Share

Chapter 9

Author: Iamyourhappy
last update publish date: 2026-02-19 14:35:49

Serena baru saja keluar dari kamar Cassie, kakak Martin, karena sebuah insiden memalukan yang membuatnya harus berganti pakaian. Namun untungnya, Cassie berbaik hati menawarkan dress.

“Ikut denganku.” Martin langsung menggandeng tangan Serena, membuat perempuan itu terserentak kecil kemudian mengangguk ringan.

Tidak ada kata di antara mereka, hanya sebuah keheningan. Karena kemewahan mansion benar-benar diluar bayangan Serena. Mansion tampak megah namun tetap memancarkan kehangatan dengan kesan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 257

    1 bulan berlalu.“Sayang kamu yakin datang ke pernikahan Bela dan Jason?” tanya Martin memeluk istrinya dari belakang.Serena menatap pantulan dirinya yang siap menggunakan dress berwarna hitam yang tertutup. Dengan perut yang sudah besar.“Yakin, kita sebentar saja. Aku takut kelelahan,” jawab Serena.Martin memandang istrinya tidak yakin. “Aku punya firasat yang..”“Bagus,” lanjut Serena. kemudian berbalik dan menatap suaminya.Tangannya bergerak merapikan dasi Martin yang sedikit miring. “Aku harus datang ke pernikahan sahabatku.”Serena mendengus pelan. “Aku tidak habis pikir dengan mereka, satu bulan? Persiapan mereka terasa terburu-buru. Mereka seperti ‘kebelet kawin’.”Seketika tawa Martin pecah karena mendengar kalimat istrinya. “Pasti mereka seperti itu.”“Aku yakin Jason yang paling parah,” lanjutnya.Serena tertawa, kemudian mengambil tangan Martin, kemudian memeluknya. “Ayo hadiri pernikahan merkea yang kebelet itu.”“Jika Jason mendengarnya dia pasti akan marah-marah.” Ma

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 256

    “Jangan main-main. Bagaimana mungkin menikah besok. Kita belum persiapan!” Bela memukul Jason pelan.Jason terkekeh pelan. “Baiklah-baiklah.” Kemudian menarik Bela kembali ke dapan pelukannya.Bela tersenyum, kemudian menyandarkan kepalanya di dada Jason. “Jujur padaku, apa kamu pernah bermain dengan perempuan lain selama bersamaku?”“No, tentu saja tidak.” Balas Jason langsung.“Sungguh?” tanya Bela melepaskan pelukannya, kemudian menatap kekasihnya lebih dalam. “Sekalipun tidak?”Jason langsung menggeleng keras. “Tidak.”“Chat?”“Tidak!”Bela tersenyum dengan bahagia. Kemudian mengangguk dengan puas. “Tapi tunggu,” ucapnya.“Kalau begitu kamu tidak pernah melakukannya ‘kan?” tanya Bela memastikan.Jason menyipitkan mata kemudian menggeleng. “Dengan tanganku sendiri.”“Shit, bagus!” Bela memberikan jempolnya kemudian tertawa. “Kerja bagus, Jason.” Lalu menepuk bahu Jason dengan bangga.Jason mendekat, kemudian menarik pinggang Bela. “Ayo menikah besok saja, supaya kamu bisa membantuk

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 255

    “Huh-huh!” Bela mengeratkan genggaman tangannya pada Jason.Mengambil napas berulang kali karena dirinya benar-benar gugup setengah mati.“Aku di sini, aku tidak akan membiarkan mereka menyakitimu,” ucap Jason mengecup punggung tangan Bela.Bela mendekat dan mengecup pipi Jason. “Aku hanya sedikit gugup karena takut, ah bukan takut. Maksudku adalah aku tahu mereka pasti tidak akan menyukaiku, tapi aku—”“Hei-hei.” Jason menangkup wajah Bela. “Tidak masalah, meski mereka tidak merestui hubungan kita. Kita akan tetap bersama, tidak peduli dengan restu atau penilaian mereka.”Bela menatap kekasihnya. Kemudian ia berusaha menyerahkan semuanya pada Jason.Hari ini ayah Jason mengundang Bela makan malam.Bela tahu orang tua Jason terobsesi menikahkan Jason dengan perempuan yang memiliki kriteria tertentu.Dan jika dibandingkan dirinya, dirinya bukan apa-apa karena orang tuanya tidak memiliki apapun sekarang.Dirinya hanya pegawai kantoran.“Tenang, oke?” Jason menunduk dan mencium bibir Bel

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 254

    Melihat seseorang dari kejauhan dan rasanya tidak asing. Akhirnya memutuskan untuk berhenti.Isaac berlari saat tendakan itu akan segera tiba. Akhirnya ia yang terkena tendangan dari perempuan aneh yang memaki Ava.“Akh!” keluh Isaac mundur sembari memegangi kakinya.“Kau baik-baik saja?” tanya Ava menarik Isaac mundur.“Aku baik-baik saja.” Isaa mengangguk pelan kemudian menatap wanita di hadapannya.“Berhenti mengganggunya! Urusi kasusmu, aku yakin kau tidak akan lolos dengan mudah!” ucap Isaac dengan lantang pada Dina.Akhirnya ia mengingat siapa wanita di hadapannya ini. “Bantu saja orang tuamu dan jangan mengusik Ava.”“Kau!” Dina memandang Isaac. “Kau bocah, kau tidak tahu apapun. Pantas saja kau menjadi angkuh, orang tuamu terlalu memanjakan bocah sepertimu.”Isaac memutar bola matanya malas. “Tidak usah banyak bicara, pergilah!” usirnya.Isaac memberi kode pada satu orang yang bertugas sebagai sopir sekaligus bodyguardnya.Dina menatap kesal pada Ava dan akhirnya memilih pergi

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 253

    “Salah satu pendiri sekaligus pemegang saham tertinggi di firma hukum BAP, menjadi tersangka atas laporan pelecehan pada beberapa pegawai kasar di kantor.”“Tidak hanya itu, dia juga bersalah atas kasus dulu yang melibatkan dua perusahaan besar. Gunawan menerima suap atas kasus tersebut dan mundur dari persidangan yang tengah berjalan.”Serena menggeleng. “Dasar bajingan gila, menyebarkan gosip putrinya yang berhianat lalu menumbalkanku. Sementara dirinya ada dibalik kekacauan itu. picik sekali!”Presenter kembali berbicara “Sehingga membuat perusahaan D rugi sangat banyak. Sekarang, kasus masih berjalan dan ditangani oleh kejaksaan pusat.”Pembawa berita harian di televisi itu berpindah tempat, kemudian layar menampilkan profil seorang perempuan.“Dari mana kasus ini berasal? Dari seorang perempuan yang bernama Serena Jane, yang merupakan istri dari pengusaha besar, Martin Raxter Benson.”“Serena Jane bekerja di GAP dan mendapatkan banyak diskriminasi, bahkan perundungan kerja dan fi

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 252

    Martin mendekat lalu mengambil duduk di samping istrinya dan mencium pipi istrinya pelan.Kemudian menoleh karena mendapatkan tatapan yang aneh.“Kenapa kau?” tanya Martin.Miko tersenyum, kemudian menggeleng. “Pertama kali bertemu dengan kalian, kalian sangat sopan tapi sekarang—”Miko berhenti menyadari siapa Martin dan Serena, hampir saja menganggap dua orang penting itu teman mainnya.“Sekarang apa?” tanya Serena berdecak.“Tidak,” balas Miko sembari menampilkan senyumnya. “Sekarang sangat romantis.”Martin memeluk pinggang Serena dari samping, lalu menatap Ava dan Miko bergantian.“Kalian baik-baik saja?” tanya Martin.Ava mengangguk pelan dengan wajah yang sembab. “Saya baik-baik saja,” jawabnya dengan mengusap wajahnya sendiri.Lalu Martin menatap Miko. “Saya—” jawaban Miko terpotong.“Tidak perlu aku pastikan, kau pasti baik-baik saja. Penjagaan di rumahmu bahkan lebih ketat dari mansionku.”Miko menyipitkan mata, kemudian menggeleng. “Tidak,” balasnya masih mengelak.Lalu mel

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 102

    Beberapa menit yang lalu. Bela terpaksa berdiri di tepi jalan karena mobilnya mogok. Bela bersandar di mobilnya sembari menunggu bantuan datang. Namun tidak lama Ia mengangkat tangannya ketika melihat temannya yang keluar dari mobil dan masuk ke dalam sebuah rumah sakit. Bibir Bela sudah terbuka

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 101

    “Laba bulan ini menunjukkan penurunan,” ujar Martin yang duduk di tengah meja panjang. Di sisi kanan dan kiri diisi oleh kepala Divisi. “Ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Saya tidak ingin bulan depan terjadi seperti ini lagi. Perhitungan angkanya juga banyak yang salah.” Martin membolak-bal

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 100

    “Aku seperti minum alkohol, tahu?” ucap Martin ketika pangutan mereka terlepas.Serena mendengus pelan kemudian tangannya bergerak di dada Martin dan mendorongnya.Tetapi entah kenapa tubuh Martin menjelma menjadi batu. Susah dan sangat keras, sehingga usahanya mendorong tidak membuahkan hasil.“Kru

  • Tuan Martin, Berhenti Menggodaku   Chapter 99

    Jarak Martin dengan Serena cukup jauh, namun Martin masih bisa menangkap suara Serena yang begitu cempreng. Martin menghentikkan langkahnya, kemudian memutar tubuhnya dan melihat Serena yang masih berada di luar Mansion.“Kenapa lagi?” Martin menyipitkan mata kemudian berjalan mendekat.Serena kemud

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status