipi istrinya langsung tanpa basa-basi.“Iya-iya.” Bela terkekeh pelan. Ternyata begitu seru menggoda suaminya. “Aku sudah punya suami yang begitu tampan.” Mengusap lengan Jason pelan.Serena menggeleng pelan melihat Jason dan Bela. Ia sendiri juga tidak mau kalah dengan memeluk lengan Martin.“Kita di sini hanya untuk menonton mereka?” tanya Martin dengan mata yang hanya fokus menatap tiga orang yang ada di sana, Isaac, Ava dan satu lagi seorang pria dengan seragam aparat.“Kalau begitu kamu kembalilah ke kantor,” ucap Serena. “Kalian juga!” menatap Bela dan Jason.“Kalian harus bekerja, kenapa masih di sini dan menonton mereka?”Bela berdecak pelan. “Terlal

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 270

    Serena menggunting tali pita yang terbentang ke sisi kanan dan kiri. Tujuannya sebagai perayaan pembukaan gedung baru yang akan digunakan sebagai kantor barunya.Dan sekarang bukan kantor, tapi firma hukumnya yang ia dirikan bersama Liana.Tentu saja ada bapak Martin yang terhormat sebagai investor utama firma hukum ini.“Terima kasih semua,” ucap Serena tersenyum, tangannya meraih lengan suaminya yang berada di sampingnya. memeluknya dengan bangga.Serena tidak pernah bermimpi di titik saat ini.Dua tahun lalu ia masih sibuk berlari dari kejaran rentenir, menghindari teman-teman sekolahnya dan meratapi nasibnya yang ditinggali banyak hutang.Tapi sekarang, ia berdiri dengan percaya diri di depan firma hukumnya dan memiliki banyak pegawai.Serena tahu semua yang ia raih saat ini tidak terlepas dari kerja keras suaminya.Martin, suaminya yang telah melindungi dan membelanya mati-matian dari orang-orang yang berusaha mencelakainya.“Terima kasih,” ucap Serena suaminya.Martin menunduk d

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 269

    “Ada apa?” Serena mendongak, di atas tubuh suaminya yang telanjang, ia bertopang dagu.“Cassie tidak jelas, tiba-tiba menelepon dan ingin membatalkan kerja sama dengan perusahaan kekasihnya. Padahal aku sudah meninjau proposalnya,” jelas Martin. lalu tangannya mengusap dagu istrinya pelan.Setelah percintaan hebat mereka, teleponnya berbunyi dan ternyata dari kakaknya.Sebenarnya Martin ingin menolak panggilan dari kakaknya itu. karena sekarang adalah waktunya bermesraan dengan istrinya, tapi kakaknya itu mengganggunya.Namun karena ia mengingat jasa kakaknya yang menyatukannya dengan Serena, akhirnya ia mengangkat panggilan telepon di waktu hampir tengah malam ini.“Ada masalah?” tanya Serena. “Apa mereka bertengkar dan putus sampai kak Cassie memutuskan untuk membatalkan kerja sama saja?”Serena berguling ke samping, kemudian memeluk lengan suaminya.“Mungkin.” Martin mengernyit pelan. “Tadi saat aku tanya apa dia baik-baik saja? Dia bilang dia baik-baik saja dan,”“Dan?” ulang Sere

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 268

    Ciiit! Mobil langsung berdecit karena Alvin menginjak pedal rem dengan keras. Tidak ada mobil atau kucing yang harus dihindari, karena kejadian itu murni karena perbuatan Alvin yang terkejut. “Alvin!” Cassie setengah berteriak. “Kau gila?” Alvin mengerjap pelan, kemudian menghadap Cassie. “Maaf, kak. Aku terkejut jadi..” “Kau terkejut hanya karena aku tanya kau sudah memiliki kekasih?” tanya Cassie tidak percaya. Alvin mengangguk pelan. “Aku hanya terkejut jadi aku sangat bodoh dan—” “Karena kau menyukaiku?” tanya Cassie langsung to the point. Cassie bukan orang yang memendam dan lebih suka berterus terang daripada bingung sendiri. “Kau menyukaiku ‘kan?” Alvin menghela napas kemudian meremas stir mobilnya. “Ya, tapi seharusnya bukan seperti ini.” “Sebenarnya,” lirih Alvin. Kemudian melepaskan sabuk pengamannya dan menghadap Cassie. “Aku menyukaimu sejak pertama kali kita bertemu di acara perusahaan. Aku tidak berani mendekat karena kak Cassie adalah kakak sahabatk

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 267

    Seorang pria tengah minum sendiri di sebuah bar. Tidak ada yang bersamanya karena teman-temannya kini sudah sibuk dengan dunia masing-masing.Alvin memandang gelasnya yang sudah kosong. “Isaac, bocah kecil itu sudah memikirkan perempuan sampai diajak minum tidak mau.”“Alvin,” panggil seseorang.Alvin menoleh kemudian mengernyit dan setelah tahu langsung memasang senyumnya.“Halo, kak.” Alvin tersenyum pada Cassie yang berada di hadapannya.“Kenapa kau di sini sendiri?” tanya Cassie menatap sekitar. “Kau patah hati?” guraunya.Alvin berdiri kemudian menggeleng. “Tidak, aku hanya bosan dan tidak memiliki teman untuk aku ajak minum.”“Kak Cassie sendiri?” tanya Alvin.“Aku habis bertemu dengan temanku,” ucap Cassie, kemudian menatap Alvin karena menurutnya menyedihkan.“Kau sudah makan? Mau makan bersamaku?” tanya Cassie.Alvin mengangguk. “Hm, aku juga lapar. Mau ke bawah? Di sana ada restoran.”Cassie mengeleng. “Tidak, aku punya tempat rekomendasi untuk makan. Ayo ikut denganku.”Alv

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 26

    Serena memutuskan untuk menghindar. Keputusannya adalah untuk meminimalisir kejadian seperti tadi malam.Bertemu dengan Martin tidaklah memberikan akhir yang baik. Dan, kejadian semalam adalah contohnya.Serena masuk ke dalam ruangan berbahaya pria itu, namun ia berhasil kabur setelah ciuman yang pa

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 25

    Air keluar begitu deras dari selang, dan membuat tubuh Serena langsung basah kuyup.Semprotan air itu bukan hanya melunturkan lumpur dari pakaiannya, tetapi juga lumpur di wajahnya. Serena memejamkan mata begitu dorongan air itu mengenai wajahnya.Setelah melihat itu, Martin buru-buru mematikan kra

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 24

    “Sudah satu jam sejak aku pulang dan dia tidak kunjung pulang juga. Dia juga tidak mengabariku. Bahkan teleponku tidak diangkat.” Martin mengomel pelan namun membawa atmosfer ketegangan.Karena Martin mengumpulkan security yang berjumlah lima untuk ia perintahkan mencari Serena. Security yang berada

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 23

    Jam berputar sangat cepat dan Serena baru saja menyelesaikan dokumen perjanjiannya dengan Martin. Lalu ketika ia baru bangkit dari kursinya, Serena menghela napas pelan karena langit sudah menggelap.Ia harus secepatnya pulang sebelum gelap karena bisa gawat jika menerima hukuman.Tetapi, Serena be

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status